Makro

Transfer Listrik dari Palembang, PLN Babel Hemat Rp1.300/Kwh

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – PT PLN akan menarik listrik dari Pulau Sumatera menggunakan kabel bawah laut sepanjang 35 Kilometer yang akan direalisasikan pada Juni 2020 mendatang. Dengan demikian, PLN bisa menghemat listrik Rp 1.300/kwh.

“Mohon doa restunya, saat ini PLN sedang membangun kabel laut Sumatera – Bangka yang saat ini sedang dalam proses, mudah-mudahan semua berjalan lancar, kabel laut ini terbentang sepanjang 35,5 kilo meter sirkuit (kms) dengan kapasitas 2×200 MW, ” kata General Manager PT. PLN UIW Babel, Abdul Mukhlis, Sabtu (24/10).

Saat ini, menurut dia, kabel laut sedang dibuat di pabrikan di Jepang, dan awal tahun depan kemungkinan akan dikirim ke Indonesia.

“Investasi yang kami tanamkan sebesar Rp2,5 triliun, tetapi nanti kita akan mendapatkan tambahan 200-300 MW, akan sangat mencukupi di Babel, dan selain hemat juga lebih andal, ” jelasnya.

Saat ini, sebut Mukhlis, biaya yang dikeluarkan PLN untuk memenuhi listrik di Babel sebesar Rp.2.600/kwh, dan disubsidi oleh pemerintah Rp 1.300.

“Kita jual listrik ini Rp1. 200/kwh, dengan listrik bawah laut selesai, energi akan lebih murah, karena gunakan PLTU, biaya lebih murah, dan keandalan lebih bagus, matinya lebih sedikit, ” bebernya.

Mukhlis menyebutkan, kondisi kelistrikan di Babel saat ini dengan daya mampu 191 MW dan beban puncak 152 MW di Bangka, serta daya mampu 61 MW dan beban 41 MW di Belitung.

“Jika nanti listrik kabel bawah laut itu masuk, PLN siap mendukung kebutuhan bisnis dan industri, ” pungkasnya. (*/two)

Bahan Pangan Dorong Deflasi di Bangka Belitung

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Pada Agustus 2020, Bangka Belitung tercatat mengalami deflasi sebesar 0,63% (mtm) yang didorong oleh deflasi sub kelompok makanan dan angkutan jasa penumpang.

Deflasi bulanan yang terjadi pada Agustus 2020 terutama disumbang oleh kelompok makanan, minuman dan tembakau.

Dengan perkembangan inflasi tersebut, secara tahunan Bangka Belitung mengalami deflasi sebesar 0,60% (yoy) dengan inflasi tahun kalender sebesar -0,28% (ytd).

Demikian siaran pers yang diterima redaksi dari Perwakilan Kantor Bank Indonesia (BI) Bangka Belitung, Selasa (8/9).

Sedangkan untuk inflasi tahunan Bangka Belitung pada Agustus 2020 tercatat lebih rendah dibandingkan inflasi nasional yang tercatat sebesar 1,32% (yoy).

Deflasi subkelompok makanan terutama disebabkan oleh penurunan harga komoditas daging ayam ras dan tanaman hortikultura.