11 Kapal Nelayan "Usir" KIP dari Pantai Matras
Banner DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

11 Kapal Nelayan "Usir" KIP dari Pantai Matras

11 Kapal Nelayan "Usir" KIP dari Pantai Matras
Sejumlah nelayan Matras menyiapkan perahu sebelum mendatangi KIP yang ada di wilayah Pantai Matras, Senin (9/12).WARTABANGKA.COM/ZEN

WARTABANGKA.COM, SUNGAILIAT - Keberadaan Kapal Isap Produksi (KIP) kembali membuat gerah nelayan Matras, Kabupaten Bangka. Senin (9/12) sore, dua KIP yang semula berada di sekitar Pantai Parai akhirnya bergeser ke Pantai Matras. Sontak hal ini memicu aksi spontanitas nelayan.

Dengan menggunakan 11 perahu, nelayan mendatangi KIP tersebut. Ke-11 perahu itu berangkat dari Pantai Tanjung Belikat dan Matras.

Wandi, nelayan yang ikut mendatangi KIP mengatakan, KIP akhirnya bergeser usai didatangi nelayan. "Kita datang kesana (KIP-red) baik-baik. Ngomong minta bergeser. Bergeser," kata Wandi.

Terkait deklarasi oleh masyarakat pro KIP kemarin menurut Wandi adalah masyarakat yang tidak terkena dampak secara langsung. "Yang terkena dampak ya kita nelayan," ucapnya.

KIP tersebut menurut dia disebut-sebut bakal beroperasi sekitar 10 mil dari Matras. Jarak tersebut tidaklah terlalu jauh dari bagan para nelayan.

Terpisah, Bupati Bangka Mulkan meminta masyarakat tidak terpecah dan menjaga kebersamaan dan kekompakan. Menurut dia, sampai saat ini dirinya belum menerima laporan terkait KIP.

"Nanti kita lihat, nanti kita lihat perkembangan. Sampai hari ini kami secara organisasi belum tahu apa yang terjadi di lapangan, tapi kita ada lurah dan camat yang akan menyampaikan kepada kita," kata Mulkan.

Dalam hal ini, orang nomor satu di Kabupaten Bangka mengimbau masyarakat tetap menjada kebersamaan dan kekompakan. "Imbauan kita kepada masyarakat untuk jaga, kebersamaan jaga kekompakan, seperti itu," imbaunya.(*/)

penulis: ZEN

Komentar Via Facebook