Bangka Selatan

Gubernur Babel Ajak Paslon dan Penyelenggara Pilkada Laksanakan Prokes Covid-19

WARTABANGKA, PANGKALPINANG- Sebanyak 11 pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati peserta Pilkada 2020 di empat kabupaten di Bangka Belitung (Babel) mendeklarasikan kampanye damai, berintegritas, dan patuh terhadap protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19, Jumat (25/9).

Tetap menerapkan prokes Covid-19, deklarasi berlangsung di Ruang Pasir Padi Kantor Gubernur Babel, deklarasi ini dipimpin langsung oleh Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Abhan; didampingi Gubernur Kepulauan Babel, Erzaldi Rosman; Kapolda Babel, Irjen Pol Anang Syarif Hidayat; Danrem Gaya/045, Brigjen TNI M Jangkung Widyanto; Ketua KPU Babel, Davitri; dan Ketua Bawaslu Babel, Edi Irawan.

Pilkada serentak 2020 di Babel akan dilaksanakan di empat kabupaten di antaranya, Kabupaten Bangka Tengah yang diikuti dua paslon, Kabupaten Bangka Selatan empat paslon, Kabupaten Bangka Barat tiga paslon, dan Kabupaten Belitung Timur dua paslon. Sesuai jadwalnya, pada Sabtu (26/9/20) para paslon peserta pilkada akan memulai masa kampanye hingga 5 Desember 2020.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Erzaldi Rosman mengingatkan kepala seluruh paslon agar dapat memahami situasi pelaksanaan Pilkada tahun ini yang masih dilanda pandemi Covid-19.

“Situasinya berbeda, oleh karena itu, kita semua harus selamat, baik masyarakat maupun paslon. Dinamika maju mundur pilkada ini bergantung kepada kita semua, jadi saya yakin dan percaya pilkada ini akan sukses jika kita semua baik paslon maupun penyelenggara (KPU/Bawaslu) dan semua tim sukses serta masyarakatnya melaksanakan protokol kesehatan Covid-19,” ungkapnya.

Gubernur Erzaldi juga menekankan para paslon dan tim suksesnya tidak saling menjatuhkan paslon lainnya. Pihaknya berharap pilkada ini akan berlangsung sukses tanpa ada permasalahan.

“Beradulah ide, kurangi hal-hal yang tidak penting. Sebab jika kita sudah tercerai-berai, maka menyatukannya akan sangat sulit. Oleh karena itu, ini tanggung kita semua, jadi tahan diri. Yang terpilih adalah yang terbaik dan karena Allah Swt yang sudah punya rencana sendiri,” ujarnya.

Hal yang sama disampaikan Ketua Bawaslu Abhan. Di hadapan paslon, Ketua Bawaslu Abhan mengajak para peserta pilkada serentak 2020 dapat berkompetisi dengan baik. Pihaknya sebagai lembaga penyelenggara pilkada akan berdiri adil dan profesional. “Silahkan lapor jika ada yang melihat kami tidak adil,” ujarnya.

Ketua Bawaslu Abhan meyakini seluruh paslon merupakan orang-orang yang mempunyai komitmen integritas yang tidak menghalalkan cara menang dengan politik uang. Karena ini pelanggaran yang berat sesuai peraturannya.

“Maka dari itu hilangkan money politics, bersainglah dengan sehat, beradu program sehingga pemilihnya pun nantinya mempunyai integritas. Ada pelanggaran mohon lapor kepada Bawaslu, jadi kita punya aturan main dan hukum. Sukses pilkada adalah tanggung jawab kita bersama, dan tahun ini kita tambah lagi pilkada yang sehat,” ungkapnya. (Diskominfo Babel)

Penulis : Irnawati
Foto : Umar – Natasya
Editor : Listya

Erzaldi-Herman Deru Akhirnya Sepakati Lokasi Pembangunan Jembatan Batera

WARTABANGKA, PANGKALPINANG– Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman bersama Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru telah sepakat soal titik lokasi rencana pembangunan Jembatan Bangka-Sumatera (Batera). Jembatan akan dibangun dari Tanjung Tapak, Kabupaten Ogan Komering Ilir tersambung ke kawasan Sebagin, Kabupaten Bangka Selatan.

“Yang paling penting adalah hari ini sudah menentukan titik masing-masing, bahwa di Sumatera Selatan itu berada di titik lokasi Tanjung Tapak, Kabupaten Ogan Komering Ilir dan untuk titik lokasi di Bangka itu di Sebagin, Kabupaten Bangka Selatan,” kata Herman Deru usai menggelar diskusi terfokus di ruang Tanjung Pendam Kantor Gubernur Babel, Kamis (17/9).

Hasil kesepakatan ini, kata dia, sebagai bentuk keseriusan dari kedua provinsi untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan mempercepat jarak silahturahmi, yakni dengan cara membangun jembatan tersebut.

“Jadi dalam setiap program besar itu tentu harus diawali dari perencanaan yang benar dulu, kita sudah pada tahap, FS atau Feasibility Study, DED (Detail Engineering Design-red), bahkan tadi timbul tiga opsi alternatif tempat titik operate masing-masing, ini adalah peristiwa penting bagi Sumsel dan Bangka,” ujarnya.

Dia berharap, pembangunan Jembatan Bangka – Sumatera ini nantinya akan menjadi semangat baru bagi pelaku usah, baik yang dari luar Sumsel dan Bangka, bahkan dari pelaku usaha dari luar negeri.

“Seperti kita ketahui bahwa SDA di Bangka itu sudah nyata dan terkenal, begitu juga Sumsel, baik pertanian, perkebunan dan juga SDA migas dan batubara nya. Jadi mudah-mudahan dapat saling memanfaatkan ini, sehingga dapat segera mempercepat lagi pertumbuhan ekonomi dan juga menuju kesejahteraan,” harapnya.

Sementara, Gubernur Babel, Erzaldi Rosman menyambut baik hasil kesepakatan ini semata-mata untuk lebih mensejahterakan masyarakat baik masyarakat Sumsel maupun Bangka Belitung.

“Silahturahmi lebih dekat lagi dan ekonomi tentunya lebih terangkat, ini usaha kita bersama untuk kepentingan dua provinsi ini sebagai saudara serumpun, kita ketemu Pak Menteri (PUPR-red) membawa kesepakatan ini untuk ditindaklanjuti untuk menjadi program strategis nasional,” ujarnya. (*/DEI)

KPU Izinkan Peserta Pilkada Gelar Konser di Tengah Pandemi, Ini Tanggapan Ketua Bawaslu Babel

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Ketua Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Edi Irawan mempersilahkan para kandidat Pilkada Serentak 2020 menggelar konser maupun bazar dalam rangka kampanye di tengah pandemi Covid-19.

“Kalaupun aturannya seperti itu, memperbolehkan, pada prinsipnya bagi kami Bawaslu, silahkan saja untuk melakukan itu,” kata Edi kepada wartawan, Rabu (16/9).

Dia menekankan, perlu adanya pemahaman bersama terkait Pasal 63 ayat (1) PKPU Nomor 10 tahun 2020 yang mengatur tentang metode kampanye.

“Baik itu dari pihak penyelenggara, KPU, Bawaslu, pasangan calon (paslon), tim sukses, dan aparat keamanan di dalam menindaklanjuti setiap metode kampanye yang akan dilakukan oleh paslon,” jelasnya.

“Secara teknis memang juga sudah disebutkan aturannya seperti apa, metode yang diperbolehkan, jumlah orang yang hadir di dalam momen kegiatan itu,” tambahnya.

Dalam posisi ini, ia hanya dapat mengimbau agar paslon beserta dengan tim suksesnya yang hadir dalam kegiatan konser atau bazar tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Yang pertama, dalam rangka kita untuk meminimalisir terjangkitnya wabah virus corona ini, kemudian yang kedua, antarsesama lembaga penyelenggara, pihak keamanan agar berkoordinasi dengan stakeholder yang lain, dalam hal ini, termasuk pemerintah daerah,” terangnya.

“Karena pemerintah daerah juga bertanggung jawab terhadap kondusifitas daerahnya, artinya dalam koordinasi ini, setidaknya ada hal-hal yang perlu dibicarakan bersama,” tandasnya. (*/DEI)

Gubernur Erzaldi Hadiri Simulasi Sispamkota Mantap Praja di Basel

WARTABANGKA, SADAI – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman bersama Kapolda Irjen Anang Syarif Hidayat menghadiri kegiatan apel gelar pasukan dan simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) Operasi Mantap Praja 2020 Polres Bangka Selatan (Basel), dalam rangka pengamanan pilkada serentak di Basel tahun 2020. Kegiatan ini berlangsung di Pelabuhan Sadai, Selasa (15/9).

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Polda Babel bersama Polres Basel guna mengamankan pilkada yang saat ini prosesnya sudah mulai berjalan. Untuk itu, diminta kepada jajaran kepolisian bersama TNI agar dapat menegakkan dan mengamankan agenda demokrasi di Basel supaya berjalan sesuai harapan.

Menurut Kapolda Anang Syarif Hidayat, pilkada di Basel ini berbeda dengan daerah lain karena ada pasangan calon (paslon) yang berasal dari nonpartai politik. Ini membuktikan tingkat kedewasaan berpolitik di daerah ini sudah berjalan sebagaimana mestinya.

“Pilkada tahun ini berbeda dari pilkada sebelumnya karena, suasana saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid -19. Walau demikian pesta demokrasi ini dilaksanakan sesuai aturan pemerintah,” ungkapnya.

Pilkada di suasana pandemi Covid -19 membutuhkan penanganan yang berbeda dari pilkada sebelumnya. Selain mempersiapkan semua rangkaian pilkada, pelaksana juga memikirkan solusi agar dalam pilkada kali ini tidak membuat klaster baru dalam penyebaran Covid -19.

Untuk itu Kapolda Anang mengingatkan supaya setiap tahapan pilkada mulai dari pendaftaran paslon hingga akhir kegiatan harus menerapkan protokol kesehatan Covid -19.

“Pilkada merupakan sarana mewujudkan kedaulatan rakyat yang diselenggarakan secara luber, jujur, dan adil guna menghasilkan pimpinan pemerintahan yang demokratis berdasarkan pancasila dan UUD 45,” ujarnya.

Semua itu akan terwujud apabila proses pilkada ini diselenggarakan oleh penyelenggara yang profesional, integritas, akuntabilitas ,tetap menjaga netralitas.

Harapannya, dengan diselenggarakan apel gelar pasukan dan simulasi sispamkota operasi mantap praja 2020, Polres Basel nantinya dapat mengamankan pilkada serentak di Kabupaten Bangka Selatan dimulai tahapan awal hingga akhir kegiatan pilkada, sehingga proses pemilihan kepala daerah yang diinginkan masyarakat terlaksana sebagaimana mestinya.

Akhir kegiatan, jajaran Polres Basel dan TNI melakukan simulasi pengamanan tahapan pilkada 2020 disaksikan oleh Gubernur Erzaldi, bupati, forkopimda, serta ikuti oleh perserta apel lainnya. Hadir dalam kegiatan ini Gubernur Erzaldi Rosman, Bupati Basel, forkopimda, ketua KPU, Bawaslu, para paslon, parpol, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan undangan lainnya. (Diskominfo Babel)

Penulis : Hasan. A. M
Foto : Saktio
Editor : Listya

Ketua Bawaslu Babel Imbau Bawaslu 4 Kabupaten Lakukan Pengawasan Melekat

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Edi Irawan mengimbau, agar Bawaslu di empat kabupaten yang menyelenggarakan Pilkada Tahun 2020 dapat melakukan pengawasan melekat.

“Ke depan, kawan-kawan di Bawaslu empat kabupaten melakukan pengawasan melekat dan mengawal hingga tahapan berikutnya. Yakni, verifikasi administrasi maupun klarifikasi yang dilakukan KPU terkait syarat calon,” ujar Edi kepada wartabangka.com, Minggu (6/9).

Sebelumnya, Bawaslu Babel melakukan monitoring pengawasan pendaftaran bakal pasangan calon di empat kabupaten. Yakni, Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Kabupaten Bangka Barat (Babar) dan Kabupaten Belitung Timur (Beltim).

Jumat (4/9), Edi Irawan secara langsung memonitor pelaksanaan pendaftaran bakal pasangan calon Ibnu Saleh-Herry Erfian (Beriman) dan Didit Srigusjaya-Korari (Berdikari) saat mendaftar ke KPU Bateng.

“Di KPU Bangka Tengah, tahapan pendaftaran pilkada sudah dilaksanakan dan ada dua bakal calon yang mendaftarkan diri. Dari dua calon ini, terkait syarat pencalonan dan syarat calon dari kedua pasang kandidat ini, kami melihatnya sudah sesuai dengan mekanisme yang sudah diatur dalam peraturan KPU itu sendiri,” kata Edi.

“Dalam pengawasan kita (Bawaslu Babel) dan Bawaslu Bangka Tengah, sudah melakukan pengawasan secara langsung dan cermat. Jika ada kekurangan, masih bisa dilakukan perbaikan. Namun secara umum, sudah sesuai dengan persyaratan,” pungkasnya. (*/)

Bertambah 2 Pasien, Kasus Positif Covid di Babel Capai 242

WARTABANGKA, PANGKALPINANG — Kasus terkonfirmasi positif Corona Virus Disease 2019 (covid-19) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), hingga Jumat (4/9) tercatat mencapai 242 kasus. Kabupaten Bangka Selatan, yang semula telah hijau atau nol kasus, kini kembali ada pasien positif.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Pusdalops BPBD Babel, Andi Budi Prayitno menyebutkan, hari ini terkonfirmasi dua pasien baru.

“Dua pasien yang terkonfirmasi positif hari ini, satu dari kluster RRI, dimana hingga saat ini kluster RRI telah ada lima orang, yang terbaru adalah M-K, 46 tahun, laki-laki, beralamat di Jalan Bukit Betung, Bukit Betung, Sungailiat, Bangka,” kata Andi, Jumat (4/9).

Kemudian, satu lagi pasien balita anak berusia 3 tahun asal Toboali, Bangka Selatan (Basel) berinisial A-A–S, balita ini merupakan kontak erat B-I, orang yang sebelumnya dinyatakan terkonfirmasi Covid-19. Diketahui bahwa A-A-S adalah anak dari B-I.

“Total kasus kumulatif 242 kasus, 12 orang yang saat ini masih dalam perawatan, ” ujarnya.

Sementara, untuk pasien yang bebas Covid-19 juga bertambah dua orang, Q-A, 15 tahun, perempuan, beralamat di Jalan Betutu Dalam, Selindung Baru, Gabek, Pangkalpinang.

Berdasarkan riwayat, yang bersangkutan terpapar dari A-Z, orang yang sebelumnya dinyatakan terkonfirmasi Covid-19 dan sudah selesai isolasi dan bebas dari Covid-19. Diketahui bahwa Q-A adalah anak dari A-Z. M-G, 53 tahun, laki-laki, berdomisili di Komplek Rumah Dinas RRI, Jalan A Yani (Jalur Dua), Sungailiat, Bangka.

Berdasarkan riwayat, yang bersangkutan melakukan perjalanan dari Tangerang, Banten, ke Sungailiat, Bangka.Dari hasil tes rapid pada 18 Agustus 2020 dinyatakan reaktif, dan dari hasil tes swab PCR pada 24 Agustus 2020 dinyatakan positif terkonfirmasi Covid-19.

“Pasien yang selesai isolasi & sehat/bebas Covid-19, sebanyak 228 pasien,”imbuhnya.

Dari total 242 kasus positif, ABP merinci, 58 diantaranya kasus konfirmasi bergejala; 183 kasus konfirmasi tanpa gejala; 45 kasus konfirmasi dengan riwayat perjalanan (impor): Jumlah kasus konfirmasi kontak erat 61 orang; dan jumlah kasus konfirmasi tidak ada riwayat perjalanan atau kontak erat 52.

“Selalu patuhi proses Covid-19 ketika berada di luar rumah, demikian juga ketika setelah beraktivitas, langsung berganti pakaian dan mandi, ” ingatnya.

ABP menegaskan, kasus positif di Babel terjadi dari kasus impor dan transmisi lokal. Yang awalnya dibawa dari luar kemudian ditularkan secara transmisi lokal melalui kontak erat. (*two/rls)

Tim Bappenas RI Tinjau Kawasan Industri Sadai

WARTABANGKA, SADAI – Pada hari kedua kunjungan kerja (kunker), Tim Bappenas RI berkunjung ke Kawasan Industri Sadai (KIS) Kabupaten Bangka Selatan dan langsung melakukan pertemuan dengan jajaran pengelola PT Ration Bangka Abadi (RBA).

Terlihat sejumlah kepala OPD di Provinsi Bangka Belitung (Babel) mendampingi, Tim Bappenas RI langsung melakukan diskusi dan tanya jawab, guna mendengar dan melihat secara langsung kendala yang dihadapi oleh pengelola serta peran pemda dalam membuat Kawasan Industri Sadai (KIS).

Direktur Pengembangan Wilayah dan Kawasan Bappenas RI, Sumedi menjelaskan kunjungan yang dilakukan Tim Bappenas RI ke KIS dalam rangka melihat secara langsung bentuk kawasannya, peran pemerintah dan pengelola, serta langkah-langkah yang telah dilakukan dalam pengembangan Kawasan Industri Sadai ini berserta hambatannya.

“Kita ke sini untuk mendengar langsung, bagaimana peran pemerintah daerah, pelaku usaha dan masyarakat serta media, perguruan tinggi. Langkah-langkah apa untuk pemulihan percepatan perekonomi di Babel,” ungkapnya.

Dalam diskusi tanya jawab, Direktur Pengembangan Wilayah dan Kawasan Sumedi, meminta secara rinci master plan dan business plan KIS ini, agar nantinya bisa ditindaklajuti dan dibahas lebih lanjut di Bappenas RI.

“Saya minta lebih merinci program kegiatannya. Pengembangan KIS baik bahan baku dan nilainya sebagai dasar argumentasi. Master plan dan business plan itu yang penting,” ungkapnya.

Sebelumnya Direktur RBA Sri Mempuni memaparkan tentang Kawasan Industri Sadai (KIS). Dalam paparannya dijelaskan bahwa KIS sudah masuk ke RPJMN 2020 sampai 2024. Kawasan Sadai sudah ada nilai investasinya mencapai 58 triliun.

“Sudah ada investasi di antaranya yaitu dari perusahan Xin Yi Gelas dan Sinomach serta pengelolahan limbah dan air bersih untuk mendukung kawasan industri ini,” ujarnya.

Menurutnya daya tarik kawasan industri Sadai terletak pada geografisnya, terdapat kases bandara dan pengembangan pariwisata, pertanian, dan perkebunan serta akan ada pembangunan jalan Trans Sumatera.

Sementara itu, kendala dan hambatan yang dihadapi saat ini yaitu masalah perizinan, air baku, gas, serta akses jalan pendukung dari Pangkalpinang – Sadai Kabupaten Bangka Selatan. Untuk mempercepat akses jalan ke KIS, maka akan dibuat Trans Bangka.

Kepala Bappeda Provinsi Kepulauan Babel, Fery Insani menambahakan, Babel selama ini belum memiliki kawasan industri yang terintegrasi seperti ini. Oleh sebab itu, dukungan dari Bappenas RI sangat dibutuhkan dalam pengembangan kawasan KIS.

Sementara itu Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Babel, Sunardi menegaskan untuk mendukung kawasan KIS ini, perlu adanya penguatan jaminan bahan baku produksi yang tersedia untuk perusahaan, misalnya timah atau lada dan tidak membuat KIS dekat dengan pemukiman. “Jaraknya 2 kilo, itu ada aturannya,” pungkasnya.

Usai melakukan diskusi dan menyerap aspirasi, Tim Balpenas RI bersama rombongan melihat secara langsung rencana kawasan KIS. (Diskominfo Babel)

Penulis : Mislam
Editor : Listya

Ada Sukirman-Bong Ming Ming, Ini Daftar Jagoan PKS di 4 Pilkada Babel

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Teka- teki dukungan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada 4 Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) terjawab sudah. Bertempat di Cordela Hotel Pangkalpinang, Sabtu (29/8), DPW PKS Babel secara resmi mengumumkan 4 pasangan calon yang diusung.

Hal ini ditandai dengan diserahkannya surat keputusan (SK) dukungan kepada 4 pasangan calon yang didukung PKS. Adapun 4 paslon tersebut yakni Ibnu Saleh-Herry Erfian (Bangka Tengah), Rina Tarol –Doni Indra (Bangka Selatan), Sukirman-Bong Ming Ming (Bangka Barat) dan Burhanuddin-Khairul Anwar (Belitung Timur).

Ketua DPW PKS Provinsi Babel, Dody Kusdian menyebutkan diserahkannya SK dukungan maka mesin PKS resmi digerakkan. Dia menitipkan sejumlah kepada para paslon yang diusung. “Segeralah bergerak membentu tim pemenangan. Maksimalkan peran dari parpol pendukung dan tim sukses. Pimpinlah dengan bijak,” katanya.

Dody juga berharap untuk mencapai misi kemenangan harus tetap berbasis data supaya kerja tim terarah dan terukur dan pencapaian suara sesuai dengan target. “Jangan lupa berdoa kepada Allah. Mohon pertolongan Nya. Luruskan niat untuk menggapai ridho Allah,” harapnya.

Terpisah, Sekretaris Umum DPD Partai Nasdem Bangka Tengah, Abtar menyebutkan pasangan H. Ibnu Saleh-Herry Erfian sudah memiliki cukup tiket untuk mengikuti Pilkada Bangka Tengah 2020. Rekomendasi partai yang telah didapatkan yakni dari Nasdem, PKB, PPP dan PKS.

“Tadi, kami yang dipimpin Bang Herry Erfian mengambil langsung rekomendasinya di Hotel Cordela Pangkalpinang. Sebelumnya, rekomendasi PKB langsung diambil oleh H Ibnu Saleh dan Herry Erfian didampingi Ketua DPW PKB Babel, Tanwin di Kantor DPP PKB Jakarta. Sedangkan rekomendasi Partai Nasdem dan PPP juga sama langsung di ambil oleh H Ibnu saleh,” kata Abtar, Sabtu (29/8).

Selain empat partai tersebut, dia menambahkan kemungkinan besar PAN dan Partai Gerindra juga akan memberikan rekomendasi ke pasangan H Ibnu Saleh – Herry Erfian.

“Dengan semakin banyaknya parpol yang memiliki visi dan misi sama tersebut, mudah-mudahan pasangan H Ibnu Saleh – Herry Erfian akan menang dalam Pilkada Bateng tahun 2020 ini. Selain parpol pengusung, kita juga sudah berkomunikasi dengan pimpinan Partai Hanura Babel, Partai Perindo Bangka Tengah serta PKPI Babel,” katanya. (*/RLS/RN)

Mentan SYL Kucurkan Rp 43 Miliar untuk Petani Babel

WARTABANGKA.COM, TOBOALI– Menteri Pertanian Republik Indonesia, Syahrul Yasin Limpo (SYL) menyerahkan bantuan bibit kepada petani di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) yang diserahkan secara simbolis saat panen raya padi di Desa Rias, Kecamatan Toboali, Bangka Belitung, Jumat (7/8).

Mentan SYL bersama Gubernur Babel, Erzaldi Rosman dan pejabat terkait panen raya padi di Desa Rias, Kecamatan Toboali, Bangka Belitung (Basel), Jumat (7/8). WARTABANGKA.COM/TWO

“Pemerintah akan mendukung petani untuk meningkatkan produktivitas  dan mempermudah dalam produksi. Jika selama ini proses pengeringan dengan manual, maka kedepan menggunakan peralatan, demikian juga dengan bibit harus berkualitas,” kata Mentan SYL.

Adapun bantuan yang diserahkan Mentan SYL pada panen raya padi untuk Provinsi Babel senilai Rp 43,2 miliar dan khusus Kabupaten Bangka Selatan Rp13 miliar. Bantuan meliputi benih inhibrida untuk Kabupaten Bangka Selatan seluas 1.130 ha dan total untuk Provinsi Babel 3.657 ha. 

Kemudian bantuan benih padi lahan kering Kabupaten Bangka 710 ha, Bangka Tengah seluas 150 ha, Bangka Barat 470 ha dan total bantuan benih ladi lahan kering. Bantuan benih jagung hibrida untuk Kabupaten Bangka selatan 416 ha dan total untuk Provinsi Babel seluas 1.200 ha. 

Selanjutnya bantuan fasilitas budidaya ubi kayu yang diberikan untuk Kabupaten Bangka 700 ha, Bangka Barat 700 dan total bantuan untuk Propinsi Bangka Belitung 1.400 ha. 

Selain itu, Mentan SYL juga melakukan alat pengolahan unit pengolahan hasil jagung, alat mesin pertanian berupa traktor roda empat, traktor roda dua, pompa air, benih padi, benih jagung dan fasilitas perbengkelan alsintan serta pada kesempatan ini menyerahkan fasilitas dana KUR yang disalurkan melalui Bank Mandiri, BRI dan BNI.

“Hari ini kita mau jadikan orang di Bangka Selatan, Bangka Belitung dan seluruh Indonesia mengatakan bahwa untuk memajukan negara harus menjadikan pertanian yang maju, mandiri dan modern. Panen raya padi ini membuktikan dalam tantangan apapun, pertanian selalu berproduksi. Dan Kabupaten Bangka Selatan ini pertaniannya sangat luar biasa, kita harus bersinergi agar pertanian lebih maju lagi,” ujarnya.

Mentan SYL menegaskan, pertanian merupakan satu-satunya sektor yang menyelamatkan perekonomian Indonesia di masa pandemi covid 19. Sebab, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis sektor pertanian menjadi penyumbang tertinggi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

“Capaian tersebut ditopang subsektor tanaman pangan yang tumbuh paling tinggi yakni sebesar 9,23 persen. Kalau begitu, untuk bisa survive dan menghidupkan manusia di dunia adalah kita harus memajukan pertanian,” terangnya.

Panen raya padi ini, juga dihadiri oleh Gubernur Babel, Kapolda Babel, Danrem, Bupati Basel, unsur Forkominda dan petani serta masyarakat Basel.(*/)

Rina Tarol Serap Aspirasi Petani Sawah Desa Kepoh

WARTABANGKA.COM, TOBOALI – Bakal Calon Bupati Bangka Selatan (Basel), Rina Tarol mengunjungi kawasan persawahan di Dusun Parit 2, Desa Kepoh, Kecamatan Toboali, Rabu (6/8). Kedatangan Rina disambut antusias para petani.

Rina Tarol bersama petani sawah Dusun Parit 2, Desa Kepoh, Kecamatan Toboali. (IST)

Dalam kesempatan itu, para petani sempat berdialog dengan Rina Tarol. Petani menyampaikan sejumlah harapannya kepada Rina Tarol jika terpilih menjadi Bupati Basel.

“Luas total sawah Kepoh ini jumlahnya 300 hektar, namun yang tergarap hanya 150 hektar. Kami minta nanti kebijakan Ibu Rina berpihak kepada kami,” kata salah seorang petani.

Ia menambahkan, prasarana seperti jalan, saluran air, dan program bantuan pemerintah selama ini kurang memadai di lokasi persawahan Dusun Parit 2. Pengadaan alat transportasi pertanian sejenis bajak, perontok padi dan lainnya, menurut dia, sangat penting untuk kemajuan petani sawah.

Menanggapi keluhan dan permintaan para petani, Rina Tarol menegaskan siap memperjuangkan. Menurutnya, sudah seharusnya pemda memperhatikan nasib para petani.

“Akan kita perjuangkan. Mereka hanya minta apa-apa yang sebenarnya mesti pemerintah daerah penuhi dan siapkan untuk aktivitas mereka agar mereka merasa terbantu,” tutur Rina. (*/)