pelabuhan

Natak Desa, Gubernur Babel Upayakan Pembangunan SPBN di Pelabuhan Desa Baru Beriga

WARTABANGKA, LUBUKBESAR – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman akan mengupayakan pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) di areal Pelabuhan Nelayan Desa Batu Beriga, Kabupaten Bangka Tengah.

Hal itu disampaikan Erzaldi saat melakukqn kegiatan natak desa di Desa Batu Beriga, Kecamatan Lubukbesar, Rabu (20/1).

“Perwakilan Nelayan Desa Batu Beriga salah satunya menginginkan dibangun SPBN. Mendengar itu, saya tadi langsung survei lokasi. Hasilnya memang memungkinkan dibangun SPBN,” kata Erzaldi.

Erzaldi mengaku dalam waktu akan menggandeng pihak ketiga untuk membangun SPBN tersebut. Iapun akan berkoordinasi dengan pihak Pertamina.

“Kita akan sampaikan ke Pertamina bahwa masyarakat disini mayoritas profesinya adalah nelayan. Ya, kebutuhan nelayan harus kita prioritaskan, termasuk masalah bahan bakar minyak,” katanya.

Ditempat yang sama, salah seorang nelayan, Endang mengapresiasi rencana pembangunan SPBN yang diupayakan Gubernur Erzaldi. Selama ini, katanya, nelayan cukup kesulitan mendapatan BBM.

“Jikapun ada, harganya mahal dan membelinya harus ke desa tetangga dengan jarak tempuh hingga 10 kilometer,” kata Endang.

Endang berharap rencana pembangunan SPBN di desanya ini terealisasi dalam waktu dekat. Ia juga meyakini, jika sudah ada SPBN maka perekonomian nelayan pun ikut meningkat.

“Iya, secara otomatis harga BBM murah akan menekan biaya operasional. Nah, selisih biaya operasional itu bisa dimanfaatkan untuk membeli kebutuhan bahan pokok rumah tangga lainnya,” pungkas Endang. (RN)

Fitra Apresiasi Lobi Gubernur ke Pusat Untuk Pengembangan Pelabuhan Pangkalbalam

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Anggota DPRD Bangka Belitung (Babel), Fitra Wijaya menyambut gembira kabar pelaksanaan pengembangan pelabuhan Pangkalbalam Pangkalpinang yang akan dilakukan pada tahun ini.

Hebatnya, kata Fitra, pengembangan pelabuhan sebagai salah satu urat nadi perekonomian masyarakat ini tanpa menggunakan anggaran daerah. “Ini luar biasa, kita patut berikan apresiasi kepada pak Gubernur dan jajarannya,” kata Fitrah, Selasa (12/1/2021).

Diakui Fitra, ia sedikit mengikuti perkembangan upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel dalam melobi pihak Kementerian Perhubungan (Kemenhub), khususnya Gubernur Erzaldi Rosman sejak tahun 2017 atau saat baru dilantik sebagai gubernur. “Kerja keras pak Gubernur akhirnya membuahkan hasil,” ulasnya.

Anggota Komisi IV dapil Kabupaten Bangka Tengah ini juga mengamini bahwa terbangunnya pelabuhan baru Pangkalbalam ini akan meningkatkan pertumbuhan perekonomian daerah, khususnya masyarakat. “Semoga pelabuhan dapat segera terbangun dan dapat memberi banyak manfaat kepada masyarakat,” ungkap Fitra.

Sebelumnya diketahui, kepastian dilaksanakannya pengembangan pelabuhan Pangkalbalam tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Babel, KA Tajuddin setelah mengkonfirmasi langsung dengan Direktur Kepelabuhanan Kemenhub RI, Subagyo.

Tajuddin mengatakan, didapat penjelasan bahwa pengembangan pelabuhan Pangkalbalam atas arahan Menteri Perhubungan tetap dilaksanakan dengan skema pembiayaan melalui APBN murni pada tahun anggaran 2021 sebesar Rp150 Miliar dan akan dilanjutkan lagi pada Tahun 2022. “Jadi rencana pengembangan pelabuhan Pangkalbalam tersebut bersifat multiyears,” ujar Tajuddin. (*/ryu)

Balai Karantina Musnahkan 300 Kilogram Babi Ilegal Asal Palembang

WARTABANGKA, MUNTOK – Tim Gabungan dari Balai Karantina Pertanian Kelas II Pangkalpinang Wilayah Kerja Pelabuhan Muntok dan Satgas Angkutan Laut memusnahkan sebanyak 300 kilogram daging babi ilegal asal Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel).

Pemusnahan dilakukan di Kantor Balai Karantina Pertanian Kelas II Pangkalpinang Wilayah Kerja Pelabuhan Muntok pada Jumat ( 28/8) kemarin. Daging tersebut dimusnahkan dengan cara dibakar terlebih dahulu, setelah itu baru dikubur ke dalam tanah.

Kasi Karantina hewan Balai Karantina Pertanian kelas II pangkalpinang, drh. Akhir Santoso, mengatakan daging tersebut dimusnahkan selain tidak dilengkapi dengan dokumen karantina sertifikat sanitasi produk hewan ( KH-12 ) dari daerah asal, kondisinya sudah mulai busuk dan tidak terjamin kesehatannya.

Lanjut, Akhir menjelaskan daging yang dimusnahkan hari ini ditangkap oleh Balai Karantina Pangkalpinang Kelas II Wilker Muntok, POS AL Bangka Barat, KSOP, KKP dan instansi lain yang termasuk dalam tim Satgas Angkutan Laut pada kamis ( 27/08/2020 ) malam.

” Saat dilakukan pemeriksaan, tim gabungan mencurigai dua truk yang masuk melalu Pelabuhan Tanjung Kalian. Kemudian tim melakukan pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan ditemukan jagung biji tanpa dilengkapi dengan dokumen karantina,” jelas Akhir, Sabtu ( 29/08/2020 ).

Selanjutnya, saat terpal penutup truk dibuka, ternyata petugas menemukan daging babi tanpa dokumen yang dikemas didalam tiga buah karung di bagian depan.

Akibatnya, Akhir menambahkan dengan adanya upaya penyelundupan yang dilakukan oleh pemilik, maka sang pemilik dapat terjerat pidana.

“Selain itu, pemilik juga dapat dikenakan pidana menurut Undang-undang Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan pasal 88 huruf (a) dan huruf (c) Jo. Pasal 35 ayat 1 huruf (a) dan huruf (c), dengan ancaman pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun dan pidana denda paling banyak Rp. 2.000.000.000,00 (dua miliar rupiah),” tutupnya. (*/IBB )

Kemenhub Tindaklanjuti Rencana Pembangunan Pelabuhan Baru Pangkalbalam

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG¬†–¬†Pemprov Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melalui Dinas Perhubungan Babel (Dishub) kembali melanjutkan pembahasan tentang kelanjutan rencana pelabuhan baru Pangkalbalam Pangkalpinang secara bundling.

IST

Hal ini terkait dengan penjelasan Gubernur Erzaldi Rosman beberapa waktu lalu tentang Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya yang telah menghubungi Pemprov Kepulauan Babel terkhusus kepada Gubernur Erzaldi bahwa akan melakukan persiapan pembangunan Pelabuhan Pangkalbalam Pangkalpinang yang akan digabungkan dengan pembangunan Pelabuhan Garonggong di Sulawesi Selatan.

Melalui virtual video conference, Senin (10/8), koordinasi bersama itu langsung dikomandoi Sekjen Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Sasono, yang diikuti PT Pelindo, Pemkot Pangkalpinang oleh Wali Kota Maulan Aklil, Sekretaris Daerah Kepulauan Bangka Belitung Naziarto dan perwakilan Pemprov Sulawesi Selatan.

Beberapa hal ditekankan oleh Sekjen Kemenhub Sasono dalam koordinasi tersebut. Sebab, rencana pembangunan pelabuhan baru Pangkal Balam Pangkalpinang merupakan salah satu pembangunan prioritas oleh pemerintah pusat.

“Untuk itu, kami minta dari pihak pelindo untuk segera menyiapkan plan pembangunan. Pelindo harus bergerak cepat, dari dirjen secepatnya akan datang ke lokasi rencana pembangunan pelabuhan baru Pangkal Balam Pangkalpinang,” ungkapnya.

Sementara untuk lahan pembangunan telah disiapkan oleh pihak Pemkot Pangkalpinang seluar 4,5 hektar. “Untuk lahan, kami sudah siapkan. Luasnya sekitar 4,5 hektarndan ditargetkan selesai tahun ini,” ungkap Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil. (Diskominfo Babel)

Penulis : Irnawati
Foto : Iyas Zi
Editor : Listya