Jadi Kepala Rutan Muntok Yang Baru, Abdul Minta Bimbingan
Banner DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Jadi Kepala Rutan Muntok Yang Baru, Abdul Minta Bimbingan

Jadi Kepala Rutan Muntok Yang Baru, Abdul Minta Bimbingan
Muhammad Mehdi (kiri), Bupati Bangka Barat, Markus (Tengah) dan Kepala Rutan Muntok yang baru, Abdul Rasyid Meliala saat melakukan foto bersama. Abdul dalam sambutannya mengharapkan, dukungan dan kerja sama dari para Stakeholder (pemangku kepentingan) WARTABANGKA.COM/IBB

WARTABANGKA.COM, MUNTOK - Abdul Rasyid Meliala resmi menjabat sebagai Kepala Rumah Tahanan Negara Muntok. Acara serah terima jabatan dilakukan, di Aula Lapas Muntok, Selasa (14/1).

Abdul Rasyid menggantikan Muhammad Mehdi yang sebelumnya menjabat sebagai Plt. Kepala Rutan Muntok.

Sebagai Kepala Rutan Muntok yang baru, Abdul Rasyid tentunya meminta arahan, bimbingan serta dukungan kepada staf dan pejabat lama di lingkungan Rutan Muntok.

"Saya juga meminta dukungan serta kerja sama seluruh Stakeholder (pemangku kepentingan) dalam melakukan pengamanan, pembinaan administrasi dan melayani masyarakat," kata Abdul dalam sambutannya.

Mantan Kasibinandik di Rutan Si Borang Borang dan KPLP di Rutan Bangkinang pun berjanji, akan menciptakan lingkungan kerja yang jujur, iklas menuju zona integritas sesuai Nawacita Kemenkumham. 

"Untuk menuju zona integritas seperti yang dicanangkan Kemenhumkam, saya akan menjadikan petugas Lapas lebih profesional, akuntabel, sinergi, transparan dan inovatif," jelasnya.

Di kesempatan yang sama, Muhammad Mehdi menuturkan jabatannya sebagai Plt. Karutan Muntok memang sangat singkat. Ia pun mengaku belum bisa berbuat banyak.

"Namun saya merasa bersyukur fungsi pembinaan kemasyarakatan di Rutan Muntok dapat berjalan dengan baik," tutupnya. (*)

penulis: IBB

Komentar Via Facebook