Perusahaan Terima Penghargaan Proper dari KLHK, Ternyata Begini Cara Penilaian
Banner DPRD Babel Fraksi PPP DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Perusahaan Terima Penghargaan Proper dari KLHK, Ternyata Begini Cara Penilaian

Perusahaan Terima Penghargaan Proper dari KLHK, Ternyata Begini Cara Penilaian
Sekda Bangka Belitung, Naziarto.

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG ---  Penghargaan yang diberikan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) terhadap perusahaan yang sudah menjalankan kewajibannya terhadap lingkungan, dengan nama Program Penilaian Peringkat Kinerja   (Proper), bukan sembarang penghargaan atau penilaian.

Proper ini diberikan, setelah tim melakukan penilaian terhadap kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan.

Dari penilaian proper, perusahaan akan memperoleh citra/reputasi sesuai bagaimana pengelolaan lingkungannya. 

"Penilaian ini dinilai dengan warna emas, hijau, biru, merah dan hitam. Proper emas merupakan proper yang terbaik, artinya perusahaan tersebut sudah menerapkan pengelolaan lingkungan secara menyeluruh dan kontinu. Di Babel memang belum ada," kata Sekda Babel, Naziarto, Selasa (25/2) 

Di Babel, dari 50 perusahaan yang dinilai, dua yang baru mendapatkan proper hijau, 42 proper biru, dan enam proper merah.

"Proper hijau adalah perusahaan yang telah melakukan pengelolaan lingkungan lebih dari yang dipersyaratkan, telah mempunyai keanekaragaman hayati, sistem manajemen lingkungan, 3R limbah padat, konsevasi penurunan beban pemcemaran air, penurunan emisi dan efisiensi energi," jelasnya.

Sementara proper biru, adalah perusahaan telah melakukan upaya pengelolaan lingkungan yang dipersyaratkan sesuai dengan ketentuan atau peraturan yang berlaku (telah memenuhi semua aspek yang dipersyaratan oleh KLH) ini adalah nilai minimal yang harus dicapai oleh semua perusahaan.

"Alhamdulillah di Babel artinya perusahaan sudah melaksanakan apa yang disyaratkan oleh pemerintah, sudah baik," imbuhnya.

Untuk penghargaan merah, diberikan kepada perusahaan yang sudah melakukan upaya pengelolaan lingkungan. 

Akan tetapi baru sebagian mencapai hasil yang sesuai dengan persyaratan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Sedangkan proper hitam, adalah peringkat paling bawah dalam mengelola lingkungan, artinya perusahaan belum melakukan upaya dalam pengelolaan lingkungan sebagaimana yang dipersyaratkan sehingga berpotensi mencemari lingkungan.

Dan beresiko untuk ditutup ijin usahanya oleh KLH.

"Biru standar baik, kalau nggak dirawat dengan baik ya  bisa turun jadi merah. tapi kalau dijaga dan dirawat dengan baik bisa jadi hijau atau gold, ini yang terus kita dorong," ulasnya.

Ia meminta, semua perusahaan di Babel taat aturan dan memenuhi semua yang disyaratkan, agar nantinya bisa mendapatkan penilaian yang lebih baik, dan tentunya kinerja perusahaan juga jauh lebih baik.(*/two)

 

penulis: TWO

Komentar Via Facebook