Daerah

Safari Jumat di Masjid Al-Musa’adah Batu Betumpang, Gubernur Erzaldi Serahkan Bantuan

WARTABANGKA, PULAUBESAR – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman melakukan Safari Jumat di Masjid Al-Musa’adah Batu Betumpang, Kecamatan Pulau Besar, Kabupaten Bangka Selatan (Basel), sekaligus memberikan bantuan zakat dari Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov. Babel melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), juga batuan berupa dana hibah untuk pondok pesantren dan masjid.

Bantuan yang diserahkan digunakan untuk pembangunan Masjid Al-Musa’adah senilai Rp200.000.000, Pondok Pesantren Darul Hikmah senilai Rp230.000.000, dan bantuan BAZNAS kepada 50 kaum mustahik masing-masing senilai Rp500.000, Jumat (15/1).

Usai menyerahkan bantuan, Gubernur Erzaldi memotivasi masyarakat untuk maju, selalu berpikir jauh ke depan dan terus berpikir kreatif guna mengembangkan perekonomian daerah, kegiatan ini sekaligus menjadi wadah silaturahmi dengan pengurus, serta jamaah masjid.

“Saya sampaikan, sekarang kita sedang menggalakkan komoditi tanaman porang dan jahe merah. Komoditi ini sudah ada offtakernya (pembeli), jadi masyarakat tinggal sediakan lahan,” ujar Gubernur.

Sebelum melaksanakan Safari Jumat, Gubernur Erzaldi melaksanakan vaksinasi Sinovac Covid-19 di RSUD Ir. (HC) Soekarno bersama Forkopimda.

“Hari ini vaksinasi di Babel sudah dimulai. Tadi pagi, saya bersama Forkopimda sudah disuntik vaksin. Apa tujuannya? Tidak lain supaya kita terhindar dari Covid-19. Jangan takut divaksin karena vaksin aman dan halal. Walaupun nanti sudah divaksin, tetap harus disiplin protokol kesehatan Covid-19, ” tegasnya.

Sementara itu, Kabag Fasilitasi Bidang Keagamaan Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Babel H. Sopian menjelaskan kembali rangkaian Safari Jumat Gubernur Erzaldi kali ini, selain untuk melaksanakan Salat Jumat berjamaah dengan masyarakat di Desa Batu Betumpang, dilaksanakan pula penyerahan bantuan. (Diskominfo Babel)

Tingkatkan Mutu Pendidikan, Pemprov Babel Siap Terapkan PISA

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman menyatakan kesiapannya untuk menerapkan Programmer for Internasional Student Assessment (PISA).

Pemprov Babel mengusulkan untuk menjadi salah satu provinsi yang bisa menerapkan PISA ini. Dengan PISA, hasil proses belajar menjadi lebih terukur.

Diketahui dari 34 provinsi di Indonesia, hanya 4 provinsi yang mengusulkan penerapan PISA diantaranya, DKI Jakarta, DI Yogyakarta, Bangka Belitung, dan Bali. Namun, Provinsi Bali mengundurkan diri.

“Kita menyambut baik adanya kegiatan ini, karena program ini tidak hanya saja menilai, tapi juga memandu kita. Dengan PISA, hasil belajar para siswa lebih konsisten ke arah yang baik, karena standarnya jelas. Apa pun yang kita dapatkan dari skor PISA ini akan menunjuk kemampuan para siswa dalam menyerap ilmu yang didapat,” jelas Gubernur Erzaldi dalam Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Peran dan Fungsi Dewan Pendidikan, di Ruang Pasir Padi, lantai 2 Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Air Itam, Pangkalpinang, Jumat (15/01).

“Dengan PISA kita dapat meningkatkan pembangunan ekonomi berbasis potensi daerah, meningkatkan sumber daya manusia yang unggul dan handal. Khususnya bertujuan meningkatkan kemampuan SDM Bangka Belitung menjadi SDM yang handal, kuat, dan berkarakter,” ungkapnya.

Menurutnya, setiap tingkatan pendidikan dapat memberikan hasil akhir yang berbeda.

“Dengan PISA, kita dapat memberikan warna yang berbeda sebagai output bagi siswa kita dari SD sampai dengan Sekolah Menengah Atas,” ujarnya.

Kemunculan PISA sebelumnya telah dikaji dan memberikan pandangan yang berbeda dengan metode yang digunakan saat ini. Penggunaan teknologi dalam metodenya menjadikan segala sesuatu menjadi lebih praktis dan aman.

Dengan produk pendidikan yang berstandar baik, akan melahirkan produk pendidikan yang baik pula, sesuai dengan standar yang telah ditentukan.

Untuk PISA tingkat SMA sedang dipersiapkan. Hal ini dimaksudkan agar guru maupun siswa dapat lebih fokus, mampu disemua mata pelajaran, dan mendorong guru untuk terus memperbarui diri melalui assessment kompetensi. Teknologi ini juga mampu meminimalisir kemungkinan kecurangan.

Harapannya organisasi PISA Babel dapat terbentuk, agar program PISA berjalan sesuai harapan.

“Nanti kita rancang organisasi PISA untuk Babel, supaya program PISA dapat benar-benar dijalankan dengan sebagaimana mestinya. Di sini kita membutuhkan peran Dewan Pendidikan untuk memonitoring dan evaluasi,” ujarnya.

Gubernur Erzaldi juga berencana untuk memberikan penghargaan untuk assessment kompetensi PISA.

“Insyalllah, kita akan memberikan penghargaan berkenaan assessment kompetensi siswa dan assessment kompetensi guru Babel. Puncaknya pada lomba inovasi pembelajaran sains teknologi inilah,” ucapnya.

Dalam rapat ini juga hadir Plt. Ketua DPRD Babel, Amri Cahyadi; Ketua Dewan Pendidikan Babel, Bustami Rahman; Kepala Dinas Pendidikan; dan para undangan dari kabupaten/kota. (Diskominfo Babel)

DPRD Babel Usulkan Anggaran Rp15 Miliar untuk Belanja Tak Terduga

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengusulkan kepada Pemprov Babel untuk menganggarkan belanja tidak terduga sebesar Rp15 miliar dari APBD tahun 2021.

Plt Ketua DPRD Babel, Amri Cahyadi mengatakan, anggaran sebesar Rp15 miliar ini salah satunya dapat digunakan untuk membantu ekonomi masyarakat, khususnya bagi masyarakat tidak mampu yang terpapar Covid-19.

“Misalkan, kemarin ada aspirasi dari masyarakat yang terindikasi positif, namun tidak memiliki gejala, kemudian mereka cukup di-isolasi mandiri, kan isolasi mandiri itu 14 hari, jadi mereka tidak dapat bekerja, kalau masyarakat kita itu mendapatkan upah penghasilan bulanan, itu tidak masalah,” kata Amri kepada wartawan kepada wartawan usai divaksin Covid-19 di RSUP Ir. Soekarno, Jumat (15/1).

“Namun bagi masyarakat kita yang tidak bekerja atau buruh harian, kalau di isolasi mandiri 14 hari, kasihan biaya hidup mereka, oleh karena itu, saya sebagai Pimpinan DPRD kemarin, mengimbau kepada pemerintah daerah, gubernur, agar diberikan bantuan kepada masyarakat kita yang di isolasi mandiri,” tambahnya.

Terkait besaran bantuan yang akan disalurkan, dia mengungkapkan, secara teknisnya akan dibahas kembali dalam rapat bersama pihak eksekutif.

“Nanti anggaran cost nya masuk ke Bakeuda, tinggal nanti Dinas Sosial mengajukan ke gubernur, gubernur acc, kemudian memberitahukan kepada DPRD Babel, sudah lanjut,” terangnya. (DEI)

Satu Pasien Positif Covid-19 Asal Muntok Meninggal Dunia

foto:vecteezy.com

WARTABANGKA, MUNTOK – Satu pasien positif Covid-19 asal Muntok, Kabupaten Bangka Barat yakni Tuan WR (66) meninggal dunia saat menjalani isolasi di Pangkalpinang.

Jenazah Tuan WR dimakamkan sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19 di TPU Kebun Nanas, Muntok pada Jumat (15/1).

“Almarhum tiba di Muntok sekitar pukul 04.15 WIB subuh. Pasien covid-19 ini dimakamkan dengan protokol kesehatan di pemakaman Kebun Nanas. Selama pelaksanaan berjalan dengan lancar, tertib dan kondusif,” ungkap Putra via WhatsApp, Jumat siang.

Dijelaskan Putra, almarhum Tuan WR memang berdomisili di Pangkalpinang. Namun, dikarenakan Tuan WR berasal dari Muntok, jadi almarhum dimakamkan di daerah asalnya.

“Informasi yang saya terima Tuan WR ( 66 ) alamat sesuai KTP Pangkalpinang. Info yang saya terima. Keluarga di Muntok dan memang asal Muntok,” jelas Putra.

Tim pemakaman jenazah Tuan WR, kata Putra, terdiri dari Kasatpol PP, Posal Muntok, KSOP Muntok, KKP Muntok, Kapuskesmas Muntok, PMI Muntok, BPBD Bangka Barat, Pol PP Bangka Barat dan Damkar Bangka Barat.

Putra menambahkan almarhum Tuan WR tidak termasuk dalam daftar 23 orang pasien positif Covid-19 yang sedang dikarantina di Bangka Barat. Selain itu, Tuan WR juga tidak memambah daftar 3 pasien yang meninggal dunia karena Covid-19 di Kabupaten Bangka Barat.

” Tidak termasuk dalam 23 orang yang sedang isolasi,” tukas Putra. ( IBB )

11 Pejabat Daerah Kabupaten Bangka Disuntik Vaksin Covid-19

WARTABANGKA, SUNGAILIAT – Sebelas pejabat Kabupaten Bangka, Jumat (15/1) mulai disuntik vaksin Covid-19 tahap pertama. Mulai dari Bupati Bangka Mulkan, Kejari Bangka Farid Gunawan, Wakapolres Bangka Kompol Faisal, Jubir Covid-19 Bangka Boy Yandra dan lainnya.

“Hari ini terdapat 11 pejabat daerah yang tergabung dalam forkopimda menerima suntik vaksin Covid-19 Sinovac yang pertama oleh tim medis di Rumah Sakit Depati Bahrin Sungailiat,” kata Mulkan, saat membuka pencanangan vaksinasi Covid-19.

Mulkan berharap, dengan dimulainya vaksinasi Covid-19 yang diikuti sejumlah pejabat daerahnya lainnya, hendaknya pula masyarakat dapat menerima pemberian vaksin sesuai tahapannya.

“Saya minta masyarakat nantinya dapat atau mau disuntik vaksin Covid-19 guna kepentingan kesehatan baik untuk dirinya, keluarga dan orang lain,” harapnya.

Mulkan menerangkan, terhitung sejak Maret 2020 sampai dengan sekarang, wilayah Kabupaten Bangka yang tersebar di delapan kecamatan terdata 912 kasus Covid-19 positif, 833 kasus sudah selesai isolasi serta 12 pasien Covid-19 meninggal dunia.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Bangka, dr Then Suyanti mengatakan vaksinasi ini guna mencapai kekebalan di kelompok masyarakat dan melindungi masyarakat dari penyebaran Covid-19. Sehingga tetap produktif, baik sosial maupun ekonomi dalam menjalani aktivitas kesehariannya.

“Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 ini menyasar pada pelayanan tenaga kerja kesehatan sebanyak 3364 orang. Dimana sasaran utama yakni tenaga kesehatan, tenaga penunjang dan pelayanan kesehatan. Sasaran kedua petugas pelayanan publik yakni TNI, Polri, aparat hukum, petugas Bandara, perbankan dan sebagainya,” katanya saat membacakan laporan.

Dikatakannya, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bangka dimulai pada 15 Januari 2021 dan akan dimulai di 12 puskesmas dan 4 rumah sakit yakni RSUD Depati Bahrin, RS Soekarno, RS Medika Stannia dan RS Arsani.(*/zen)

Plt Ketua DPRD Babel Ajak Masyarakat Dukung Vaksinasi Covid-19

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Plt Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Amri Cahyadi ikut disuntik vaksin Covid-19 Sinovac bersama gubernur, forkompimda, para tokoh agama serta tokoh masyarakat di Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Ir. Soekarno, Jumat (15/1) pagi.

“Alhamdulillah kami sudah melakukan vaksinasi awal, kick off pelaksanaan vaksin ini bersamaan dengan Kota Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka, kemudian disusul dengan kabuparen lainnya,” kata Amri kepada wartawan di gedung DPRD Babel, Jumat (15/1).

Vaksinasi awal ini, diutarakan Amri, sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo bahwa setiap pimpinan daerah wajib memberikan teladan kepada masyarakat untuk membuktikan bahwa vaksin itu aman dan teruji.

“Kita ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa vaksin ini jangan ditakutkan, selain itu, vaksin ini juga akan diberikan kepada para tenaga kesehatan (nakes) kita,” ujarnya.

Oleh karenanya, dia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung program vaksinasi ini, agar pandemi Covid-19 ini dapat segera berakhir.

“Jadi ini (vaksinasi-red) wajib kita dukung, tidak perlu lah kita perdebatkan, karena sudah ada fatwa dari MUI yang menyatakan vaksin ini halal, kemudian keampuhannya juga sudah diuji oleh BPOM,” jelasnya.

“Sekali lagi, program ini adalah upaya dari pemerintah untuk sesegera mungkin kita dapat keluar dari pandemi Covid-19, dan memperbaiki kehidupan bangsa kita, salah satunyanya sektor ekonomi kita yang terpuruk,” pungkasnya. (DEI)

Disuntik Vaksin Covid-19, Ini yang Dirasakan Gubernur Erzaldi

WARTABANGKA, MERAWANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman menjadi orang yang pertama disuntik vaksin Covid-19 Sinovac di Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) HC. Ir. Soekarno, Jumat (15/1) pagi.

“Alhamdulillah saya telah disuntik sebagai yang pertama, dan sudah melakukan observasi selama 30 menit pertama, kondisi aman dan baik-baik saja,” kata Erzaldi saat jumpa pers di RSUP Soekarno.

Vaksinasi Sinovac ini, diutarakan Erzaldi, juga dilakukan serempak di Kota Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka, kemudian disusul oleh kabupaten lainnya.

Meskipun sudah ada vaksin, Erzaldi meminta masyarakat tetap menjaga dan mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

“Jangan karena sudah ada vaksin, lantas kita tidak disiplin melaksanakan Prokes dengan baik,” ujarnya.

Vaksinasi ini, dijelaskan dia, merupakan salah satu cara untuk menekan penyebaran Covid-19. Oleh karenanya, masyarakat wajib di vaksin, karena sudah diatur dalam undang-undang.

“Tetapi ada 16 kriteria yang tidak dapat di vaksin, dan sudah diatur oleh Kementerian Kesehatan, tentunya kita harus mengikuti itu,” terangnya.

“Harapan kita kedepan, kita tetap berharap kepada masyarakat agar menjalankan prokes dengan baik,” harapnya. (DEI)

Unit Reskrim Polsek Tempilang Tangkap Bandar Narkoba, Dua Paket Besar Sabu Disita

WARTABANGKA, MUNTOK – Unit Reskrim Polsek Tempilang, Kabupaten Bangka Barat (Babar) berhasil meringkus seorang bandar narkoba, RO (26), warga Dusun Nyikep, Desa Penyampak, Selasa (12/1). Dua paket besar narkoba diduga sabu berhasil diamankan petugas dari tangan tersangka.

KBO Sat Resnarkoba Polres Babar, IPDA Miyohan mengatakan penangkapan pelaku berawal dari informasi yang diterima bahwa ada transaksi narkotika jenis sabu di Dusun Nyikep Desa Penyampak pada Selasa (12/1) sekitar pukul 23.00 wib. Pihaknya langsung melakukan penyelidikan.

Saat sampai di TKP, kata dia, pihaknya menemukan dua orang laki-laki yang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio. Ketika anggota Polsek Tempilang memberhentikan dua orang ini, RO dengan sengaja menabrak petugas agar bisa kabur sehingga anggotanya mengalami luka lecet.

Namun saat melakukan penangkapan, anggota hanya berhasil menangkap RO. Sedangkan satu orang lainnya yakni AN berhasil melarikan diri dari kejaran petugas dan masuk Daftar Pencarian Orang atau DPO,” ungkap IPDA Miyohan saat konferensi pers di Ruang Coment Center Humas Polres Babar, Kamis ( 14/1).

Miyohan menjelaskan berdasarkan keterangan dari pelaku rencananya sabu-sabu tersebut akan dijual kembali dan sisanya untuk dipakai. Pihaknya juga mengamankan beberapa
barang bukti.

“Narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 2 paket besar dan 18 helai plastik klip kosong ukuran kecil di dalam kotak rokok Sampoerna mild yang berada di dalam botol air yang sudah kosong, 1 unit sepeda motor Yamaha Mio warna merah tanpa nopol dan 1 unit hp merek Samsung,” jelas Miyohan.

Miyohan menambahkan pelaku dikenakan Pasal 114 ayat ( 1 ) subs Pasal 112 ayat ( 1 ) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun, maksimal seumur hidup.

” Dengan tertangkapnya pelaku ini kita akan mengembangkan terus sehingga mampu membongkar jaringan peredaran narkoba di Wilayah Hukum Polres Bangka Barat dan menumpas sampaike akarnya, karena Narkoba ini sangat berbahaya dan dapat merusak generasi penerus bangsa,” tutup Miyohan. ( IBB )

Vaksin Corona Bukan Akhir dari Pandemi, Erzaldi Minta Masyarakat Tetap Patuhi Prokes

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Roesman menegaskan dengan adanya vaksin bukan berarti Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) hilang atau berakhir. Meskipun sudah mendapatkan vaksin, masyarakat harus tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

“Vaksin ini salah satu upaya untuk bebas dari pandemi, tetapi bukan berarti langsung hilang, kita harus melaksanakan prokes dengan baik, patuhi 3 M. Masyarakat jangan pernah merasa dengan adanya vaksin sudah bebas kembali, tidak,” kata Erzaldi, Kamis (14/1).

Disiplin dalam mematuhi prokes harus tetap dijalankan, menggunakan masker dimana saja ketika berada di luar rumah, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

“Vaksin ini diadakan tapi tetap sebagai masayarakat menjalankan prokes dengan lebih disiplin lagi, tidak ada yang menjamin bahwa vaksin ini berhasil atasi pandemi, tetapi ini upaya untuk mengurangi angka kesakitan dan kematian akibat corona, ” jelasnya.

Ia menegaskan, vaksin sinovac ini sudah mengantongi izin dari BPOM dan dinyatakan halal oleh MUI sesuai dengan fatwa nomor 02 tahun 2021.

Ia mengajak, agar masyarakat untuk tidak takut di vaksin, apalagi pemerintah mewajibkan vaksin sebagai upaya untuk menciptakan kekebalan imunitas di kelompok masyarakat.

“Vaksin khusus corona ini wajib, kalau tidak mau vaksin kita serahkan ke petugas berwenang, dalam UU darurat kebencanaan ada pasal yang menyatakan ketika terjadi darurat kalau ada tindakan pengambilan vaksin, ini wajib, ” tegasnya. (*/two)

Molen Akan Jadi Orang Pertama yang Divaksin Covid-19 di Pangkalpinang

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Program vaksinasi Covid-19 di Kota Pangkalpinang akan dilaksanakan Jumat besok, Jumat (15/1). Wali Kota Pangkalpinang akan menjadi orang pertama yang disuntik vaksin Covid-19.

Setelah itu berturut-turut wakil walikota dan diikuti pejabat utama forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kota Pangkalpinang.

Wali kota Maulan Aklil mengatakan program suntik vaksin kepada forkopimda ini menandakan dan meyakinkan masyarakat bahwa vaksin itu aman dan layak digunakan.

Disamping itu kata dia, vaksin yang akan diterima masyarakat ini sudah mengantongi izin halal dari MUI dan sudah mendapatkan izin dari BPOM.

“Besok Jumat saya bersama Forkompimda kota Pangkalpinang akan pertama kali divaksin di Rumah Sakit Depati Hamzah. Hari ini kami sudah cek kesehatan,” ujar Molen, Kamis (14/1).

Molen sapaan akrab wali kota menegaskan tak perlu takut dengan suntik vaksinasi covid-19 karena dengan segala pertimbangan bahkan Presiden Jokowi saja sudah duluan disuntik vaksin.

“Kalau masalah vaksin kita tanyakan sama orang yang berkompeten dokter yang membidangi vaksin pemerintah yang memang punya tugas itu jadi tolong mumpung kita lagi kumpul di sini terutama para Camat Lurah sampaikan dengan masyarakatnya tidak perlu ditakutkan tetapi kita waspada laksanakan minimal 3M mencuci tangan memakai masker menjaga jarak,” pinta Molen.(*)