Jelang Malam Tahun Baru, Pedagang Jagung Manis Ketiban Rezeki
Banner DPRD Babel Fraksi PPP DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Jelang Malam Tahun Baru, Pedagang Jagung Manis Ketiban Rezeki

Jelang Malam Tahun Baru, Pedagang Jagung Manis Ketiban Rezeki
Pedagang jagung manis melayani pembeli di seputaran Bundaran Tugu Ikan Koba, Selasa (31/12).WARTABANGKA.COM/RN

WARTABANGKA.COM, KOBA - Jelang malam pergantian tahun, sejumlah pedagang yang berjualan di seputaran Bundaran Tugu Ikan Koba, Kabupaten Bangka Tengah ketiban rezeki. Selain terompet dan kembang api, pedagang jagung manis pun sibuk melayani pembeli. Terpantau sedikitnya ada lebih dari 10 penjual jagung manis di kawasan itu.

Salah seorang pedagang jagung manis, Dirga mengatakan jika dirinya khusus menjual jagung manis ini untuk perayaan tahun baru nanti malam dan jagung tersebut ia jual Rp10 ribu/kg.

Menurutnya animo masyarakat cukup besar untuk merayakan tahun baru 2020. Hal demikian ia katakan, meskipun Koba sempat diguyur hujan, namun dagangannya sudah laku terjual hingga 100 kg sampai sore hari ini.

"Alhamdulillah pak, beberapa jam saja sampai sore ini 100 kilogram jagung manis kami laku terjual dibeli masyarakat," ujar Dirga, Selasa (31/12).

Satu diantara pembeli jagung, Kim mengaku membeli jagung sebanyak 5 kg untuk di bakar sambil menghabiskan malam pergantian tahun 2020 di Pantai Desa Perlang bersama keluarga.

"Kebenaran kami memiliki rumah kebun di pinggir pantai Perlang, jadi kami rencananya bakar jagung bersama keluarga lainnya di sana," kata Kim.

Menurutnya jagung bakar sudah seperti kudapan wajib yang harus selalu ada di malam pergantian tahun, sehingga sebanyak apapun kudapan di rumahnya akan terasa kurang lengkap jika belum ada jagung bakar.

"Apalagi sekarang musim ikan patin di pinggir pantai. Sambil makan jagung, terus mancing patin sangat menarik untuk dilakukan. Selain jagung, kami juga bakar ikan untuk disantap bersama," pungkasnya. (*/)


 

penulis: RN

Komentar Via Facebook