Jelang Pergantian Tahun, PLN Babel Gelar Doa Bersama Anak Yatim dan Tuna Netra
Banner DPRD Babel Fraksi PPP DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Jelang Pergantian Tahun, PLN Babel Gelar Doa Bersama Anak Yatim dan Tuna Netra

Jelang Pergantian Tahun, PLN Babel Gelar Doa Bersama Anak Yatim dan Tuna Netra
General Manager PLN Wilayah Babel, Abdul Mukhlis menyerahkan bantuan kepada kaum duafa dan anak yatim. WARTABANGKA.COM/TWO

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG-  Jelang pergantian tahun 2019 ke tahun 2020, PLN Bangka Belitung (Babel) memanfaatkan moment bersama  anak yatim dan tuna netra. Kegiatan yang dipusatkan di Kantor PLN UP3 Bangka itu diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustaz Dede Purnama. 

Selain itu, pada kesempatan tersebut PLN juga memberikan bantuan kepada anak-anak yatim dan tuna netra yang diserahkan langsung oleh General Manager PLN Wilayah Babel, Abdul Mukhlis. 

"Kebersamaan ini merupakan ujud syukur atas segala peristiwa dan pencapaian di tahun 2019. Kami berdoa semoga adik-adik panti asuhan dan bapak ibu asosiasi tuna netra selalu diberikan kesehatan, kebahagiaan, rejeki dan diberikan kemudahan dalam segala urusannya," terang Mukhlis. 

Pada masa siaga saat malam pergantian tahun baru, dia mengatakan PLN meningkatkan koordinasi dengan menyiapkan 41 posko siaga dengan 51 mobil gangguan yang disiagakan di titik-titik vital. 

Pusat keramaian dan instalasi vital menjadi prioritas layanan selama masa siaga seperti perkantoran, rumah sakit, alun-alun, tempat wisata, dan pusat perbelanjaan. 

Sementara itu, untuk meminimalisir padam, pada sisi pembangkit telah dilakukan upaya preventif berupa pemeliharaan agar mesin beroperasi lebih optimal.

 Lebih dari itu, pada sisi transmisi, gardu induk dan distribusi PLN telah melakukan perambasan pohon dan pemeliharaan jaringan guna meminimalisir adanya gangguan.

"Selain itu, kami juga sudah menyiapkan standard operating procedure (SOP) apabila terjadi ganggan yang bersifat mendadak, sehingga recovery dapat dikakukan lebih cepat," tutupnya.(*/)
 

penulis: TWO/RLS

Komentar Via Facebook