KPU Babar Gelar Seminar Evaluasi Partisipasi Pemilih Pemilu 2019
Banner DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

KPU Babar Gelar Seminar Evaluasi Partisipasi Pemilih Pemilu 2019

KPU Babar Gelar Seminar Evaluasi Partisipasi Pemilih Pemilu 2019
Seminar evaluasi partisipasi pemilih pada Pemilu Tahun 2019 di Hotel Pasadena, Rabu (11/12).WARTABANGKA.COM/IBB

WARTABANGKA.COM, MUNTOK - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka Barat (Babar) melaksanakan seminar evaluasi partisipasi pemilih pada Pemilu Tahun 2019 di Hotel Pasadena, Kecamatan Muntok, Rabu (11/12).

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua DPRD Babar, H. Badri Syamsu, Wakapolres Babar, Kompol Joko Triyono, Bawaslu Babar, Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB), unsur forkopimda, partai politik, ormas dan sejumlah awak media.

KPU turut menghadirkan dua narasumber dalam seminar ini yaitu Dosen Universitas Lampung (UNILA), Budi Kurniawan dan Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Bangka Belitung, Rusdiar, M.Si.

Ketua KPU Babar, Pardi  dalam sambutannya mengatakan tujuan diadakannya seminar adalah untuk mendorong penyelenggara dan peserta pemilu agar lebih berperan aktif dalam meningkatkan kualitas pemilu di Babar.

"Kita pengennya ke depan ini kan siapapun yang terpilih mau anggota dewan maupun kepala daerah adalah putra putri terbaik daerah," ujar Pardi.

Menurut Pardi, banyak faktor yang dihadapi pada saat pemilu, salah satunya adalah money politic atau politik uang. "Pertama masalah money politic, kedua masalah hoaks dan ketiga masalah kampanye hitam," jelas Pardi.

Di sisi lain, Ketua DPRD Babar, H. Badri Syamsu mengharapkan tingkat partisipasi pemilih pada Pilkada 2020 nanti lebih meningkat dari Pemilu 2019 lalu. Karena pada Pemilu 2019 yang lalu, tingkat partisipasi pemilih Bangka Barat mencapai 86 persen.

"Yang paling tinggi partisipasinya di Kecamatan Kelapa. Ini berkat kinerja dari penyelenggara pemilu dan dari kandidat peserta pemilu. Kita berharap pada pilkada nanti, hal itu dapat terulang lagi," tutupnya. (*/)

penulis: IBB

Komentar Via Facebook