Pencuri Spesialis Sepeda Motor di Masjid Diringkus Tim Opsnal Jatanras Polda Babel
Banner DPRD Babel Fraksi PPP DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Pencuri Spesialis Sepeda Motor di Masjid Diringkus Tim Opsnal Jatanras Polda Babel

Pencuri Spesialis Sepeda Motor di Masjid Diringkus Tim Opsnal Jatanras Polda Babel
RA, tersangka pencurian sepeda motor di dua masjid di Pangkalpinang dihadirkan polisi saat konferensi pers di Mapolda Babel, Rabu (22/1). WARTABANGKA.COM/DEI

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG - Pelaku pencurian kendaraan sepeda motor (curanmor) di masjid, RA (16) tak berkutik saat diringkus Tim 1 Opsnal Jatanras Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel) di Jalan Muntok Desa Kace, Rabu (22/1) sekira pukul 09.30 WIB.

"Pertama, pelaku melakukan curanmor di Masjid At-Taqwa di Semabung Baru, yang kedua di Masjid Nurul Ghani Selindung," kata Kabid Humas Polda Babel, AKBP A. Maladi kepada sejumlah wartawan di Mapolda Babel, Rabu (22/1).

Dijelaskan Maladi, modus operandi yang dilakukan oleh tersangka, yakni, melakukan pencurian sepeda motor yang diparkir di halaman masjid saat korban sedang melaksanakan salat.

Pada kesempatan yang sama, Kasubdit III Jatanras Ditkrimum Polda Babel, AKBP Wahyudi membenarkan tersangka telah dua kali melakukan aksi curanmor di lokasi masjid yang berbeda.

"Satu unit sepeda motor Honda Vario warna hitam dop dengan nopol BN 3041 PE di tempat kejadian perkara (TKP) Masjid At-Taqwa dan satu unit sepeda motor Honda Scoopy warna biru silver di TKP Masjid Nurul Ghani," jelasnya.

Meskipun status pelaku masih dibawah umur, ditegaskan Wahyudi, pihaknya tetap akan melakukan proses sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. "Termasuk hak nya selaku anak,"tambahnya. 

Sementara itu, dalam menjalankan aksinya,pelaku RA mengaku mengambil kunci sepeda motor yang diletakkan di jendela dalam masjid pada saat korban sedang melaksanakan salat.

"Ada memang kunci di dalam masjid, di jendela-jendela itu, lalu ku ambil kemudian ku coba-coba kunci remote sepeda motor yang hidup," ujar pelaku.

Sepeda motor hasil curian tersebut, diungkapkan pelaku, dipakai untuk keperluan sehari-hari. "Tidak dijual, sepeda motor itu ku pakai sendiri," ungkapnya. (*/)
 

penulis: DEI

Komentar Via Facebook