Pemerintah Disarankan Bina UMKM untuk Dapatkan Bantuan Modal 
Banner DPRD Babel Fraksi PPP DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Pemerintah Disarankan Bina UMKM untuk Dapatkan Bantuan Modal 

Pemerintah Disarankan Bina UMKM untuk Dapatkan Bantuan Modal 
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Kepulauan Babel, Alfiker Siringoringo

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG - Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Kepulauan Babel, Alfiker Siringoringo meminta pemerintah daerah melakukan pembinaan terhadap pelaku UMKM di daerah itu, agar bisa mendapatkan akses permodalan dari perbankan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Ia menyebutkan, saat ini KUR masih menjadi temuan BPK karena dinilai belum tepat sasaran, karena memang yang menerima orang-orang yang sudah punya harta atau ada sertifikat.

"Harusnya diarahkan kepada orang-orang yang tidak bankable, yang tidak memenuhi syarat dari bank, itulah mengapa serapan KUR di Babel rendah," sebut Alfiker dalam rapat bersama di Ruang Rapat Asisten II Pemprov Babel, Selasa (7/1).

Dia mengharapkan peran pemerintah, bagaimana menjamin membina pelaku UMKM supaya dapat kredit dari bank, karena itu disubsidi banyak oleh pemerintah.

"Semua penerima KUR harus masuk ke SIKP, idealnya Pemda memasukkan nama-nama pelaku UMKM yang telah dibina dan berpotensi dapat KUR, itu yang masuk ke SIKP, baru perbankan ambil data dari SIKP, cuma ini nggak jalan, datanya rendah, jadi perbankan terpaksa cari sendiri nasabahnya," ulasnya.

Alfiker menyayangkan jika dana KUR yang diharapkan bisa meningkatkan usaha yang digeluti UMKM ini, harus dikembalikan atau diambil provinsi lain. Dia berharap tahun ini penerima KUR di Babel dapat meningkat.

"Kendalanya, pemerintah kurang melakukan pembinaan kepada pelaku UMKM, oleh karenanya, saatnya pemerintah membina UMKM lebih baik, dan  merekomendasikan pelaku UMKM ke bank agar tercover KUR," imbaunya.

 (*/)


 

penulis: TWO

Komentar Via Facebook