Bangka Barat

Kecamatan Muntok Raih Juara Pertama MTQH XII Kabupaten Bangka Barat

WARTABANGKA, MUNTOK – Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH ) XII Tingkat Kabupaten Bangka Barat Tahun 1433 Hijriyah/2021 resmi ditutup, Selasa (12/10) malam. Penutupan MTQH ditandai dengan tabuhan bedug oleh Sekretaris Daerah, Muhammad Soleh di Aula Masjid Agung Baitur Ridho Muntok.

Juara pertama berhasil disabet oleh Kecamatan Muntok. Sedangkan juara kedua diraih Kecamatan Simpang Teritip, dan Kecamatan Parittiga di posisi ketiga. Kecamatan Jebus berhasil menduduki posisi keempat dan Kecamatan Tempilang dan Kelapa menempati posisi lima dan enam.

Sekretaris Daerah Bangka Barat, Muhammad Soleh mengucapkan selamat kepada para pemenang, atas prestasi yang telah diraih. Dirinya mengharapkan kepada para peserta untuk terus berlatih dan mengasah kemampuan diri.

“Mudah – mudahan dapat tampil lebih maksimal pada perhelatan yang sama pada tahun – tahun berikutnya,” kata sekda.

Menurutnya, Musabaqah Tilawatil Qur’an merupakan sebuah wahana dalam rangka memacu pengembangan tilawah, hafalan serta cabang lainnya sebagai warisan kekayaan intelektual Alqur’an yang tak ternilai.

“Hal ini tentunya merupakan salah satu syi’ar Islam yang harus dipertahankan bahkan ditingkatkan,” ungkap Soleh.

Ia melanjutkan esensi mendasar dari pelaksanaan MTQH adalah mengaktualisasikan firman Allah SWT sebagai cara pandang hidup.

“Dan lebih jauh lagi adalah menanamkan nilai-nilai spiritual dan semangat beragama di tengah-tengah masyarakat, khususnya di Kabupaten Bangka Barat,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Bangka Barat, Syarifudin menambahkan untuk para pemenang akan mewakili Bangka Barat pada MTQ tingkat provinsi tahun 2021.

“Pembinaan akan dilakukan kepada para peserta terbaik sebelum mengikuti perhelatan di tingkat provinsi tersebut,” tukasnya. ( IBB )

Di Pantai Selepuk dan Pantai Pasir Kuning, Yus Derahman Harap Adanya Pengembangan Pariwisata

WARTABANGKA, TEMPILANG – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Yus Derahman, mengharapkan adanya pengembangan pariwisata yang dilakukan di Pantai Selepuk dan juga Pantai Pasir Kuning, Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat.

“Kita reses di Desa Air Lintang, tepatnya di Pantai Pasir Kuning. Kita undang RT dan seluruh perangkat desa. Kita menggali dari yang kecil hingga yang besar yang dirasakan perlu untuk pembangunan di Desa Air Lintang,” kata Yus Derahman kepada wartabangka, saat melakukan reses Tahun Sidang III Masa Sidang I, di Pantai Pasir Kuning, Desa Air Lintang, Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat, Senin (11/10).

Sekretaris Komisi I DPRD Babel itu juga menyebutkan, adapun pengembangan pariwisata yang diinginkan untuk di Pantai Selepuk dan juga Pantai Pasir Kuning, yakni berupa fasilitas dan juga hal-hal yang dianggap perlu untuk pengembangan pariwisata.

“Memang pengunjungnya di hari libur cukup ramai, namun ketika fasilitas untuk pengembangan pariwisata tidak ditambah, masyarakat bosan dan bisa tidak mau lagi ke pantai yang ada di Kecamatan Tempilang ini,” jelas Politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) itu.

“Kita berharap, aspirasi ini benar-benar bisa menjadi masukan bagi eksekutif untuk dapat direncanakan dan direalisasikan,” harapnya. (*/ryu)

Kelompok Nelayan Jaya Mandiri Bersama PT Timah Tanam 1000 Mangrove di Pantai Sungai Baru Muntok

WARTABANGKA, MUNTOK – Kelompok Nelayan Jaya Mandiri bersama PT Timah Tbk menanam 1000 pohon mangrove di Pantai Sungai Baru, Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Jumat (8/10). Penanaman mangrove ini sebagai upaya untuk menjaga kawasan di pesisir Pantai.

PT Timah Tbk menyerahkan bantuan 1000 batang mangrove sekaligus biaya perawatan mangrove. Hal ini sebagai upaya perusahaan mendukung kelompok nelayan menjaga wilayah pesisir pantai.

Ketua kelompok Nelayan Jaya Mandiri Kasdi, mengatakan pihaknya berinisiatif untuk menanam mangrove untuk menata kembali pantai seperti semula. Ia menyebutkan banyak mangrove yang ditanam sudah mati.

“Kami ingin menata kembali pantai ini, mengingat beberapa pohon mangrove ini sudah mati, jadi kami tanam lagi. Mangrove ini memiliki peran penting untuk mencegah terjadinya abrasi pantai,” sebutnya.

Pihaknya, mengapresiasi PT Timah Tbk yang telah memberikan bibit mangrove dan biaya perawatannya. Sehingga nantinya, diharapkan kawasan ini akan kembali indah.

“Atas nama nama nelayan Jaya Mandiri mengucapkan banyak terimakasih kepada PT Timah atas kepeduliannya dengan alam sekitar dan kami sebagai nelayan,” terang Kasdi

Sementara itu, Penyuluh perikanan pada Dinas Kelautan dan perikanan Ayu Permatasi menyampaikan, penanaman mangrove sangat bermanfaat baik kepada lingkungan, biota laut di kawasan pantai dan nelayan.

“Terimakasih banyak kepada PT Timah yang telah menbantu kegiatan ini, manggrove memiliki banyak manfaat seperti memecah arus, gelombang, apalagi sekarang musim hujan, pasang arus naik, menyebabkan lumpur naik. Mangrove ini menyerap lumpur di dasar pantai, sehingga sangat bermanfaat sekali,” tutupnya.

Penyerahan bantuan bibit manggrove diserahkan o Tim CSR PT Timah Tbk kepada ketua kelompok nelayan Kasdi dan anggota, disaksikan penyuluh perikanan Dinas Kelautan Kelautan Perikanan Ayu Permatasari.(rls)

Polres Bangka Barat Gelar Vaksinasi Keliling di Desa Simpang Tiga

WARTABANGKA, MUNTOK – Polres Bangka Barat menggelar vaksinasi Covid-19 keliling atau door to door di Desa Simpang Tiga, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat, Rabu (6/10).

Kapolres Bangka Barat, AKBP Agus Siswanto mengatakan vaksin door to door ini diberikan kepada 30 warga. Hal ini dilakukan guna meningkatkan minat masyarakat agar mau divaksin.

” Sentra vaksinasi kan sudah banyak dilakukan tidak hanya oleh Polri tapi juga oleh Pemda, oleh rekan-rekan TNI juga. Namun ada masyarakat yang terkendala untuk mendapatkan akses yang sudah disentralisasi tersebut, namun ada masyarakat yang tidak sempat hadir karena terkendala waktu yang enggak pas, kalangan Lansia dan lain sebagainya, jadi kami laksanakan secara door to door,” kata kapolres.

Kapolres melanjutkan vaksin keliling atau door to door yang dilakukan oleh pihaknya ini juga mendapatkan apresiasi positif dari masyarakat Desa Simpang Tiga.

“Jadi sasaran yang kita sentuh langsung kita datangi, mereka cukup dirumah saja kan kita pendataan lewat Bhabinkantibmas siapa saja yang bisa dijadikan sasaran. Alhamdulillah, kami juga banyak mendapat apresiasi positif dari masyarakat,” ungkapnya.

Untuk itu, kapolres mengimbau kepada warga masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap aktifitas serta menjadikannya sebagai sebuah kebiasaan baru untuk mencegah penyebaran Covid-19.

” Pandemi Covid-19 ini belum selesai, mari kita sama-sama sukseskan penanganan ini dengan keterlibatan kita masing-masing, partisipasi aktif kita masing-masing, yang pertama dengan menerapkan 5M. Jadikan 5M itu menjadi sebuah kebudayaan baru yang harus kita laksanakan dalam setiap aktifitas kita,” tukas Kapolres. ( IBB )

Satnarkoba Polres Babar Sosialisasi Bahaya Narkoba di SMPN 1 Muntok

WARTABANGKA, MUNTOK – Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Bangka Barat melaksanakan sosialisasi dan penyuluhan tentang bahaya narkoba dan miras/ miras oplosan serta akibat dan sanksi hukumnya dalam rangka pencegahan, pemberantasan dan penanggulangan peredaran gelap narkoba di SMP Negeri 1 Muntok, Selasa (5/10).

Kasat Res Narkoba, Iptu Eddy Yuhansyah seizin Kapolres Bangka Barat, AKBP Agus Siswanto melalui Kanit Lidik II Opsnal, Bripka Leo Agustian Sat Res Narkoba Polres Babar memberikan pembinanan dan penyuluhan kepada para siswa.

Hal ini dilakukan guna membangun karakter pelajar yang disiplin agamis untuk menyongsong masa depan yang sukses serta sosialisasi tentang bahaya narkoba dan miras/miras oplosan serta akibat dan sanksi hukumnya dalam rangka pencegahan, pemberantasan dan penanggulangan peredaran gelap narkoba.

“Kegiatan sosialisasi ini sebagai bentuk kegiatan untuk mencegah peredaran Narkoba khususnya di kalangan pelajar di SMP Negeri 1 Muntok yang mana jaringan Narkoba telah masuk ke segala sektor dan elemen masyarakat termasuk generasi penerus bangsa,” ujarnya.

Selain itu, kata dia, sosialisasi ini merupakan salah satu bagian dari kegiatan rutin Sat Res Narkoba Polres Babar. Pihaknya menjelaskan kepada para siswa tentang bahayanya penggunaan narkotika.

“Selain narkoba banyak jenis obat-obatan yang tanpa ijin edar, miras dan miras oplosan, oleh para siswa/siswi yang awam yang tidak mengetahui bahwa obat-obatan tersebut dapat merusak kesehatan dan dapat menyebabkan kematian,” tukasnya. ( IBB )

Tim Sepak Bola Kecamatan Teritip Raih Juara 1 Porkab III Babar 2021

WARTABANGKA, MUNTOK – Laga final sepak bola Porkab ke – III Bangka Barat 2021 yang mempertemukan Kecamatan Simpang Teritip menghadaoi Kecamatan Parittiga berlangsung sengit.

Laga final yang dilaksanakan di lapangan Pemuda, Dusun Penganak, Desa Air Gantang pada Kamis ( 30/9) kemarin berhasil dimenangkan Kecamatan Simpang Teritip dengan skor 3-0.

Tim Kecamatan Tempilang mendapatkan medali perunggu dan Kecamatan Kelapa berada di posisi ketiga. Namun meskipun menempati posisi kedua, Kecamatan Tempilang
dinobatkan menjadi tim terbaik dan pemainnya Ardian Maulana dinobatkan menjadi yang terbaik.

Ketua ASKAB Bangka Barat merasa bersyukur kepada seluruh pemain sepak bola yang sudah berjuang selama Porkab III Bangka Barat 2021. Dirinya berharap pada Porprov 2023 mendatang, atlet-atlet ini dapat mengharumkan nama Bangka Barat tercinta.

” Buat adek – adek yang sudah juara saya ucapkan selamat dan yang belum juara jangan berkecil hati. Ini bukan tujuan akhir kita, jadi ini proyeksi untuk Porprov yang mana Bangka Barat adalah juara bertahan, emas pada Porprov V kemarin. Jadi adek – adek ini lah yang akan mengharumkan nama Bangka Barat pada even Porprov di Bangka Barat tahun 2023. Terus latihan, tetap semangat, pokoknya harus lebih baik lagi ke depan,” kata Hasbullah.

Sementara itu, Wakil Bupati Bangka Barat, Bong Ming Ming yang ikut hadir menyaksikan laga final mengungkapkan dalam pertandingan ini tidak ada yang kalah. Lawan sesungguhnya adalah kabupaten lain saat ajang Porprov 2023.

Selain itu, ia punya impian untuk dapat membawa sepakbola Bangka Barat ke level nasional.

” Hari ini (kemarin-red) pertandingan sudah selesai. Yang ada hari ini dihadapan saya tidak ada lagi Simpang Teritip, tidak ada lagi Parittiga tidak ada lagi Tempilang, yang ada dihadapan saya adalah Kabupaten Bangka Barat,” tukasnya. ( IBB )

Lima Kecamatan Ikuti Cabor Voli Pantai Porkab Bangka Barat 2021

WARTABANGKA, MUNTOK – Cabang bola voli pasir di perhelatan Porkab ke – III Bangka Barat 2021 telah memulai pertandingannya hari ini, Rabu (29/9), di Pantai Batu Rakit, Kecamatan Muntok.

Cabang ini diikuti lima kecamatan, Muntok, Simpang Teritip, Kelapa, Parittiga dan Tempilang, sedangkan Jebus absen dan tidak mengirimkan atletnya.

Korcam Muntok, Irvanda Setiawan mengatakan, cabor bola volly pasir dimulai sejak tadi pagi, dibuka dengan pertandingan tim putri dan dilanjutkan dengan tim putra.

” Pagi tadi putri, siang ini putra. Peserta lima kecamatan karena ada satu kecamatan yang tidak mengirimkan timnya, yaitu Jebus. Ini sistemnya full kompetisi, besok dihabiskan,” ujar Irvanda.

Dia mengakui prestasi Bangka Barat di cabang ini belum terdengar pada event Porprov atau event lainnya, namun bukan berarti tidak ada potensi untuk dikembangkan.

” Prestasi volly pantai untuk potensi ada, tinggal kita persiapan atlet sama fasilitas untuk lebih difokuskan lagi, karena kita belum fokus aja sekarang. Dengan Porkab ini kan kita bisa cari bakat – bakat pemula, kita bisa maping juga atlet – atlet yang bakal kita ikutkan di kompetisi, bukan hanya di Porkab tapi juga bisa kita buat event – event yang sifatnya internal di daerah kita untuk penjaringan bibit – bibit,” terangnya.

Kendati absen di cabor bola volly pasir, Kecamatan Jebus mencatat prestasi membanggakan di cabor bola volly out door, dimana tim putranya berhasil meraih emas, satu – satunya medali yang didapat hingga hari ke empat Porkab ke – III Bangka Barat.

Tim bola volly outdoor putra Jebus berhasil mengalahkan tim kecamatan Kelapa pada babak final di Lapangan Bola Volly Desa Mancung, Kecamatan Kelapa.

Kecamatan Kelapa masih bertengger di peringkat pertama perolehan medali sementara Porkab ke – III Bangka Barat dengan 7 emas, 5 perak, 3 perunggu, total 15 medali.

Begitu pula dengan Muntok, masih betah di peringkat II, dengan 5 emas, 6 perak, 4 perunggu, total 15 medali. Simpang Teritip peringkat III, 2 emas, 3 perak, 4 perunggu, total 9 medali.

Parittiga peringkat IV, 2 emas dan 1 perunggu, total 3 medali. Kecamatan Jebus naik ke peringkat V dengan 1 emas. Sementara Kecamatan Tempilang terpuruk di peringkat VI dengan 3 perak dan 5 perunggu. ( IBB/rls )

Geliatkan Sektor Pertanian dan Tingkatkan Konektivitas Warga di Desa Limbung, PT Timah Bangun Jalan 2 Kilometer

WARTABANGKA, BANGKA BARAT – Mempermudah akses dan konektivitas warga untuk menjangkau kawasan perkebunan dan persawahan, PT Timah Tbk membangun dan memperbaiki Jalan Usaha Tani (JUT) di Desa Limbung, Kecamatan Parit Tiga, Kabupaten Bangka Barat.

Jalan yang akan dibangun sepanjang 2 kilo ini sebelumnya merupakan akses yang dilalui puluhan kepala keluarga untuk menuju perkebunan dan persawahan. Selain itu, jalan ini menghubungkan antara Desa Kacung dan Desa Limbung. Jalanan ini sangat licin saat musim hujan. Tak ayal ini membuat warga kerap jatuh saat melintasi jalanan ini.

Bertahun-tahun warga melintasi jalan ini untuk membawa hasil kebun, beruntungnya dalam beberapa waktu lalu ada alat berat yang masuk ke kawasan tersebut sehingga membuat jalan lebih luas. Hanya saja, masih licin saat musim hujan.

Ketua Gapoktan Desa Limbung Jaya, Syamsul Bahri menceritakan pihaknya mengusulkan pembangunan jalan ini lantaran memang kondisi jalan yang sudah sulit dilalui warga, apalagi di tengah musim hujan seperti saat ini.

“Tadinya jalan ini berlumpur dan sangat licin sekali, ini sudah terbentuk karena ada PC yang masuk lewat sini untuk bangun sawah. Tapi ini aja masih licin kalau hujan. Ada banyak warga yang jatuh kalau pulang atau pergi dari kebun. Karena di sini banyak kebun warga ada lada, sawit, karet, ada persawahan juga,” ujar Syamsul.

Selain membangun jalan, PT Timah Tbk juga membuat dua titik gorong-gorong di kawasan ini dan juga talud sepanjang 40 meter.

Menurutnya, mereka sangat bangga dengan dibangunnya jalan yang lebih layak untuk akses warga menuju sumber ekonomi mereka. Usulan pembangunan jalan ini sudah disampaikan beberapa kali dalam Musrembang, hanya saja belum mendapat respon.

“Bisa dibilang PT Timah Tbk membuat jalan ini, karena jalan ini kan sebelumnya hanya untuk motor, memang ada PC lewat jadi lebih terbentuk. Tapi yang bener-bener dibangun memperhatikan kualitasnya ya baru kali ini lah. Kami bangga sekali PT Timah Tbk sudah membantu dan memudahkan petani di sini untuk ke kebun,” sebutnya.

Menurutnya, selama ini jalan ini hanya dibersihkan bergotong royong oleh warga dengan peralatan seadanya. Sehingga jalan ini memang perlu dibuat sesuai dengan peruntukannya untuk mendukung sektor pertanian.

Lebih lanjut, Ia menyampaikan jalan ini tidak hanya untuk perkebunan warga, namun masyarakat dari Desa Kacung juga sering memanfaatkan jalan ini untuk menuju Pasar Parititiga, sehingga lebih dekat.

“Tidak hanya warga Desa Limbung yang memanfaatkan akses ini, warga Desa Kacung juga sering lewat sini kalau mau ke Parittiga, karena memang lebih dekat. Tidak hanya buat akses petani tapi jalan untuk menghubungkan dua desa,” katanya.

Menurutnya, di Gapoktan Limbung Jaya memiliki sekitar 12 kelompok tani dengan jumlah anggota lebih dari 200 orang. Dimana memang di Desa Limbung mayoritas penduduknya memiliki mata pencaharian sebagai petani.

“Kami sangat bangga dengan PT Timah Tbk, dan saya sampaikan kepada warga yang bangun jalan ini PT Timah Tbk. Karena memang ini menjadi akses warga untuk berkebun. Secara tidak langsung dengan membangun akses jalan ini PT Timah Tbk sudah mendukung sektor pertanian di Desa ini,” sebutnya.

Ia berharap, kedepannya sinergi dan kolaborasi ini akan terus terjalin sehingga kehadiran PT Timah Tbk terus memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Semoga nanti petani dari desa lain juga bisa merasakan bantuan yang seperti kami rasakan ini dari PT Timah Tbk,” katanya.

Pembangunan Jalan Menggunakan Skema Padat Karya

Ketua Gapoktan Limbung Jaya, Syamsul Bahri mengatakan pembangunan jalan sepanjang 2 kilo ini menggunakan tenaga kerja masyarakat sekitar dengan sistem padat karya.

Kata dia ada sekitar 20 lebih masyarakat yang terlibat dalam pembuatan jalan, namun untuk alat berat memang didatangkan dari luar lantaran tak ada warga desa yang memiliki peralatan.

“Ada lebih dari 20 orang yang ikut bekerja, warga kita semua. Warga yang kita ajak ini yang lagi off bekerjanya. Seperti petani karet, karena musim hujan kan enggak bisa ngaret jadi mereka kerja di sini buat nambah penghasilan. Ada juga yang memang pengangguran kita ajak juga. Karena memang permintaan dari PT Timah ini dikerjakan padat karya,” kata Syamsul.

Menurutnya dengan sistem padat karya ini juga membantu ekonomi masyarakat, apalagi di saat pandemi Covid-19 seperti saat ini. Pekerjaan ini diperkirakan akan selesai maksimal selama dua bulan.

“Ya sangat membantu lah, mereka bekerja nanti diupah perhari. Banyak juga warga yang antusias mau bekerja,” sebutnya.

Salah satu warga Ishak (60) mengatakan, dirinya sangat senang bisa bekerja agar dapur bisa tetap ngebul. Disaat cuaca tak menentu dengan kondisi ekonomi saat ini dengan adanya pekerjaan seperti ini bisa membantu warga.

“Ya senang lah ada pekerjaan seperti, tapi ini kan tidak lama. Coba kalau sering-sering ada pekerjaan kayak gini,” ujarnya.

Senada, Ari (33) Warga Desa Limbung ini mengapresiasi PT Timah Tbk yang telah membantu pembuatan jalan ke perkebunan warga ini, apalagi warga sendiri yang dilibatkan untuk pembuatan jalannya.

“Saya ada kebun juga dekat sini, ya senang lah ini jalan dibagusin. Kalau hujan di sini licin sekali kasian kalau orang tua ke kebun sering jatuh. Ya kami bersyukurlah dibangun jalan terus kami juga diajak kerja,” tutupnya.

Pemerintah Desa Apresiasi PT Timah Tbk

Pemerintah Desa Limbung mengapresiasi langkah PT Timah Tbk untuk membangun jalan yang lebih layak menuju akses perkebunan dan persawahan masyarakat di Desa Limbung.

Melalui pembangunan jalan ini, diharapkan nantinya akan semakin memudahkan warga untuk melintasi jalan ke kebun dan sawah yang diharapkan dapat menggerakkan ekonomi masyarakat. Apalagi banyak kebun warga seperti lada, karet dan sawit yang berada di kawasan itu.

“Jalan ini sudah lama dari dulu, cuma memang belum pernah dibangun jadi ya jalan untuk hanya satu motor awalnya, karena ini jalan ke kebun dan ke sawah. Di sana itu ada sekitar 70 lebih hektar sawah warga. Ada kebun pribadi warga juga,” kata Sekretaris Desa Limbung, Mu’an saat ditemui, Senin (28/9/2021).

Ia menceritakan, usulan pembangunan jalan ini dilakukan oleh Gabungan Kelompok Tanin (Gapoktan) Desa Limbung Jaya. Sehingga memudahkan masyarakat untuk menuju persawahan dan perkebunan mereka. Pihaknya, menyambut antusias dengan dibangunnya jalan ini dari PT Timah Tbk.

Menurutnya, jika menggunakan dana desa, pembangunan jalan ini belum bisa terealisasi, pasalnya keterbatasan anggaran. Apalagi saat pandemi Covid-19 ini, dana desa tidak difokuskan untuk pembangunan fisik.

“Yang jelas sangat dibutuhkan jalan karena akses menuju sawah dan kebun warga. Cuma kalau pakai dana desa enggak bisa. Warga juga mengangkut hasil kebunnya lewat situ juga. Kami terimakasih dan mendukung sekali PT Timah Tbk membuat jalan yang lebih layak untuk ke kebun dan sawah warga ini,” ujarnya.

Ia menilai, program padat karya yang diterapkan dalam pembangunan jalan ini telah memberikan lapangan pekerjaan bagi warga. Sehingga, hal ini sangat membantu warga apalagi di saat pandemi Covid-19 seperti saat ini.

“Program padat karya tunai ini juga sejalan dengan pemerintah Desa, dimana warga diajak bekerja untuk meningkatkan nilai ekonomi mereka. Jadi memang ini memberikan dampak yang baik,” sebutnya.(rls)

Mobil Sehat PT Timah Tbk Berikan Pengobatan Gratis untuk Masyarakat Desa Air Putih

WARTABANGKA, MUNTOK – Mobil Sehat PT Timah Tbk hadir di Desa Air Putih, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis untuk masyarakat, Kamis (23/9).

GM PT Timah Wilayah Operasi Bangka Belitung, Robertus Bambang Susilo mengatakan Mobil Sehat ini merupakan salah satu bagian dari Corporate Social Responbility (CSR) PT Timah. Mobil ini, kata dia, pertama kali diluncurkan di Sungailiat pada akhir bulan desember 2020.

Selain itu, pihaknya sudah melaksanakan kegiatan ini di beberapa daerah di wilayah Bangka yakni Bangka Induk, Bangka Tengah, Bangka Selatan dan Bangka Barat.

Namun, untuk Bangka Barat, kegiatan Mobil Sehat ini baru pertama kali dilaksanakan yaitu di Kecamatan Tempilang dan Desa Air Putih, Kecamatan Muntok.

” Jadi PT Timah memiliki unit yang sangat baik yang bisa mobile dari satu tempat ke tempat-tempat lain untuk melayani kegiatan kesehatan sosial masyarakat,” jelas Robertus kepada awak media.

Robertus melanjutkan untuk kegiatan hari ini, pihaknya hanya membatasi untuk 100 orang saja yang meliputi 5 dusun yang ada di Desa Air Putih.

Pihaknya menyiapkan tenaga medis yang terdiri dari 8 orang yakni dua orang dokter dan enam perawat. Untuk tenaga medis, kata Robertus, ini merupakan sinergi dari PT Timah dan rumah sakit yang ada di daerah Bangka Barat.

” Ini dilaksanakan di Desa Air Putih yang mana ini adalah salah satu wilayah operasi kami di Bangka Barat yang merupakan tempat yang perlu diperhatian agar PT Timah dapat terus melaksanakan operasinya,” ungkap Robertus.

Melihat antusiasme masyarakat yang datang untuk berobat gratis, dirinya merasa bersyukur. Itu artinya masyarakat Desa Air Putih menerima kehadiran PT Timah.

” Kami senang dengan antusias yang diberikan masyatakat mereka sejak pagi datang ke tempat ini memeriksakan kesehatannya dan kami juga dari PT Timah senang sekali. Antusias seperti ini menunjukkan bahwa mereka juga menerima kehadiran kami beroperasi di daerah sini,” tukas Robertus.

Di kesempatan yang sama, Kepala Desa Air Putih, Ayun Permana menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan dari PT Timah yang telah berpartisipasi dalam pengobatan gratis warga desanya.

” Kami mengucapkan terima kasih mudah-mudahan kedepannya PT Timah ini jaya selalu,” ucapnya.

Sementara itu, Mayni ( 65 ) yang mempunyai keluhan sakit ngilu – ngilu dan asam urat merasa terbantu dengan adanya mobil sehat ini. Dirinya tak perlu jauh-jauh lagi untuk berobat.

” Sebelumnya berobat ke Pak Rendi, rumah sakit sini sudah, letih nafas. Alhamdulillah merasa terbantu, tidak jauh – jauh langsung ke kantor desa,” ujarnya.

Senada dengan Mayni, Yunan ( 71 ), yang ingin berobat sakit stroke ini merasa senang dengan adanya pengobatan gratis ini. ” Senang. Iya selain gratis kan dekat,” pungkasnya. ( IBB )

Peringati HUT ke-66 Lalu Lintas Bhayangkara, Sat Lantas Polres Bangka Barat Gelar Syukuran

WARTABANGKA, MUNTOK – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bangka Barat melaksanakan kegiatan syukuran memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Lalu Lintas Bhayangkara ke-66 di Gedung Catur Prasetya, Rabu ( 22/9).

Kapolres Bangka Barat AKBP, Agus Siswanto memimpin kegiatan syukuran tersebut. Selain itu, dalam kegiatan itu, kapolres juga memberikan penghargaan kepada anggota yang berprestasi sekaligus melakukan pemotongan tumpeng.

AKBP Agus Siswanto meminta agar jajaran Sat Lantas menjadi etalase yang bersih dan indah sehingga dapat membangun citra positif bagi citra Polri. Ia juga berpesan kepada jajarannya untuk tidak melakukan penyimpangan atau melakukan hal yang kontraproduktif dengan aturan yang ada.

” Saya mohon lakukan tindakan penertiban kepada warga masyarakat ketika mereka berkendara tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sampaikan dan berikan edukasi soal ketentuan berkendara sebenarnya yang harus dilakukan demi keselamatan,” ungkap kapolres.

Untuk itu, di hari yang istimewa ini, kapolres berharap Polisi Lalu Lintas ( Polantas ) di seluruh Indonesia khususnya Sat Lantas Polres Bangka Barat selalu jaya serta dapat menciptakan motivasi-motivasi yang dapat membuat masyarakat lebih nyaman kemudian dapat memberikan pelayanan yang lebih baik lagi untuk masyarakat Kabupaten Bangka Barat.

” Dicintai masyarakat dan dapat lebih dekat lagi dengan masyarakat,” tutup kapolres. ( IBB )