Warga Australia Ziarah ke Monumen Vivian Bowden Muntok 
Banner DPRD Babel Fraksi PPP DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Warga Australia Ziarah ke Monumen Vivian Bowden Muntok 

Warga Australia Ziarah ke Monumen Vivian Bowden Muntok 
Ziarah warga Australia ke monumen Vivian Bowden di Kelurahan Tanjung, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat (Babar), Minggu (16/2). WARTABANGKA.COM/IBB

WARTABANGKA.COM, MUNTOK - Sejumlah warga Australia berziarah ke monumen Vivian Bowden di Kelurahan Tanjung, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat (Babar), Minggu (16/2). Mereka juga melakukan upacara kecil yang dipandu oleh salah satu keluarga perawat Australia, Michael Noyce dan meletakkan karangan bunga saat upacara tersebut.

Warga Australia ini melakukan ziarah untuk mengenang peristiwa meninggalnya diplomat Australia, Vivian Bowden yang  ditembak oleh tentara Jepang pada tanggal 17 Februari 1942 silam saat Perang Dunia Kedua. Vivian Bowden meninggal saat akan pulang ke negara asalnya.

Duta Besar Australia, Gary Quinlan AO mengatakan Vivian Bowden merupakan diplomat Australia pada masa awal dan satu - satunya diplomat Australia yang terbunuh dalam tugas. Vivian katanya, mempunyai arti yang sangat penting bagi Pemerintah Australia sebagai negara yang masih muda di tahun 1941. 

"Vivian Bowden itu sebagai diplomat muda kita pada masa awal dan sangat berharga buat kami karena dia satu - satunya diplomat yang terbunuh saat bertugas saat perang," kata Gary Quinlan kepada wartawan.

Selain itu, menurut Gary, Vivian Bowden adalah seseorang yang mempunyai rasa empati yang tinggi dan mudah membaur dan mempunyai hubungan yang sangat dekat dengan penduduk lokal. 

"Beliau itu orang yang sangat empati sekali dan juga sangat dekat dengan masyarakat lokal dan ingin belajar terus, dia ( bertugas ) di Jepang tinggal di Jepang, di China dan Singapura dia dekat dengan masyarakat sana dan sangat kita hargai bahwa itu sangat penting untuk kita," jelasnya.

Selain dihadiri keluarga perawat Australia, acara ini dihadiri juga Konselor Bidang Politik Dubes Jepang Takonai Susumu, Konselor Politik Kedutaan Besar Australia, Shane Flanagan, Atase Pertahanan Kedutaan Australia, Jakarta, BRIG Justin Roocke dan Asisten Atase Pertahanan, Kedutaan Besar Australia, LCDR Mark Graichen, Sekretaris Disparbud Bangka Barat, Bambang Haryo Suseno, Kabid Pemasaran Disparbud, Romiat dan Kepala Museum Timah, Fahrizal. (*/)

penulis: IBB

Komentar Via Facebook