Samudera Dibacok Alami Luka di Kepala, Dua Pelaku Berhasil Ditangkap Polisi
Banner DPRD Babel Bateng Covid 19
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Samudera Dibacok Alami Luka di Kepala, Dua Pelaku Berhasil Ditangkap Polisi

Samudera Dibacok Alami Luka di Kepala, Dua Pelaku Berhasil Ditangkap Polisi
Dua pelaku penganiayaan, Fe dan As warga Bangka Barat ditangkap terkait kasus penganiayaan.

WARTABANGKA.COM, MUNTOK - Seorang pemuda asal Desa Pangek Kecamatan Simpang Teritip, Samudera ( 19 ) mengalami luka-luka dianiaya oleh dua pemuda yang tak dikenalnya, Pantai Dusun Tungau Desa Simpang Gong, Minggu (23/2/2020), malam

Kapolres Bangka Barat, AKBP Dr. Muhammad Adenan menjelaskan awal kejadiannya saat itu korban hendak pulang bersama temannya.  

Tiba - tiba datang dua orang tak  dikenal dan langsung memukul korban dengan menggunakan kayu pada bagian belakang badan.

" Bukan hanya dipukul, kedua pelaku  juga membacok korban dengan menggunakan sebilah parang pada bagian kepala. Akibatnya, korban mengalami tiga luka robek pada bagian kepala sebelah kiri dan sebelah kanan yang mengakibatkan korban tidak sadarkan diri," jelas Kapolres.

Kapolres melanjutkan tahu korban tak sadarkan diri, kedua pelaku bergegas pergi meninggalkan korban. Tak lama, korban pun sadar setelah di bantu warga dan anggota kepolisian yang datang.

Anggota polisi langsung membawa korban ke Puskesmas Simpang Teritip untuk dilakukan Visum dan selanjutnya membuat laporan di kantor Polsek Simpang Teritip.

Keesokan harinya, anggota unit Reskrim Polsek Simpang Teritip dibantu oleh tim Opsnal Polres Babar berhasil mengamankan pelaku Fe ( 19 ) dan As ( 16 ) saat berada di Simpang teritip.

Keduanya lalu dibawa dan diamankan di Polres Bangka Barat untuk proses lebih lanjut.

" Saya menghimbau kepada orang tua untuk lebih mengawasi pergaulan anak - anaknya. Dikarenakan kasus tersebut di dominasi anak - anak berusia remaja," tutupnya. ( IBB/rls )

 

penulis: IBB/RLS

Komentar Via Facebook