Kodim 0431 Bangka Barat Ajukan Anggaran Rp1 Miliar untuk Pengamanan Pilkada 2020
Banner DPRD Babel Fraksi PPP DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Kodim 0431 Bangka Barat Ajukan Anggaran Rp1 Miliar untuk Pengamanan Pilkada 2020

Kodim 0431 Bangka Barat Ajukan Anggaran Rp1 Miliar untuk Pengamanan Pilkada 2020
Komandan Kodim 0431 Bangka Barat, Letkol Inf Agung Wahyu Perkasa saat ngopi santai bersama awak media, Kamis (23/1).WARTABANGKA.COM/IBB

WARTABANGKA.COM, MUNTOK - Komandan Kodim 0431 Bangka Barat, Letkol Inf Agung Wahyu Perkasa mengatakan pihaknya telah mengajukan anggaran untuk pengamanan saat Pilkada 2020. Total dana yang diajukan adalah sebesar Rp1 miliar.

 Namun menurut dia, hingga saat ini, masih belum ada jawaban dari Pemerintah Kabupaten Bangka Barat terkait anggaran pengamanan tersebut.

"Bangka Tengah sekitar satu miliar, kita sama satu miliar juga, Polres Bangka Barat tiga miliar. Kita sama Polres masih menunggu jawaban dari Pemda. Saya mengacu seperti Kodim Bangka, kalau Polres dia punya hitungan sendiri sekitar dua koma sekian lah, cuma kalau Polres Bangka Tengah itu sudah fix tiga miliar dapatnya, sudah MoU," kata Dandim saat ngopi santai bersama awak media, Kamis (23/1).

Dandim melanjutkan dulunya anggaran pengamanan pemilu Kodim digabung dengan Polres. Akan tetapi, anggaran tersebut dibagi secara terpisah.

"Nominalnya iya Kodim di bawah Polres. Kalau dulu kan memang digabung menjadi satu, jadi dari Polres anggaran turun terbagi Polres berapa Kodim berapa. Kalau sekarang mengajukan masing - masing, tapi itu juga kembali lagi tergantung dari Pemda," ujarnya.

Dandim Agung menerangkan anggaran yang diajukan sebesar Rp1 miliar itu telah mencakup segala operasional pengamanan.

"Mulai dari pendaftaran itu. Yang jelas buat makannya personel, pergerakan pasukan dan lain - lain, butuh BBM pulang balik itu kan.Contoh nya begini, kayak kampanye, kan nggak setiap hari ada dan bisa jadi disini ada disana ada dan waktunya beda-beda,"katanya.

"Kalau Koramil kan juga tersebar, nah kalau kita kan terpusat disini. Nanti disana misalnya ada kegiatan, kita petakan kebutuhan disana kira - kira berapa, kalau kurang bisa mencukupi, kalau nggak kita perkuat. Jadi bisa dibilang disini kayak standby pos lah, jadi kekuatan besarnya disini, nanti mana yang membutuhkan kita kirim," jelas Dandim.

Sementara itu, Dandim menuturkan jumlah total keseluruhan personel  yang akan melakukan pengamanan Pilkada sebanyak 120 orang. "Itu sudah hitungannya ada bantuan perkuatan dari Korem. Disini 100, 20 perkuatan dari Korem," tuturnya.

Dandim menambahkan apabila anggaran yang didapat ternyata kurang dari jumlah yang diajukan, pihaknya akan menghitung ulang serta mengurangi jumlah personel yang akan diturunkan dalam pengamanan nanti.

"Ini kembali lagi ke Pemda, kita kan hitung dong jangan sampai anggota saya terlantar. 1 M itu perkiraannya cukup, kalau dibawah itu saya hitung lagi jumlah personel, yang Korem kita kurangi," tutupnya. (*/)

penulis: IBB

Komentar Via Facebook