timah

PT Timah Bantu UMKM Pasarkan Produk di TINS Gallery

WARTABANGKA, PANGKALPINANG– PT Timah Tbk memanfaatkan gedung bersejarah yang dulunya menjadi kediaman Bupati Keresidenan Bangka, Woonhuis Te Pangkalpinang menjadi galeri untuk memasarkan produk UMKM Babel sekaligus tempat menikmati sajian kuliner.

TINS Gallery diresmikan oleh Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil didampingi Dirut PT Timah, Riza Pahlevi dengan penandatanganan prasasti serta pengguntingan pita.

“Kita ingin Pangkalpinang punya sesuatu yang bisa punya arti, gedung ini cagar budaya, kami punya ide bikin galeri, bagaimana bisa memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Dirut PT Timah, Riza Pahlevi saat peresmian TINS Gallery Boutique & Resto, Kamis (17/9).

Dalam galeri ini, terpajang dengan indah produk-produk hasil tangan kreatif UMKM Babel, yang telah mendapat pelatihan dari PT Timah. Gedung ini merupakan showcase bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produknya. “Galeri ini juga, sebagai tempat wisatawan untuk mencari cenderamata dan showcase produk UMKM,” imbuhnya.

Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil (Molen) mengapresiasi PT Timah yang telah memberikan hadiah Hari Jadi ke-263 untuk Kota Pangkalpinang. Tempat ini, kata Molen, merupakan tempat kuliner yang enak dan sekaligus menyediakan produk UMKM.

“Saya pernah coba makan steak salmon, itu enak. Tempatnya juga nyaman, desain taman nya bagus, saya berkesan. Terima kasih PT Timah, kami berharap banyak hal lain yang dipersembahkan oleh PT Timah, ” tukasnya.

Pada kesempatan itu, Molen yang didampingi istri, Monica Haprinda tampak melihat produk UMKM yang ada di galeri, mulai dari kerajinan tangan, pewter hingga kain tenun dan cual.

Meskipun dibuka di tengah pandemi Corona, namun TINS Gallery Boutique & Resto ini tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat. (*/TWO)

Razia Tambang Ilegal di Bumi Perkemahan Bocor? Ini Kata Polisi

WARTABANGKA, SUNGAILIAT – Polres Bangka dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bangka menggelar razia penambangan pasir dan timah ilegal yang berada di Bumi Perkemahan (Buper) Tambang 23 Sungailiat, Rabu (9/9).

Namun sayang, saat tiba di lokasi tak satu pun aktivitas pertambangan berlangsung. Kendati begitu, sejumlah alat mulai dari pipa, mesin dan lainnya tampak masih berada di lokasi.

Kabag Ops Polres Bangka AKP Teguh Setiawan mengatakan, razia dilakukan juga sebagai tindaklanjut dari instruksi bupati. Menurutnya, langkah secara persuasif dengan memberikan imbauan juga terus dilakukan.

Apakah razia bocor? AKP Tegus mengaku tak tahu menahu. Saat tiba di lokasi kata dia, sudah tidak ada aktivitas apapun.

Kabid Penegakkan Perundang-Undangan Satpol PP Bangka Dody Fitriansyah mengakui, lahan yang di tambang adalah aset milik Pemkab Bangka. Luas lahan mencapai 20,7 hektare.

“Luas lahan berdasarkan data sementara dari bagian aset adalah 20,7 hektare. Namun, lahan yang ditambang kita kurang tahu pasti berapa luasannya,” kata Dody.

Dia menjelaskan, aktivitas pertambangan sendiri sudah berlangsung selama satu bulan.

“Kemarin sudah kita pantau. Ada satu unit alat berat dan 4 unit TI apung yang beroperasi disana. Jadi kita secara persuasif saja dulu,” ujarnya.(*/zen)

Bahan Pangan Dorong Deflasi di Bangka Belitung

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Pada Agustus 2020, Bangka Belitung tercatat mengalami deflasi sebesar 0,63% (mtm) yang didorong oleh deflasi sub kelompok makanan dan angkutan jasa penumpang.

Deflasi bulanan yang terjadi pada Agustus 2020 terutama disumbang oleh kelompok makanan, minuman dan tembakau.

Dengan perkembangan inflasi tersebut, secara tahunan Bangka Belitung mengalami deflasi sebesar 0,60% (yoy) dengan inflasi tahun kalender sebesar -0,28% (ytd).

Demikian siaran pers yang diterima redaksi dari Perwakilan Kantor Bank Indonesia (BI) Bangka Belitung, Selasa (8/9).

Sedangkan untuk inflasi tahunan Bangka Belitung pada Agustus 2020 tercatat lebih rendah dibandingkan inflasi nasional yang tercatat sebesar 1,32% (yoy).

Deflasi subkelompok makanan terutama disebabkan oleh penurunan harga komoditas daging ayam ras dan tanaman hortikultura.

PT Timah Tbk Salurkan Dana Kemitraan untuk 15 UMKM di Bangka Barat

WARTABANGKA, MUNTOK – PT Timah Tbk kembali menyalurkan dana kemitraan kepada 15 pelaku UMKM di Gedung Sriwijaya Wisma Unmet Muntok, Senin (7/9). Bantuan yang dikucurkan pada triwulan III sebesar Rp980 juta.

Acara penyerahan bantuan ini dihadiri oleh Kepala Unmet Muntok, Ir. Wiyono, Kabid Kemitraan PT Timah, Erwan Sudarto, Kabid Administrasi Unmet, Suryadi Djabar Hamid, Kepala Disperindagkop Bangka Barat, M.Zakaria, Camat Muntok, Sukandi, lurah dan kepala desa yang ada di Kecamatan Muntok.

Kepala Bidang Komunikasi Perusahaan PT Timah Tbk, Anggi Siahaan mengatakan program adalah salah satu bentuk kontribusi perusahaan khususnya pelaku UMKM agar bisa tumbuh di era new normal.

“Total untuk triwulan III PT Timah menyalurkan Rp9.179.000.000 kepada 181 mitra binaan yang tersebar di Bangka Belitung dan Kepri,” kata Anggi.

Dia mengatakan di triwulan III tahun 2020, PT Timah memberikan bantuan kemitraan untuk pelaku usaha dan industri, perkebunan, perikanan, UMKM dan usaha lainnya, di Bangka Barat, totalnya sebesar Rp 980 juta.
“Dari tahun 2015 sampai 2020 telah disalurkan bantuan senilai Rp 5,9 miliar,” ujarnya.

Di kesempatan yang sama, Kepala Unit Metalurgi, Ir. Wiyono berharap kepada bantuan yang diberikan kepada pelaku UMKM ini, dapat menggerakkan ekonomi masyarakat. Selain itu, ini merupakan wujud kepedulian PT Timah kepada pelaku UMKM.

Distamben Babel Luncurkan Inovasi Si Peri Terbang

Si Peri Terbang (Sistem Informasi Pengirimanan Terpadu Bahan Tambang) dihadirkan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk menjadi solusi lambatnya birokrasi di Bangka Belitung. Inovasi ini dibuat untuk mengatasi keluhan perusahaan tambang terhadap layanan birokrasi. (IST)

WARTABANGKA.COM, JAKARTA – Si Peri Terbang (Sistem Informasi Pengirimanan Terpadu Bahan Tambang) dihadirkan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk menjadi solusi lambatnya birokrasi di Bangka Belitung.

Inovasi ini dibuat untuk mengatasi keluhan perusahaan tambang terhadap layanan birokrasi.

Mereka merasakan infesiensi dalam pengurusan izin tambang karena hampir 100 izin usaha tambang lokasinya jauh dari ibu kota kabupaten sebagai pusat pelayanan.

“Inovasi ini kita buat dalam rangka pengoptimalisasian pelayanan kepada masyarakat, khususnya bagi para pemohon yang akan melakukan pengiriman barang tambang dalam proses jual-beli,” ujar Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman saat diwawancarai tim humas Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) secara virtual beberapa pekan lalu.

Berkat Si Peri Terbang, waktu layanan yang sebelumnya membutuhkan waktu satu hingga dua hari menjadi 30 menit. Pengguna layanan tidak perlu datang langsung ke unit pelayanan karena layanan dapat diakses 24 jam melalui http://esdm.babelprov.go.id.

Fishbox.id, Pemenang Tinskubator Idea Challenge 2020

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG– Fishbox.id keluar menjadi pemenang pertama dalam ajang Tinskubator Idea Challenge yang diselenggarakan PT Timah Tbk. Sedangkan juara II diraih oleh Karang Hias dan ketiga diraih oleh tim Tumpah.id.

Selain tiga tim terbaik, ada lima tim lainnya yang juga berhasil untuk mengikuti inkubasi program Tinskubator ini yaitu Babel Marketer, Ecoplanstic, Ayo Speakup, Penyedia Layanan Desain dan Pembuatan Master Produk dan Babelanja.

Setelah melalui proses penilian yang panjang, delapan tim ini akan dibina secara intens oleh PT Timah Tbk agar nantinya ide yang dimiliki dapat direalisasikan sehingga berdampak pada ekonomi sosial masyarakat.

“Pendaftar ada 57 peserta, lalu dipilih 10 peserta terbaik dan dari 10 ternyata ada 8 peserta yang layak untuk kita inkubasi merealisasikan ide-ide mereka. Tinskubator ini kan wadah bagi para entrepreneur start up untuk mengembangkan produk maupun ide mereka,” kata Kepala Bidang Komunikasi Perusahaan PT Timah Tbk, Anggi Siahaan, Rabu (12/8). 

Anggi menjelaskan, ada beberapa tahapan yang akan dilalui kedelapan peserta yakni ignition, workshop, networking, bootcamp, hackathon dan incubation

“Selama enam bulan ke depan mereka akan dibina, bahkan nanti akan mendatangkan mentor-mentor yang memang sesuai kebutuhan mereka untuk mengembangkan kemampuan para startup ini,” ujarnya. 

Ini Rekomendasi Lengkap Pansus Hak Interpelasi yang Wajib Dilaksanakan Gubernur Babel

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG – Panitia Khusus Hak Interpelasi telah menyampaikan hasil kerja dan mengeluarkan rekomendasi terhadap Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan yang disampaikan dalam paripurna, Senin (23/7).

Ketua Pansus Hak Interpelasi DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Eka Budiarta saat membacakan hasil kerja pansus hak interpelasi terhadap Gubernur Bangka Belitung (Babel), Senin (23/7). WARTABANGKA.COM/BAYU

Menanggapi rekomendasi dari 12 point hak interpelasi, Gubernur Erzaldi mengatakan butuh waktu untuk melaksanakannya.

“ Kita siap melaksanakannya, intinya rekomendasi ini untuk kebaikan pemerintahan propinsi Bangka Belitung ke depannya,” kata Erzaldi.

DPRD Sampaikan Rekomendasi Hak Interpelasi, Gubernur Minta Waktu

Didit Srigusjaya, Ketua DPRD Bangka Belitung mengatakan hasil kerja pansus hak interpelasi sudah disampaikan.

“Kita tunggu jawaban dari gubernur. Jawaban itu nantinya akan kita bahas lagi dalam rapat badan musyawarah, dan apa saja point-point yang disampaikan oleh gubernur,” kata Didit.

Untuk lebih jelasnya inilah 12 point hak interpelasi berikut rekomendasi dari pansus:

1. Kerjasama Internasional Antara Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Dengan Hongfu International Technology, Co. Ltd.;
– Gubernur harus memutuskan kerjasama dengan Hongfu International Technology, Ltd.
– Gubernur harus menjamin hak-hak dan kelanjutan magang 147 pelajar magang asal Bangka Belitung di Taiwan dengan kebijakan teknis lain yang tak melanggar peraturan serta tak terjadi penggunaan tenaga kerja murah atasnama pendidikan
– Gubernur harus cermat dan teliti dalam mengkaji setiap perjanjian kerjasama, agar tak merugikan pemerintah dan masyarakat.

2. Pembentukan Tim Komunikasi Gubernur;
– Gubernur harus mengananalisis dan mencermati setiap pembentukan tim sejenis kedepannya agar lebih efisien dan efektif serta tak menyalahi aturan.

3. Aturan Absensi 4 Kali/hari Bagi Asn;
– Gubernur diminta mencabut kebijakan absensi 4 kali dalam sehari tersebut karena dipandang tidak secara signifikan menghasilkan output kinerja ASN di Babel.

4. Pemberian Izin Usaha Pertambangan Dan Perpanjangan Iup Operasi Produksi Kepada Perusahaan Pertambangan Sementara Perda RZWP3K Belum Disahkan;
– Seluruh izin perpanjangan tambang laut harus dicabut dan gubernur harus mentaati UU No. 1/ 2014 tentang pemanfaatan ruang laut.
– Menghentikan sementara operasi produksi pertambangan atas izin perpanjangan yang diberikan setelah tanggal 15 Januari 2017, sampai dengan Peraturan Daerah tentang RZWP3K dan Peraturan Daerah tentang Mineral Ikutan disahkan.
– Tidak memperpanjang dan menerbitkan IUP baru di wilayah laut sebelum Perda RZWP3K dan Peraturan Daerah tentang Mineral Ikutan disahkan.

5 . Mutasi Dan Pengisian Jabatan Asn Tidak Melalui Analisa Jabatan Yang Sesuai Peraturan Dan Perundangan.
– Gubernur harus melakukan pengisian jabatan stuktural dan mutasi pegawai dengan prosedur yang diatur dalam Peraturan Perundang – undangan terutama melibatkan Tim Baperjakat.

6. Raperda RZWP3K Yang Masih Belum Selesai;
– Gubernur untuk segera menyampaikan Raperda RZWP3K, agar ada kepastian hukum berinvestasi di bidang perikanan, pariwisata, dan sector lainnya.

7. Kunjungan Gubernur Ke Luar Negeri Tanpa Izin Menteri;
– Gubernur tidak lagi melakukan perjalanan ke luar negeri walaupun tidak menggunakan dana APBD/APBN tanpa izin pemerintah pusat sebagaimana diatur dalam peraturan dan perundangan.

8. Sumbangan Pihak Ketiga;
– Mengusulkan pencabutan Peraturan Daerah Nomor 3 tahun 2015.
– Mencabut Peraturan Gubernur Nomor 3 Tahun 2017.
– Mengembalikan dana sumbangan pihak ketiga tersebut kepada Kas Negara agar tidak menimbulkan permasalahan hukum di kemudian hari.

9. Perizinan Terkait RKAB;
– Pimpinan DPRD agar menugaskan Komisi-komisi atau dapat mengusulkan untuk membentuk alat kelengkapan lainnya yang diperkenankan dalam peraturan dan perundangan agar dapat melakukan pembahasan mendalam terhadap permasalahan ini bersama stakeholder-stakeholder terkait.

10. Pembiaran Penambangan di Lahan Ex Pt. Kobatin;
– Pimpinan DPRD agar menugaskan Komisi-komisi atau dapat mengusulkan untuk membentuk alat kelengkapan lainnya yang diperkenankan dalam peraturan dan perundangan agar dapat melakukan pembahasan mendalam terhadap permasalahan ini bersama stakeholder-stakeholder terkait.

11. Tata Kelola Mineral Zirkon Yang Tidak Sesuai Peraturan Dan Perundangan :
– Gubernur tidak lagi memberikan izin pengiriman zircon ke daerah lain dan atau ekspor sebelum Peraturan Daerah yang mengatur tentang tata kelola mineral ikutan timah ini telah disahkan.
– Gubernur segera membuat Peraturan Gubernur sebagai aturan teknis pelaksanaan tata kelola mineral ikutan timah dimaksud.

12. Permasalahan Penerbitan IPR
– Gubernur harus mengevaluasi IPR-IPR yang sudah diterbitkan agar tidak menimbulkan permasalahan hukum di kemdian hari.
– Izin yang telah diterbitkan namun ternyata belum memenuhi persyaratan, agar segera dicabut atau direvisi.
– Izin-izin yang diberikan wajib memenuhi seluruh unsur dan persyaratan yang diamanatkan dalam peraturan dan perundangan.

DPRD Sampaikan Rekomendasi Hak Interpelasi, Gubernur Minta Waktu

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG – Gubernur Provinsi Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan siap melaksanakan 12 rekomendasi Pansus Interpelasi DPRD Provinsi Bangka Belitung yang disampaikan pada Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bangka Belitung, Senin (23/7).

Ketua Pansus Interpelasi DPRD Babel, Eka Budiarta menyampaikan rekomendasi hasil Pansus, di ruang paripurna DPRD Babel, Senin (23/7). Dalam rekomendasi yang disampaikan, nantinya Gubernur Babel Erzaldi Rosman akan menjawab rekomendasi hasil Pansus. WARTABANGKA.COM/BAYU

“Interpelasi sudah ditanggapi oleh DPRD, tinggal kami menjalankan apa yang sudah direkomendasikan oleh DPRD dan ada beberapa poin tadi kita jalankan dan ini tentunya kita butuh waktu. Intinya apa yang diingatkan oleh DPRD ini untuk kebaikan Propinsi Bangka Belitung,” ujar Gubernur kepada wartabangka.com usai rapat paripurna.

Sementara itu, Ketua DPRD Bangka Belitung, Didit Srigusjaya mengatakan, rekomendasi dari Pansus Interpelasi sudah disampaikan semua dan  tinggal Gubernur Bangka Belitung menindaklanjutinya.

“Rekomendasi sudah disampaikan, setelah pak gubernur menjawab kita bawa ke Banmus, apa yang disampaikan nanti DPRD akan mengkajinya dan menyerahkan ke fraksi-fraksi,” ujar Didit. (*)   

Berikut rangkuman 12 hak interpelasi DPRD Babel:

1. Terkait dengan Kerja sama Internasional antara Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan Hong Fu International Technology Co Ltd.

2. Pembentukan Tim Komunikasi Gubernur (TKG).

3. Tentang aturan absensi 4 (empat) kali per hari bagi ASN.

4. Pemberian Izin Usaha Pertambangan (IUP) dan perpanjangan Izin Usaha Pertambangan (IUP) operasi produksi kepada perusahaan pertambangan sementara Perda RZWP3K belum disahkan.

5. Mutasi dan pengisian jabatan ASN tidak melalui analisa jabatan sesuai peraturan dan perundang-undangan.

6. Raperda RZWP3K yang masih belum selesai.

7. Kunjungan Gubernur ke luar negeri tanpa izin menteri.

8. Sumbangan pihak ketiga.

9. Perizinan terkait RKAB.

10. Pembiaran penambangan pada lahan ex PT. KOBATIN.

11. Tata kelola mineral zirkon yang tidak sesuai peraturan perundang-undangan.

12. Permasalahan penerbitan IPR.

Gubernur Babel: Tambang Tidak Lagi Menjadi Primadona

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG– Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman dalam talkshow bersama Berita Satu yang bertajuk 60 Minutes With Erzaldi Rosman mengatakan bahwa Babel tidak bisa sepenuhnya bergantung kepada pertambangan, mengingat tambang merupakan sumber daya yang bisa habis dan tidak bisa diperbaharui.

Dalam penjelasannya, apabila tambang sudah habis, maka penggantinya tidak ada. Selain itu, pemerintah pun akan mengalami tantangan yang besar dan sulit dalam mengelola kawasan yang rusak sebagai akibat dari penambangan. Gubernur Erzaldi berusaha mencari solusi dari pertambangan yang bisa memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.

“Bagaimana kita bisa mengoptimalkan dari sisa-sisa tambang ini? Betul-betul dapat memberikan solusi bagi kesejahteraan masyarakat Bangka Belitung ke depannya. Makanya, di pertengahan jalan ini, tambang sudah tidak menjadi primadona,” ujarnya.

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman dalam talkshow bersama Berita Satu yang bertajuk 60 Minutes With Erzaldi Rosman. (IST)

Sebagai pengganti dari pertambangan, maka Pemprov. Kepulauan Bangka Belitung sudah mentransformasikan dari tambang menuju ke pariwisata. Pariwisata merupakan sektor menjanjikan yang dapat menghasilkan efek berganda (multiplier effect). 

Beberapa hal yang bisa menjadi multiplier effect dari pariwisata apabila dapat dikelola dengan sangat baik di antaranya adalah pertanian, perikanan, Usaha Mikro Kecil Dan Menengah (UMKM). 

“Multiplier effect bisa menjadi suatu kekuatan besar kalau kita pandai memanagenya, yang akan memberikan dampak dua hingga tiga kali lipat dari sektor pertambangan,”jelasnya.

Saat ini, Bangka Belitung sudah diputuskan oleh pemerintah pusat menjadi salah satu tujuan pariwisata prioritas Indonesia. Berdasarkan rilis Kementerian Pariwisata RI. Sepuluh tempat yang masuk menjadi tujuan pariwisata, diharapkan mampu mendatangkan wisatawan mancanegara ke Indonesia.

Sejak tahun 2017, pemprov sudah memfokuskan ke arah pariwisata dan mulai mengintegrasikan dengan sektor-sektor lainnya. Ditambah konektivitas antara Bangka dan Belitung pun lebih diperkuat agar para wisatawan dapat melakukan eksplorasi keindahan Bangka Belitung sehingga memperpanjang masa tinggalnya.

“Karena Babel ini memiliki 950 pulau. Di antara dua pulau utama Bangka dan Belitung masih banyak yang bisa dieksplor. Saat ini baru 50 pulau yang ditempati dan yang belum ditempati itu masih banyak tempat-tempat yang indah,” ujar Gubernur Erzaldi.
 
Disampaikan Gubernur Erzaldi, di masa pandemi ini Babel termasuk di antara lima provinsi yang difokuskan oleh pemerintah untuk membuka pariwisatanya lebih awal. “Karena di Babel ini sangat terkenal sekali pariwisata yang sifatnya outdoor, sehingga lebih mudah memanage pariwisata outdoor,” pungkasnya. (Diskominfo Babel)

Penulis : Khalimo
Foto : Rafiq
Editor : Listya