Andi Sebut Bawaslu Tidak Dilarang Gunakan Fasilitas Pemda Asal Sesuai Prosedur
Banner DPRD Babel Fraksi PPP DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Andi Sebut Bawaslu Tidak Dilarang Gunakan Fasilitas Pemda Asal Sesuai Prosedur

Andi Sebut Bawaslu Tidak Dilarang Gunakan Fasilitas Pemda Asal Sesuai Prosedur
Konferensi pers di Kantor Bawaslu Babel, Jumat (21/2). WARTABANGKA.COM/DEI

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG - Komisioner Divisi Pengawasan Bawaslu Provinsi Bangka Belitung (Babel), Andi Budi Yulianto menjelaskan tidak ada aturan yang menyebutkan bahwa jajaran Bawaslu di kabupaten maupun kota dilarang mendapatkan fasilitas dari pemerintah daerah seperti mobil dinas.

Menurut dia, hal tersebut tidak menjadi masalah selama tidak ada kepentingan politik didalamnya untuk memenangkan salah satu pasangan calon peserta pemilu ataupun petahana.

"Memang ada kewajiban di dalam undang-undang bahwa pemerintah daerah memfasilitasi agenda kepemiluan, selama itu memang prosedural, sesuai dengan prosedurnya, dan tidak ada deal-deal tertentu yang memenangkan salah satu pasangan calon," kata Andi di Kantor Bawaslu Babel, Jumat (21/2).

Oleh karenanya, ia mengimbau kepada jajaran Bawaslu khususnya kabupaten yang akan menyelenggarakan Pilkada 23 September mendatang agar tidak terlibat dalam politik praktis dengan cara apapun.

"Kami berharap kepada kawan-kawan (jajaran Bawaslu-red) kebetulan petahana nya maju kembali tidak boleh senang, kalau misalkan ada yang melanggar undang-undang, tentu kami tidak akan berdiam diri, untuk melakukan tindakan tegas," ujarnya. (*/)


 
 

penulis: DEI

Komentar Via Facebook