Mulkan Resmikan Rumah Produksi Nanas Berkah Betuah Mendobarat 
Banner DPRD Babel Fraksi PPP DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Mulkan Resmikan Rumah Produksi Nanas Berkah Betuah Mendobarat 

Mulkan Resmikan Rumah Produksi Nanas Berkah Betuah Mendobarat 
Bupati Bangka, Mulkan saat mencoba mesin press buah nanas saat meresmikan Rumah Produksi Nanas Berkah Betuah, Selasa (31/12). WARTABANGKA.COM/ZEN

WARTABANGKA.COM, MENDOBARAT - Desa Air Duren, Kecamatan Mendobarat, Kabupaten Bangka merupakan satu-satunya desa yang memiliki rumah produksi nanas. Selain menghasilkan dodol, rumah produksi yang diberi nama Berkah Bertuah ini juga menghasilkan kerupuk, abon serta sirup yang semua bahan baku terbuat dari nanas. Desa Air Duren juga merupakan satu-satunya desa yang memiliki mesin dan olahan nanas.

"Kualitas nanas kita nomor satu. Di luar kualitasnya kalah dengan kita. Saya berharap dapat menampung nanas yang ada se-Kecamatan Mendobarat. Karena banyak daerah, desa-desa disekitar yang menghasilkan nanas," kata Bupati Bangka, Mulkan saat meresmikan Rumah Produksi Nanas Berkah Betuah, Selasa (31/12). 

Mulkan berharap, rumah produksi ini bisa meningkatkan kualitas masyarakat. Sekaligus menjadi solusi bagi petani nanas selama ini. "Nanas itu paling lama bertahan satu minggu. Ini menjadi problem dihadapi petani nanas," tambahnya.

Selain itu, adanya rumah produksi nanas kata Mulkan dapat menambah ekonomi masyarakat dan bukan menambah beban.

 "Jangan hanya nanas. Ke depan perlu juga dipikirkan pengolahan pisang, ubi jalar dan lainnya. Sehingga pas lebaran, harganya bisa sedikit lebih murah karena tidak ada ongkos angkut dan angkat," bebernya.

Ketua Panitia Bustanil Arifin mengatakan Pemerintah Desa Air Duren menyediakan rumah produksi olahan nanas ini, sedangkan Pemkab Bangka melalui Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Perdagangan memberikan fasilitas berupa sejumlah peralatan produksi olahan nanas.

"Manfaat pemberian mesin olahan ini agar dapat meningkatkan kualitas produksi IKM, yakni olahan produk nanas sehingga semakin memiliki daya saing," kata Bustanil.

Dia menambahkan, selain itu untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produk olahan nanas serta meningkatkan dan mendorong pertumbuhan IKM.

"Adapun tujuannya untuk mendukung usaha peningkatan produk olahan nanas agar bisa dilaksanakan secara maksimal dengan sasaran penerima bantuan adalah kelompok UMKM pelaku usaha olahan nanas di Desa Air Duren," ujar Bustanil. (*/)


 

penulis: ZEN

Komentar Via Facebook