Coba Perbaiki Hidrolik Macet, Yasin Tewas Tertimpa Bak Dump Truk
Banner DPRD Babel Fraksi PPP DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Coba Perbaiki Hidrolik Macet, Yasin Tewas Tertimpa Bak Dump Truk

Coba Perbaiki Hidrolik Macet, Yasin Tewas Tertimpa Bak Dump Truk
Kondisi Yasin tak lama setelah tertimpa bak dump truk di kawasan stockpile Kayu Ara 10, Desa Perlang, Kecamatan Lubukbesar, Selasa pagi (18/2).WARTABANGKA.COM/RN

WARTABANGKA.COM, LUBUKBESAR- Yasin, warga Plaju, Sumatera Selatan harus meregang nyawa setelah tertimpa bak mobil dump truk, Selasa pagi  (18/2). Peristiwa naas itu terjadi saat Yasin sedang mencoba memperbaiki hidrolik drum truk yang macet di kawasan stockpile Kayu Ara 10, Desa Perlang, Kecamatan Lubukbesar, Kabupaten Bangka Tengah.

Dari informasi yang dihimpun, Yasin seperti biasa mengangkut pasir dari Kayu Ara 7 ke stockpile Kayu Ara 10 Desa Perlang. Yasin yang merupakan sopir dari salah satu mitra kerja PT Walie Tampas ini kemudian berkeinginan membantu rekannya yang kesulitan menurunkan pasir dari dum truk yang dibawa.

Namun, disaat memeriksa hidrolik, bak dump truk yang tadinya dalam posisi naik setengah, tiba-tiba turun dan langsung menghantam kepala Yasin. Yasin langsung tewas di tempat kejadian dengan kondisi kepala pecah.

Rekan kerja Yasin yang berada di lokasi kemudian langsung melaporkan peristiwa kecelakaan kerja tersebut ke polisi. Jasad Yasin langsung oleh petugas kemudian dibawa ke Puskesmas Desa Perlang. 

Kepala Desa Perlang, Rusliyadi membenarkan peristiwa tersebut. Dia memastikan Yasin yang mengalami kecelakaan kerja bukan warganya Desa Perlang, melainkan dari Palembang.

"Saya masih di Pangkalpinang. Saya sudah meminta staf untuk kroscek KTP. Lalu meminta mitra kerja PT Walie Tampas melaporkan nama-nama tenaga kerja yang bekerja menarik pasir terutama mereka dari luar Babel," ungkap Rusliyadi.

Sementara, Direktur PT Walie Tampas, Iwan juga membenarkan bahwa sopir yang mengalami kecelakaan kerja tersebut merupakan mitra kerjanya dan tidak langsung di bawah naungan perusahaan. "Itu mobil mitra kerja," ujarnya singkat.

Kapolres Bangka Tengah, AKBP Slamet Ady Purnomo melalui Kapolsek Lubukbesar, Iptu Samsul Bayumi menyebutkan dari keterangan saksi sementara disimpulkan kejadian tewasnya Yasin murni kerena kecelakaan kerja.

"Saat itu salah satu mobil dump truk milik teman korban macet, lalu korban ingin membantu dengan cara memeriksa hidrolik yang diduga macet. Tiba-tiba, dum truk tersebut turun membuat pecah kepala korban," ungkap Bayumi. (*/)
 

penulis: RN

Komentar Via Facebook