Tjahjo Kumolo Siap Pangkas Birokrasi era Jokowi-Amin
Banner DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Tjahjo Kumolo Siap Pangkas Birokrasi era Jokowi-Amin

Tjahjo Kumolo Siap Pangkas Birokrasi era Jokowi-Amin
Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpanrb), Tjahjo Kumolo.

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG - Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpanrb), Tjahjo Kumolo, mengaku siap mengemban amanat visi misi era Presiden dan Wakil Presiden Jokowi-Amin, untuk melakukan pemangkasan terhadap birokrasi di Indonesia.

"Melayani masyarakat dengan baik inilah reformasi birokrasi yang diwujudkan lewat skala prioritas bahwa perampingan hirarki birokrasi ASN dalam rangka mempercepat proses yang ada," kata Tjahjo, usai membuka Pornas ke-15 Korpri, di GOR Sahabuddin, Pangkalpinang, Senin (11/11).

Reformasi birokrasi yang merupakan salah satu program prioritas presiden dan wakil presiden lima tahun ke depan, yang tercantum dalam visi misi bagaimana mewujudkan ASN untuk lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, perketat proses perizinan, dan pangkas birokrasi yang panjang menjadi efektif efisien dalam rangka membangun tata kelola pemerintahan.

"ASN di seluruh tanah air mampu menjadi poros pemerintah penggerak dalam upaya mewujudkan percepatan pertumbuhan daerah, pembangunan nasional dan inovasi dalam rangka melayani masyarakat dan memangkas perizinan yang panjang dalam rangka investasi daerah," ulasnya.

Baca juga: Buka Pornas Korpri ke-15, Ini Harapan Menpan-RB

ASN ini akan mampu menjadi penerang masyarakat, organisme masyarakat, tata kelola pemerintahan mewujudkan Indonesia lebih efektif efisien di masa akan datang..

"Dalam rangka mempercepat proses yang ada, kalau eselon satu, dua, tiga, empat, lima kan panjang mata rantai, dirampingkan, maka saya siap laksanakan dan hati-hati serap aspirasi daerah," tandasnya.

Pemerintah, akan memperbanyak jabatan fungsional, agar tidak terlalu banyak mata rantai birokrasi.

"Mulai presiden sampai kades simpel dalam rangka percepatan reformasi birokrasi," tutupnya.(*/TWO)

penulis: TWO

Komentar Via Facebook