Ada Polemik Pergantian Pengurus BP3L, Erzaldi: Silakan Gugat ke PTUN
Banner DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Ada Polemik Pergantian Pengurus BP3L, Erzaldi: Silakan Gugat ke PTUN

Ada Polemik Pergantian Pengurus BP3L, Erzaldi: Silakan Gugat ke PTUN
Gubernur Babel, Erzaldi Rosman

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman mempersilakan jika ada pihak tertentu yang ingin melakukan gugatan ke PTUN terkait pergantian pengurus Badan Pengelola Pengembangan dan Pemasaran Lada (BP3L) yang baru.

"Silakan saja, nggak apa-apa, kita kan menjalan pergub yang sudah ada, masa mau menggantikan pengurus, mau di PTUN kan," kata Erzaldi kepada sejumlah wartawan di Kantor Gubernur Babel, Rabu (11/12).

Dia menilai, pengurus BP3L yang lama tidak dapat menjalankan fungsinya dengan baik dan benar sehingga telah merugikan masyarakat khususnya para petani lada.

"Tentunya saya selaku wakil masyarakat harus berjuang dong untuk itu, masa orang salah nggak saya ambil tindakan," ujarnya.

Oleh karena itu, Erzaldi menegaskan, dirinya juga mempersilahkan jika pihak tertentu tersebut ingin meminta pembuktian atas kebijakannya itu.

"Kalau mau pembuktiannya, ayo boleh, kalau mau dibuktikan," tegasnya.

Selain itu, dia menambahkan terkait harga lada yang masih rendah saat ini, pihaknya tidak bisa mempengaruhi harga global. Namun disampaikan dia, pihaknya hanya bisa mengamankan dengan cara menata perniagaannya.

"Apakah keliru kalau misalnya kita memotong rantai perdagangan yang selama ini panjang, dari A jual ke B, B jual ke C, C jual ke D, D baru jual ke end buyer (pembeli terakhir-red)," ulasnya.

"Ini tugas yang diberikan oleh daerah untuk melakukan pengawasan sosialisasi bagaimana mengembangkan lada yang baik dan benar, menanam lada yang baik dan benar, termasuk menata niaganya," pungkasnya. (*/)

penulis: DEI

Komentar Via Facebook