Empat Warga Dinyatakan Negatif Covid-19, ODP Ada 177
Banner DPRD Babel Fraksi PPP DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Empat Warga Dinyatakan Negatif Covid-19, ODP Ada 177

Empat Warga Dinyatakan Negatif Covid-19, ODP Ada 177
Press conference Covid-19 di Posko Gugus Tugas Ruang VVIP Bandara Lama, Pangkalanbaru, Bangka Tengah, Rabu (25/3). WARTABANGKA.COM/BAYU

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG - Juru bicara (Jubir) Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Astrid menyampaikan data terakhir jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang masuk ke Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 terupdate 24 Maret 2020 pukul 16.00 WIB.

"Data dari seluruh kabupaten dan kota untuk orang dalam pemantauan ada 177 orang, yang sudah selesai pemantauan itu 10 orang, yang masih dalam proses pemantauan itu 167 orang," kata Astrid saat jumpa pers di Posko Gugus Tugas Ruang VVIP Bandara Lama, Pangkalanbaru, Bangka Tengah, Rabu (25/3).

Untuk pasien dalam pengawasan se-Provinsi Babel, lanjut dia, berjumlah 17 orang, empat orang sudah dinyatakan negatif, sementara 13 PDP lainnya masih dalam proses pengawasan atau menunggu hasil dari laboratorium.

Dia mengungkapkan, pihaknya akan terus memperbarui data yang diterima dan menginformasikan ke publik setiap hari.

"Karena data yang masuk ke kami itu close (tutup-red) nya jam 16.00, lalu kami rekap dan akan kami publish di jam 21.00 setiap hari, untuk hasil uji lab, kami berusaha mengejar terus, kapan hasilnya keluar akan kami informasikan," ujarnya.

Selain itu diungkapkan dia, Dinkes Babel juga terus memberikan edukasi kepada masyarakat, karena informasi mengenai ODP dan PDP Covid-19 yang beredar di masyarakat saat ini banyak terjadi simpang siur.

"Setiap hari kami cetak slayer, spanduk, baliho yang sifatnya edukasi Covid-19, ini kami siapkan dan kami sampaikan ke masyarakat. Jadi setiap hari ada tim kami yang keliling untuk membagikan ke masyarakat," ungkapnya.(*/)
 

penulis: DEI

Komentar Via Facebook