Ini Strategi Kanwil Kemenkumham Babel Cegah Penyebaran Covid-19 di Lapas
Banner DPRD Babel Bateng Covid 19
HomeUmumWartaNewsSumatraDaerahPangkalpinangBangkaBangka BaratBangka TengahBangka SelatanPolitikPemerintahanDPRDPemiluBisnisKeuanganMacroMicroSportOtomotifModifikasiBolaLiga SpanyolLiga InggrisLiga ChampionsLiga ItaliaLiga IndonesiaTechnoTravelKulinerRekreasiJalan-jalanReligiHikmah RamadanLainnyaVideo

Ini Strategi Kanwil Kemenkumham Babel Cegah Penyebaran Covid-19 di Lapas

Ini Strategi Kanwil Kemenkumham Babel Cegah Penyebaran Covid-19 di Lapas
Kakanwil Kemenkumham Babel, Anas Syaeful Anwar

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Bangka Belitung (Babel), Anas Syaeful Anwar menyebutkan di tengah over kapasitas penghuni lembaga pemasyarakatan (lapas) saat ini, pihaknya memiliki strategi untuk mencegah penyebaran Covid-19.

"Iya, permasalahan lapas yang over kapasitas memang menjadi hambatan untuk menerapkan jaga jarak, tetapi kami menerapkan strategi lain. Seperti meniadakan jam kunjungan keluarga dan memperketat masuknya warga binaan baru dengan melakukan isolasi 14 hari sebelum berbaur dengan warga binaan lainnya," kata Anas, Senin (29/6).

Untuk kunjungan atau besuk keluarga, menurut dia, diganti dengan video conference. Bagi tahanan baru, dapat masuk ke lapas setelah diputuskan oleh pengadilan, atau yang sudah mau menjalani sidang. Sementara, tahanan dititipkan di sel kepolisian terlebih dahulu sebelum menjalani masa sidang.

"Setelah diputuskan, mereka masuk ke lapas, kita lakukan pemeriksaan dulu, dan ditempatkan di sel khusus selama 14 hari, baru bisa bergabung dengan yang lainnya," kata Anas. 

Dalam aktivitas sehari-hari, warga binaan juga diminta untuk tidak terlalu berkumpul, atau menyebar di dalam wilayah tahanan.

"Disamping itu, kami juga memberikan vitamin buah-buahan yang bisa meningkatkan imunitas tubuh," pungkasnya.(*/)

penulis: TWO

Komentar Via Facebook