BPS Bateng Gelar Sensus Penduduk Mulai 15 Februari
Banner DPRD Babel Fraksi PPP DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

BPS Bateng Gelar Sensus Penduduk Mulai 15 Februari

BPS Bateng Gelar Sensus Penduduk Mulai 15 Februari
Kepala BPS Bateng, Rizanal Mahmudin

WARTABANGKA.COM, KOBA - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) melaksanakan sensus penduduk secara online serentak se Indonesia. Hal ini dilakukan dalam rangka meningkatkan informasi kependudukan sebagai dasar perencanaan dan evaluasi pembangunan Indonesia.

Kepala BPS Bateng, Rizanal Mahmudin mengungkapkan manfaat data dari sensus penduduk tahun 2020, yakni tersedianya data kependudukan berkarakter, sebagai data evaluasi pembangunan nasional dan pembangunan manusia dan sebagai dasar perencanaan diberbagai bidang.

"Pastikan kita semua tercatat dan ini kesempatannya sekali dalam sepuluh tahun dan mari ikut berpartisipasi dalam gelaran sensus penduduk ketujuh di Indonesia," ungkap Rizanal kepada wartawan, Jumat (14/2).

Dia menambahkan untuk di Kabupaten Bateng, pihaknya menurunkan seluruh petugas di hari pertama. Hari pertama kemungkinan yang di sensus, mereka yang merupakan pejabat publik dan pejabat karier di lingkungan Pemkab Bateng.

"Sensus kita lakukan mulai 15 Februari 2020 hingga 31 Maret 2020. Orang yang pertama kita sensus, yakni pimpinan daerah dan pejabat publik serta pejabat karier lainnya. Kemudian, hari berikut dilakukan sensus langsung ke rumah-rumah warga," ujarnya.

Selanjutnya, bilamana ada penduduk yang tidak tercatat saat sensus pada 15 Februari - 31 Maret maka petugas akan melakukan sensus pada 1-31 Juli 2020.

"Masyarakat juga bisa melakukan sensus secara mandiri dengan masuk ke laman sensus.bps.go.id setelah itu masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor Kartu Keluarga (KK) selanjutnya ikuti panduan yang ada,"katanya. (*/)
 

penulis: RN

Komentar Via Facebook