Bantu Warga Gugat PT BAA, Zaidan Mengaku Tidak Dibayar
Banner DPRD Babel Bateng Covid 19
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Bantu Warga Gugat PT BAA, Zaidan Mengaku Tidak Dibayar

Bantu Warga Gugat PT BAA, Zaidan Mengaku Tidak Dibayar
Zaidan

WARTABANGKA.COM, KENANGA - Pengacara Kombes Pol (Purn) Dr Zaidan, S.Ag, M.Hum dan Partners mengklaim tidak meminta bayaran apapun saat menangani sengketa PT Bangka Asindo Agri (BAA) dengan warga Kelurahan Kenanga, Kabupaten Bangka.

Ditemui di Balai Adat Kenanga, Selasa (26/5) Zaidan mengaku pihaknya siap bersama masyarakat Kenanga untuk memperjuangkan hak-hak yang ada. 

"Jangan berpikir soal uang. Dibayar gimana, banyak yang kita tangani tidak dibayar. Kasus Taman Sari, di Belitung dan lainnya tidak dibayar," tegas Zaidan.

Dia mengaku siap berusaha memperjuangkan hak-hak masyarakat Kenanga guna kembali menghirup udara bersih. Ia juga meminta masyarakat untuk sepenuhnya percaya kepada dirinya.

"Saya akui, sudah ada yang telepon. Bawa-bawa nama pejabat. Mencoba melobi. Tapi tidak saya gubris. Jadi tidak usah khawatir dengan saya," yakinnya.

Zaidan mengaku, banyak menangani perkara yang melibatkan masyarakat. Termasuk, pernah menggugat PT Timah Tbk. 

"Gugatan ini paling lama dua minggu akan kami layangkan ke pengadilan," tutupnya.

Baca juga: Siap Gugat PT BAA, Warga Kelurahan Kenanga Kumpulkan 500 KTP

Sementara, salah satu warga Kenanga Heti mengakui sudah empat tahun pihaknya mencium aroma busuk yang disebabkan oleh PT BAA. 

"Segala cara sudah dilakukan termasuk mediasi namun hasilnya belum memuaskan. Untuk itu, ini adalah salah satu cara bagi kami dengan meminta Pak Zaidan untuk menggugat PT BAA," ucapnya.

Heti menambahkan, pihaknya tak ingin ada lagi negosiasi terkait PT BAA. Sebab, hal ini sudah pernah dilakukan. "Kami ingin PT BAA mampu selesaikan bau busuk atau tutup pabrik," pungkasnya.(*/)

penulis: ZEN

Komentar Via Facebook