KKP Pangkalpinang Jemput Delapan ABK Positif Covid-19
Banner DPRD Babel Bateng Covid 19
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

KKP Pangkalpinang Jemput Delapan ABK Positif Covid-19

KKP Pangkalpinang Jemput Delapan ABK Positif Covid-19
Kantor Kesehatan Pelabuhan ( KKP ) Pangkalpinang menjemput delapan orang Anak Buah Kapal (ABK) dari salah satu kapal milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN), di Pelabuhan Tanjung Kalian, Muntok, Kabupaten Bangka Barat (Babar), Jumat (1/5) malam. Kedelapan ABK tersebut dijemput karena dinyatakan positif virus Corona atau Covid-19. WARTABANGKA.COM/IRA

WARTABANGKA.COM, MUNTOK - Kantor Kesehatan Pelabuhan ( KKP ) Pangkalpinang menjemput delapan orang Anak Buah Kapal (ABK) dari salah satu kapal milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Kedelapan ABK tersebut dijemput karena dinyatakan positif virus Corona atau Covid-19.

Mereka dijemput dengan menggunakan mobil Ambulance milik Bangka Barat (Babar) di Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok, Jumat (1/5) malam. 

Juru Bicara GTPPC-19 Bangka Barat, Hendra mengatakan delapan ABK yang positif Covid-19 tersebut akan dibawa ke Badan Diklat Provinsi Bangka Belitung, Kota Pangkalpinang. 

"Mereka dijemput KKP minta bantu ambulance Babar untuk dibawa ke Badan Diklat Provinsi untuk menjalani karantina," kata  Hendra via WhatsApp kepada wartabangka.com.

Hendra juga menjelaskan, selain delapan orang tadi, ada juga lima orang ABK dari kapal yang sama, yang saat ini tengah menjalani karantina di Gedung Diklat Pemkab Bangka Barat.

Pihaknya, kata Hendra saat ini sedang menunggu hasil swab dari lima orang ABK tersebut.

" Lima orang yang berhubungan dengan kasus ini sedang dikarantina di Wisma Karantina Babar dan sedang menunggu hasil swab," jelasnya lagi. 

Ia juga menambahkan, delapan ABK yang terkonfirmasi postif Covid-19, tidak ada kontak langsung dengan penduduk lokal.

"Intinya penduduk lokal aman, untuk yang delapan ABK kapal ini. Tidak ada kontak," pungkasnya. (*/)

penulis: IBB

Komentar Via Facebook