Mau Dihapus, Pegawai Honorer Pemkab Bangka Barat Minta Diprioritaskan Jadi PPPK
Banner DPRD Babel Fraksi PPP DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Mau Dihapus, Pegawai Honorer Pemkab Bangka Barat Minta Diprioritaskan Jadi PPPK

Mau Dihapus, Pegawai Honorer Pemkab Bangka Barat Minta Diprioritaskan Jadi PPPK
Kantor Bupati Bangka Barat,(IST)

WARTABANGKA.COM, MUNTOK - Rencana pemerintah untuk menghapus tenaga honorer dan digantikan dengan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) mendapat tanggapan dari pegawai honorer yang bekerja di Pemkab Bangka Barat.

Seorang pegawai honorer, IM, menjelaskan apabila kebijakan penghapusan honor menjadi PPPK tersebut dapat lebih meningkatkan kesejahteraan bagi mereka nanti yang akan menjadi PPPK adalah hal yang baik.

"Asalkan dalam seleksi penerimaan bisa berjalan secara transparan serta memprioritaskan mereka yang dulunya sudah mengabdi sebagai honorer dan juga harus ada kejelasan bagaimana bagi mereka yang ternyata tidak lulus," kata IM kepada wartabangka.com, Rabu (22/1).

Dia berharap untuk pegawai yang saat ini masih berstatus sebagai honorer, nantinya dapat terakomodir semua dalam rekrutmen PPPK dan lebih diprioritaskan oleh pemerintah daerah.

Sementara itu, honorer lain yang enggan namanya ditulis menyebutkan apabila tenaga honorer dihapus secara total tentunya akan menimbulkan kekecewaan dari pegawai PHL. Hal itu dikarenakan banyak PHL yang sudah lama bekerja selama bertahun - tahun.

"Cuma kalau PPPK itu kan berarti ada pengangkatan. Kalau yang belum cukup masa baktinya, ya sedih lah karena kita sudah maksimal kerja sudah banyak mengalami susah senangnya jadi PHL tiba - tiba diberhentikan nggak dianggap kayak gitu," ujarnya.

Dengan begitu, dirinya meminta kepada pemerintah daerah untuk memberikan solusi yang terbaik terkait permasalahan ini." Dipikirkan ulang bagaimana bagusnya, pemerintah untuk memberikan perhatian kepada PHL, solusi dari PHL yang tidak terekrut," pungkasnya. (*/)
  

penulis: IBB

Komentar Via Facebook