Advertorial

Marudur Saragih Dilantik Jadi Ketua DPRD Bangka Barat

WARTABANGKA, MUNTOK – Marudur Saragih, S.E resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka Barat dalam rapat paripurna di Gedung Mahligai Betason II, Kamis (11/2). Pada acara ini pengambilan sumpah dipandu oleh Ketua Pengadilan Negeri Mentok, Erica Mardaleni, SH., MH.

Pelantikan dihadiri oleh Bupati Bangka Barat, Markus, Wakil Ketua I, H. Oktorazsari, wakil ketua II, Miyuni Rohantap, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Toni batubara, Kapolres, AKBP Fedriansah, Dandim 0431/BB, Letkol Inf. Agung Wahyu Perkasa, anggota DPRD, forkopimda Babar, Bupati Bangka Barat terpilih, H. Sukirman dan segenap tamu undangan lainnya.

Wakil Ketua I DPRD Bangka Barat, H. Oktoraszsari saat membuka rapat paripurna mengatakan paripurna ini dilaksanakan guna menindaklanjuti Surat Keputusan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Nomor.188.44/39.D/I/2021 tentang Peresmian Pengangkatan Ketua DPRD Bangka Barat sisa masa jabatan 2019 – 2024.

“Dalam keputusan Gubernur tersebut meresmikan pengangkatan Ketua DPRD Bangka Barat atas nama Marudur Saragih, S.E., terhitung sejak pengambilan sumpah dan janji dalam sidang paripurna DPRD Bangka Barat,” kata Oktorazsari.

Di kesempatan yang sama, Bupati Bangka Barat, Markus, SH menuturkan kepada ketua DPRD yang baru, Marudur Saragih diharapkan dapat mengemban amanah secara jujur, adil serta penuh integritas dan bertanggung jawab.

Sebab, katanya, institusi DPRD merupakan salah satu wadah dalam memperjuangkan peningkatan kesejahteraan rakyat serta untuk menegakkan supremasi hukum demi mewujudkan pemerintahan yang bersih dan bersifat melayani.

” Ke depan DPRD diharapkan semakin membawa aspirasi masyarakat lebih baik lagi sehingga hasil pembangunan dapat lebih dirasakan oleh masyarakat luas dan menjadikan Bangka Barat semakin hebat, Sejahtera serta mampu merealisasikan kemandirian ekonomi dengan selalu memperhatikan budaya dan kearifan lokal,” jelas Markus.

Selain itu, sinergitas bersama seluruh jajaran birokrasi, eksekutif dan para pemangku kepentingan diharapkan dapat terus ditingkatkan demi menggerakkan berbagai program dan kegiatan pembangunan dan juga harus dapat merangkul dan menggugah partisipasi seluruh masyarakat sehingga aspirasi masyarakat dapat diakomodir dan diwujudkan melalui Pembangunan Daerah.

” Saya meyakini dengan berbekal semangat, kerja keras, cerdas serta didukung dengan kemampuan dan dan pengalaman, institusi DPRD dapat memenuhi harapan masyarakat dalam membangun daerah kearah yang lebih baik lagi,” sebut Markus.

Dengan begitu, melalui rapat paripurna, Bupati Markus juga mengajak kepada seluruh komponen masyarakat Kabupaten Bangka Barat menjaga semangat untuk selalu persatuan dan kesatuan serta berpartisipasi aktif dalam rangka penyelenggaraan pembangunan di Kabupaten Bangka Barat.

Sementara itu, Staff Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Toni Batubara yang mewakili Gubernur Babel mengucapkan selamat kepada saudara Marudur Saragih yang telah dilantik sebagai ketua DPRD Bangka Barat berdasarkan undang-undang nomor 23 tahun 2014.


Menurutnya, lembaga DPRD adalah mitra kerja yang sejajar dengan pemerintah kabupaten bangka barat dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Oleh karena itu dibutuhkan kondisi yang selaras dan serasi dalam hubungan kerja antara legislatif dan eksekutif sebagai pemegang dan pelaksanaan amanat masyarakat.

“Kedudukan dan fungsi DPRD sangatlah penting dan strategis. Besar harapan kita semua semoga ketua DPRD yang baru dapat bekerja dengan sebaik-baiknya agar mampu membawa kabupaten bangka barat menjadi mitra pemerintah dalam menjalankan fungsi dan wewenangnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” pungkasnya. ( IBB/ADV )

Bupati Yulianto Satin dan Forkopimda Jalani Vaksinasi Covid-19

WARTABANGKA, KOBA – Bupati Bangka Tengah (Bateng) Yulianto Satin bersama Forkopimda Bateng menghadiri pencanangan program vaksinasi Covid-19 sekaligus dimulainya pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap satu di Bateng bertempat di RSUD Bateng, Senin pagi (1/2).

Pada pencanangan tersebut, ditandai dengan penyuntikan vaksin Sinovac pertama kepada Bupati Yulianto kemudian dilanjutkan kepada para pimpinan daerah lainnya Ketua DPRD, Kapolres, Kajari Bateng, Ketua Pengadilan Koba, Danramil 413/Koba, Kepala Kemenag dan Sekda Bateng.

Setelah 30 menit berselang pasca penyuntikan vaksin Sinovac, para pejabat divaksin diantaranya Bupati Yulianto, Ketua Dewan Mehoa, Kapolres AKBP Slamet Ady Purnomo SIK, Sekda Bateng Drs. Sugianto memberikan testimoni yang intinya vaksin Sinovac ini untuk kebaikan dan aman bagi kesehatan serta halal, sehingga masyarakat tidak perlu meragukan lagi demi mempercepat penuntasan wabah pandemi Covid-19 ini.

Pada kesempatan itu pula, Bupati Yulianto Satin dalam sambutannya menyampaikan, diawal 2020 lalu dunia ditempatkan dengan merebaknya virus baru yakni Corona Virus jenis baru (Sars Cov 2) dan penyakitnya disebut corona virus disiase 2019 (Covid-19), sampai saat ini sudah puluhan negara telah terjangkit virus ini.

“Pemerintah Indonesia, telah menetapkan pandemi Covid-19 ini sebagai bencana non alam sejak diumumkannya kasus konfirmasi pertama pada Maret 2020 lalu yang menyebar hingga pedesaan. Sampai dengan 31 Januari 2021, sebanyak 1.078.314 kasus konfirmasi covid-19 telah dilaporkan di Indonesia dan tercatat sejumlah 29.998 orang meninggal,” katanya.

Masih katanya, berdasarkan data sampai 31 Januari 2021, angka kejadian kasus di Provinsi Bangka Belitung adalah 4667 orang terkonfirmasi Covid-19. “Khususnya di Kabupaten Bateng pada urutan ketiga setelah Kota Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka dengan jumlah kasus sebanyak 694 orang terkonfirmasi Covid-19,” ungkapnya.

Maka dari itu, guna menekan angka peningkatan kasus Covid19, disampaikan Bupati Yulianto Satin, intervensi tidak hanya dari sisi penerapan protokol kesehatan saja, namun juga diperlukan intervensi lain yang efektif untuk memutuskan mata rantai penularan penyakit yaitu melalui upaya vaksinasi. 

“Upaya vaksinasi telah dilakukan oleh berbagai negara, termasuk Indonesia, untuk mengembangkan vaksin yang ideal dalam pencegahan infeksi Sars-Cov-2 ini,” katanya.

Lanjutnya, vaksinasi Covid19 bertujuan untuk mengurangi transminsi atau penularan, menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat Covid19, mencapai kekebalan kelompok di masyarakat (herd immunity) dan melindungi masyarakat dari Covid-19 agar tetap produktif secara sosial dan ekonomi.

“Kekebalan kelompok hanya dapat terbentuk apabila cakupan vaksinasi tinggi dan merata di seluruh wilayah. Upaya pencegahan melalui pemberian program vaksinasi jika dinilai dari sisi ekonomi, akan jauh lebih hemat biaya apabila dibandingkan dengan upaya pengobatan,” katanya.

Masih katanya, vaksinasi Covid-19 sudah berlangsung selama 2 minggu tercatat hingga 27 Januari 2021 sebanyak 308.901 sumber daya manusia kesehatan telah divaksinasi Covid-19. Untuk bisa mencapai kekebalan kelompok, Pemerintah pusat menargetkan lebih dari 181 juta orang untuk divaksinasi hingga Maret 2022.

Tahap pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dilaksanakan dua tahap, tahap 1 dengan waktu pelaksanaan Januari-April 2021 dengan sasaran tenaga kesehatan, asisten tenaga kesehatan, tenaga penunjang serta mahasiswa yang sedang menjalani pendidikan profesi kedokteran yang bekerja pada fasilitas pelayanan kesehatan.

Selanjutnya, tahap 2, dengan waktu pelaksanaan Januari-April dengan sasaran petugas pelayanan publik yaitu TNI/Polri, aparat hukum, petugas pelayanan publik lainnya meliputi petugas di bandara, pelabuhan, stasiun, terminal, perbankan, PLN, PDAM, serta petugas lain yang terlibat memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dan kelompok masyarakat usia lanjut 60 tahun keatas.

Untuk tahap 3, dengan waktu April 2021 hingga Maret 2022 dengan sasaran masyarakat rentan dari aspek geospasial, sosial dan ekonomi. Kemudian tahap 4, dengan waktu pelaksaan April 2021 hingga Maret 2022 dengan sasaran vaksinasi masyarakat dan pelaku perekonomian lainnya dengan pendekatan kluster sesuai dengan ketersediaan vaksin. 

“Untuk itu, perlu dukungan dari kita semua, peran lintas sektor, termasuk organisasi profesi, organisasi kemasyarakatan, organisasi keagamaan, tokoh masyarakat dan seluruh komponen masyarakat dalam pelaksanaan kegiatan pelayanan vaksinasi covid-19,” tandas Bupati Yulianto Satin. (ADV/RN)

Gubernur Babel Lantik Yulianto Satin Menjadi Bupati Bangka Tengah Definitif

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman resmi melantik dan mengambil sumpah Yulianto Satin, sebagai Bupati Bangka Tengah Definitif Sisa Masa Jabatan Tahun 2016-2021, di Ruang Rapat Pasir Padi Kantor Gubernur Kepulauan Babel, Jumat (8/1).

Pelantikan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan  Menteri Dalam Negeri Nomor 131.19-4711 Tahun 2020 tentang Pengesahan Pengangkatan Bupati dan Pengesahan Pemberhentian Wakil Bupati Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Babel, tanggal 21 Desember 2020.

Yulianto menggantikan Alm. Ibnu Saleh, yang sebelumnya menjabat sebagai Bupati Bangka Tengah dengan masa jabatan tahun 2016-2021. Dalam sambutannya, Gubernur Erzaldi Rosman mengucapkan selamat kepada Yulianto Bupati Bangka Tengah yang baru dilantik.

“Semoga dalam sisa masa jabatan ini, bisa menjalankan tugas dengan amanah. Saya yakin, walaupun dalam waktu yang singkat, bapak dapat melakukan tugas-tugas yang menjadi kewenangan bupati dengan baik. Semoga harapan masyarakat dapat diwujudkan. Karena dengan mampu memberi manfaat besar dalam waktu singkat itu menjadi hal yang luar biasa,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gubernur Erzaldi mengatakan, sinergi dan koordinasi dapat terus terjalin untuk kemajuan Bangka Belitung.

“Khusus dalam penanggulangan penyebaran Covid-19 yang semakin meluas akhir-akhir ini, diperlukan langkah yang lebih intensif lagi. Karenanya perlu sinergi yang melibatkan semua pihak,” tegasnya. 

Atas kondisi tersebut pula, Gubernur Erzaldi mengatakan, bahwa pelaksanaan pelantikan dan pengambilan sumpah Bupati Bangka Tengah hari ini dilakukan dengan sederhana.

“Mengingat jumlah kasus positif Covid-19 semakin bertambah akhir akhir ini, pelantikan ini dilakukan dengan sederhana dengan mengedepankan protokol Covid-19. Saya harap tidak mengurangi maknanya,” ujarnya.

“Alhamdulilah, saya dilantik sebagai Bupati Bangka Tengah dengan sisa masa jabatan yang tinggal beberapa bulan lagi. Dimasa yang singkat ini, saya akan melaksanakan tugas, serta memastikan 100 persen program yang telah dijalankan oleh Almarhum Ibnu Saleh akan kami tuntaskan.  Saat ini kami fokus pada penanganan Covid-19. Sebagaimana kita ketahui kasus Covid-19 khususnya di Bangka Tengah mulai meningkat,” ungkap  Yulianto.

Disampaikannya juga, bahwa mulai hari pertama sebagai Bupati Bangka Tengah, dirinya akan langsung melakukan koordinasi dengan dinas terkait, sebagai langkah awal penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Bangka Tengah.

“Sebenarnya semua kegiatan ini sudah kami lakukan sebelumnya. Saat ini kami sedang menyiapkan rumah karantina tambahan dan kami juga menyiapkan mesin Polymerase Chain Reaction (PCR). Dengan memiliki PCR sendiri kami berharap hasil swab dapat segera diketahui sehingga pasien tidak menumpuk di rumah karantina,” pungkasnya.(Adv/RN)

Gubernur Erzaldi Terima Penghargaan Green Leadership Nirwasita Tantra 2019

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman menerima penghargaan Green Leadership ‘Nirwasita Tantra’ 2019 sebagai juara harapan II tingkat provinsi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI.

Penilaian Green Leadership ini merupakan program KLHK secara nasional yang memberikan penilaian kepada kepala daerah dalam hal ini gubernur dan ketua DPRD yang mempunyai komitmen untuk menjaga kualitas lingkungan hidup di daerah dan didukung oleh inovasi-inovasi daerah dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan lingkungan yang ada.

Sekretaris Daerah Provinsi Babel, Naziarto yang menghadiri penganugerahan penghargaan Green Leadership ‘Nirwasita Tantra’ tahun 2019 secara virtual melalui aplikasi zoom di Ruang Vidcon Gubernur Kepulauan Babel, Senin (21/12) mengucapkan rasa syukur atas prestasi ini.

“Alhamdulillah kita dapat juara harapan II untuk kategori Green Leadership ‘Nirwasita Tantra’, penghargaan ini diberikan kepada kepala daerah dan ketua DPRD dalam kepekaan mereka terhadap lingkungan di daerah,” ungkapnya.

Ke depan, Sekda Naziarto berharap agar Pemprov. Kepulauan Bangka Belitung bisa meningkatkan prestasi ini hingga menjadi juara pertama untuk penghargaan Green Leadership Nirwasita Tantra.

“Oleh sebab itu, Dinas Lingkungan Hidup Prov. Kepulauan Babel harus benar-benar peka terhadap lingkungan di sekitar. Jangan sampai terjadi perusakan lingkungan oleh masyarakat yang tidak diimbangi dengan kebijakan kepala daerah dan ketua DPRD,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Siti Nurbaya dalam sambutannya mengatakan bahwa Green Leadership ‘Nirwasita Tantra’ dan Kalpataru merupakan program yang penting dan memiliki nilai prestise yang tinggi.

“Pemberian penghargaan ini merupakan amanah bagi penerimanya untuk tetap menjaga dan meningkatkan kepeloporan serta upaya-upaya pemeliharaan lingkungan hidup dan kehutanan,” tegas Menteri Siti Nurbaya.

Sumber: Dinas Kominfo

Kadiskominfo Babel Terima Kunjungan Kerja Diskominfo Sumatera Selatan

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Sudarman, pada hari Kamis (17/12) menerima kunjungan kerja dari Dinas Kominfo Sumatera Selatan.

Pada kunjungan ini, dilakukan beberapa pembahasan guna menambah wawasan tentang teknologi informasi, yang di antaranya adalah pembangunan fiber optic, pembagian bandwidth untuk para OPD yang dilakukan oleh Diskominfo Provinsi Kepulauan Babel. Acara dibuka dengan pemaparan mengenai peran teknologi informasi.

Kadiskominfo Sudarman mengatakan bahwa peran teknologi informasi pada dinas kominfo ini sangat penting, terutama saat terjadinya pandemi.

“Peran diskominfo menjadi sangat penting. Dengan adanya teknologi informasi menjadi sebuah berkah di tengah-tengah terjadinya pandemi Covid-19,” ujarnya.

Hal ini dikarenakan semua kegiatan kerja maupun pendidikan yang semula dilaksanakan dengan tatap muka mulai beralih menjadi kegiatan daring yang membutuhkan teknologi informasi.

Diskusi yang mengalir santai pun berlanjut dengan pembahasan pembangunan fiber optic di Pemprov Babel.

Kasi infrastruktur dan Teknologi Kominfo, Firmansyah menyampaikan bahwa jaringan fiber optic di lingkungan Pemprov. Babel sudah hampir 90% terhubung.

“Untuk daerah Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini hampir 90 lebih persen terhubung semua. Terkecuali OPD yang ada di luar komplek pemerintahan provinsi,” jelasnya.

Para OPD yang berada di luar komplek pemprov tidak menggunakan fiber optic namun, menggunakan sinyal radio.

“Ada tiga OPD yang berada di luar komplek pemerintahan provinsi yang menggunakan via radio, yaitu RSUD provinsi, Dinas Kehutanan, dan Arsip Daerah,” lanjutnya.

Sedangkan untuk pembagian bandwidth di masing-masing OPD mendapatkan koneksi internet dedicated bandwidth sebesar 500 mega yang tidak terbagi-bagi.

“Bandwidth dedicated sebesar 500 mega untuk semua OPD di Pemprov Babel dengan rasio 1:1. Bukan yang seperti di rumah-rumah bandwidth nya terbagi-bagi,” terangnya.

Setelah diskusi, acara dilanjutkan dengan kunjungan tim Diskominfo Pemprov Sumsel ke data center yang dimiliki oleh Pemprov. Babel.

Sumber: Dinas Kominfo

Sekda Naziarto: Rekomendasi Ruang Laut Jangan Rugikan Masyarakat

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Dalam pertemuan merumuskan kebijakan mengenai ruang laut tentang permohonan rekomendasi ruang laut, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Naziarto meminta agar rekomendasi ini tidak merugikan masyarakat.

Hal ini disampaikan ketika menggelar pertemuan membahas tentang permohonan rekomendasi ruang laut di tiga wilayah yakni Kabupaten Belitung, Kabupaten Bangka Barat, dan Kabupaten Bangka Tengah di Ruang Auditorium Dinas PUPR Babel, Kamis (17/12).

“Di samping kesepakatan mengenai akses jalan, kita juga harus memikirkan dampak jangka panjang bagi masyarakat. Saya harap kesepakatan kita ini tidak akan merugikan masyarakat, kalau bisa malah menguntungkan masyarakat,” pungkasnya.

Para pemohon hadir dari beberapa pihak baik pemerintah maupun swasta untuk memaparkan permintaan izin atas ruang laut yang akan dikembangkan.

Permohonan rekomendasi ruang laut ini dilakukan untuk pembangunan dermaga dan fasilitas Pelabuhan Pulau Kuil di Kabupaten Belitung, Pembangunan Dermaga Labuh Perahu Nelayan di Desa Penyak, Koba, Kabupaten Bangka Tengah, dan Addendum penambahan kegiatan Penambangan Timah di laut oleh PT Sinar Mutiara Sejahtera, Dusun Penganak, dan Dusun Jebu Laut, Kabupaten Bangka Barat.

“Permohonan ini tolong dipaparkan dengan jelas agar kami paham dan tidak salah dalam mengambil keputusan, Babel harus tertib hukum dan administrasi, karena keputusan yang telah disepakati ini dapat mempengaruhi hajat hidup orang ramai. Keputusan kita ini, akan menjadi cikal bakal untuk melakukan izin bapak ibu berikutnya agar menghindari terjadinya tumpah tindih,” ujar Sekda Naziarto.

Pihaknya juga menekankan dalam izin ini tidak bertentangan dengan Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (RZWP3K) Babel yang disertakan pula dengan analisis dampak lingkungan.

Sumber: Dinas Kominfo

Rapat Pleno Terbuka KPU Bateng, Paslon BERIMAN Raih 54.456 Suara

WARTABANGKA, PANGKALANBARU– Berdasarkan rapat pleno terbuka oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pasangan Bersama Algafry Rahman-Herry Erfian (BERIMAN) nomor urut 1 unggul dari pasangan Didit Srigusjaya – Korari Suwondo (BERDIKARI) nomor urut 2 pada pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bangka Tengah Tahun 2020.

Pasangan BERIMAN meraup 54.456 suara, sedangkan Pasangan BERDIKARI meraih 44.080 suara. Sebanyak 54.456 suara BERIMAN ini tersebar di Kecamatan Koba 10.909 suara, Pangkalan Baru 11.125 suara, Sungai Selan 10.230 suara, Simpang Katis 7.874 suara, Namang 5.712 suara dan Lubuk Besar 8.606 suara.

Sedangkan 44.080 suara BERDIKARI tersebar di Kecamatan Koba 10.969 suara, Pangkalan Baru 9.086 suara, Sungai Selan 8.519 suara, Simpang Katis 5.026 suara, Namang 3.232 suara suara dan Lubuk Besar 7.248 suara.

Ketua KPU Bateng, Rusdi mengatakan penetapan kemenangan paslon BERIMAN sudah melalui rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil perhitungan perolehan suara tingkat kabupaten pada Rabu malam (16/12) di Hotel Soll Marina Pangkalan Baru.

“Rapat pleno yang dihadiri ketua dan anggota Bawaslu, KPU, PPK se- Bangka Tengah, ketua dan sekretaris partai politik, kapolres, Dandim 0413, kesbangpol, kepala Disdukcapil dan saksi-saksi paslon terdiri dari dua orang saksi pasangan calon berjalan lancar,” kata Rusdi.

Dia menambahkan hasil pleno rekapitulasi perolehan suara Pilkada 2020, semuanya sama dengan hasil rekapitulasi tingkat kecamatan dan desa/kelurahan.

“Total jumlah pemilih yang menggunakan hak pilih sebanyak 100.562 pemilih atau 77,85%. Tetapi, surat suara sah 98.536 sebesar 76,71% dan jumlah surat suara tidak sah 2.026 atau setara 1,13 persen,” katanya.

Menurutnya, setelah tahapan pleno selesai, tahapan berikutnya memberikan kesempatan kepada paslon untuk menyampaikan gugatan selama tiga hari kerja. “Bila tidak ada gugatan, maka KPU menetapkan Paslon terpilih,” pungkasnya. (ADV/RN)

Wagub Abdul Fatah Sebut Perempuan Turut Berperan dalam Perjuangan Bangsa

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Bagi Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Abdul Fatah peringatan Hari Ibu merupakan momentum bagi perempuan Indonesia untuk terus menjadi bagian dalam perjuangan bangsa.

“Peran perempuan dari dulu sangat strategis, perempuan tidak hanya sebagai istri atau pelayan keluarga tetapi mereka turut serta dalam perjuangan bangsa,” ungkapnya saat membuka kegiatan peringatan Hari Ibu ke-92 tahun 2020 tingkat Provinsi Babel di gedung mahligai, rumah dinas gubernur.

Wakil Gubernur Abdul Fatah mengatakan perempuan adalah aset bangsa sehingga perlu didukung melalui berbagai kebijakan agar perempuan dapat mengembangkan potensinya.

“Perempuan khususnya perempuan Bangka Belitung senantiasa didorong agar mampu berinovasi, kreatif, memiliki inisiatif, dan cerdas,” ungkapnya.

Untuk mewujudkan Indonesia maju, Wakil Gubernur Babel, Abdul Fatah menyebutkan peran pendidikan bagi anak perempuan di Indonesia sangat penting sebagai bekal untuk menciptakan perempuan berdaya.

Melalui bekal pendidikan, perempuan akan mampu memberdayakan diri dengan melakukan berbagai aktivitas positif.

“Ada tiga hal yang menjadi perhatian dalam pemberdayaan perempuan, yang pertama yakni membangun pentingnya pendidikan bagi anak perempuan. Kedua yakni, pernikahan usia dini serta bagaimana membangun kepercayaan diri perempuan akan potensi yang dimilikinya,” ujarnya.

Peringatan Hari Ibu ke-92 tahun yang mengusung tema “Perempuan Berdaya Indonesia Maju” dilaksanakan dengan penerapan protokol Covid-19.

Sementara itu, Kadis DP3ACSKB Susanti mengatakan bahwa, kegiatan ini merupakan puncak dan penyerahan hadiah dari rangkaian beberapa kegiatan sebelumnya.

“Pada kesempatan ini akan diberikan penghargaan kepada pemenang kegiatan pembinaan dan penilaian terhadap pelaksanaan program pembangunan bidang pemberdayaan perempuan di kabupaten se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, penilaian terhadap pejabat perempuan pengambil kebijakan se-kabupaten dan kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan pemenang lomba video peran ibu sebagai guru bagi anak di rumah selama pandemi,” pungkasnya.

Turut hadir Ketua TP PKK Melati Erzaldi, Kadis DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Babel, Kadis Koperasi dan UMKM Babel, Forkopimda Provinsi Kepulauan Babel, pelaku UMKM, serta tamu undangan.

Sumber: Dinas Kominfo

Gaharu Jadi Magnet Investor untuk Berinvestasi di Babel

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman bersama Persatuan Gaharu Tanaman Rakyat Indonesia (Pegatri) Bangka Belitung membahas keinginan investor yang berinvestasi di daerah itu.

Keinginan investor tersebut untuk berinvestasi di Babel karena, gaharu di Babel memiliki kesempatan budi daya dan berpeluang untuk dikembangkan lebih luas lagi.

Gubernur Erzaldi yang juga sekaligus menjabat sebagai Ketua Pegatri Babel tentunya menyambut baik keinginan tersebut dengan harapan dapat meningkatkan ekonomi petani gaharu di Babel, sekaligus menjadi peluang lapangan pekerjaan bagi warga setempat.

“Tahap awal kita minta pohon gaharu yang dibudidaya ini diregistrasi ulang dan kita dibantu barcodenya sehingga, pohon yang telah diregistrasi ini secara administrasi legal untuk dapat diperjualbelikan karena, gaharu ini merupakan tanaman yang dilindungi. Oleh sebab itu, kita lakukan khusus gaharu budi daya, bukan gaharu alam,” ungkapnya.

Dalam pertemuan gubernur dengan Pegatri ini, dibahas tentang pengembangan potensi gaharu, sehingga dari potensi ini bisa menambah pendapatan petani untuk itu harapannya gaharu harus dapat dikelola di Babel sebelum dipasarkan.

Gubernur Erzaldi menyatakan agar gaharu dikelola di Babel sehingga, dapat memberikan nilai tambah bagi petani maupun masyarakat sekitar serta, untuk pabriknya ada di Babel agar bisa menyerap tenaga kerja.

Untuk itu dirinya menegaskan kepada para investor agar gaharu ini dapat dikelola di sini. Budidaya gaharu ini telah dibudidaya sejak Gubernur Erzaldi menjabat sebagai Bupati Bangka Tengah.

Bahkan, Gubernur Erzaldi terjun langsung dalam hal ini sehingga, mengetahui persis perkembangan gaharu.

“Potensi gaharu sangat menjanjikan untuk dikembangkan dan yang sudah dibudidaya oleh petani di Bangka Tengah dan Bangka Selatan. Pohon induknya di Basel masih ada dan dilindungi,” ujarnya.

Dalam penjelasannya, diminta kepada petani tersebut betul-betul bisa dapat mengelola komoditi ini menjadi nilai tambah.

Selama ini upaya pemanfaatan gaharu untuk meningkatkan ekonomi masyarakat baru sebatas produksi pembuatan teh gaharu, menjadikan hio, dan sejenisnya.

Untuk itu dalam waktu dekat ini ada investor yang akan menjalin kerja sama dengan Pegatri Babel dan petani.

Hadir dalam audiensi ini, Gubernur Erzaldi Rosman, anggota Pegatri Babel, calon offtaker, Kadis Pertanian Juaidi, Kadis Kehutanan Marwan, dan undangan lainnya. Sumber: Dinas Kominfo

Erzaldi Pastikan Pembangunan Rumah Sakit Infeksi dan Karantina Covid-19 Segera Rampung

WARTABANGKA, MERAWANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman mengunjungi dan meninjau secara langsung proses pembangunan Rumah Sakit Infeksi dan Karantina Covid-19 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ir. Soekarno, Air Anyir, Kabupaten Bangka, Kamis (10/12/10) pagi.

Di sela-sela kunjungan, Gubernur Erzaldi menyampaikan bahwa, pembangunan gedung rumah sakit infeksi dan karantina Covid-19 ini sudah dilaksanakan sesuai dengan jadwal dan diperkirakan dalam waktu dekat gedung sudah siap digunakan.

Saat ini Pemprov Babel berkoordinasi dengan Direktur RSUD Ir. Soekarno dan Kepala Dinas Kesehatan Babel untuk segera mengisi perlengkapan fasilitas kesehatan serta persiapan memindahkan pasien Covid-19 yang ada di rumah sakit umum, wisma karantina, Gedung BKPSDMD Babel dan asrama haji.

Dengan kehadiran gedung ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan pasien terkonfirmasi Covid-19. Sehingga, para tenaga medis dapat menangani pasien ini sesuai dengan standar penanganan Covid-19.

“Tentunya kalau rumah sakit ini resmi beroperasi semua penanganan Covid-19 akan disentralisasikan baik yang gawat maupun tidak gawat karena, sudah dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang memadai,” ungkap Gubernur Erzaldi.

Dengan berdirinya gedung ini, Erzaldi berharap, pemberian pelayanan kesehatan kepada masyarakat akan menjadi lebih baik lagi, khususnya dalam penanganan kasus pasien Covid-19.

Gubernur Erzaldi menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat dalam hal ini Presiden RI, Joko Widodo, Kepala BNPB, Menteri Pekerjaan Umum RI, serta Menteri Kesehatan Republik Indonesia, atas perhatiannya kepada Provinsi Kepulauan Babel.

Pembangunan rumah sakit infeksi dan karantina Covid-19 merupakan bantuan yang diberikan oleh pemerintah pusat atas prestasi Provinsi Kepulauan Babel dalam penanganan kasus Covid-19 untuk menekan angka terkonfirmasi, penyebaran, hingga jumlah kematian.

Sementara itu Direktur RSUD Ir. Soekarno, dr. Armayani menjelaskan bahwa, secara teknis gedung ini masih berada di bawah manajemen RSUD Ir. Soekarno, dengan nama Instalasi Ruang Inap Pasien Penyakit Infeksi yang dikhususkan untuk pasien Covid-19.

Gedung ini mempunyai kapasitas 100 kasur yang dibagi menjadi ruang isolasi dan ruang observasi serta, dilengkapi dengan fasilitas standar penanganan penyakit infeksi. Untuk kebutuhan tenaga medis pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Babel.

Dengan kapasitas yang tersedia, gedung ini setidaknya membutuhkan minimal 100 tenaga medis. Ikut mendampingi Gubernur Erzaldi dalam kunjungan ini, Kepala Dinas Kesehatan Babel, Mulyono; Kepala BPBD Babel, Mikron Antariksa; dan Dirut BUMD Babel, Prof. Saparrudin.

Sumber: Dinas Kominfo