Soroti Masalah Penyediaan Bibit Lada, Ketua DPRD Babel Minta Komisi II Turun Tangan
Banner DPRD Babel Bateng Covid 19
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Soroti Masalah Penyediaan Bibit Lada, Ketua DPRD Babel Minta Komisi II Turun Tangan

Soroti Masalah Penyediaan Bibit Lada, Ketua DPRD Babel Minta Komisi II Turun Tangan
Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG - DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) kembali menyoroti permasalahan atas penyediaan bibit lada yang banyak mati di beberapa daerah dengan menelan anggaran hingga puluhan miliar rupiah.

"Intinya kita ingin meng-clearkan (menyelesaikan) masalah ini, karena saya sampaikan bahwa hampir 70 persen bibit nya mati, kita sudah investigasi di Bangka Barat, Bangka Selatan, termasuk Bangka, kita sudah punya sample nya, kalau yang mati hanya 20 persen itu masih masuk akal," kata Didit di ruang banmus DPRD Babel, Jumat (29/5).

Oleh karena itu, Didit menginstruksikan Komisi II DPRD Babel turun tangan untuk mendalami permasalahan ini.

"Karena masalah ini sudah jadi konsumsi publik, maka saya minta Komisi II mendalami permasalahan ini, bila perlu kroscek ke lapangan, jangan sampai ada fitnah diantara kita," ujarnya.

Selain itu, Didit juga menyayangkan pernyataan Kepala Dinas Pertanian Babel di beberapa media daring beberapa waktu lalu yang menyebutkan permasalahan tersebut bukan merupakan kewenangan dirinya.

"Saya sangat sesalkan, Bapak Juaidi (Kepala Dinas Pertanian Babel-red) bilang ini diluar kewenangan kami, itu nggak boleh, kalau kita bicara prosedur istilah proyek itu dalam beberapa hari itu masih masa pemeliharaan, ini kok satu minggu bibit nya sudah mati, ada apa ini," ujarnya heran. (DEI)

penulis: DEI

Komentar Via Facebook