Syarat Pembentukan Bangka Utara Hampir Terpenuhi, BPJ: Tinggal Lobi-lobi Saja
Banner DPRD Babel Fraksi PPP DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Syarat Pembentukan Bangka Utara Hampir Terpenuhi, BPJ: Tinggal Lobi-lobi Saja

Syarat Pembentukan Bangka Utara Hampir Terpenuhi, BPJ: Tinggal Lobi-lobi Saja
Anggota DPR RI, Bambang Patijaya

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Bambang Patijaya menyebutkan semua persyaratan pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Kepulauan Bangka Utara saat ini sudah hampir terpenuhi.

"Jadi tinggal dibawa saja ini ke Kementerian Dalam Negeri maupun kepada Komisi II DPR RI," kata pria yang akrab disapa BPJ ini saat diwawancarai seusai menghadiri rapat paripurna penyampaian pandangan akhir fraksi terhadap pembentukan DOB Kabupaten Bangka Utara di Ruang Paripurna DPRD Babel, Jumat (17/1).

Selain itu, politisi Partai Golkar ini mengungkapkan, pengesahan DOB Kabupaten Kepulauan Bangka Utara ini hanya permasalahan teknis mengenai moratoriumnya saja.

"Ketika moratorium baru ini dicabut, saya pikir DOB Bangka Utara ini pasti jadi kabupaten yang terdepan untuk disahkan menjadi daerah baru. Jadi saya pikir, ini tinggal lobi-lobi saja nanti," ujarnya.

Dari banyaknya dorongan dan keinginan masyarakat serta dukungan dari pihak eksekutif dan legislatif, ia menilai, Bangka Utara sudah sangat layak untuk dimekarkan menjadi kabupaten baru.

"Yang ingin saya garis bawahi adalah Bangka Utara ini termasuk yang paling lengkap, saya sudah lihat daerah-daerah lain, ada beberapa yang heboh itu hanya elite politiknya saja, tetapi mungkin gubernurnya belum setuju, DPRD nya belum setuju, ini (Bangka Utara-red) sudah komplit semua, kita sudah penuhi semua, jadi tidak ada alasan lagi untuk tidak jadi kabupaten," ujarnya. (*/)

penulis: DEI

Komentar Via Facebook