Bangka Tengah

Hadiri Deklarasi Damai Pilkada di Bangka Tengah, Ini Pesan Ketua Bawaslu RI

WARTABANGKA, KOBA – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Abhan mempersilahkan para peserta pilkada beradu visi dan gagasan untuk menarik simpati masyarakat selama kampanye dengan cara yang bermartabat.

“Silahkan masyarakat diberikan visi misinya itu, dan silahkan waktu 71 hari itu gunakan sebaik-baiknya,” kata Abhan dalam sambutannya saat menghadiri Deklarasi Pilkada Damai di Koba, Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), Sabtu (26/9).

Abhan menjelaskan, dalam PKPU Nomor 13 tahun 2020 menyebutkan, kegiatan kampanye yang sifatnya rapat umum atau yang sifatnya tatap muka dengan massa yang cukup banyak itu ditiadakan.

Namun, semua bisa dilakukan melalui media daring. Aturan tersebut diterapkan guna meminimalisir atau mengantisipasi penyebaran Covid-19 yang saat ini semakin meluas di Indonesia.

“Hanya ada satu metode kampanye yang masih memungkinkan tatap muka dengan masyarakat, dengan konstituen adalah pertemuan terbatas dan tatap muka, dan itu pun dibatasi pesertanya maksimal 50 orang,” terangnya.

“Itulah saya kira, mau tidak mau, memang harus berpikir secara kritis dan juga menemukan hal-hal baru bagaimana caranya kampanye dalam waktu 71 hari ini bisa menarik massa dengan tidak banyak bertatap muka dengan masyarakat, sekarang ini hal-hal yang harus dilakukan oleh pasangan calon dan tim kampanye,” tandasnya. 

Pada kesempatan yang sama, Ketua Bawaslu Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), Robianto mengajak para pasangan calon (paslon) bersama-sama untuk berkomitmen dalam menjaga Pilkada yang damai dan berintegritas.

“Dan ini menjadi harapan masyarakat di Bangka Tengah. Untuk itu, kami berharap, deklarasi yang sudah disampaikan dan ditandatangani tersebut dapat dilaksanakan sebaik-baiknya dalam menciptakan Pilkada Bangka Tengah yang demokrasi,” pungkasnya. (*/DEI)

Gubernur Babel Ajak Paslon dan Penyelenggara Pilkada Laksanakan Prokes Covid-19

WARTABANGKA, PANGKALPINANG- Sebanyak 11 pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati peserta Pilkada 2020 di empat kabupaten di Bangka Belitung (Babel) mendeklarasikan kampanye damai, berintegritas, dan patuh terhadap protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19, Jumat (25/9).

Tetap menerapkan prokes Covid-19, deklarasi berlangsung di Ruang Pasir Padi Kantor Gubernur Babel, deklarasi ini dipimpin langsung oleh Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Abhan; didampingi Gubernur Kepulauan Babel, Erzaldi Rosman; Kapolda Babel, Irjen Pol Anang Syarif Hidayat; Danrem Gaya/045, Brigjen TNI M Jangkung Widyanto; Ketua KPU Babel, Davitri; dan Ketua Bawaslu Babel, Edi Irawan.

Pilkada serentak 2020 di Babel akan dilaksanakan di empat kabupaten di antaranya, Kabupaten Bangka Tengah yang diikuti dua paslon, Kabupaten Bangka Selatan empat paslon, Kabupaten Bangka Barat tiga paslon, dan Kabupaten Belitung Timur dua paslon. Sesuai jadwalnya, pada Sabtu (26/9/20) para paslon peserta pilkada akan memulai masa kampanye hingga 5 Desember 2020.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Erzaldi Rosman mengingatkan kepala seluruh paslon agar dapat memahami situasi pelaksanaan Pilkada tahun ini yang masih dilanda pandemi Covid-19.

“Situasinya berbeda, oleh karena itu, kita semua harus selamat, baik masyarakat maupun paslon. Dinamika maju mundur pilkada ini bergantung kepada kita semua, jadi saya yakin dan percaya pilkada ini akan sukses jika kita semua baik paslon maupun penyelenggara (KPU/Bawaslu) dan semua tim sukses serta masyarakatnya melaksanakan protokol kesehatan Covid-19,” ungkapnya.

Gubernur Erzaldi juga menekankan para paslon dan tim suksesnya tidak saling menjatuhkan paslon lainnya. Pihaknya berharap pilkada ini akan berlangsung sukses tanpa ada permasalahan.

“Beradulah ide, kurangi hal-hal yang tidak penting. Sebab jika kita sudah tercerai-berai, maka menyatukannya akan sangat sulit. Oleh karena itu, ini tanggung kita semua, jadi tahan diri. Yang terpilih adalah yang terbaik dan karena Allah Swt yang sudah punya rencana sendiri,” ujarnya.

Hal yang sama disampaikan Ketua Bawaslu Abhan. Di hadapan paslon, Ketua Bawaslu Abhan mengajak para peserta pilkada serentak 2020 dapat berkompetisi dengan baik. Pihaknya sebagai lembaga penyelenggara pilkada akan berdiri adil dan profesional. “Silahkan lapor jika ada yang melihat kami tidak adil,” ujarnya.

Ketua Bawaslu Abhan meyakini seluruh paslon merupakan orang-orang yang mempunyai komitmen integritas yang tidak menghalalkan cara menang dengan politik uang. Karena ini pelanggaran yang berat sesuai peraturannya.

“Maka dari itu hilangkan money politics, bersainglah dengan sehat, beradu program sehingga pemilihnya pun nantinya mempunyai integritas. Ada pelanggaran mohon lapor kepada Bawaslu, jadi kita punya aturan main dan hukum. Sukses pilkada adalah tanggung jawab kita bersama, dan tahun ini kita tambah lagi pilkada yang sehat,” ungkapnya. (Diskominfo Babel)

Penulis : Irnawati
Foto : Umar – Natasya
Editor : Listya

Dapat Nomor Urut 2, Begini Tanggapan Calon Bupati Bateng Didit Srigusjaya 

WARTABANGKA, PANGKALANBARU – Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bangka Tengah (Bateng), Didit Srigusjaya-Korari Suwondo mendapatkan nomor urut 2 setelah dilakukan pengundian pada rapat pleno terbuka yang diselenggarakan oleh KPU Kabupaten Bateng di Ballroom Novotel Hotel & Convention Center, Kamis (24/9).

“Bagi saya itu nomor urut 1 atau 2 biasa saja, tidak ada hal yang spesial mengenai nomor urut, yang penting saya mohon doanya, mudah-mudahan saya sukses,” kata Calon Bupati Bangka Tengah, Didit Srigusjaya kepada wartawan usai rapat pleno.

Dia berpesan, baik paslon nomor urut 1 maupun 2 jangan mau diadu domba oleh pihak-pihak manapun yang tidak bertanggung jawab.

“Karena ada indikasi orang yang tidak suka sama Pak Ibnu Saleh (Paslon nomor urut 1), dan nggak suka sama saya itu sudah muncul juga,” ujarnya.

“Saya juga sempat bicara sama Bang Herry Erfian (Paslon nomor urut 1), hati-hati, jangan sampai kita diadu domba, karena bagaimanapun dalam pertarungan politiknya sesaat tapi silahturahmi, kekompakan mesti dijaga,” tambahnya.

Selain itu, Politikus PDI Perjuangan ini meminta pihak keamanan, baik TNI, Polri maupun Bawaslu harus bertindak tegas apabila terjadi pelanggaran protokol Covid-19 pada saat kampanye nanti.

“Misalnya ada 50 orang ikut kampanye, kalau bisa itu dibubarkan saja, karena jujur saja, yang diutamakan itu menjaga keselamatan masyarakat, itu yang lebih penting,” ujarnya.

Menurut Didit, banyak cara atau metode lain untuk kampanye yang lebih aman daripada mengumpulkan massa yang dapat berisiko penyebaran Covid-19.

“Door to door (dari pintu ke pintu-red) bisa, lewat media sosial bisa saja, tapi karena sudah ada PKPU, ya terserah saja, tapi kami tetap menjaga sebuah komitmen untuk mematuhi protokol Covid-19 ini,” pungkasnya. (*/DEI)

Calon Bupati Bateng Ibnu Saleh Ucap Syukur Dapat Nomor Urut 1

WARTABANGKA, PANGKALANBARU – Calon Bupati Bangka Tengah (Bateng), Ibnu Saleh mengucapkan syukur mendapatkan nomor urut 1 setelah dilakukan pengundian pada rapat pleno terbuka yang digelar oleh KPU Kabupaten Bateng di Ballroom Novotel Hotel & Convention Center, Kamis (24/9) siang.

“Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah yang telah memberikan kami nikmat, rahmat, barokah yang tak terhingga sehingga kami dapat nomor 1. Insha Allah nomor 1 barokah dan tambah unggul,” ucap Ibnu kepada sejumlah awak media usai rapat pleno.

Pada kesempatan itu, Politikus Partai Nasdem ini berharap bantuan dari semua pihak agar penyelenggaraan Pilkada Serentak pada 9 Desember 2020 nantinya dapat berjalan lancar, tertib, aman, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

“Tidak ada persiapan khusus, karena ini sudah terbiasa atau terprediksi apa yang akan dilaksanakan oleh KPU dan tahapan-tahapannya sudah kita prediksi,” ujarnya.

Dia menjelaskan, pihaknya akan tetap mematuhi protokol Covid-19 pada saat melakukan kampanye nantinya. 

“Kesehatan harus kita utamakan, karena itu lah ukuran keberhasilan salah satu faktor yang utama dalam Pilkada 2020 di masa pandemi Covid-19 ini,” tuturnya.

“Tidak hanya momen pilkada, tetapi protokol kesehatan Covid-19 harus dilaksanakan setiap saat supaya Bangka Tengah aman dan tetap di zona hijau terus,” tandasnya. (*/DEI)

Bawaslu Bateng Ajak Bapaslon Bersama-sama Cegah Kerumunan di Tahapan Pencalonan

WARTABANGKA, KOBA – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) mengajak bakal pasangan calon (Bapaslon) dan partai politik pada Pilkada Serentak Tahun 2020 ini untuk bersama-sama berkomitmen mencegah terjadinya kerumunan massa dan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 pada saat penetapan paslon dan pengundian nomor urut yang dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bateng pada 23 dan 24 September 2020 ini.

Imbauan ini disampaikan Bawaslu Kabupaten Bateng dalam gelaran Rapat Dalam Kantor (RDK) yang dilaksanakan pada Senin (21/9) sore di Kantor Bawaslu Kabupaten Bateng.

Hadir dalam RDK tersebut Ketua Bawaslu Kabupaten Bateng Robianto dan Anggota Muhamad Utoyo, Ketua KPU Kabupaten Bateng Rusdi dan Anggota Apit, Hendra Sinaga, dan M. Panjitiana, LO Bakal Paslon, serta Pimpinan Partai Politik. Adapun narasumber yang dihadirkan, yakni Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bateng dr. Bahrun Siregar dan Kasat Reskrim Polres Bateng Iptu. Mulya.

Ketua Bawaslu Kabupaten Bateng, Robianto dalam kesempatan tersebut mengatakan kegiatan RDK ini dilaksanakan pihaknya guna menindaklanjuti surat Bawaslu RI Nomor 0553 yang baru saja diterima pihaknya pada Sabtu (19/9) malam.

Dalam surat tersebut pihaknya diminta untuk mensosialisasikan secara langsung kepada bakal Paslon dan partai politik untuk mencegah terjadinya kerumunan dan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 pada saat penetapan paslon dan pengundian nomor urut oleh KPU Kabupaten Bateng.

“Imbauan secara tertulis sudah kita sampaikan, baik kepada KPU Kabupaten Bateng maupun kepada bakal Paslon. Sore ini (Senin_red) kita perkuat kembali dengan menyampaikan sosialisasi secara langsung melalui kegiatan RDK ini,” ujarnya.

Menurutnya, pandemi Covid-19 masih belum berakhir. Untuk itu, penting bagi bakal Paslon dan partai politik untuk memiliki komitmen bersama guna mencegah terjadinya kerumunan massa dan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 pada saat menghadiri kegiatan penetapan paslon dan pengundian nomor urut Paslon.

“Komitmen ini yang terpenting untuk kita bangun bersama, yaitu komitmen untuk melaksanakan ketentuan yang ada. Tidak perlu kita melakukan konvoi ataupun kegiatan lainnya yang menyebabkan kerumunan massa pada saat penetapan paslon dan pengundian nomor urut,” ungkapnya di hadapan LO bakal Paslon dan partai politik.

“Kami yakin dan percaya, setiap bakal Paslon tentu punya barisan pendukung masing-masing. Hal ini tidak perlu kita tunjukkan kepada publik, karena saa ini kita masih dalam kondisi Pandemi Covid-19. Yang terpenting bagaimana kita bersama-sama memiliki komitmen untuk mematuhi ketentuan yang ada, sehingga tidak tercipta klaster Covid-19 yang baru pada Pilkada Serentak Tahun 2020 ini,” ingatnya.

Dalam kesempatan tersebut, LO Bakal Paslon H. Ibnu Saleh dan Herry Erfian, serta LO Bakal Paslon Didit Sri Gusjaya dan H. Korari Suwondo bersama partai politik yang hadir menyampaikan komitmennya untuk bersama-sama mencegah terjadinya kerumunan massa dan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 pada saat penetapan paslon dan pengundian nomor urut. Mereka pun berjanji untuk menyampaikan hal tersebut kepada bakal Paslon masing-masing.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bateng dr. Bahrun Siregar menyampaikan paparannya dengan menjelaskan penerapan protokol kesehatan Covid-19 dan cara penularan Covid-19. Bahrun pun mengungkapkan data sebaran Covid-19 di Kabupaten Bateng yang jumlahnya sebanyak 20 kasus, dimana 18 kasus telah dinyatakan sembuh dan 2 kasus masih dalam perawatan.

Sedangkan Kasat Reskrim Polres Bateng, Iptu. Mulya dalam paparannya menyampaikan sanksi hukum yang dapat dijerat bagi pelanggar prokotol kesehatan Covid-19, terutama terkait adanya Maklumat Kapolri tentang Kepatuhan Terhadap Protokol Kesehatan Dalam Pelaksanaan Pemilihan Tahun 2020 yang baru saja diterbitkan pada tanggal 21 September 2020.(Humas Bawaslu Bangka Tengah)

Jelang Tahapan Kampanye, 150 Orang Jajaran Pengawas di Bateng Ikuti Rapid Test

WARTABANGKA,KOBA – Menjelang tahapan kampanye pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bangka Tengah Tahun 2020, Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) melakukan rapid test bagi seluruh jajaran pengawas pemilihan, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga tingkat kelurahan/desa.

Kegiatan yang dilakukan pada Senin (21/9) pagi tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh jajaran pengawas pemilihan di Kabupaten Bateng terbebas dari paparan Covid-19 sebelum melakukan tugas-tugas pengawasan pada masa kampanye ini.

“Kegiatan rapid tes ini merupakan bentuk kerjasama kita dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bateng,” ujar Ketua Bawaslu Kabupaten Bateng, Robianto disela-sela kegiatan rapid tes, Senin (22/9).


Menurut dia, sebelum melaksanakan tugas-tugas pengawasan pada kampanye, penting bagi pihaknya untuk memastikan bahwa seluruh jajaran pengawas pemilihan di Bateng terbebas dari paparan Covid-19. Hal ini dimaksudkan guna memberikan rasa aman bagi masyarakat.

“Alhamdulillah dari hasil rapid tes ini seluruh jajaran kita sebanyak 150 orang hasilnya nonreaktif semua,” terangnya.

Diungkapkannya, kegiatan rapid tes tersebut diselenggarakan di 6 titik yang tersebar di setiap kecamatan di Kabupaten Bateng dan dilaksanakan secara serentak, yaitu Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Bateng, Puskesmas Kecamatan Namang, Puskesmas Kecamatan Pangkalan Baru, Puskesmas Kecamatan Sungaiselan, Puskesmas Kecamatan Simpangkatis, serta Puskesmas Kecamatan Lubuk Besar.

“Terimakasih kepada pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Bateng yang telah memfasilitasi pelaksanaan rapid tes ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia pun menghimbau kepada seluruh jajaran pengawas pemilihan di Kabupaten Bateng agar selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kali melakukan tugas-tugas pengawasan di lapangan.

“Kondisi Pandemi Covid-19 belum berakhir. Untuk itu, kami menghimbau setiap jajaran pengawas agar selalu waspada dan selalu menjaga imunitas tubuh supaya terhindar dari paparan Covid-19,” tandasnya. (Humas Bawaslu Bangka Tengah)

Hingga Agustus 2020, Pertamina Setor PBBKB ke Provinsi Babel Rp107, 4 Miliar

WARTABANGKA, PANGKALANBARU – PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) II Sumbagsel, hingga Agustus 2020, mencatatkan setoran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) ke Provinsi Babel sekitar Rp 107,4 miliar.

Untuk memaksimalkan data PBBKB, pada hari ini dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerjasama (PKS) terkait Rekonsiliasi Data Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (16/09).

Acara yang di-inisiasi oleh Tim Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini ditandai dengan penandatangan Nota Kesepahaman (MoU) antara Gubernur Bangka Belitung  Dr. H. Erzaldi Rosman Djohan, S.E., M.M dengan General Manager Marketing Operation Region II Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) Asep Wicaksono Hadi.

Selanjutnya diikuti dengan penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Kepala Badan Keuangan Daerah Babel Fery Afriyanto dengan GM  MOR II Sumbagsel Asep Wicaksono Hadi.

Objek Nota Kesepahaman ini adalah data penjualan dan penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan pemungutan pajak atas penggunaan bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB). Dengan ruang lingkup pelaporan dan rekonsoliasi data penjualan dan penggunaan BBM dan pemungutan PBBKB.

Gubernur Babel, Erzaldi Rosman Djohan berharap dengan adanya Nota Kesepahaman ini diharapkan monitoring dan evaluasi atas upaya optimalisasi pendapatan daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung atas PBBKB bisa lebih transparan dan akuntabilitas pengelolaan PBBKB dapat ditingkatkan, serta sebagai upaya optimalisasi penerimaan Pajak.

Adapun tindak lanjut dari MoU dan PKS ini dalam bentuk penyampaian data yang juga dipergunakan sebagai pengawasan bersama, terutama Tim Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap jalur distribusi dan penyaluran migas, hingga dapat meminimalisir adanya ketidaksesuaian pendistribusian di lapangan.

“Dengan penandatanganan Nota Kesepahaman ini, Pertamina bertekad untuk membantu mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah dari PBBKB sektor migas di Provinsi Babel”, ujar Asep. (*/)

KPU Izinkan Peserta Pilkada Gelar Konser di Tengah Pandemi, Ini Tanggapan Ketua Bawaslu Babel

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Ketua Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Edi Irawan mempersilahkan para kandidat Pilkada Serentak 2020 menggelar konser maupun bazar dalam rangka kampanye di tengah pandemi Covid-19.

“Kalaupun aturannya seperti itu, memperbolehkan, pada prinsipnya bagi kami Bawaslu, silahkan saja untuk melakukan itu,” kata Edi kepada wartawan, Rabu (16/9).

Dia menekankan, perlu adanya pemahaman bersama terkait Pasal 63 ayat (1) PKPU Nomor 10 tahun 2020 yang mengatur tentang metode kampanye.

“Baik itu dari pihak penyelenggara, KPU, Bawaslu, pasangan calon (paslon), tim sukses, dan aparat keamanan di dalam menindaklanjuti setiap metode kampanye yang akan dilakukan oleh paslon,” jelasnya.

“Secara teknis memang juga sudah disebutkan aturannya seperti apa, metode yang diperbolehkan, jumlah orang yang hadir di dalam momen kegiatan itu,” tambahnya.

Dalam posisi ini, ia hanya dapat mengimbau agar paslon beserta dengan tim suksesnya yang hadir dalam kegiatan konser atau bazar tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Yang pertama, dalam rangka kita untuk meminimalisir terjangkitnya wabah virus corona ini, kemudian yang kedua, antarsesama lembaga penyelenggara, pihak keamanan agar berkoordinasi dengan stakeholder yang lain, dalam hal ini, termasuk pemerintah daerah,” terangnya.

“Karena pemerintah daerah juga bertanggung jawab terhadap kondusifitas daerahnya, artinya dalam koordinasi ini, setidaknya ada hal-hal yang perlu dibicarakan bersama,” tandasnya. (*/DEI)

Pasangan BERIMAN Jalani Tes Kesehatan di RSPAD Gatot Soebroto

WARTABANGKA, KOBA – Bakal calon Bupati Bangka Tengah, H. Ibnu Saleh bersama pasangannya, Herry Erfian (BERIMAN) menjalani tes kesehatan di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Selasa (8/9). Tes kesehatan merupakan salah satu syarat untuk menjadi peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

“Saat ini kondisi kesehatan Ibnu Saleh dan Herry Erfian dalam keadaan sehat. Sebelum mengikuti pemeriksaan kesehatan jasmani, keduanya melakukan puasa.

Hanya minum air putih sesuai arahan dari KPU Bangka Tengah,” kata
Ketua Tim Koalisi BERIMAN, Algafri Rahman.

Dia mengajak masyarakat Bangka Tengah mendoakan pasangan BERIMAN agar rangkaian pemeriksaan kesehatan jasmani berjalan lancar sesuai harapan masyarakat.

“Mudah-mudahan semunya berjalan lancar. Mari kita berdo’a bersama untuk pasangan BERIMAN,” ajaknya.

Algafri juga mengungkapkan pada 9 september 2020, pasangan BERIMAN lanjut melaksanakan pemeriksaan kesehatan rohani dan narkotika. Lalu pada 10 september 2020 hasil pemeriksaan kesehatan akan diumumkan.

“Sekali lagi, mari kita do’akan semoga semua proses pemeriksaaan kesehatan berjalan lancar, amiin,” tutup Algafri. (*/rn)

Ketua Bawaslu Babel Imbau Bawaslu 4 Kabupaten Lakukan Pengawasan Melekat

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Edi Irawan mengimbau, agar Bawaslu di empat kabupaten yang menyelenggarakan Pilkada Tahun 2020 dapat melakukan pengawasan melekat.

“Ke depan, kawan-kawan di Bawaslu empat kabupaten melakukan pengawasan melekat dan mengawal hingga tahapan berikutnya. Yakni, verifikasi administrasi maupun klarifikasi yang dilakukan KPU terkait syarat calon,” ujar Edi kepada wartabangka.com, Minggu (6/9).

Sebelumnya, Bawaslu Babel melakukan monitoring pengawasan pendaftaran bakal pasangan calon di empat kabupaten. Yakni, Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Kabupaten Bangka Barat (Babar) dan Kabupaten Belitung Timur (Beltim).

Jumat (4/9), Edi Irawan secara langsung memonitor pelaksanaan pendaftaran bakal pasangan calon Ibnu Saleh-Herry Erfian (Beriman) dan Didit Srigusjaya-Korari (Berdikari) saat mendaftar ke KPU Bateng.

“Di KPU Bangka Tengah, tahapan pendaftaran pilkada sudah dilaksanakan dan ada dua bakal calon yang mendaftarkan diri. Dari dua calon ini, terkait syarat pencalonan dan syarat calon dari kedua pasang kandidat ini, kami melihatnya sudah sesuai dengan mekanisme yang sudah diatur dalam peraturan KPU itu sendiri,” kata Edi.

“Dalam pengawasan kita (Bawaslu Babel) dan Bawaslu Bangka Tengah, sudah melakukan pengawasan secara langsung dan cermat. Jika ada kekurangan, masih bisa dilakukan perbaikan. Namun secara umum, sudah sesuai dengan persyaratan,” pungkasnya. (*/)