Bangka Barat

Satu Pasien Positif Covid-19 Asal Muntok Meninggal Dunia

foto:vecteezy.com

WARTABANGKA, MUNTOK – Satu pasien positif Covid-19 asal Muntok, Kabupaten Bangka Barat yakni Tuan WR (66) meninggal dunia saat menjalani isolasi di Pangkalpinang.

Jenazah Tuan WR dimakamkan sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19 di TPU Kebun Nanas, Muntok pada Jumat (15/1).

“Almarhum tiba di Muntok sekitar pukul 04.15 WIB subuh. Pasien covid-19 ini dimakamkan dengan protokol kesehatan di pemakaman Kebun Nanas. Selama pelaksanaan berjalan dengan lancar, tertib dan kondusif,” ungkap Putra via WhatsApp, Jumat siang.

Dijelaskan Putra, almarhum Tuan WR memang berdomisili di Pangkalpinang. Namun, dikarenakan Tuan WR berasal dari Muntok, jadi almarhum dimakamkan di daerah asalnya.

“Informasi yang saya terima Tuan WR ( 66 ) alamat sesuai KTP Pangkalpinang. Info yang saya terima. Keluarga di Muntok dan memang asal Muntok,” jelas Putra.

Tim pemakaman jenazah Tuan WR, kata Putra, terdiri dari Kasatpol PP, Posal Muntok, KSOP Muntok, KKP Muntok, Kapuskesmas Muntok, PMI Muntok, BPBD Bangka Barat, Pol PP Bangka Barat dan Damkar Bangka Barat.

Putra menambahkan almarhum Tuan WR tidak termasuk dalam daftar 23 orang pasien positif Covid-19 yang sedang dikarantina di Bangka Barat. Selain itu, Tuan WR juga tidak memambah daftar 3 pasien yang meninggal dunia karena Covid-19 di Kabupaten Bangka Barat.

” Tidak termasuk dalam 23 orang yang sedang isolasi,” tukas Putra. ( IBB )

Unit Reskrim Polsek Tempilang Tangkap Bandar Narkoba, Dua Paket Besar Sabu Disita

WARTABANGKA, MUNTOK – Unit Reskrim Polsek Tempilang, Kabupaten Bangka Barat (Babar) berhasil meringkus seorang bandar narkoba, RO (26), warga Dusun Nyikep, Desa Penyampak, Selasa (12/1). Dua paket besar narkoba diduga sabu berhasil diamankan petugas dari tangan tersangka.

KBO Sat Resnarkoba Polres Babar, IPDA Miyohan mengatakan penangkapan pelaku berawal dari informasi yang diterima bahwa ada transaksi narkotika jenis sabu di Dusun Nyikep Desa Penyampak pada Selasa (12/1) sekitar pukul 23.00 wib. Pihaknya langsung melakukan penyelidikan.

Saat sampai di TKP, kata dia, pihaknya menemukan dua orang laki-laki yang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio. Ketika anggota Polsek Tempilang memberhentikan dua orang ini, RO dengan sengaja menabrak petugas agar bisa kabur sehingga anggotanya mengalami luka lecet.

Namun saat melakukan penangkapan, anggota hanya berhasil menangkap RO. Sedangkan satu orang lainnya yakni AN berhasil melarikan diri dari kejaran petugas dan masuk Daftar Pencarian Orang atau DPO,” ungkap IPDA Miyohan saat konferensi pers di Ruang Coment Center Humas Polres Babar, Kamis ( 14/1).

Miyohan menjelaskan berdasarkan keterangan dari pelaku rencananya sabu-sabu tersebut akan dijual kembali dan sisanya untuk dipakai. Pihaknya juga mengamankan beberapa
barang bukti.

“Narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 2 paket besar dan 18 helai plastik klip kosong ukuran kecil di dalam kotak rokok Sampoerna mild yang berada di dalam botol air yang sudah kosong, 1 unit sepeda motor Yamaha Mio warna merah tanpa nopol dan 1 unit hp merek Samsung,” jelas Miyohan.

Miyohan menambahkan pelaku dikenakan Pasal 114 ayat ( 1 ) subs Pasal 112 ayat ( 1 ) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun, maksimal seumur hidup.

” Dengan tertangkapnya pelaku ini kita akan mengembangkan terus sehingga mampu membongkar jaringan peredaran narkoba di Wilayah Hukum Polres Bangka Barat dan menumpas sampaike akarnya, karena Narkoba ini sangat berbahaya dan dapat merusak generasi penerus bangsa,” tutup Miyohan. ( IBB )

Talud di Dusun Pala Bangka Barat Jebol Diterjang Gelombang

WARTABANGKA, PARITTIGA – Talud yang ada di Dusun Pala, Desa Teluk Limau, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat jebol diterjang gelombang, Kamis (14/1) pagi.

Camat Parittiga, Madirisa mengatakan dengan jebolnya talud tersebut mengakibatkan air kembali masuk ke pemukiman warga.

“Di Dusun Pala pagi ini taludnya jebol dibelakang rumah warga dihantam ombak, itu sekitar tiga meter jebolnya.
Sudah kita laporkan juga ke kabupaten. Jadi jebolnya ini air kan masuk, tapi ketinggian airnya sama kayak kemarin sekitar 20 sentimeter,” kata Madirisa.

Ia menjelaskan sekitar 20 rumah digenangi air. Warga setempat secara bergotong – royong bahu – membahu membersihkan sampah dari laut yang hanyut di sekitar pemukiman mereka akibat talud jebol tersebut.

Namun tidak terdapat kerusakan yang berarti seperti kejadian kemarin, dimana satu rumah warga ambruk diterjang gelombang. Namun, Pemkab Bangka Barat kemarin ( 13/1 ) telah datang ke Dusun Pala guna mendata kerusakan yang disebabkan banjir rob.

Madirisa berharap Pemda Bangka Barat membangun satu talud lagi agar kemungkinan banjir rob dapat diantisipasi. Selain itu kata dia, dengan dua talud, hantaman gelombang bisa diredam dan tidak sampai berdampak terhadap rumah warga sekitar.

” Kalau ada pelapis satu lagi mungkin akan lebih tahan. Makanya ombak kan pecah dua kali berarti bias ke daratan berkurang. Kata Pak Darta memang sudah program kabupaten akan dilakukan seperti itu,” jelasnya.

Selain talud jebol, seorang warga Dusun Pala bernama Ahyan (36) tahun tertimpa sebatang pohon kelapa yang roboh diterjang angin dan hujan deras. Beruntung, pekerja TI apung itu hanya mengalami luka ringan, meskipun sepeda motornya ringsek.

” Sekitar jam 08.30 ada kejadian juga ada warga Dusun Pala, Pak Ahyan tertimpa pohon kelapa karena hujan dan angin kencang. Jadi hanya luka lecet tapi motornya ringsek bagian depannya. Juga sudah kita laporkan,” ungkapnya.

Sementara pada kejadian kemarin kata dia, karena hujan turun seharian hampir tanpa berhenti menyebabkan empat rumah warga Dusun Belembang, Desa Bakit digenangi air setinggi mata kaki.

” Tidak ada korban jiwa serta kerusakan yang berarti. Air pun sudah surut karena warga gotong – royong membuat saluran pembuangan,” pungkas Madirisa. ( IBB/rls )

Pasien Positif Covid-19 di Bangka Barat Bertambah Tujuh Orang

WARTABANGKA, MUNTOK – Jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bangka Barat bertambah tujuh orang pada Rabu (13/1). Pasien tersebut yakni Ny. FT ( 50 ), Tn. EN ( 51 ), Ny. SN ( 49 ), Tn. MH ( 53 ), Ny. ID ( 21 ), AI ( 7 ) jenis kelamin laki-laki dan Ny. IS ( 34 ).

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka Barat, M. Putra Kusuma mengatakan penambahan kasus positif Covid-19 ini berasal dari wilayah kerja Puskesmas Kelapa, Muntok dan Kundi.

“Kelapa tiga orang, Kundi satu orang dan Mentok ada tiga orang. Laporan hari ini berasal dari pemeriksaan rapid antigen positif, pelaku perjalanan dan kontak erat kasus konfirmasi sebelumnya,” ungkap Putra dalam keterangan persnya, Rabu (13/1).

Dengan bertambahnya kasus ini, kata dia, angka kasus konfirmasi Covid-19 di Bangka Barat mencapai 178 orang diantaranya meninggal dunia sebanyak 3 orang, sembuh sebanyak 148 orang dan isolasi sebanyak 27 orang.

Selain itu, Putra menambahkan ada perkembangan mobile PCR yang dimiliki Bangka Barat. Dimana saat ini mobile PCR yang semula hanya dapat melakukan pemeriksaan sebanyak 32 sampel, sekarang dapat memeriksa sebanyak 48 sampel.

“Sehingga kita dapat menaikkan kapasitas tes dan bertahap untuk percepatan waktu pemeriksaan,”kata Putra. (IBB )

Diterjang Banjir Rob, Satu Rumah Nelayan di Desa Pala Ambruk

WARTABANGKA, PARITTIGA – Satu rumah semi permanen milik Feri (40) di pesisir Pantai Desa Pala, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat ambruk diterjang banjir rob.

“Kejadian tersebut sekira pukul 09.20 WIB pagi tadi, Yang hancur sama sekali dan tidak layak bisa dihuni rumah Bapak Feri, sudah rata dengan tanah,” ujar warga setempat, Zer via WhatsApp, Rabu (13/1).

Dikatakan Zer, selain rumah Feri, rumah yang berada dekat pesisir pantai tersebut juga terkena hantaman banjir rob. Namun, hanya rumah milik Feri yang mengalami ambruk.
Kejadian tersebut, katanya, tidak menimbulkan korban jiwa.

“Kalau rumah sekitar semua pinggiran pantai kena semua, perabot-perabot rusak semua,” jelasnya.

Dengan adanya musibah yang menimpa Feri, dia berharap ada bantuan dari Pemerintah Kabupaten Bangka Barat.

“Untuk sementara bapak Feri terpaksa menginap di rumah tetangganya. Saya berharap ada bantuan dari pemda setempat karena kasihan melihat keadaan bapak Feri dan keluarganya,” harap Zer.

Di pihak lain, Camat Parittiga, Madirisa membenarkan kejadian tersebut. Saat memantau lokasi, pihaknya memang belum mendapatkan laporan mengenai hal tersebut karena letak gubuk Feri berada jauh dari pemukiman warga yang lain. Dia mengetahui kejadian itu setelah pulang dari Dusun Pala.

“Saya sudah mendapat laporan terkait rumah yang ambruk itu. Saya meminta kepada kepala desa setempat untuk melaporkan kejadian ini kepada Satpol PP Bangka Barat agar mendapat bantuan. Saya berharap ada bantuan,” pungkas Madirisa. (IBB )

Sejumlah Desa di Kecamatan Jebus Terendam Banjir

WARTABANGKA, JEBUS – Hujan yang melanda Kabupaten Bangka Barat dan sekitarnya sejak Selasa (12/1) hingga Rabu (13/1), membuat sejumlah desa yang ada di Kecamatan Jebus tergenang banjir pada Rabu (13/1).

Menurut Kepala Desa Jebus, Hendry, banjir merendam tiga titik di Desa Jebus, diantaranya Jalan Raya Jebus, Dusun Kampak dan Kampung Transmigrasi Dusun Kampak.

” Tadi pagi ada tiga titik terjadi banjir dan genangan air untuk wilayah Desa Jebus. Jalan Raya, Dusun Kampak, dan Kampung Transmigrasi Kampak. Di Dusun Kampak jam enam tadi pagi, Jalan Raya Jebus mulai jam sembilan pagi,” ujar Hendry.

Dijelaskan Hendry, ketinggian air berkisar antara 30 sampai 50 sentimeter. Banjir tersebut mengakibatkan arus lalu lintas di Jalan Raya Jebus yang tergenang air menjadi terganggu.

Bahkan tim gabungan yang terdiri dari anggota Polsek, Koramil dan Kecamatan Jebus turun ke lapangan mengatur lalu lintas. Tapi siang ini air sudah mulai surut.

“Kalau ketinggian air tadi pagi kurang lebih 30 -50 sentimeter. Tapi alhamdulillah saat ini air telah berangsur surut. Tadi sejumlah perangkat kecamatan, desa, Polsek dan Koramil Jebus siaga mengurai lalu lintas di lokasi,” tukasnya. ( IBB )

Air Genangi Ruas Jalan Desa Tebing-Bulin, Kapolsek Imbau Pengendara Berhati-hati

WARTABANGKA.COM, MUNTOK – Kapolsek Kelapa, Kabupaten Bangka Barat, IPTU A.F Pulungan menghimbau kepada masyarakat khususnya pengendara yang akan melintasi Jalan Raya Muntok – Pangkalpinang tepatnya di Jembatan Air Mangkung Desa tebing dan Desa Bulin untuk berhati-hati. Hal disebabkan air masih menggenangi jalan raya.

“Hasil dari pantuan kami air menggenangi Jalan Raya Mentok – Pangkalpinang di Jembatan Air Mangkung antara Desa Tebing dan Desa Bulin, kami imbau kepada seluruh masyarakat untuk berhati-hati di sebabkan debit air masih menyeberangi jalan raya untuk mengantisipasi adanya lakalantas,” ungkap kapolsek, Rabu pagi.

Selain itu, kapolsek juga mengimbau kepada seluruh masyarakat saat berkendara untuk mengurangi kecepatan mengingat kondisi jalan yang licin.

” Saya mengimbau kepada masyarakat pengguna jalan agar berhati-hati menghindari laka kantas, keselamatan anda yang terpenting karena keluarga anda menunggu di rumah,” tutup kapolsek. ( IBB )

Muntok Diguyur Hujan, Warga Kelurahan Tanjung Siaga Banjir

WARTABANGKA, MUNTOK – Kota Muntok, Kabupaten Bangka Barat dilanda hujan sejak pagi kemarin hingga Rabu pagi ( 13/1). Hal ini menyebabkan warga di Kelurahan Tanjung mulai siaga akan adanya banjir.

Seorang warga dari Kampung Sawah, Munirah, mengatakan beberapa tempat di Kampung Tanjung Tengah air sudah mulai menggenang setinggi mata kaki. Warga pun telah mulai waspada.

” Di beberapa lorong di Tanjung Tengah saya liat banjir, tapi baru semata kaki. Pagi ini air parit sudah mulai naik,” kata Munirah.

Sementara itu, meskipun Kota Muntok seharian dilanda hujan, namun air sungai Kampung Ulu yang merupakan titik rawan banjir terlihat tidak tinggi.

Kasat Pol PP dan PB Kabupaten Bangka Barat, Sidarta Gautama menjelaskan pihaknya juga telah melakukan persiapan guna mengantisipasi segala kemungkinan.

” Tim sudah kita siapkan dengan menggandeng beberapa unsur terkait, sekarang sedang persiapan,” tutupnya. ( IBB )

Satreskrim Polsek Jebus Ringkus Dua Pelaku Curanmor

WARTABANGKA, MUNTOK – Satuan Reskrim Polsek Jebus Polres Bangka Barat berhasil menangkap dua orang tersangka kasus pencurian yakni DP (19) dan HI (13), warga Dusun Bukit Lintang Desa Puput, Jumat (8/1).

Keduanya diduga mencuri sebuah sepeda motor merk Yamaha Xeon warna putih di rumah milik Hendri Susanto di Dusun Puput Atas Desa Puput Kecamatan Parit Tiga pada Juli 2020 sekitar pukul 19.30 Wib.

Kapolsek Jebus, AKP Muhammad Saleh seizin Kapolres Bangka Barat, AKBP Fedriansah menjelaskan kejadian berawal dari sepeda motor milik Hendri yang terparkir di depan rumahnya hilang dicuri kedua pelaku.

Saat itu, katanya, posisi sepeda motor Hendri dalam keadaan stang tidak terkunci dan kunci motor masih melekat dikontak motor tersebut.

“Saat itu pelapor sedang berada di dalam rumahnya dan tiba-tiba mertua pelapor berteriak memanggil pelapor yang sedang berada di dalam rumah bahwa sepeda motor pelapor telah dibawa oleh orang yang tidak dikenal,” jelas kapolsek, Selasa (12/1).

Dilanjutkan kapolsek, mengetahui adanya kejadian tersebut anggota unit Reskrim Polsek jebus langsung melakukan penyelidikan. Kemudian pihaknya mendapat informasi bahwa pelaku sedang bermain warnet di warnet kelenteng pasar di Desa Puput pada Jumat (8/1) sekitar pukul 16.00 Wib.

“Selanjutnya anggota reskrim Polsek mengamankan dua tersangka di rumah orang tua pelaku di Dusun Bukit Lintang Desa Puput Kecamatan Parit Tiga. Pelaku beserta barang bukti diamankan ke Mapolsek Jebus guna proses hukum lebih lanjut,” tutup kapolsek. (IBB )

Kapolda Babel Apresiasi Anggota TNI/POLRI Saat Pengamanan Pilkada 2020

WARTABANGKA, MUNTOK РKapolda Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Irjen Pol Anang Syarif Hidayat dan Danrem 045 Garuda Jaya, Brigjen TNI M. Jangkung memimpin apel bersama dalam rangka Konsolidasi Operasi Mantap Praja Tahun 2020 dan Sinergitas TNI-POLRI di halaman Kodim 0431 Bangka Barat. Senin (11/1).

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda memberikan apresiasi kepada anggota TNI/Polri yang telah bertugas dalam rangka pengamanan pilkada yang berjalan dengan aman, lancar, tertib sehingga tidak terjadi permasalahan yang berarti di wilayah Bangka Barat.

Proses sejak awal mulai dari pendaftaran kemudian pelaksanaan kampanye, masa tenang, pencoblosan dan penghitungan suara semua berjalan dengan aman dan lancar.

Menurutnya, adanya komplain-komplain kecil adalah hal yang biasa. Tidak ada satupun komplain dari masyarakat atau temuan dari Gakkumdu pemilu yang dapat di ajukan ke Pengadilan.

” Artinya kualitan kombin rendah tidak bisa diangkat ke tingkat penyidikan maupun sampai prakeadilan. Ini yang membanggakan bagi saya. Berarti kalian semua bekerja dengan benar. Bangga juga saya kepada para paslon yang sudah melaksanakan PKPU dengan benar yang melaksanakan sudah benar pengawasan juga benar apabila ada kekurangan sedikit itu hal yang biasa,” ungkap kapolda.

“Saling mengingatkan beberapa paslon yang berlebihan peserta kampanye diingatkan apa sesuai dengan jadwalnya diingatkan ini yang terjadi. Rasa bangga ini pak Danrem dengan Danlanal datang kemari untuk langsung mengambil apel dan mebgucapkan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada rekan-rekan sekalian maupun KPU, Bawaslu, Kejaksaan, secara langsung tergabung dalam pelaksaan pemilu, Gakkumdu,” lanjutnya.

Selanjutnya, dikatakan kapolda, pekerjaan ini bukan pekerjaan yang mudah. Pekerjaan ini memerlukan kerja sama yang luar biasa.

“Oleh karena itu pasca pemilu bukan kerja sama kita selesai tapi mari kita wujudkan kerjasama ini, sinegritas ini dalam satu aktivitas dalam satu kegitan yang bersinergi satu sama lain guna mendukung pemerintah daerah untuk melaksanakan pembangunan wilayahnya,” jelasnya.

Selain itu, dirinya juga bangga kepada paslon yang terpilih karena tidak melakukan euforia serta para paslon yang kalah menerima kekalahan dengan lapang dada sehingga tidak ada gugatan ke Mahkamah Konstitusi.

” Ini suatu awal yang luar biasa. Ini suatu modal kerja bagi paslon terpilih untuk melaksanakan tugasnya dan kewajiban kita sebagai anggota TNI polri pemeliharaan keamanan di wilayah Bangka Barat ini jaga kawal amankan program yang sudah akan dilaksanakan nanti,” ujar kapolda.

Untuk itu, kapolda mengingatkan untuk saling menjaga, menjalin komunikasi dan kerjasama yang baik dengan paslon terpilih agar program-program yang digariskan dapat terlaksana.

” Berikan saran dan masukan yang konsuktif realistis dan aplikatif sehingga program-program itu dapat berjalan dengan baik dan masyarakat mendapat dampak hasilnya peningkatan kesejahteraan demikian TNI Polri yang ada disini juga merasakan dampak dari pemerintah yang baru atau pimpinan yang baru dengan program-program yang berkualitas. Ini harapan kami harapan saya pak Danrem pak Danlanal dan seluruh aparat kemanan yang ada di Bangka Belitung ini,” pungkas Kapolda. ( IBB )