Agar Naik Kelas, Gubernur Erzaldi Minta Pelaku IKM Terapkan 5 Strategi Ini
Banner DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Agar Naik Kelas, Gubernur Erzaldi Minta Pelaku IKM Terapkan 5 Strategi Ini

Agar Naik Kelas, Gubernur Erzaldi Minta Pelaku IKM Terapkan 5 Strategi Ini
Gubernur Babel, Erzaldi Rosman saat memberi arahan pada acara sarasehan IKM di ruang pertemuan Pasirpadi, kantor gubernur, Rabu (11/12). WARTABANGKA.COM/TWO

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pemprov Bangka Belitung (Babel) mengumpulkan ratusan pelaku industri kecil menengah (IKM) dalam acara sarasehan IKM di ruang pertemuan Pasirpadi, kantor gubernur, Rabu (11/12).

Dalam pertemuan ini, Gubernur Babel, Erzaldi memberikan beberapa arahannya untuk peningkatan kualitas dan kuantitas IKM di Babel.

"Saya ingin pengusaha ini naik kelas dari yang biasa saja menjadi luar biasa, harapannya ekonomi tumbuh, uang masyarakat bertambah," katanya.

Terkadang, sebutnya, pelaku sering salah strategi sehingga bisnisnya tidak berjalan dengan baik. Oleh karenanya, ia berharap, dengan strategi yang disampaikan ini dapat memotivasi dan membuka wawasan pelaku usaha untuk mengembangkan usahanya.

"Harus terus berubah menyesuaikan dengan kondisi, kalau nggak berubah ikuti perkembangan zaman, kita tertinggal," ujarnya.

Salah satunya, menggunakan ponsel android, beralih metode penjualan tidak saja mengandalkan promosi dari mulut ke mulut, tetapi juga diperdagangkan secara online dan mampu menembus pasar internasional.

"Jangan  terlalu banyak rencana, akhirnya tidak berjalan, kita harus melompat maju ke depan," saran Erzaldi.

Strategi selanjutnya, kata mantan Bupati Bateng ini, pelaku IKM harus pandai mengemas dan mengolah produk menjadi menarik pembeli.

"Jual lakso, tapi dibungkus plastik diikat karet, siapa tertarik? Makanya harus dikemas sedemikian rupa, agar menarik," ulasnya.

Pemprov Babel, kata dia, akan membantu pelaku UMKM untuk mendapatkan kemasan yang menarik dan desain yang juga membuat orang berniat membeli.

"Manfaatkan konsultasi dengan pakar melalui aplikasi atau di rumah kemasan, ini lagi-lagi dibutuhkan hp yang android, bukan hp jadul lagi," ingatnya.

Setelah kemasan menarik, lanjutnya, tinggal mengurus berbagai sertifikasi, baik serifikat hak kekayaan intelektual (HAKI), sertifikat keamanan pangan, PIRT dan serifikat halal.

"Saya yakin UMKM kita akan maju kalau terus berbenah, meng-upgrade kemampuan, belajar dan jangan cepat berpuas diri, UMKM ini sektor yang tetap bertahan walaupun ekonomi sedang lesu," pungkasnya.(*/)

 
 

penulis: TWO

Komentar Via Facebook