Aksi Pencuri Asal Madura Bawa Pick Up, Embat Motor Vixion Warga Disimpan di Rumah Kosong
Banner DPRD Babel Panwascam Bawaslu Bateng
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Aksi Pencuri Asal Madura Bawa Pick Up, Embat Motor Vixion Warga Disimpan di Rumah Kosong

Aksi Pencuri Asal Madura Bawa Pick Up, Embat Motor Vixion Warga Disimpan di Rumah Kosong
Dua pria asal Madura pelaku pencurian motor dibekuk Tim Subdit III Jatanras Dit Reskrimum Polda Kepulauan Bangka Belitung. Foto: Wartabangka.com

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG - Dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor), yakni Maskur (35) dan Toi'e (36) berhasil dibekuk Tim Subdit III Jatanras Dit Reskrimum Polda Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (7/11).

Kasubdit Jatanras Dit Reskrimum Polda Babel, AKBP Wahyudi menjelaskan, dalam melancarkan aksinya, kedua pelaku tersebut merental mobil pick up milik Usep Saefudin yang digunakan untuk mengangkut kendaraan sepeda motor hasil curian.

"Dari Desa Payung, mereka menuju ke Sungailiat, dibdalam perjalanan tersangka Maskur melihat sepeda motor Yamaha Vixion terparkir di depan rumah, kemudian diangkut, kebetulan kunci masih menempel di sepeda motor," jelas Wahyudi di Mapolda Babel, Jumat (8/11) 

Disampaikan dia, sepeda motor hasil curian tersebut dibawa ke Kampung Air Semut, Kecamatan Payung, Kabupaten Bangka Selatan.

"Kemudian motornya juga disimpan di sebuah rumah kosong, inilah yang diakui oleh dia (pelaku Toi'e-red), ujarnya. 

Berdasarkan hasil interogasi, diungkapkan dia, kedua pelaku mengaku baru kali pertama melakukan aksi curanmor.

"Kedua pelaku ini merupakan warga asli Madura, bekerja disini ada yang baru datang satu bulan, ada yang sudah tujuh bulan," jelasnya.

"Atas perbuatannya, kedua pelaku kita kenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara," tandasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kabid Humas Polda Babel, AKBP A. Maladi mengimbau kepada masyarakat khususnya pemilik kendaraan roda agar lebih waspada terhadap aksi curanmor yang marak saat ini.

"Kepada Masyarakat agar motornya itu dikunci, bila perlu pakai gembok, rantai, atau kunci tambahan untuk keamanan, karena kita harus berpikir negatif karena motor itu rawan aksi pencurian, apalagi parkir sembarangan," imbaunya. (DEI)

penulis: DEI

Komentar Via Facebook