Advertorial

Gubernur Erzaldi dan Kepala BPKP Babel Tandatangani Nota Kesepakatan

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman melakukan penandatanganan nota kesepakatan dengan Kepala Perwakilan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Babel, Ikhwan Mulyawan, Rabu (2/12).

Nota kesepakatan yang ditandatangani di Ruang Pasir Padi, Kantor Gubernur Babel ini dalam rangka memperkuat pengawasan terhadap pemerintah daerah, serta sebagai wujud sinergi Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP).

Penandatanganan nota kesepakatan terkait pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah ini juga dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia dan disaksikan oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Muh. Tito Karnavian didampingi Kepala BPKP Pusat, Muh. Yusuf Ateh, secara virtual melalui aplikasi zoom meeting.

Usai menandatangani nota kesepakatan dan mendengarkan arahan Kemendagri RI, Gubernur Erzaldi menyampaikan, untuk menindaklanjuti hal ini pihaknya bersama pemerintah kabupaten/kota serta instansi vertikal se-Babel akan melakukan rapat koordinasi untuk membuat kesepakatan dalam rangka akselerasi yang dimaksud.

Pemerintah kabupaten dan kota juga diharapkan sudah membuat action plan dari kegiatan tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di awal kuartal 2021 melalui kerja keras dan sinergisitas, salah satunya melalui upaya peningkatan stabilitas di sektor pertambangan dan pembangunan khususnya di sektor perikanan dan kelautan dengan selesainya pembangunan dermaga dan pelabuhan untuk meningkatkan daya saing.

Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian dalam arahannya menyampaikan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari MoU yang telah dibuat pada September lalu.

Menurut Mendagri Tito Karnavian, BPKP sebagai pemeriksa internal pemerintah menjadi penting dalam rangka mengawal untuk melakukan pengawasan dan pendampingan pemerintahan di daerah karena, tidak semua pemerintah di daerah memiliki kapabilitas yang cukup dalam sisi program dan anggaran.

Setelah penandatanganan, tentu hal pertama yang dilakukan adalah evaluasi program kerja anggaran tahun 2020. Seperti diketahui pada tahun ini APIP pusat maupun daerah mengalami problema yang sama. Pandemi Covid-19 merubah “Rule of Game” dari kegiatan yang direncanakan. Pandemi berdampak pada sisi ekonomi dan sosial.

Untuk Pemulihan Ekonomi Nasional tahun 2021 semua kegiatan terlebih di daerah membagi belanja barang dan modal, diatur agar direalisasikan dari kwartal ke kwartal atau bulan ke bulan secara merata. Pemerintah pusat menginginkan pencairan belanja barang dan modal sudah dilakukan sejak dari awal tahun melalui pendampingan dan pengawasan dari BPKP.

Mendagri Tito Karnavian juga mengingatkan kepada kepala daerah, selain kewajiban protokol kesehatan melalui 3M, daerah juga harus merencanakan pelaksanaan program vaksinasi.

Kepala BPKP Pusat, Muh. Yusuf Ateh dalam sambutannya menyampaikan bahwa urgensi saat ini adalah percepatan pelaksanaan kegiatan pencegahan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), khususnya di daerah. Belanja pemerintah daerah menjadi penggerak utama roda perekonomian di masa pandemi ini.

Perjanjian kerja sama antara Kemendagri RI dengan BPKP ini merupakan kolaborasi strategis pengawasan intern untuk akuntabilitas yang lebih optimal. Kegiatan ini diikuti oleh Gubernur Erzaldi, Kepala BPKP dan inspektur provinsi, kabupaten, kota di seluruh Indonesia.

Sumber: Dinas Kominfo

Gubernur Erzaldi Akan Jadikan Desa Belimbing Jadi Sentra Durian Terbaik di Bangka Tengah

WARTABANGKA, LUBUKBESAR – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman akan menjadikan Desa Belimbing, Kabupaten Bangka Tengah sebagai desa sentra durian terbaik di Bangka Tengah dalam rangka mendukung parawisata.

Hal tersebut ditegaskan Gubernur Erzaldi ketika melakukan pertemuan dengan masyarakat setempat di ruang pertemuan desa dalam kegiatan penyerahan bantuan bibit durian secara simbolis kepada warga, Rabu (2/12).

Pembagian bibit durian ini sengaja diberikan kepada masyarakat Desa Belimbing untuk melestarikan durian di daerah ini.

Perlu diketahui bahwa, Pemprov Babel sedang melakukan pengembangan bidang pariwisata salah satunya dengan dukungan makanan yang menyegarkan seperti buah durian bagi wisatawan yang berkunjung ke Babel.

“Kami datang ke sini ini untuk menyerahkan bibit durian karena, desa ini desa penghasil durian. Sayang kalau desa ini tidak dilestarikan, bibit durian yang kami bantu ini bibit durian namlung, durian bagus, setiap kepala keluarga harus dapat,” ungkap Gubernur Erzaldi.

Gubernur Erzaldi minta kepada warga agar durian ini dirawat dengan baik, dengan harapan tumbuh dan menjadi salah satu sumber penghasilan desa.

Safei salah seorang penerima bantuan bibit durian mengaku, dirinya sangat senang mendapatkan bantuan bibit tersebut.

“Kami sangat senang Pak, warga kami dijadikan sentra durian oleh gubernur, dengan diberikan bibit ini, desa ini kebun duriannya terus berkembang,” jelasnya.

Sumber: Dinas Kominfo

Peringati HUT ke-21, Dharma Wanita Persatuan Babel Gelar Baksos Khitanan Massal

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Abdul Fatah mengapresiasi kegiatan khitanan massal yang diinisiasi oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Babel dalam rangka memperingati HUT ke-21 Dharma Wanita, Rabu (2/12).

Dalam sambutan, Wagub Abdul Fatah menyampaikan, kegiatan ini memiliki satu tujuan dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel dalam bahu-membahu untuk membantu masyarakat. “Terus lah berkarya Dharma Wanita, dan berikan bakti kepada provinsi ini,” ungkapnya.

Sementara dijelaskan Ketua DWP Babel, Sri Rahayu Mulya Naziarto, bahwa ada sebanyak 109 anak yang dikhitan massal yang terdiri dari anak ASN golongan I dan II, anak Pegawai Harian Lepas (PHL), dan anak masyarakat kurang mampu.

“Target kita 100 anak, alhamdulillah jumlahnya melebihi yang kita targetkan terdiri dari, anak ASN atau PHL 40 orang dan masyarakat sekitar yang kurang mampu sebanyak 69 orang. Semoga dengan kegiatan ini, menjadikan generasi ke depan sehat dan saleh sesuai anjuran dalam agama Islam,” jelasnya.

“Ada 25 tenaga medis yang membantu acara kita. Kita ucapkan terima kasih, semoga bantuan ini memberikan manfaat,” jelasnya.

Di akhir sambutan, Wakil Gubernur Abdul Fatah juga berkesempatan meninjau proses khitan.

Kegiatan berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 berkat kerja sama dengan BPBD Babel dan dibantu para medis dari RSUP Ir. Soekarno.

Sumber: Dinas Kominfo

Gubernur Dorong Penetapan Alur Pelayaran Pelabuhan Tanjung Batu Belitung

WARTABANGKA, TANJUNG PANDAN – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman berdiskusi dengan Direktur Kenavigasian Ditjen Perhubungan Laut, Hengki Angkasawan agar jangan sampai terlambat memutuskan alur pelayaran laut. Mengingat, alur laut pelayaran ini sangat penting.

Hal ini disampaikan dalam Focus Group Discussion Alur Pelayaran Pelabuhan Tanjung Batu, Kabupaten Belitung bertempat di Hotel BW Suite, Belitung, Selasa (1/12).

“Dalam diskusi tadi, saya menyampaikan agar, penetapan alur pelayaran jangan sampai terlambat. Karena, sestrategis apa pun pelayaran Babel, tanpa ada ketetapan alur pelayaran yang pasti maka, akan membuat bingung pengguna,” ungkapnya.

Alur pelayaran adalah perairan yang dari segi kedalaman, lebar, dan bebas hambatan pelayaran lainnya dianggap aman dan selamat untuk dilayari oleh kapal di laut, sungai, atau danau. Alur pelayaran dicantumkan dalam peta laut dan buku petunjuk-pelayaran serta diumumkan oleh instansi yang berwenang.

Dengan adanya ketetapan alur maka, membuat para pengguna dapat mengeksplorasi daerah letak strategis yang dimiliki Babel. Salah satu yang berkaitan dengan alur pelayaran adalah letak pelabuhan.

Dijelaskannya bahwa, peletakan pelabuhan yang tepat akan mempengaruhi efisiensi pengiriman barang yang juga berdampak terhadap harga barang.

Selain itu dikatakannya, kejelasan alur pelayaran tidak hanya akan menarik kapal domestik namun juga, akan menarik kapal-kapal internasional.

“Kalau sudah ditetapkan, kapal-kapal luar negeri tersebut akan melihat potensi yang dimiliki lokasi tersebut. Kalau keunggulan dan letak strategis Babel tidak kita manfaatkan dengan baik dan benar, masyarakat juga yang rugi,” ungkapnya.

Sehingga, apabila alur pelayaran sudah ditetapkan maka, Gubernur akan mengundang para user/pengguna untuk menginformasikan perihal alur pelayaran yang dapat dimanfaatkan.

Penatapan alur pelayaran ini sangat penting, sebagai acuan yang harus diikuti oleh semua pengguna alur tersebut. Hingga saat ini, baru terdapat 4 pelabuhan yang ditetapkan oleh pemerintah pusat. (Diskominfo Babel)

Gubernur Erzaldi Serahkan Bantuan Sosial Baznas ke Warga Kelurahan Dul Lewat Kantor Pos

WARTABANGKA, PANGKALAN BARU – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman menyerahkan Bantuan Sosial Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Babel yang penyalurannya dilakukan oleh PT Pos Indonesia Cabang Pangkalpinang kepada Warga Kelurahan Dul, di Masjid Ar-Rahman, Pangkalan Baru, Selasa (1/12).

Penyaluran yang dilakukan oleh PT Pos Indonesia ini menurutnnya agar dapat tepat sasaran dan memudahkan para penerima/mustahik.

Gubernur Erzaldi Rosman menyampaikan bahwa bantuan dari Baznas yang disalurkan ini adalah zakat yang dikumpulkan dari iuran Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Dalam pesannya, bantuan sosial yang diberikan ini agar diterima dan dimanfaatkan sebaik-baiknya. Terlebih untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

“Jangan sampai bantuan yang diterima ini digunakan untuk membeli rokok atau pulsa. Gunakan sebaik-baiknya untuk kebutuhan penting sehari-hari,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu juga, Gubernur Erzaldi menjelaskan tentang pengembangan objek wisata Bukit Pinteir yang pengelolaannya oleh Yayasan Ar Rahman Ar Rahim milik Masjid setempat.

Bukit Pinteir akan dikembangkan menjadi destinasi wisata fenomenal Bangka Belitung dengan menjadikannya sebagai lokasi produksi film layar lebar serta agenda sepeda time trial.

“Semoga dengan pengembangan destinasi wisata Bukit Pinteir ini dapat memberikan manfaat bagi warga Kelurahan Dul dan masyarakat Bangka Belitung pada umumnya,” ungkapnya.

Gubernur Erzaldi juga terus mengingatkan kepada warga Kelurahan Dul agar selalu melaksanakan protokol kesehatan.

Dalam laporan Kepala Cabang PT Pos Indonesia Cabang Pangkalpinang, Azmat Nuzul Paza disampaikan bantuan sosial dari Baznas Bangka Belitung yang disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima di Kelurahan Dul ini sebesar 116 juta rupiah.

Dalam proses penyalurannya. PT Pos Indonesia Cabang Pangkalpinang memberikan layanan antar langsung ke rumah masing-masing, maupun secara pribadi ke kantor pos terdekat hanya dengan membawa bukti Kartu Tanda Pengenal (KTP).

Ikut hadir dalam kegiatan ini, Plt. Kepala Dinas Sosial Babel, Yanuar; Kepala Biro Kesra Babel, Saimi; Kepala Bakuda Feri Ariyanto; Kepala Bappeda Babel, Feri Insani; tokoh masyarakat, dan tokoh agama setempat. (Diskominfo Babel)

Gubernur Umrahkan Kafilah dan Pelatih MTQ Nasional Perwakilan Babel

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Atas hasil membanggakan yang ditorehkan Tim Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Nasional perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan menjuarai berbagai cabang yang dilombakan. Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman akan mengumrahkan 8 pelatih dan 20 kafilah yang berangkat ke Padang, Sumatera Barat beberapa waktu yang lalu.

“Insya Allah saya umrohkan yang juara provinsi dan pelatihnya. Ini bonus umrah kepada kafilah dan pelatih MTQ karena, prestasi yang luar biasa. Beberapa tahun terakhir kita pada urutan akhir namun, sekarang berhasil lompat ke urutan 15,” ungkap Gubernur Erzaldi dalam acara penyerahan uang pembinaan kepada juara MTQ Tingkat Nasional ke-28 di Gedung Mahligai Rumah Dinas Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (1/12).

Adapun rincian uang pembinaan yang diberikan Pemprov Babel untuk para juara di tingkat nasional sebagai berikut:

  1. Juara 2 Cabang Mujawat Murottal Qiraat Alquran Murattal Remaja Putra sebesar 30 juta kepada M. Zakky Munawar
  2. Juara 3 Kaligrafi Alquran Kontemporer Putra sebesar 20 juta kepada Hendra Wijaya
  3. Juara 3 Fahmil Quran Beregu Putri sebesar 20.juta kepada Awit Windi Ati, Fauziah, dan Dewi pratiwi
  4. Juara Harapan 3 Tilawah Alquran Tartil Quran Putri 7,5 juta kepada Wayang Hindia Putri
  5. Juara Harapan 3 tilawah Alquran Tartil Quran Putra sebesar 7,5 juta kepada Ahmad Zaki.

Berdasarkan laporan Ketua Umum LPTQ Ustad Fadhillah, MTQ Babel berhasil menduduki peringkat 15 dari 34 provinsi.

“Jadi secara penilaian kita sudah dapat peningkatan. Dalam waktu dekat ini kami akan melaksanakan pembinaan cabang hadis, dan mudah-mudahan kita bisa mempertahankan prestasi ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Erzaldi dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas raihan prestasi di MTQ 2020.

“Alhamdullilah tahun ini kita bukan saja melangkah, tapi kita melompat. Sudah sangat banyak kemajuan dari tahun sebelumnya,” jelasnya.

Harapannya, para pembina MTQ ini agar tidak mudah puas dengan prestasi ini. Harus ada evaluasi yang mendalam untuk menjadi lebih baik lagi.

“Kita harus melaksanakan evaluasi yang mendalam, harus ada rembuk dewan juri dan tim pelatih beserta orang tua. Ini sangat penting agar ke depan kita dapat tampil lebih baik dari tahun sekarang,” ungkapnya.

Pihaknya juga tidak serta merta hanya memberikan motivasi dengan kata-kata tetapi harus diimplementasikan dengan penghargaan kepada qari dan qariah yang berprestasi, termasuk meningkatkan juri dan peserta di level provinsi.

“Betul-betul harus kita maknai ini untuk meningkatkan kemampuan para qari dan qariah,” jelasnya. (Diskominfo Babel)

DPRD Bangka Barat Gelar Rapat Paripurna Propemperda dan Persetujuan RAPBD 2021

WARTABANGKA, MUNTOK – DPRD Kabupaten Bangka Barat menggelar rapat paripurna dengan dua agenda di Gedung Mahligai Betason II Kantor DPRD Bangka Barat, Senin (30/11). Dua agenda tersebut yakni Penyampaian Propemperda Kabupaten Bangka Barat Tahun 2021 dan Persetujuan RAPBD Kabupaten Bangka Barat tahun 2021.

Paripurna ini dihadiri oleh Pjs Bupati Bangka Barat, Sahirman Jumli, segenap anggota DPRD, kepala OPD di lingkungan Pemkab Bangka Barat, pimpinan BUMN/BUMD dan tamu undangan lainnya. Sedangkan rapat dipimpin oleh Wakil Ketua I, Miyuni Rohantap dan Wakil Ketua II, Oktorazsari.

Dalam agenda pertama, Sekretaris DPRD Bangka Barat, Amir Hamzah mengungkapkan, Propemperda yang telah disusun dan disetujui oleh DRPD serta Pemkab Bangka Barat akan menjadi pedoman dalam menyusun Rancangan Perda tahun 2021.

Selain itu, terdapat 12 Raperda yang telah diusung oleh masing-masing OPD di lingkungan Pemkab Bangka Barat. Raperda tersebut diantaranya Raperda Tentang Kabupaten Layak Anak yang diusung Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Raperda Tentang Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan oleh Dinas Pertanian dan Pangan dan Raperda Tentang Keolahragaan oleh Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga.

“Bagian organisasi dan Reformasi birokrasi, dinas koperasi usaha kecil menengah dan perindustrian,” jelas Amir, Senin (30/11).

Amir melanjutkan ada pula tiga Raperda kumulatif terbuka tahun 2021 yaitu Raperda Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, Raperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD dan Raperda Tentang Perubahan Pendapatan dan Belanja Daerah.

Pjs Bupati Bangka Barat, Sahirman Jumli mengatakan Rancangan peraturan daerah ini tidak terlepas dari upaya pemerintah Kabupaten Bangka Barat untuk meningkatkan perekonomian daerah dalam rangka mendorong percepatan kemandirian daerah dalam kerangka otonomi daerah.

2021, Bangka Bertekad Bebas ODF

WARTABANGKA, SUNGAILIAT – Perilaku buang air besar sembarangan atau dikenal dengan istilah Open Defecation Free (ODF) merupakan kebiasaan buruk dalam kesehatan masyarakat. Menyikapi hal tersebut Pemerintah Kabupaten Bangka bertekad membebaskan seluruh wilayah baik desa dan kelurahan bebas dari ODF.

Melalui deklarasi bersama kepala desa dan kelurahan guna memberantas ODF diharapkan menjadi komitmen bersama dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan terbebas ODF pada tahun 2021. Deklarasi tersebut dilaksanakan di Rumah Dinas Bupati Bangka, Senin (30/11).

Bupati Bangka, Mulkan menyampaikan dalam mencapai suatu tujuan perlu adanya kekompakan serta kerja sama dari seluruh lini sektor. Hal tersebutlah yang selalu ditekankan Pemerintah Kabupaten Bangka untuk terus meningkatkan kekompakan dan kerukunan.

“Memang sulit bagi kita untuk merubah pola kebiasaan masyarakat, sehingga perlu peran serta dari seluruh elemen guna memberikan suatu pemahaman serta edukasi kepada masyarakat,” ujar Mulkan.

Mulkan juga menekan kepada seluruh lini sektor guna turut berpartisipasi. Baik dari lini sektor pemerintah, para investor, masyarakat, akademisi, hingga para awak media.

“Kedepannya kita akan mengajak para akademisi terutama bagi para mahasiswa yang sedang KKN untuk membangun dari pada sarana WC bagi masyarakat. Sehingga masyarakat dapat dibimbing untuk tidak membuang air besar sembarangan,” tutur Mulkan.

Sejauh ini 52 desa kelurahan yang ada di Kabupaten Bangka telah terbebas dari ODF. Sedangkan 29 lainnya belum seluruhnya terbebas dari ODF dan menjadi tantangan kedepannya untuk meningkatkan kesadaran masyarakatnya.

Selain melakukan deklarasi, diberikan juga piagam penghargaan bagi desa kelurahan yang telah berhasil menyelesaikan permasalahan ODF. Sehingga tujuan pada tahun 2021 dapat terealisasi dengan baik. (ADV/ZEN)

12671 Keluarga Penerima Manfaat di Babel Terima Bantuan Sosial Tunail

WARTABANGKA, SUNGAI SELAN – Sebanyak 12.671 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menerima bantuan sosial tunai dari Pemprov Babel senilai Rp300.000 kepada tiap KPM yang terdampak Covid-19.

Bantuan disampaikan secara simbolis oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman di Gedung Serba Guna, Kecamatan Sungai Selan, Jumat (27/11).

Saat memberi bantuan, Gubernur Erzaldi minta KPM memanfaatkan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya.

“Gunakanlah untuk hal – hal yang bermanfaat agar berkah bagi kita. Buat Bapak-Bapak tolong jangan gunakan uang ini untuk membeli rokok, belilah kebutuhan sehari–hari,” ujarnya.

Pada kesempatan ini, Gubernur Erzaldi juga menyampaikan secara simbolis bantuan alat-alat produksi kepada 95 pelaku UMKM di Kabupaten Bangka Tengah. Bantuan tersebut berupa mixer oxone, deep fryer gas, penggiling, dan chest freezer.

Kepada seluruh penerima bantuan, Gubernur Erzaldi mengajak untuk senantiasa bersyukur atas berkat yang diperoleh.

“Tidak hanya kita yang terdampak, hampir seluruh masyarakat mengalami perlambatan ekonomi. Banyak usaha yang terhenti, namun di tengah kesulitan kitapun mengucap syukur. Kami (pemerintah) berikhtiar untuk membantu,” ujarnya.

Hal yang sama juga dikemukakan Plt. Kadis Sosial, Yanuar bahwa bantuan sosial tunai ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

“Bantuan sosial tunai ini diberikan selama 1 bulan yang penyalurannya ditransfer melalui BRI. Sebelumnya, kita juga sudah menyerahkan secara simbolis di dua lokasi yakni di Desa Sijuk, Kabupaten Belitung dan Desa Gantung, Kabupaten Belitung Timur. Bantuan ini diharapkan bisa membantu meringankan beban ekonomi masyarakat akibat pandemi Covid-19,” ujarnya.

Kabid Penanganan Fakir Miskin, Akhiriyadi DB Susilo mengatakan bahwa dana bantuan sosial ini bersumber dari APBD.

“Data usulan yang kami terima dari 7 kabupaten/kota berjumlah 15.229 KPM. Namun, jumlah tersebut berkurang karena ada KPM yang sudah menerima bantuan sosial lainnya. Sebagaimana diketahui salah satu syarat penerima bantuan sosial tunai ini adalah KPM yang belum menerima manfaat dan bantuan sosial seperti PKH dan bantuan lain,” pungkasnya

Turut hadir Plt. Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Pimpinan BRI Cabang Pangkalpinang dan Sungailiat, Camat Sungaiselan, Perwakilan BPKP serta KPM di Kecamatan Sungai Selan.

Sumber: Dinas Kominfo

Forkopimda Babel Deklarasikan Jaga Kebhinekaan dan Keutuhan NKRI

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman menegaskan dalam Apel Kebangsaan dan Deklarasi Menjaga Kebhinekaan serta Keutuhan NKRI mengungkapkan bahwa, Bhineka Tunggal Ika dapat menjadi salah satu lem perekat untuk menyatukan perbedaan di tengah-tengah kemajemukan Indonesia.

Berlangsung pada Jumat (27/11) di Halaman Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, menurut Gubernur Erzaldi hal tersebut harus dijaga mengingat bangsa Indonesia sudah dikenal dengan kemajemukan yang terdiri dari bermacam suku bangsa, agama, bahasa, dan budaya yang hidup dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menurutnya, ragam perbedaan yang ada di Indonesia ini merupakan aset yang tak ternilai untuk menjadikan negara ini kuat sehingga, menekankan bahwa sebagai rakyat Indonesia persatuan dan kesatuan harus selalu dijaga.

“Untuk itu hari ini, kami bersama forkopimda, DPRD, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, dan seluruh elemen masyarakat untuk bersatu padu, menjaga kedamaian di negeri kita, terkhusus di Babel. Agar tidak terganggu oleh hal-hal yang akan memecah belah negara kita. Hal itulah hari ini kita deklarasikan, sehingga NKRI tetap utuh menjadi negara maju,” ungkapnya.

Kapolda Kepulauan Babel Anang Syarif Hidayat juga mendukung hal yang diungkapkan Gubernur Erzaldi.

“Di antara perbedaan, kita punya prinsip yang sama, yaitu menjaga NKRI,” tegasnya.

Di kesempatan yang sama Ketua DPRD Babel Amri Cahyadi juga menuturkan bahwa, aksi deklarasi damai bertujuan menolak radikalisme, aksi kekerasan, sikap anti-toleran dalam menjaga kebhinekaan sebagai modal pembangunan sosial.

“Dengan deklarasi ini, saya yakin seluruh elemen masyarakat kita tidak mudah dipecahbelahkan oleh siapapun. Kita bersatu di bawah naungan Bhineka Tunggal Ika,” ungkapnya.

Dia juga mengulangi ungkapan Gubernur Erzaldi yang menyatakan bahwa, Bhineka Tunggal Ika layaknya lem perekat untuk menyatukan perbedaan di tengah -tengah kemajemukan bangsa, merupakan hal yang tepat untuk dilakukan sehingga, negeri ini tetap utuh dalam NKRI.

Kegiatan apel ini diikuti Gubernur Erzaldi, Wakil Gubernur Abdul Fatah, Ketua DPRD Babel, Forkopimda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan berbagai elemen masyarakat.(Sumber: Dinas Kominfo)