Pemprov Babel Izinkan Perayaan Ceng Beng Digelar, Ini Alasannya
Banner DPRD Babel Fraksi PPP DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Pemprov Babel Izinkan Perayaan Ceng Beng Digelar, Ini Alasannya

Pemprov Babel Izinkan Perayaan Ceng Beng Digelar, Ini Alasannya
Gubernur Babel, Erzaldi Rosman

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG- Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) memberikan kesempatan kepada masyarakat etnis Tionghoa untuk merayakan ritual Ceng Beng, 4 April 2020 mendatang, meskipun di tengah ancaman Coronavirus (Covid-19).

Gubernur Kepulauan Babel, Erzaldi Rosman, saat rapat pembahasan antisipasi Corona via video call, kemarin menyebutkan, masuknya wisatawan yang akan melaksanakan ritual ini harus dipantau dan diperiksa dengan seksama.

"Ceng Beng ini orang akan berduyun-duyun datang ke Babel, ini kita minta kekuatan bagaimana menangkalnya, minta penjagaan dan pemantauan yang diperketat, bahkan bila perlu di lokasi disediakan tempat cuci tangan, penyemprotan dan sebagainya," kata Erzaldi.

Ia menyebutkan, ingin memberikan rasa aman kepada masyarakat Babel dan juga etnis yang sedang menjalankan ritual.

Ketua Yayasan Sentosa, Johan Riduan Hasan memastikan, pada saat perayaan Ceng Beng nantinya, tidak akan ada etnis Tionghoa dari China atau Tiongkok maupun negara lainnya.

"Dalam ritual ini, 10 hari sebelum hari H sudah mulai kegiatan, artinya sejak 23 Maret sudah mulai acara, kita belum pantau yang dari luar negeri sepertinya tidak datang, karena di negara mereka, kalau masuk ke Indonesia, pulang ke negaranya akan dikarantina, sehingga kemungkinan yang datang dari Jakarta Palembang dan lainnya," jelasnya.

Johan meminta, masuknya warga yang akan melaksanakan ritual sembahyang kubur ini yang perlu diantisipasi, termasuk ketika masuk ke Babel melalui bandara. Ia berharap, perayaan ini dapat berjalan lancar, normal dan terhindar dari masuknya virus Corona.(*/two)

penulis: TWO

Komentar Via Facebook