Bupati Algafry Sejahterakan Nelayan Melalui Asuransi dan Bantuan Alat Tangkap Ikan

WARTABANGKA.COM, KOBA – Bupati Bangka Tengah (Bateng), Algafry Rahman menyerahkan asuransi tahap 1 kepada 127 nelayan di daerah itu. Algafry juga menyerahkan bantuan alat penangkap ikan ramah lingkungan dan sarana pendukung kegiatan penangkapan ikan tahun 2021. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung BBI Bateng, Rabu (9/6).

Bupati Bateng, Algafry Rahman menyebutkan target keseluruhan nelayan yang akan mendapatkan asuransi mandiri di wilayah Bateng sebanyak 500 nelayan.

“Hari ini kita serahkan Asuransi kepada 127 nelayan di Bateng, sebagai komitmen pemerintah dalam memberikan kenyamanan kepada nelayan dan keluarganya dalam mencari nafkah, agar merasa terlindungi,” ujar Algafry Rahman.

“Kalau bisa jangan digunakan. Kalau tidak digunakan berarti nelayan di Bateng selalu sehat,” katanya seraya berharap asuransi ini bermanfaat bagi nelayan.

Algafry menjelasakan bahwa asuransi ini dapat digunakan, ketika nelayan tersebut mengalami cedera berat, cacat, hingga kematian karena kecelakaan saat melaut.

“Asuransi bagi nelayan ini sebagai stimulus yang berlaku selama 1 tahun dan bisa kembali diperbaharui dengan harapan ke depannya nelayan ini dapat mandiri,” ungkapnya.

Pada kesempatan ini, Algafry juga menyerahkan bantuan kepada nelayan, berupa alat dan sarana yang sifatnya menunjang kinerja nelayan.

“Semoga alat tangkap itu juga bermanfaat bagi nelayan Bateng. Kita juga mengimbau kepada nelayan untuk menggunakan bantuan ini dengan sebaik-baiknya, jangan sampai disia-siakan apa lagi dijual, jika tidak butuh silahkan disampaikan, karena masih banyak yang butuh, dijaga baik-baik rezeki yang didapatkan hari ini,” imbau Algafry.

Lebih lanjut, Algafry mengatakan bahwa asuransi ini bukan hanya program untuk profesi nelayan, namun profesi lainnya juga memiliki asuransi.

“Untuk profesi lainnya, seperti buruh itu ada asosiasi nya, sehingga asosiasi tersebut yang memandunya,” jelas Algafry.

Di tempat yang sama, salah satu nelayan, Bujang dari Desa Perlang merasa asuransi dan bantuan yang diberikan sangat membantu.

“Alhamdulilah sangat terbantu, dengan resiko sebagai nelayan memang lumayan besar, apalagi jika kondisi cuaca buruk, saya harap Pemerintah ke depannya selalu memperhatikan nasib nelayan dan bantuannya dapat lebih besar,” kata Bujang. (Adv/RN)

loading...

Check Also

Proses Instalasi Komponen Mesin Capai 81 Persen, PLN 24 Jam Non Stop Pulihkan Sistem Kelistrikan Pulau Bangka

WARTABANGKA, PANGKALPINANG– Proses instalasi komponen mesin PLTMG dari Riau kini mencapai 81 persen. Sejak kedatangan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *