Daerah

Sekapot Ancop Bersama Pengurus Danau Pading Bagikan 100 Takjil kepada Wisatawan

WARTABANGKA, LUBUKBESAR – Komunitas Sekapot Ancop Bangka Tengah (Bateng) bersama Pengurus Objek Wisata Danau Pading membagikan 100 paket takjil gratis kepada wisatawan.

Ketua Komunitas Sekapot Ancop Bateng, Ayak mengatakan di bulan Ramadan 1442 H, pihaknya memprogramkan kegiatan bagi takjil gratis kepada masyarakat Bateng. Khusus di Desa Perlang, pihaknya bekerja sama dengan pengurus objek wisata Danau Pading.

“Ada 100 paket takjil kita bagikan tadi di objek wisata danau pading,” kata Ayak, Jum’at (16/4).

Dihari yang sama, pihaknya juga membagikan takjil di seputaran tugu ikan kota koba. Kegiatan berjalan lancar, semua takjil terbagikan sesuai harapan.

“Kedepan program yang sama terus kami lakukan melibatkan berbagai komunitas ataupun organisasi kemasyarakat hingga Pemerintah daerah Bateng,” pungkas Ayak.

Terpisah, Pengurus Objek Wisata Danau Pading, Junai mengapresiasi Komunitas Sekapot Ancop memilih objek wisata danau pading sebagai tempat pembagian Takjil di bulan ramadhan 1442 H.


“Kedepan kami siap bersinergi menjalankan program pembagian takjil gratis ini kembali,” pungkasnya.

Penerima Takjil, Saat (65) mengaku bangga atas kepedulian beragam komunitas berbagi takjil gratis.


“Saya orang tua ini terus berdo’a agar pemuda-pemudi terus berjuang membangun daerah, peduli ke sesama manusia,” ungkapnya.

Pantauan awak media, para pengunjung berbuka puasa di pondok-pondok objek wisata danau pading Sadap bersama komunitas Sekapot ancop dan pengurus objek wisata danau pading. (RN)

Menjelang Berbuka Puasa, Polsek Lubukbesar Gelar Sambang Barokah

WARTABANGKA, LUBUKBESAR – Polsek Lubukbesar memiliki program kegiatan Sambang Barokah di bulan Ramadan tahun ini. Menurut Kapolsek, Ipda Hafiz Febrandani program Sambang Barokah merupakan terobosan pertamakali dilaksanakan Polsek Lubukbesar di tahun 2021.

Sambang barokah yang dimaksudkan pihaknya, yakni berbagi kesesama menjelang berbuka puasa bulan Ramadan 1442 H.

“Yang kami bagikan adalah 100 paket terdiri dari beras, takjil dan masker,” kata Ipda Hafiz, Jum’at (16/4).

Sasaran kegiatan, kata Ipda Hafiz merupakan warga kurang mampu, kaum duafa dan anak yatim piatu. Ia ingin di bulan Ramadan 1442 H, Polsek Lubukbesar dapat membantu masayarakat.

“Desa pertama kali kita jalankan program tersebut di Batu Beriga. Sasaran selanjutnya warga Desa Lubuk Pabrik, Lubuk Besar, Lubuk lingkuk, Perlang, Trubus, Kulur ilir, kulur dan belimbing,” ungkapnya.

Mengingat Virus Corona (Covid-19) masih menyebar, Polsek Lubukbesar juga gencar mensosialisasikan Protokol Kesehatan (Prokes) penanggulangan Covid-19. Pihaknya terus mengimbau warga tetap menggunakan masker, rajin mencuci tangan, menjaga jarak hingga menghindari keramaian.

“Sembari beribadah, mari kita putus mata rantai penyebatan Covid-19,”pungkasnya.

Pantauan awak media, Kapolsek Lubukbesar datangi rumah-rumah warga Desa Batu Beriga yang terdata layak sebagai penerima paket bantuan. (RN)

DPRD Apresiasi Prestasi Pemprov Babel Terbaik ke-3 Nasional Terapkan SPBE 2020

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Di era globalisasi seperti saat ini, tidak heran apabila kemajuan teknologi informasi dapat menjanjikan efisiensi, kecepatan penyampaian informasi, keterjangkauan, dan transparansi, tidak terkecuali pada pemerintahan.

Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) boleh dibilang merupakan suatu terobosan penyelenggaraan pemerintahan yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk memberikan layanan kepada masyarakat luas. Hal ini seperti yang tertuang pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik.

Evaluasi SPBE Tahun 2020 yang dilakukan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) dilakukan terhadap 128 instansi meliputi, kementerian, lembaga dan pemerintah daerah.

Bangka Belitung berhasil mendapatkan predikat sebagai provinsi dengan penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) terbaik ke-3 untuk kategori provinsi di seluruh Indonesia tahun 2020.

Pada evaluasi SPBE ini, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Babel selaku yang diberikan mandat mengurus sistem pemerintahan berbasis digital mendapatkan indeks sebesar 3,16 dari skala 5.

Pada penilaian tersebut, 106 instansi mendapatkan predikat baik, 18 instansi mendapatkan predikat cukup, 4 instansi lainnya mendapatkan predikat sangat baik.

SPBE juga memberi peluang untuk mendorong dan mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang terbuka dan meningkatkan kolaborasi antar instansi pemerintah dalam melaksanakan urusan dan tugas pemerintahan untuk mencapai tujuan bersama.

Selain itu, SPBE juga meningkatkan kualitas dan jangkauan pelayanan publik kepada masyarakat luas, serta menekan tingkat penyalahgunaan kewenangan dalam bentuk kolusi, korupsi, dan nepotisme melalui penerapan sistem pengawasan dan pengaduan masyarakat berbasis elektronik.

Keberhasilan Diskominfo Babel dalam meraih predikat wilayah dengan Penerapan SPBE terbaik nomor 3 menjadi catatan positif bagi DPRD Babel.

Anggota Komisi I DPRD Babel, Nico Plamonia mengucapkan selamat kepada Pemprov. Babel dalam hal ini Diskominfo Babel yang melengkapi prestasi sebelumnya yakni Penghargaan Anugerah Keterbukaan Informasi Publik tahun 2020 dengan klasifikasi Informatif.

“Ini salah satu komitmen kami (Komisi I DPRD Babel) untuk mendukung reformasi birokasi, khususnya digitalisasi sistem pemerintahan,” tambahnya.

Dengan dukungan Komisi I DPRD Babel di bidang anggaran, dirinya berharap Diskominfo Babel tidak berpuas diri dan membangun sistem yang transparan, membenahi pelayanan publik serta melakukan kemudahan regulasi yang ramah terhadap investasi.

“Sehingga dunia usaha memiliki kepercayaan untuk berinvestasi di Babel,” pungkasnya. (Diskominfo Babel)

Tim Penilai WBK dan WBBM Mabes Polri Kunjungi Polres Bangka Barat

WARTABANGKA, MUNTOK – Tim penilai Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBMM) Mabes Polri berkunjung ke Polres Bangka Barat, Jumat (16/4).

Kedatangannya terkait penilaian Zona Integritas (ZI) menuju WBK dan WBBM di wilayah Hukum Polres Bangka Barat.

Rombongan tim penilai internal yang dipimpin oleh AKBP Sri Eko Wahyuningsih, B. Sc dan dua anggota tim lainnya disambut langsung oleh Kapolres Bangka Barat, AKBP Fedriansah.

Kapolres Bangka Barat, AKBP Fedriansah dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih kepada ketua tim dan anggota tim yang telah datang ke Polres Bangka Barat guna melaksanakan penilaian Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani di wilayah Hukum Polres Bangka Barat.

Dikatakan Kapolres, pihaknya mencanangkan zona integritas di tahun ini. Tentunya ini berdasarkan arahan dan petunjuk pimpinan agar Polres Babar bisa menuju WBK dan WBBM.

” Mohon kepada ketua tim diarahkan tim-tim kami apa yang menjadi standar nantinya dapat dinilai untuk jadi apa penilaian menuju WBK dan WBBM. Kami juga berupaya membangun sebuah fasilitas tentunya tidak hanya fasilitas saja tapi kami juga berkomitmen kepada seluruh anggota untuk menjadi pelayan yang beriman kepada masyarakat banyak program yang kami laksanakan,” kata Kapolres, Jumat ( 16/4).

Sementara itu, ketua Tim Penilai Internal Mabes Polri, AKBP Sri Eko Wahyuningsih juga menyampaikan rasa terima kasih kepada kapolres Bangka Barat dan jajaran atas penerimaannya di Polres Bangka Barat.

Menurutnya, tujuan utama zona integritas adalah untuk meningkatkan pelayanan publik pada masyarakat.

” Untuk itulah hari ini kita berkunjung ke Polres Bangka Barat sebagai tim penilai Internal Polri,” ujar Sri.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pengecekan ruangan-ruangan pelayanan publik serta data pendukung terkait pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM di wilayah Hukum Polres Bangka Barat. ( IBB )

Pertamina Amankan Stok dan Penyaluran BBM serta LPG Selama Ramadan Hingga Idul Fitri 1442 H

WARTABANGKA– Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) II memastikan kondisi stok, penyaluran BBM dan LPG di Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) selama Bulan Suci Ramadan hingga Idul Fitri 1442 H dalam kondisi aman.

Pertamina memastikan stok BBM dan LPG saat ini dalam kondisi penuh dan dapat mencukupi kebutuhan sehari-hari masyarakat Sumbagsel yang wilayahnya meliputi Provinsi Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi dan Kepulauan Bangka Belitung.

Unit Manager Communication, Relation & CSR MOR II, Umar Ibnu Hasan dalam keterangan resminya mengungkapkan, Pertamina akan terus melakukan pengamanan dan pemantauan suplai, distribusi serta penjualan BBM dan LPG. Jika masih diperlukan, Pertamina akan menambah stok dan penyaluran BBM serta LPG sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Untuk produk subsidi dan penugasan, akan dilakukan penyaluran fakultatif dan disesuaikan dengan kuota yang telah ditetapkan Pemerintah,” tambah Umar.

Untuk menghadapi lonjakan permintaan LPG, Pertamina akan melakukan penguatan stok di Pangkalan, menyiapkan Agen dan Pangkalan Siaga yang beroperasi selama Ramadhan hingga Idul Fitri 1442 H agar masyarakat mudah mendapatkan LPG, sebagai upaya menjaga pelayanan kepada masyarakat tetap aman.

Pertamina telah menyiapkan sejumlah proyeksi kebutuhan dan apabila diperlukan Pertamina juga menyiagakan pasokan LPG fakultatif, yakni pasokan tambahan yang sewaktu-waktu dilakukan sesuai kebutuhan.

“Pertamina juga memastikan kehandalan sarfas BBM dan LPG, ketercukupan SDM termasuk Awak Mobil Tanki (AMT) dan semua Mobil Tanki (MT) serta infrastruktur dalam kondisi siaga penuh,” tutup Umar.

Pada bulan Maret 2021, tercatat konsumsi BBM Non Subsidi jenis Gasoline (Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo) sekitar 5.128 Kiloliter atau naik sekitar 6,8% dari konsumsi normal harian Februari 2021. Untuk konsumsi BBM Non Subsidi jenis Gasoil (Dex, Dexlite) pada Maret 2021 sebesar 171 Kiloliter atau meningkat 14% dari konsumsi normal harian bulan Februari 2021.

Untuk LPG PSO 3 Kg, pada bulan Maret 2021 konsumsinya adalah 1.769 MT atau naik sekitar 0,4% dari konsumsi normal harian Februari 2021. Sementara, konsumsi LPG Non PSO di bulan Maret 2021 konsumsinya adalah sebesar 203 MT atau naik sebesar 0,9% dari konsumsi normal harian Februari 2021.

Pertamina senantiasa menghimbau masyarakat mampu untuk selalu menggunakan Bright Gas 5,5 Kg dan Bright Gas 12 Kg yang tersedia di pangkalan, beberapa outlet dan SPBU sehingga penggunaaan LPG Subsidi 3 Kg benar-benar tepat sasaran, yakni untuk masyarakat pra sejahtera dan usaha mikro.

Untuk mengurangi aktivitas keluar rumah, seiring dengan masih mewabahnya COVID-19, Pertamina tetap berupaya memenuhi kebutuhan energinya melalui jasa layanan pesan antar Pertamina Call Center 135.

Dengan kemudahan layanan pesan antar ini, dapat membantu masyarakat mendapatkan produk-produk berkualitas Pertamina, tanpa harus keluar rumah.(rls)


ACT-MRI Bangka Galang Dana untuk Korban Banjir NTT

WARTABANGKA, SUNGAILIAT – Organisasi Aksi Cepat Tanggap Masyarakat Relawan Indonesia (ACT-MRI) Kabupaten Bangka melaksanakan aksi penggalangan dana untuk membantu korban bencana alam banjir bandang di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Aksi penggalangan dana dilaksanakan oleh aktivis Aksi Cepat Tanggap Bangka di beberapa lokasi strategi. Seperti Pasar Kite Sungailiat, Pasar Higenis hingga Kecamatan Belinyu.

Koordinator Aksi (KORAKSI) ACT-MRI Kabupaten Bangka Ahmad Julianta mengatakan, penggalangan dana ini dilakukan selama satu minggu. Yakni dari tanggal 12 hingga 18 April 2021.

“Aksi ini merupakan salah satu bentuk aksi peduli sosial terhadap saudara kita yang tertimpa bencana alam. Dan hasil penggalangan dana ini langsung disalurkan,” ujarnya, Jumat (16/4).

Mengingat saat ini para relawan menjalankan ibadah puasa, para relawan kata dia melakukan aksi galang dana pada sore hari. Ketika banyak masyarakat keluar untuk mencari ta’jil berbuka dan ngabuburit. Tentunya tetap memperhatikan protokol kesehatan seperti memakai masker dan menjaga jarak aman.

“Diharapkan bantuan yang digalang ACT Bangka akan meringankan penderitaan saudara kita yang sedang tertimpa musibah bencana alam,” ujar Ahmad Julianta. (Zen)

Soal Pendangkalan Muara Jelitik, Nelayan Bangka Kembali Ngadu ke Gubernur

WARTABANGKA, SUNGAILIAT – Ambon, salah satu nelayan asal Sungailiat, Kabupaten Bangka kembali mengadukan kondisi alur muara Jelitik yang terus mendangkal.

Dihadapan Gubernur Babel Erzaldi Rosman, Kapolda Irjen Drs. Anang Syarif Hidayat, Kajati I Made Suarnawan dan Danrem Babel Brigjen TNI M. Jangkung, Ambon mengatakan sangat susah untuk masuk ke muara pelabuhan.

“Tolong pak. Bapak kan pejabat. Kepada siapa lagi kami ngadu soal pendangkalan alur muara ini,” kata Ambon, Jumat (16/4).

Menurut Ambon, sebagai nelayan jika hanya menghadapi ombak sampai lima meter sangatlah siap namun saat berhadapan dengan alur muara, maka ada kebingungan sendiri dari nelayan. “Hanya itu yang kami pinta pak. Tolong, ini ada hambatan untuk kami keluar masuk,” ujarnya.

Gubernur Babel Erzaldi Rosman tak memungkiri keluhan nelayan Sungailiat selama ini. Menurut dia, Pemprov Babel bukan tidak berupaya selama ini untuk mengatasi pendangkalan.

Erzaldi mencontohkan, Kementerian Kelautan sudah menyiapkan kebijakan dengan melakukan pengerukan sekaligus pengembangan pelabuhan. Tetapi karena sesuatu dan lain hal maka hal tersebut belum bisa disepakati.

“Sehingga kita meneruskan strategi lama. Kita cari mitra untuk selesaikan persoalan ini,” kata Erzaldi.

Terkait PT Pulomas Sentosa yang selama ini mendapat izin kata Erzaldi, tidak memberikan solusi melainkan masalah bertambah. Untuk itu, pihaknya akan membentuk tim untuk mengambil kebijaksanaan Terkait Pulomas maupun pengerukan alur muara Jelitik kedepan.(Zen)

Peduli kepada Masyarakat, Kapolsek Koba Bagikan 100 Paket Takjil

WARTABANGKA, KOBA – Kapolsek Koba, Iptu Martuani Manik bersama anggotanya membagikan 100 paket takjil kepada pengendara yang melintas di depan Mapolsek Koba, Kamis sore (15/4).

Iptu Martuani mengatakan bahwa kegiatan pembagian takjil merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap seminggu sekali selama bulan Ramadan.

Ia menyebut bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menunaikan ibadah puasa.

“Seminggu sekali kita bagikan 100 paket takjil kepada pengendara yang melintas di depan Mapolsek Koba,” kata Iptu Martuani.

Ia juga mengungkapkan bahwa selain kegiatan bagi-bagi takjil, pihak kepolisian Polsek Koba juga melakukan kegiatan rutin lainnya, yaitu patroli tarawih dan patroli sahur.

“Patroli Tarawih itu personel kita datang ke masjid-masjid dan melakukan pengamanan dan patroli sahur itu personil kita berpatroli keliling untuk mengingatkan masyarakat bahwa telah waktunya sahur,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya, kata dia, juga melakukan imbauan-imbauan kepada masyarakat yang berkumpul di tempat-tempat penjualan takjil saat menjelang berbuka. Imbauan tersebut berisi ajakan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

“Kami rutin mengimbau masyarakat untuk tetap menggunakan masker dan menjaga jarak saat berbelanja makanan untuk berbuka puasa,” pungkasnya. (RN)

Selama Operasi Pekat Menumbing, Polres Bangka Ungkap 22 Kasus

WARTABANGKA, SUNGAILIAT – Polres Bangka berhasil mengungkap 22 kasus selama digelarnya Operasi Pekat Menumbing pada 31 Maret sampai 11 April 2021. Kasus terbanyak adalah pencurian dengan 13 kasus.

Kapolres Bangka AKBP Widi Haryawan saat menggelar jumpa pers merinci, selain 13 kasus pencurian, pihaknya juga berhasil mengungkap 5 kasus narkoba, 2 kasus judi, 1 kasus pengeroyokan dan 1 kasus peredaran minuman keras (miras).

“Dari Operasi Pekat Menumbing kita berhasil amankan sembilan tersangka. Satu diantaranya adalah pelaku dibawah umur dalam kasus curanmor,” kata AKBP Widi, Kamis (15/4).

Untuk barang bukti kata kapolres, diamankan minuman keras, ganja 5,2 gram, sabu 0,33 gram, sepeda motor dan belasan handphone.

Dia mengimbau bagi masyarakat yang merasa menjadi korban tindak pidana, untuk segera melapor ke Polres Bangka.

Menurut AKBP Widi, diketahui masih ada masyarakat yang belum melaporkan tindak pidana kepada pihak kepolisian.

“Informasi cepat kita sangat butuhkan jika masyarakat mendapati adanya tindak pidana disekitar lingkungan ini merupakan salah satu bentuk partisipasi masyarakat,” ujar kapolres.(Zen)

Molen Tegaskan Tidak Mentolerir Pegawai Terlibat Narkoba

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil alias Molen tetap tegas dengan pernyataan sebelumnya bahwa narkoba musuh bersama. Oleh karenanya, dia tidak mentolerir pegawainya yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.

Penegasan ini kembali ia utarakan lagi, usai salah satu honorer di BPBD Pangkalpinang terlibat dalam peredaran narkoba.

“Segera perintah saya, saya langsung WA (WhatsApp-red) ke sekretaris BPBD untuk segera pecat yang bersangkutan. Saya perintahkan juga segera ambil tindakan tegas,” katanya, Kamis (15/4).

“Karena bagi saya tidak akan ada tolerir bagi kawan-kawan, honorer terutama yang menggunakan barang terlarang ini. Bagi saya pecat,” tegasnya kembali.

Molen menegaskan akan mengevaluasi kembali para honorer di lingkup Pemkot terkait persoalan ini. Meskipun kata Molen dulunya dalam rekrutmen, para honorer ini melampirkan surat bebas narkoba.

“Ini akan segera kita evaluasi. Kita minta para sekretaris untuk dapat memantau hal ini. Surat bebas narkoba itu tak serta merta dapat membebaskan seserorang dari jeratan narkoba. Ini perlu evaluasi dan bimbingan,” tukasnya.(*)