Bangka Selatan

Gubernur Erzaldi Harap Semua Paslon Terima Hasil Pilkada dengan Lapang Dada

WARTABANGKA, PANGKALANBARU – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman mengajak masyarakat di empat kabupaten (Kabupaten Bangka Tengah, Kabupaten Bangka Selatan, Kabupaten Bangka Barat, dan Kabupaten Belitung Timur) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung agar dapat meluangkan waktunya untuk menggunakan hak suara demi mendapatkan pemimpin yang terbaik untuk membangun daerah.

Hal ini disampaikan setelah Gubernur Erzaldi Rosman bersama istri, Melati Erzaldi menggunakan hak suara di TPS No. 3 Desa Beluluk, Kelurahan Dul, Kecamatan Pangkalan Baru (Bateng), Rabu (9/12).

“Tentukan nasib daerah kita dengan cara memilih pemimpin kita yang terbaik, sayang satu suara itu sangat berarti untuk kemajuan daerah kita,” ungkapnya.

Meskipun cuaca kurang baik yang disebabkan oleh hujan pada pagi hari namun, Gubernur Erzaldi imbau masyarakat menyempatkan waktunya untuk memilih pemimpin terbaik demi masa depan daerah yang lebih baik.

Untuk itu, dirinya mengimbau kepada petugas KPU dan Bawaslu agar berperan lebih aktif lagi, agar masyarakat dapat ikut serta dalam pilkada ini.

Harapannya, empat kabupaten yang menyelenggarakan pesta demokrasi dapat berjalan sukses, aman, dan lancar.

“Kita percayakan kepada KPU dan Bawaslu adalah penyelenggara yang independen, yang tak mudah dipengaruhi. Semoga kepercayaan masyarakat tidak mudah dinodai,” ujarnya.

Kepada pasangan calon dalam pilkada tahun ini, Gubernur Erzaldi berharap agar dapat menerima hasil pilkada dengan lapang dada dan rasa syukur.

“Yang kalah syukuri, yang menang syukuri. Yang kalah sama yang menang agar bisa berkonsolidasi membuat yang terbaik untuk daerah,” ungkapnya.

TPS No. 3 Desa Beluluk memulai pemilihan sesuai ketentuan yaitu pukul 07.30 WIB dengan jumlah 347 mata pilih, disaksikan oleh 2 orang paslon dan petugas TPS.

Pelaksanaan pemungutan suara yang menerapkan protokol kesehatan dan gerakan 3M berjalan dengan baik.

Sumber:
Dinas Kominfo

Bawaslu Babel Minta PTPS Tegas Awasi Mekanisme Tungsura di TPS

WARTABANGKA, TUKAKSADAI – Menjelang pelaksanaan tahapan pemungutan dan penghitungan suara (Tungsura) Pilkada Tahun 2020 Kabupaten Bangka Selatan, Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) di setempat menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Simulasi Pemungutan Suara kepada Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS).

Salah satu Panwascam yang melaksanakan bimtek dan simulasi pemungutan suara adalah Kecamatan Tukak Sadai Kabupaten Bangka Selatan. Anggota Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Firman T.B. Pardede hadir dalam pelaksanaan bimtek dan simulasi tersebut.

Dalam kesempatan itu, Firman berharap PTPS harus tegas dan ketat dalam menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 saat berlangsung proses Tungsura.

“Keselamatan manusia lebih penting dari segalanya, jadi jangan sampai momen ini menjadi klaster baru dalam penyebaran Covid-19,” ujar Firman saat mengunjungi lokasi bimtek, Kamis (3/12).

Kunjungan Firman ke Panwascam Tukak Sadai ini dimanfaatkan jajaran Panwascam Tukak Sadai untuk berdiskusi dan bertanya mengenai permasalahan yang seringkali terjadi saat berlangsung proses Tungsura di TPS, diantaranya terkait pemilih disabilitas yang didampingi saat datang ke TPS.

“Jika karena situasi yang tidak memungkinkan pemilih menggunakan hak pilihnya sendiri maka ia bisa didampingi sesuai mekanisme yang ada,” ungkap Firman.

Dia menyempatkan memberikan motivasi kepada seluruh PTPS se-Kecamatan Tukak Sadai dan mengajak seluruh PTPS untuk berani mengeluarkan pendapat apabila saat pelaksanaan Tungsura di TPS ada ditemukan mekanisme yang tidak sesuai dengan regulasi.

“Kita pengawas pemilihan harus berani menyampaikan kepada Ketua KPPS kalau ada hal-hal yang janggal melanggar ketentuan, sampaikan saja,” tegas Firman.

Lebih lanjut ia berpesan agar jajaran Bawaslu senantiasa berdoa agar pelaksanaan Pilkada Tahun 2020 berjalan aman, lancar dan selamat serta terhindar dari paparan Covid-19.

Pantauan Tim Humas Bawaslu Babel, proses simulasi Tungsura dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat serta dengan keadaan pemungutan suara yang sebenarnya, hal ini dilakukan dalam rangka antisipasi agar PTPS yang bertugas terbiasa dengan suasana dan kondisi saat Tungsura berlangsung.

Penulis dan Foto : Jazzkyanda

Editor : Hilton Tampubolon

Warga Pulau Besar Diimbau Lebih Inovatif Kembangkan Kerajinan Purun

WARTABANGKA, PULAUBESAR – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Melati Erzaldi meminta kepada warga Kecamatan Pulau Besar, Bangka Selatan untuk lebih inovatif dalam mengembangkan kerajinan purun.

Hal itu dikemukakan Ketua Dekranasda Babel, Melati Erzaldi saat menutup secara Resmi Pelatihan Kerajinan Purun bagi warga Kecamatan Pulau Besar, Kabupaten Bangka Selatan, Kamis (19/11/20).

Pelatihan yang berlangsung dari tanggal 17 hingga 19 November 2020 itu menghadirkan mentor, pemilik, sekaligus pengusaha “Purun Grass Strow” dari Pulau Belitung, Hartati.

Para peserta pelatihan mendapatkan ilmu tentang cara membuat sedotan/straw berbahan purun, dari proses awal hingga pengemasan. Tak hanya itu, para peserta juga mempelajari aneka kerajinan lain dari purun seperti tikar, tas, vas bunga, dan lainnya dengan model terkini.

Aneka kerajinan purun ini rencananya akan ditampilkan kepada Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia.

Ketua Dekranasda Melati Erzaldi menambahkan, hasil pelatihan yang didapat harus dimanfaatkam sehingga, dapat lebih inovatif dalam menciptakan kriya atau kerajinan berbahan purun ini agar memiliki harga jual yang tinggi serta pasar yang luas.

Menurutnya, keterampilan membuat purun untuk straw atau sedotan ini sangat tepat dalam rangka menjaga kelestarian lingkungan.

Ketua Dekranasda Melati Erzaldi juga berkesempatan meninjau dan melihat secara langsung proses pelatihan pembuatan kerajinan berbahan purun.

Sementara itu, mentor pelatihan, Hartati mengatakan para peserta dari Pulau Besar ini sangat antusias dan mempunyai semangat yang luar biasa menerima pelatihan yang diajarkan.

Dengan bahan baku yang mudah didapatkan, dirinya yakin para warga ini mampu mengembangkannya.

Ikut mendampingi Ketua Dekranasda Melati Erzaldi, Kabid Sumber Daya, Fasilitasi, dan Akses Industri Disperindag Babel, Subekti; Camat Pulau Besar; dan para peserta pelatihan dari warga Pulau Besar yang kebanyakan adalah ibu-ibu. (Diskominfo Babel)

Gelar Unjuk Rasa di Kantor Gubernur Babel, Pendemo: Kami Sulit Cari Ikan karena Ada KIP

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Ratusan masyarakat nelayan dari Kabupaten Bangka Selatan (Basel) mendatangi kantor gubernur di Kompleks Perkantoran Pemprov Babel, Air Itam, Pangkalpinang, Rabu (11/11) siang.

Massa yang terdiri dari pria dan wanita itu, melakukan aksi unjuk rasa menolak beroperasinya Kapal Isap Produksi (KIP) yang diketahui milik perusahaan BUMN, di perairan Toboali, Bangka Selatan.

Sembari menunggu aksi selesai, sebagian massa yang terdiri dari ibu-ibu terlihat duduk santai di atas rerumputan depan kantor gubernur. Mereka yang telah lelah menempuh perjalanan kurang lebih 3 jam ini, memilih untuk makan siang dari bekal yang dibawa dari rumah. Kata seorang pendemo, sejak ada KIP, nelayan sulit untuk mencari ikan.

“Kalau mau beli, harap maklum, jaman Corona ini ekonomi menurun, apalagi nyari ikan kami kesulitan karena ada KIP, jadi ya bawa makanan dari rumah, ” sebut salah satu warga, yang enggan namanya disebutkan.

Dalam aksi unjuk rasa ini, massa meminta pemerintah provinsi Kepulauan Babel bersikap tegas, membela rakyat yang tak bisa lagi mendapatkan tangkapan ikan lantaran wilayah laut dirambah KIP.

“Sudah empat bulan kami tidak menjaring ikan karena ada lima kapal isap, bagaimana nasib kami pak. Saya mohon pengertiannya, kalau tidak diberhentikan kami tidak bisa menjaring karena daerah itu daerah tangkapan ikan, dibawah satu mil. Kami mohon segera ambil tindakan yang terbaik, ” ujar Wiwid, dalam orasinya.

Massa kemudian ditemui oleh Sekda Babel, Naziarto, yang menegaskan akan menyampaikan aspirasi nelayan kepada gubernur Babel, dan Pemprov Babel akan duduk bersama PT Timah membahas persoalan ini, mengingat wilayah tersebut merupakan wilayah izin usaha PT Timah.

Usai solat zuhur, massa kemudian membubarkan diri. Meskipun sempat kecewa, lantaran tidak bisa bertemu dengan gubernur Babel. Aksi berlangsung damai, dengan tetap dijaga oleh aparat kepolisian dan Satpol PP. (*/two)

Tolak KIP, Masyarakat Nelayan Toboali Geruduk Kantor Gubernur Babel

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Massa yang tergabung dalam masyarakat nelayan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Rabu (11/11). Massa menyuarakan penolakan keberadaan Kapal Isap Produksi (KIP) yang beroperasi di daerah perairan mereka.

Aksi unjuk rasa tersebut disambut oleh Sekda Provinsi Babel, Naziarto. Aksi demo mendapat pengawalan ketat aparat keamanan dari Polda, Polres, dan Satpol PP.

“Keberadaan KIP ini sudah sangat meresahkan para nelayan, karena hasil tangkap ikan kami terus berkurang. Oleh karena itu kami menuntut gubernur agar segera menghentikan aktivitas KIP di wilayah kami,” kata salah satu pengunjuk rasa dalam orasinya.

Dia mengungkapkan, pihaknya sudah menyampaikan aspirasi tersebut ke Bupati Bangka Selatan. Namun hingga saat ini dikatakan dia, aktivitas KIP masih terus beroperasi.

“Tolong tindaklanjuti aspirasi kami ini Pak Gubernur, kami harus mengadu kemana lagi, kami sudah lelah,” ujarnya.

Apabila aspirasi tersebut tidak diindahkan, maka ditegaskan dia, masyarakat nelayan akan melakukan tindakan-tindakan yang tidak diinginkan.

“Kami datang kesini untuk menyampaikan aspirasi secara damai agar Pak Gubernur mendengar dan menindaklanjuti aspirasi kami ini, kami butuh kejelasan, jangan sampai kami berbuat anarkis,” tegasnya.

Menanggapi aspirasi tersebut, Sekda Naziarto meminta masyarakat dapat menahan diri serta tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang dapat melanggar hukum.

“Kita minta jangan sampai anarkis, kita cari jalan keluar baik-baik dulu, saya sebagai penyambung lidah gubernur menyambut baik kedatangan bapak ibu sekalian,” pinta Sekda.

Kendati demikian, Sekda meminta para pengunjuk rasa dapat menyampaikan tuntutannya secara tertulis agar dapat disampaikan kepada gubernur.

“Ada nggak tuntutannya ini secara tertulis, biar nanti saya sampaikan kepada gubernur, jadi tahu apa yang diinginkan, supaya gubernur dapat mengambil suatu kebijakan bersama-sama pihak terkait,” ujar Sekda.

“Jadi saya rasa cukuplah sampai disini dulu, yang jelas bahwa aspirasinya sudah kita paham, sekali lagi tuntutan ini akan kami sampaikan kepada Pak Gubernur supaya Pak Gubernur berkomunikasi dengan PT Timah sebagai yang punya IUP (Izin Usaha Pertambangan),” tandasnya. (*/DEI)

Kontingen Pangkalpinang Pimpin Perolehan Medali Sementara Popda 2020

WARTABANGKA, TOBOALI – Kontingen Pangkalpinang memimpin klasemen perolehan medali sementara Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) di Toboali, Kabupaten Bangka Selatan.

Hingga pukul 10.30 WIB, Rabu (4/11), Pangkalpinang bertengger di peringkat pertama klasemen sementara dengan perolehan satu medali emas, disusul Kabupaten Belitung dengan satu perak dan diperingkat tiga Kabupaten Bangka Barat dengan perolehan satu perunggu.

Sedangkan kontingen tuan rumah Kabupaten Bangka Selatan hingga saat ini belum memperoleh medali.
Kontingen Pangkalpinang memperoleh medali emas melalui cabang olahraga (cabor) tenis meja tunggal putra.

“Alhamdullilah, beberapa hari ini pelaksanaan Popda dapat berjalan lancar, tidak mengalami kendalan apapun, semua atlet tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan satgas covid 19 Kabupaten Bangka Selatan. Semoga pelaksanaan Popda tahun ini selanjutnya bisa berjalan lancar dan sukses,” kata Ketua Koordinator Keabsahan dan Sekretariat Popda 2020, Fudji Rudiansyah Sukma, Rabu (4/11).

Fuji menambahkan, untuk pertandingan pada Rabu, ada empat cabor yang akan memperebutkan sebanyak lima medali. ‘’Ada empat cabor yang akan melaksanakan pertandingan final hari ini, yaitu cabor tenis meja nomor ganda putra, cabor tenis nomor ganda, sepak takraw beregu putra serta bulu tangkis tunggal putra dan ganda putra,” jelas Fuji.

Sementara untuk pertandingan cabor bola basket, bola voli, sepakbola dan pencak silat masih menjalani babak penyisihan pada hari kedua pelaksanaan Popda tahun 2020 di Kabupaten Bangka Selatan.(rls)

Hari Ini, Seluruh Cabor POPDA Tingkat Provinsi Babel Mulai Dipertandingkan

WARTABANGKA, PANGKALPINANG– Resmi, Selasa (3/11) hari ini, seluruh cabang olahraga (cabor) Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), tahun 2020 mulai dipertandingkan.

Delapan cabor yang akan dipertandingkan hari ini, terdiri dari sepak takraw, sepakbola, pencak silat, tenis meja, bulu tangkis, bola voli, tenis dan bola basket.

Cabor bulu tangkis dimainkan di GOR Angsana Toboali sedang tujuh cabor lainnya akan dilaksanakan di Sport Center Kabupaten Basel.

Sebelumnya jadwal pertandingan sempat berubah dikarenakan ada beberapa cabor yang dilaksanakan di satu venue, namun kemarin, Senin (2/11) panitia pelaksana telah melaksanakan technical meeting bersama technical delegate seluruh cabor guna menentukan kembali waktu pelaksanaan pertandingan.

Dengan dimulainya seluruh pertandingan POPDA pada hari ini, dikatakan Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Suharto, dipastikan tidak ada penonton, dikarenakan untuk menjaga penyebaran Covid 19.

Namun, kata dia, perhelatan POPDA ini sebagai ajang unjuk prestasi para atlet pelajar se-Babel untuk menuju Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) tahun 2021, dimana Babel akan menjadi tuan rumah bersama dengan Sumsel.

Setiap pertandingan cabor, ditegaskannya, para atlet yang akan bertanding beserta oficial telah mematuhi protokol kesehatan sesuai dengan aturan dari Satgas Covid-19 Kabupaten Basel, seperti melakukan rapid tes sebelum bertanding.(rls)

Berikut jadwal pertandingan cabor Popda yang akan dipertandingkan pada hari ini: 1) Sepak takraw mulai pukul 08.00 s.d selesai (Sport Center); 2) Bulu tangkis mulai pukul 08.00 s.d selesai dan dilanjutkan lagi pukul 14.00 s.d selesai (GOR Angsana); 3) Tenis mulai pukul 08.00 s.d selesai (Sport Center); 4) Bola voli mulai pukul 15.00 s.d 17.00 ( Sport Center); 5) Sepak bola mulai pukul 13.30 s.d selesai (Sport Center); 6) Bola basket mulai pukul 08.30 s.d 13.00 (Sport Center); 7) Tenis Meja mulai pukul 09.00 s.d 11.00 dilanjutkan lagi pukul 13.00 s.d selesai. (Sport Center); 8) Pencak silat mulai pukul 08.00 s.d selesai (Sport Center).

Gubernur Babel Serahkan Bantuan Mobil Praktik ke SMKN 1 Simpang Katis

WARTABANGKA, SIMPANG KATIS – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman menyerahkan bantuan empat unit mobil dan sarana prasarana lainnya untuk praktik siswa-siswi SMK Negeri 1 Simpang Katis, Senin (26/10/20).

“Kami serahkan mobil untuk praktik siswa serta alat praktik lainnya supaya SMK ini nantinya dapat meningkatkan mutu sehingga, lulusannya nanti siap kerja dan bisa bersaing,” ungkapnya.

Siswa-siswi SMK Negeri 1 Simpang Katis juga mendapatkan pendidikan terkait nilai-nilai kebangsaan dari tim pendidikan wawasan kebangsaan dengan harapan dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air kepada para siswa.

Rusdiar salah seorang tim pendidikan wawasan kebangsaan di Kesbangpol Provinsi Kepulauan Babel mengatakan, saat ini generasi muda di tanah air mengalami pergeseran terhadap wawasan kebangsaan, hal ini dimungkinkan karena pengaruh zaman.

“Jadi, kami di sini memberikan wawasan kebangsaan kepada para siswa. Kita berkeinginan mereka memahami dan tidak lupa sejarah bangsa Indonesia,” ujarnya.

Gubernur Erzaldi menambahkan, wawasan kebangsaan sangat perlu dilakukan sehingga, rasa cinta tanah air dapat tertanam lebih kuat agar menjadi bekal para penerus bangsa untuk membangun Indonesia di masa depan.

Dalam dialog dengan para siswa-siswi, Gubernur Erzaldi mengajak mereka untuk menjadi seorang yang mandiri sehingga, tidak tergantung kepada orang lain.

Oleh sebab itu, bagi siswa-siswi yang telah memulai usaha dari sekarang dinilainya menjadi bekal yang sangat bagus untuk ke depan.

Di SMK Negeri 1 Simpang Katis sudah ada siswa bernama Reza Ramadhan yang menjual potensi daerah ke luar negeri melalui ikan cupang.

“Reza saya undang khusus ke kantor saya. Saya suka dengannya, saya akan banyak minta informasi darinya,” ungkap Gubernur Erzaldi.

Selain Reza, ada berapa siswa-siswi lainnya yang mendapatkan perhatian orang nomor satu di Babel ini atas prestasinya. (Diskominfo Babel)

Penulis : Hasan A.M.

Foto : Rafiq

Editor : Listya

Beredar Video Hoaks Cabup Reza Herdavid Pindah Agama, Tim Bappilu PDIP Babel Tempuh Jalur Hukum

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Tim Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai PDI Perjuangan Bangka Belitung (Babel) memberikan klarifikasi atas beredarnya video hoaks di media sosial terkait Calon Bupati Bangka Selatan, Reza Herdavid yang berpindah keyakinan.

“Terkait dengan isu atau informasi yang menafsirkan potongan video dan beredar dari mulut ke mulut, aplikasi pesan dan media sosial yang menyatakan Calon Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid berpindah keyakinan (agama) atau telah di Baptis, dengan ini PDI Perjuangan selaku partai pengusung utama menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar atau hoaks,” kata Ketua Bapilu Babel, Imam Wahyudi saat jumpa pers di Pangkalpinang, Kamis (22/10) malam.

Hasil penelusuran tim hukum PDIP Babel terhadap kasus informasi tersebut, diutarakan Imam, saat ini telah ditemukan bukti adanya penyebaran isu SARA. Oleh karena itu, ditambahkan dia, kasus tersebut telah dibuat laporan pengaduan ke aparat penegak hukum pada Senin (19/10) lalu.

“Kami menyerahkan proses hukum kepada Polda Babel. Kami sangat mempercayai profesionalitas aparat penegak hukum dan berharap penyebaran berita bohong dan ujaran kebencian yang merugikan calon dari PDI Perjuangan segera diungkap hingga aktor intelektual di belakangnya,” ujarnya.

Imam mengungkapkan, pelaku pembuat dan penyebar video hoaks itu diketahui berinisial SL yang merupakan mantan kader PDIP yang telah dipecat oleh partai, dan atas beredarnya video tersebut, ditegaskan dia, secara politik elektoral PDI Perjuangan merasa dirugikan, mengingat saat ini sudah mulai masuk satu bulan menjelang Pilkada.

“Maka pengusutan secara tuntas kasus ini, tidak hanya mengarah pada pelanggaran tindak pidana pemilu, tapi juga pelanggaran pidana umum. Kami tidak ingin menduga-duga bahwa isu SARA sengaja dijadikan alat untuk mengalahkan calon yang diusung PDI Perjuangan pada Pilkada 9 Desember mendatang oleh oknum-oknum secara sistematis, masif dan terstruktur karena telah menjadi bahan perbincangan masyarakat di Bangka Selatan. Sekali lagi semuanya kami serahkan pada proses hukum yang berlaku,” bebernya.

Dia mengimbau kepada semua pejuang partai, kader, simpatisan, dan pendukung PDIP di Bangka Selatan agar tetap tenang dan jaga kondusifitas.

“Terus fokus bekerja menyapa masyarakat untuk meyakinkan mereka memilih paslon dari PDI Perjuangan adalah pilihan terbaik, dan berdoa selalu agar Pilkada 9 Desember 2020 dapat kita menangkan,” pungkasnya. (*/DEI)

Bawaslu Babel Gelar Supervisi dan Monitoring ke Bawaslu Basel

WARTABANGKA, TOBOALI– Anggota Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Andi Budi Yulianto melakukan supervisi dan monitoring ke Bawaslu Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Selasa (13/10). Supervisi dan monitoring dilakukan untuk mengetahui perkembangan atas saran perbaikan yang disampaikan oleh Bawaslu Basel kepada KPU Basel.

“Bawaslu melaksanakan supervisi dan monitoring terkait beberapa agenda yakni masalah kesiapan jajaran Bawaslu Kabupaten terkait daftar pemilih, kita ingin tahu sejauh mana perkembangan tindak lanjut dari saran perbaikan yang sudah disampaikan,” ujar Andi usai pelaksanaan supervisi.

Andi juga menegaskan bahwa terkait daftar pemilih sedang dalam proses perbaikan dan selalu dimonitoring oleh Bawaslu Kabupaten Basel. Bahkan pihaknya juga memberikan materi terkait aplikasi yang dibuat Bawaslu Babel, sehingga bisa memantau langsung kinerja Panwascam apabila ada kendala dan pelanggaran pelaksanaan tahapan Pilkada 2020.

Menurutnya supervisi ini bermanfaat untuk menggali informasi dari Panwascam terkait kendala proses pengawasan tahapan Pilkada di lapangan, oleh karena itu lanjut Andi pihaknya bersama Bawaslu Basel mengumpulkan seluruh Panwascam se-Kabupaten Basel.

Selanjutnya Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubal Bawaslu Babel menjelaskan supervisi juga dilakukan dalam rangka memberikan materi terkait alat kerja berupa aplikasi yang dirancang oleh Bawaslu Babel, menurutnya materi penggunaan aplikasi ini sangat penting agar bisa setiap saat memantau proses pengawasan jajaran Bawaslu di lapangan.

“Kita ingin mendapatkan informasi dari panwascam selama proses pengawasan, harapannya dengan penggunaan alat kerja pengawasan pada aplikasi ini bisa kita dapatkan informasi dari dua arah yakni dari Panwascam maupun Bawaslu kabupaten,”ucapnya.

Di tempat yang sama Anggota Bawaslu Kabupaten Basel, Azhari menjelaskan terkait perkembangan saran perbaikan daftar pemilih yang sudah disampaikan Bawaslu Kabupaten Basel kepada KPU. Menurut Azhari, saran perbaikan tersebut sudah ditindaklanjuti oleh KPU beserta jajaran.

“Untuk daftar pemilih, sampai saat ini sudah disampaikan hasil pengawasan kepada KPU dalam bentuk saran perbaikan, dari hasil itu saat ini syarat perbaikan sudah ditindaklanjuti PPK dan akan kita kawal lagi dan telusuri kembali untuk memastikannya sebelum penetapan itu dilakukan,” katanya.

Dia menambahkan bahwa saran perbaikan daftar pemilih yang disampaikan Bawaslu kepada KPU tersebut berdasarkan hasil pengawasan dan hasil analisis Bawaslu Kabupaten Basel terhadap daftar pemilih sementara yang diterima. (*/HumasBawasluBabel)