Razia Tambang Ilegal di DAS dan Sungai Kelabang Nihil Hasil
Banner DPRD Babel Fraksi PPP DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Razia Tambang Ilegal di DAS dan Sungai Kelabang Nihil Hasil

Razia Tambang Ilegal di DAS dan Sungai Kelabang Nihil Hasil
Tim gabungan dari Polres Bangka Barat dan Koramil Jebus saat menyisir Daerah Aliran Sungai (DAS) dan Hutan Lindung Mangrove Sungai Kelabang, Desa Sungai Buluh, Kamis (23/1) .WARTABANGKA.COM/IBB

WARTABANGKA.COM, MUNTOK - Tim gabungan dari Polres Bangka Barat dan Koramil Jebus melakukan penertiban tambang ilegal di Kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) dan Hutan Lindung Mangrove Sungai Kelabang, Desa Sungaibuluh, Kecamatan Jebus, Kamis (23/1). Namun saat didatangi petugas tidak didapati aktivitas pertambangan di lokasi.

"Kami tidak menemukan aktivitas penambangan ilegal. Namun kami menghimbau agar masyarakat tidak melakukan penambangan di kawasan DAS dan HL Mangrove Sungai Kelabang," kata Kabag Ops Polres Bangka Barat AKP Robertus Whardana Utama di lokasi penertiban. 

Sementara itu, Kapolres Bangka Barat, AKBP Muhammad Adenan menjelaskan razia ini dilakukan karena ada pengaduan dari masyarakat nelayan tentang adanya aktivitas penambangan di aliran sungai tersebut.

Hal ini, kata kapolres, membuat pihaknya membentuk tim terpadu yang tergabung dalam TNI dan kepolisian bersama-sama melakukan penertiban terkait pengaduan dari masyarakat.

"Waktu melakukan penertiban, para tersangka tidak ada lagi di lokasi. Sehingga kami tidak menemukan Kegiatan penambangan TI rajuk ilegal itu," jelas kapolres.

Meskipun demikian, kapolres menambahkan pihaknya akan terus melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait aktivitas penambangan TI rajuk ilegal di kawasan tersebut. (*/)
 
 

penulis: IBB

Komentar Via Facebook