Bupati Ibnu : BPD Wajib Tegur Kades Jika Salah
Banner DPRD Babel Fraksi PPP DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Bupati Ibnu : BPD Wajib Tegur Kades Jika Salah

Bupati Ibnu : BPD Wajib Tegur Kades Jika Salah
Bupati Bateng, Ibnu Saleh menutup bimbingan teknis (bimtek) BPD se-Bateng di Soll Marina, Rabu (15/1). WARTABANGKA.COM/RN

WARTABANGKA.COM, PANGKALANBARU - Bupati Bangka Tengah (Bateng), Ibnu Saleh berharap seluruh anggota Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) se Bateng melaksanakan tugas dan fungsinya secara profesional.

"Kalau kita tingkat kabupaten, BPD itu sama halnya dengan anggota dewan. Peranannya sangat penting dalam menentukan arah kebijakan pembangunan di desa," kata Ibnu usai menghadiri penutupan bimbingan teknis (bimtek) BPD se-Bateng di Soll Marina, Rabu (15/1).

Dia menjelaskan bahwa kedudukan BPD, yakni sebagai unsur penyelenggara pemerintahan desa. BPD berfungsi menetapkan peraturan desa bersama kepala desa, menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat.

"Wewenang BPD ini juga mengawasi pelaksanaan peraturan desa dan peraturan kepala desa. Melakukan pengawasan terhadap kebijakan pemerintah desa dalam pengurusan dan pengelolaan sumber pendapatan dan kekayaan desa. Membahas, menyetujui dan menetapkan rancangan anggaran pendapatan dan belanja desa serta mengusulkan pengangkatan dan pemberhentian kepala desa," bebernya.

Ibnu menegaskan wewenang BPD yang sangat penting, yakni dapat memberikan peringatan tertulis kepada kepala desa, paling banyak tiga kali secara berturut-turut dengan tenggang waktu masing-masing 30 hari apabila kepala desa melakukan pelanggaran pada peraturan dan perundang-undangan atau norma masyarakat yang berlaku dan atau dalam melaksanakan tugasnya tidak dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat secara adil, diskriminatif serta mempersulit setiap keperluan masyarakat.

"Apabila sampai dengan teguran ketiga tidak diindahkan oleh kepala desa, bupati atas laporan BPD dapat memberikan sanksi administratif berupa peringatan, pemberhentian sementara dan pemberhentian setelah didahului pemeriksaan instansi yang berwenang," tegasnya.

Selain wewenang dan fungsi, kata dia, BPD juga memiliki hak dan kewajiban. Menurutnya, BPD tidak bisa serta merta mengedepankan fungsinya, jika kewajiban tidak di laksanakan secara profesional.

"Kewajiban BPD tidak terlalu berat, yakni mengamalkan Pancasila, melaksanakan Undang-Undang Dasar 1945, dan menaati segala peraturan perundang-undangan. Melaksanakan kehidupan demokrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan desa. Mempertahankan dan memelihara hukum nasional serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.  Menyerap, menampung, menghimpun dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat. Memproses pemilihan Kepala Desa. Mendahulukan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi, kelompok dan golongan. Menghormati nilai-nilai sosial budaya dan adat istiadat masyarakat setempat. Lalu menjaga norma dan etika dalam hubungan kerja dengan lembaga kemasyarakatan," ulasnya.

Dia berharap melalui bimtek selama dua hari ini, ke depan BPD se-Bateng mampu menciptakan desa yang unggul dan tidak ada lagi pembangunan desa yang tidak diawali dengan musyawarah desa.

"Silakan laksanakan tugas dann fungsi secara profesional. Kemudian berikanlah kesejahteraan untuk masyarakat desa melalui peranan kita sebagai BPD. Jika Kadesnya di nilai salah dan melanggaran aturan hukum, wajib di tegur," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Disospemdes Bateng, Rizaldi Adhari mengatakan bimtek anggota BPD se-Bateng di Soll Marina dilaksanakan selama dua hari, yakni tanggal 14 - 15 Januari 2020. Materi yang diberikan berkaitan dengan tugas dan fungsi BPD dan beberapa regulasi yang mengatur tentang Pemerintahan Desa. "Pemateri yang mengisi bimtek dari kalangan profesional, ASN hingga akademisi," katanya. (*/)


 

penulis: RN

Komentar Via Facebook