Empat Tersangka Penambang Ilegal di Bukit Muntai Ditahan Terpisah
Banner DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Empat Tersangka Penambang Ilegal di Bukit Muntai Ditahan Terpisah

Empat Tersangka Penambang Ilegal di Bukit Muntai Ditahan Terpisah
Penertiban tambang timah ilegal di kawasan hutan produksi Gunung Muntai, Minggu (12/1).WARTABANGKA.COM/TRA

WARTABANGKA.COM, TOBOALI - Empat tersangka kasus penambangan timah ilegal di kawasan Bukit Muntai di Desa Keposang, Kecamatan Toboali sudah ditahan pihak kepolisian. Hanya saja, keempatnya ditempatkan di sel berbeda-beda dimana tiga tersangka ditahan di Polres Bangka Selatan sedangkan satu tersangka di Polsek Toboali.

"Tiga tersangka ditahan di Polres Basel karena penanganan perkaranya di Polres Basel sedangkan satu tersangka di Polsek Toboali karena yang menangani Polsek Toboali atas nama Aliong," kata Kapolsek Toboali Iptu Yandrie C Akip, Kamis (16/1).

Adapun keempat tersangka pemilik tambang ilegal itu, yakni Andi Susanto alias Aliong (41) warga Jalan Teladan Baru Toboali, Sailan alias Alit (40) warga Jalan Teladan Toboali, Deni Dermawan alias Ndut (33) warga Jalan Air Medang Toboali,  dan Jepri alias Aliung (33) warga Jalan Air Lingga Toboali.

Sementara itu, Kapolres Basel, AKBP S Ferdinand Suwarji menambahkan empat orang yang ditetapkan tersangka merupakan pemilik tambang. Para tersangka, kata kapolres, patut disangkakan Pasal 158 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Mineral dan Batubara.

Para pelaku diamankan pada Minggu (12/1) saat penertiban tambang timah ilegal di kawasan hutan produksi Gunung Muntai. Selain tak mengantongi izin alias ilegal, para penambang ini telah merambah lereng kaki gunung. Dalam operasi penertiban tersebut, polisi mengamankan barang bukti sebanyak tiga unit mesin tambang. (*/)
 

penulis: TRA

Komentar Via Facebook