Anggota DPRD Babel Ranto Sendhu, Minta Polisi Tangkap Penyebar Hoax di Basel
Banner DPRD Babel Fraksi PPP DPRD Babel
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Anggota DPRD Babel Ranto Sendhu, Minta Polisi Tangkap Penyebar Hoax di Basel

Anggota DPRD Babel Ranto Sendhu, Minta Polisi Tangkap Penyebar Hoax di Basel
Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Ranto Sendhu (tengah).

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG - Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Ranto Sendhu meminta aparat kepolisian menindak tegas pemilik akun jejaring media sosial facebook yang telah menyebarkan berita hoax yang menyebutkan ada satu warga Bangka Selatan (Basel)  positif terjangkit Covid-19

"Penyebar berita hoax itu ditindaklanjuti, oleh karena itu kita serahkan kepada pihak yang berwajib, karena jangan sampai berita ini berkembang di masyarakat, nanti akan meresahkan dan membuat panik masyarakat," kata Ranto saat dibincangi wartawan di Gedung DPRD Babel, Kamis (26/3).

Oleh karena itu, ia mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

"Jadi hendaknya berita itu satu sumber, pihak itu lah yang akan memberikan keterangan tentang apa yang terjadi seputar penyebaran virus corona ini," ujar Sekretaris Komisi IV DPRD Babel ini.

Di sisi lain, diungkapkan dia, lima anggota dewan dari Komisi IV DPRD Babel telah melakukan pemeriksaan kesehatan ke RSUP Soekarno guna mengantisipasi dari paparan Covid-19.

"Yang diperiksa kemarin, Ketua Komisi IV, Jawarno, Wakil Ketua, Dede Purnama Alzulami, Sekretaris, saya sendiri, dan dua anggota Komisi IV, Fitra Wijaya dan Johansen Tumanggor," sebutnya.

"Untuk anggota yang lain khususnya Komisi IV agar memeriksakan dirinya ke rumah sakit untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, apabila kita telah terindikasi (Covid-19-red) hendaknya kita mengisolasi diri, sebagai antisipasi," tandasnya. 

penulis: DEI

Komentar Via Facebook