Paska Jadi Tersangka, Pemprov Kaji Ulang Jabatan Yamowa di Kasatpol
Banner DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Paska Jadi Tersangka, Pemprov Kaji Ulang Jabatan Yamowa di Kasatpol

Paska Jadi Tersangka, Pemprov Kaji Ulang Jabatan Yamowa di Kasatpol
Wakil Gubernur Babel, Abdul Fatah

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG - Jabatan Kepala Kesatuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Pemprov Babel, yang dijabat oleh Yamowa, sepertinya akan ditinjau ulang, paska ditetapkannya Yamowa sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan yang diadukan oleh sala satu tempat hiburan di kota Pangkalpinang.

"Kalau kemarin (sebelum jadi tersangka-red), kita sudah bentuk tim melihat tingkat kesalahannya, dan sudah diberikan sanksi penunda gaji reguler, tapi saat masuk tersangka, kita ikuti aja aturan yang berlaku," tegas Wagub Babel, Abdul Fatah, baru-baru ini.

Ia menyayangkan, dua pejabat Pemprov Babel, terlibat dalam kasus hukum dan keduanya sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh aparat penegak hukum. "Ya ini harus menjadi pelajaran dan perhatian bagi kita semua," imbuhnya.

Kepala BKPSDM Babel, Sahirman Jumli menambahkan, untuk jabatan Yamowa sebagai Kasatpol, akan ditinjau kembali, dan pihaknya akan kembali membahas ini bersama tim dan baperjakat. 

"Akan kita pelajari dan koordinasikan kembali," ujarnya.

Sementara untuk jabatan Suranto Wibowo, mantan Kepala Dinas ESDM ditegaskan memang sudah dicopot dari jabatannya sebagai staf ahli gubernur. Suranto ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi lampu jalan. (*/TWO)

penulis: TWO

Komentar Via Facebook