Bangka Tengah

PT Timah Gencarkan Vaksinasi Masyarakat, Giliran Warga Desa Kulur Ikuti Vaksinasi Gotong Royong

WARTABANGKA, BANGKA TENGAH – PT Timah Tbk kembali menggelar vaksinasi bagi masyarakat untuk mempercepat capaian vaksinasi dan herd community (kekebelan kelompok) dalam menangani Covid-19.

Kali ini, PT Timah Tbk melalui vaksin gotong royong melaksanakan vaksinasi bagi warga Desa Kulur , Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, Jumat (22/10).

Ratusan warga dari remaja hingga lansia terlihat antusias mendatangi Balai Desa, menunggu giliran untuk divaksin.

Fitria salah satunya, ia menceritakan mendapatkan informasi kegiatan vaksinasi di balai desa melalui pemberitahuan oleh pihak pemerintahan Desa Kulur.

“ Saya tahu informasi kegiatan vaksin ini dari pemberitahuan melalui pesan Whattshapp yang dikirim oleh RT kepada masing-masing kepala keluarga , oleh karena ini, saya dan keluarga memutuskan untuk datang hari ini mengikuti kegiatan vaksinasi yang diselenggarakan oleh PT Timah Tbk,” ceritanya.

Ia merasa senang dengan diadakannya vaksinasi oleh PT Timah Tbk tanpa harus menempuh jarak jauh ke puskesmas untuk mengikuti kegiatan vaksinasi.

“Saya senang ada vaksinasi dari PT Timah Tbk di desa kami, ini memudahkan kami untuk mendapatkan vaksin covid-19 tanpa harus jauh-jauh ke puskesmas yang jaraknya cukup jauh dari kediaman saya,” katanya.

“Terimakasih kepada PT Timah Tbk yang telah mengadakan kegiatan vaksinasi ini, harapan saya kedepannya semoga PT Timah Tbk semakin maju dan humanis kepada masyarakat melalui bantuan sosial seperti yang diadakan saat ini,” ujarnya.

Senada, Taufiq Hidayat mengatakan, dirinya baru melaksanakan vaksinasi sekarang karena dosis di tempat sebelumnya sudah habis.

“ Alasannya memilih vaksin sekarang karena pergi ke tempat vaksin sebelumnya dosis vaksinya sudah habis , di Rumah sakit juga ada tapi karna badan kurang fit jadi sekarang terlaksananya,” ujarnya.

Kepala Desa , Ahmad Yani turut hadir untuk meninjau pelaksanaan vaksinasi bagi masyarakat. Ia sangat mengapresiasi atas bantuan vaksinasi yang diselenggarakan oleh PT Timah Tbk.

“Dengan adanya vaksinasi yang diselenggarakan oleh Pt Timah Tbk sangat terbantu sekali karena kami membutuhkan vaksinasi di desa kami,” ujarnya.

Ahmad Yani menyebutkan, capaian vaksinasi di Desa mereka belum sampai 70 persen. sebelumnya vaksinasi dilaksanakan oleh puskesmas dengan target sebanyak 200 warga tetapi yang hadir mencapai 400 warga sehingga banyak yang belum mendapatkan vaksinasi.

“Kemarin ada vaksin dari Puskesmas, tapi enggak semua bisa dapat karena vaksinnya sudah habis. Dengan adanya vaksinasi dari PT Timah Tbk ini bisa membantu warga kami untuk vaksin,” sebutnya.

Ia berharap, kerjasama antara desa dengan PT Timah Tbk semakin membaik dan mendukung kegiatan PT Timah Tbk.

“Harapannya kerjasama antara desa kami dengan PT Timah Tbk semakin membaik, juga kami selalu mendukung kegiatan-kegiatan oleh PT Timah di desa serta menjaga selalu keharmonisasi hubungan antara PT Timah Tbk dengan desa ini,” tutupnya.(rls)

Lima Pejabat Polres Bangka Tengah Berganti

WARTABANGKA, KOBA – Kapolres Bangka Tengah (Bateng) AKBP Moch Risya Mustario, S.I.K, S.H, M.H memimpin pelaksanaan serah terima jabatan (Sertijab) sejumlah pejabat tinggi di lingkup Polres Bateng di halaman Mapolres setempat, Jum’at (22/10).

Ada lima pejabat yang berganti yakni Wakapolres Bateng sebelumnya dijabat oleh Kompol Hasbi digantikan oleh Kompol M Saleh sebelumnya menjabat Kapolsek Jebus Polres Bangka Barat, kemudian Kabag Ops yang sebelumnya dijabat oleh Kompol Yudha Wicaksono digantikan oleh AKP M Riduan dari Direktorat Intelkam Polda Kepulauan Bangka Belitung.

Selanjutnya, Kasat Reskrim yang dijabat oleh AKP Rais Muin digantikan oleh AKP  Wawan Suryadinta; Kasat Narkoba sebelumnya dijabat oleh Iptu Guntur Napitulu digantikan oleh Iptu Windaris dari KBO Sat Reskrim Polres Bangka; Terakhir, Kapolsek Simpangkatis sebelumnya dijabat Ipda Deka Jhon Derry digantikan oleh Iptu Harry F.

Kapolres AKBP Risya dalam amanatnya mengatakan, bahwa sertijab tersebut merupakan hal lumrah. Oleh karena itu, setiap sertijab merupakan hal yang harus disyukuri.

“Saya ucapkan terimakasih dan selamat menjabat di tempat tugas yang baru bagi para pejabat yang lama yang sertijab hari ini, semoga jabatan yang baru dapat dijalankan dengan baik. Kemudian, kepada pejabat baru selamat datang dan bertugas di Mapolres Bateng,” katanya.

Selain itu, Kapolres Bateng juga mengucapkan banyak terima kasih karena para anggota telah turut mensosialisasikan kegiatan vaksinasi Covid-19, sehingga wilayah Kabupaten Bateng saat ini telah mencapai PPKM Level II.

“Saya juga banyak mengucapkan terima kasih, karena para anggota telah turut mensosialisasikan kegiatan vaksinasi sehingga wilayah Kabupaten Bateng mencapai PPKM level II,” tandas AKBP Risya. (RN)

Cipta Inovasi, Bawaslu Bangka Tengah Perkenalkan Aplikasi ‘Si Madu’

WARTABANGKA, PANGKALAN BARU – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bangka Tengah memperkenalkan aplikasi Informasi Terpadu atau disebut juga dengan “Si Madu”.

Sekedar informasi, aplikasi ‘Si Madu’ ini merupakan hasil ciptaan dari inovasi Bawaslu Kabupaten Bangka Tengah.

Ketua Bawaslu Kabupaten Bangka Tengah, Robianto mengatakan, aplikasi ini telah dibuat selama enam bulan secara marathon atau bertahap dan merupakan gabungan dari seluruh aplikasi yang dimiliki oleh Bawaslu.

“Selama ini Bawaslu sangat banyak sekali aplikasi yang dimiliki, di jajaran Bangka Belitung saja ada aplikasi Si Lawas atau Sistem Melakukan Pengawasan, kemudian Si Gita atau Sistem Digitalisasi Informasi dan Data, dan masih banyak lagi,” kata Robianto dalam sambutannya pada acara sosialisasi keterbukaan informasi publik dan PPID di Hotel Soll Marina, Kamis (21/10).

“Nah bagaimana kami menciptakan aplikasi ‘Si Madu’ ini satu saja tapi didalamnya semua aplikasi yang dimiliki Bawaslu itu ada. Cukup download ‘Si Madu’, rumah dari semua aplikasi itu,” tambahnya.

Dia mengungkapkan, saat ini aplikasi ‘Si Madu’ ini masih dalam tahap penyempurnaan ke versi- versi selanjutnya. Selain itu dia melanjutkan, aplikasi ini akan disebarluaskan atau “go public” dengan cara dimasukkan ke dalam aplikasi “
Play Store.

“Insha Allah dalam beberapa hari kedepan sudah dapat di-download melalui Play Store, itu nggak ada biayanya. Jadi saat ini kami tidak melaunching, hanya memperkenalkan, ya kalau Bawaslu Provinsi Babel masih ada anggaran, boleh lah nanti kita launching aplikasi ‘Si Madu’,” ujarnya. (DEI)

Bawaslu Bangka Tengah Gelar Sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik dan PPID

WARTABANGKA, PANGKALAN BARU – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bangka Tengah menggelar sosialisasi tentang keterbukaan informasi publik serta Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di Hotel Soll Marina, Kamis (21/10).

Ketua Bawaslu Kabupaten Bangka Tengah, Robianto mengatakan, keterbukaan informasi publik sudah diatur dalam Peraturan Bawaslu No. 10 Tahun 2019.

“Kami sudah diatur dalam Peraturan Bawaslu itu bagaimana untuk mengelola informasi publik dalam rangka menciptakan kepercayaan publik kepada lembaga ini,” kata Robianto dalam sambutannya.

Selain itu, dia menambahkan, saat ini Bawaslu Kabupaten Bangka Tengah juga telah memiliki PPID dan sudah melayani beberapa informasi oleh masyarakat maupun stakeholder.

“Seperti saat ini ada salah satu mahasiswa dari UBB meminta data dari kami untuk melakukan penelitian ataupun skripsi mengenai Pilkada 2020 kemarin, dan itu telah kami layani  melalui PPID,” ujarnya.

Menurut dia, PPID memiliki peran penting bagi Bawaslu khususnya Kabupaten Bangka Tengah untuk memberikan informasi tentang pelaksanaan kegiatan pengawasan tahapan Pilkada yang telah dilakukan.

“Dalam menghadapi Pemilu tahun 2024 yang tentunya sangat kompleks, jadwal Pilkada 2024 itu masih tarik ulur, belum disetujui atau disepakati, sedangkan tahapan awal di tahun 2022 itu mau tidak mau sudah mulai. Di dalam tahapan awal itu tentu nanti ada pendaftaran partai politik dan penataan daerah pemilihan yang dilakukan oleh KPU,” terangnya.

Pasca Pilkada 2020 lalu, diutarakan dia, pihaknya banyak berbenah secara internal untuk memperkuat kelembagaan ini dalam menghadapi pengawasan pada Pemilu 2024 mendatang.

“Yang kami lakukan salah satunya penguatan PPID, karena Pilkada lalu sudah memberikan pengalaman yang berharga bagi kami, dengan pemilu 5 kotak saja sudah sangat luar biasa tahapan pengawasan yang kami lakukan,” ungkapnya. (DEI)

Edison Tak Menyangka Rumahnya Bakal Direnovasi PT Timah Tbk

WARTABANGKA, BANGKA TENGAH — Edison warga Desa Kulur, Kecamatan Lubuk Besar tak menyangka rumah yang dihuninya akan direnovasi oleh PT Timah Tbk. Rumah peninggalan orang tuanya yang mengalami berbagai kerusakan memang telah sudah selayaknya untuk diperbaiki.

Beberapa bagian rumah yang tebuat dari papan ini sudah bolong, lantai semennya sudah pecah, beberapa kayu hampir ambruk dan atap yang sudah mulai bolong membuat mereka kehujanan saat hujan.

Bapak dua anak ini sudah lama ingin memperbaiki rumahnya, namun apa daya kondisi ekonomi yang pas-pasan membuat mereka harus bertahan dalam keadaan ini.

Edison yang bekerja sebagai buruh tani serabutan ini menceritakan, dirinya memilki impian untuk merenovasi rumahnya menjadi rumah beton.

“Ya sudah lama punya niat untuk memperbaikinya, tapi penghasilan hanya pas-pasan, hanya cukup untuk makan sehari-hari. Jadi ya begini lah kondisinya,” katanya saat pembongkaran rumah untuk direnovasi PT Timah Tbk, Senin (18/10).

Dia menceritakan, di saat musim hujan seperti ini terkadang ada binatang yang masuk ke rumah dari papan yang sudah bolong itu.

“Kadang-kadang ada kelipan, ular masuk dari sela-sela papan yang bolong. Apalagi musim hujan seperti ini, semen ini juga ada yang pecah jadi mungkin binantang dari bawah juga keluar,” ujar Edison.

Lelaki 43 tahun ini menempati rumah ini bersama dua anaknya dan istrinya. Kesehariannya ia bekerja sebagai buruh pemetik sawit dan petani karet. Dengan penghasilan pas-pasan ini dia hanya bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Saya tidak menyangka rumah ini akan diperbaiki. Dikabarin sama PT Timah Tbk lalu difasilitasi pemerintah Desa. Saya senang sekali dan langsung bilang ke istri bener-bener senang dan bersyukurlah. Kalau pakai biaya sendiri entah kapan akan bisa perbaiki rumah ini,” katanya.

Dia beruntung rumahnya akan dibangun permanen, sehingga tak ada lagi kekhawatiran darinya akan dimasuki berbagai binatang yang dapat membahayakan anaknya.

“Bersyukur sekali rumah ini bisa diperbaiki, sehingga kami bisa tinggal di rumah yang lebih layak lagi. Terimakasih lah kepada PT Timah yang sudah memperbaiki rumah saya ini,” sebutnya.

Senada dengan diungkapkan Wati Istri Edison, kata Wati ini seperti baginya rumah mereka bisa diperbiaki.

“Sangat senang, kadang kalau angin atap rumah kami terbang. Itu bocor semua, senang lah pokoknya ini akan diperbaiki PT Timah,” ujarnya.

Selama rumah ini direnovasi, mereka untuk sementara menempati rumah bagian belakang. Jika tidak memungkinkan mereka akan menumpang di rumah kerabat.

“Tinggal di sini lah di bagian belakang kan belum direnovasi. Kalau tinggal sementara banyak lah di sini ada rumah orang tua, ada rumah saudara,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Desa Kulur Dori Faisal mengatakan, rumah Edison memang sudah layak diperbaiki. Sebelumnya, rumah Edison memang telah diusulkan untuk menjadj penerima bantuan rumah layak huni dari program pemerintah. Hanya saja masih menunggu giliran.

“Rumah ini sudah kami usulkan memang untuk dibantu diperbaiki. Tapi kan ini menunggu giliran, anggaran juga terbatas dan koutanya terbatas. Makanya kita bersyukur dengan adanya PT Timah bantu rumah ini bisa mengurangi jumlah rumah tidak layak huni di Desa Kulur ini,” katanya.

Menurutnya, Edison juga menjadi salah satu penerima bantuan sosial karena memang secara ekonomi masih di bawah rata-rata.

“Kita apresiasi PT Timah Tbk yang sudah membantu masyarakat kita dengan merenovasi rumah tidak layak huni menjadi layak huni. Kita berharap ada program lagi seperti untuk masyarakat lainnya, karena kan ini sangat membantu,” ujarnya.

Ia menilai, PT Timah Tbk telah menyalurkan banyak bantuan sosial kepada masyarakat di Desa mereka seperti bantuan pengobatan dan lainnya.

“Banyak bantuan sosial di sini seperti hewan kurban, bantuan biaya pengobatan orang sakit dan lainnya, kita berharap akan terus seperti ini sehingga semakin banyak masyarakat yang terbantu,” tutupnya.(rls)

Turnamen Bola Volly Bupati Cup 2021 Resmi Dimulai, Algafry: Menang Kalah Biasa

WARTABANGKA, KOBA – Bupati Bangka Tengah (Bateng), Algafry Rahman berharap kepada peserta Turnamen Bola Volly Bupati Cup 2021 bertanding dengan menjunjung sportivitas. Menurut dia, menang kalah dalam pertandingan olah raga sebagai hal yang biasa.

“Bagi tim yang kalah dalam pertandingan, jadikanlah momen ini ajang berlatih lebih baik. Begitupun kepada tim yang menang, maka jadikan juga momentum ini sebagai ajang menggapai prestasi lebih tinggi,”kata Algafry saat pembukaan turnamen di Gedung Olah Raga (GOR) Mini Bateng, Senin (18/10).

Kegiatan ini menurutnya, dilaksanakan untu mencari bibit atau atlet berbakat yang akan melaksanakan Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Kepulauan Bangka Belitung. “Saya mengajak para atlet meningkatkan silaturahmi melalui turnamen Volly Bupati Cup 2021 ini.

Dengan mengucapakan Bismillahhirohmannirohim, Turnamen Volly Bupati Cup 2021 dibuka,” ungkap Algafry.

Di tempat yang sama, Ketua Persatuan Bola Volly Seluruh Indonesia (PBVSI) Bateng, Erwin mengatakan turnamen Volly Bupati Cup 2021 ini diikuti 84 team, terdiri dari 40 tim putri dan 44 tim putra.

“84 tim yang bertanding ini semua berasal dari Kabupaten Bangka Tengah,” ungkap Erwin.

Melalui kegiatan ini, pihaknya akan menjaring atlet berprestasi dalam persiapan Porprov Babel tahun 2023.

“Mereka yang kami nilai bermain sangat baik akan diikutkan dalam Pelatihan Daerah Kabupaten Bateng,” ungkap Erwin.

Erwin mengucapkan terimakasih kepada pihak-pihak yang telah mendukung pelaksanaan Turnamen Volly Bupati Cup 2021, yakni Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Bateng, KONI Bateng serta sponsor lainnya seperti PT.PLTA dan PT.MSP.

“Kita berharap pelaksanaan hingga 20 hari kedepan berjalan lancar,” harapnya. (ADV/Diskominfosta Bateng/RN)

Tipu dan Rampas Tas Nenek-Nenek, Usman Kace Diringkus Polisi

WARTABANGKA, SIMPANGKATIS – Anggota Polsek Simpangkatis, Kabupaten Bangka Tengah mengamankan Usman alias Kalok (54) karena menipu dan merampas tas milik Ana alias Wo Na (64) warga Desa Terak Kecamatan Simpangkatis.

Kapolsek Simpangkatis, Ipda Deka Jhon Derry mengatakan peristiwa itu terjadi pada Jum’at (24/09/2021) sekira pukul 12.30 Wib di kediaman Wo Na.

Saat itu, kata dia, pelaku datang ke rumah korban mengaku sebagai keponakan, dan menawarkan bantuan sosial berupa rehab rumah layak huni.

“Syaratnya kata pelaku dihadapan korban yakni, KTP dan sejumlah uang,” ujar Ipda Deka, Kamis (14/10).

Korban menuruti permintaan pelaku, kemudian mberikan uang sebesar Rp400 ribu dan fotokopi KTP. Saat transaksi itu, korban kaget setelah pelaku merampas tas yang berisi uang Rp3 juta.

“Usai rampas tas itu, pelaku Kalok ini melarikan diri meninggalkan korbannya,” ujar Ipda Deka.

Merasa ditipu, korban Wo na melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Polsek Simpang katis, Rabu (13/10/2021). Usai mendapatkan laporan tersebut, pihak Polsek Simpangkatis berhasil mengamankan pelaku malam harinya sekira pukul 22.00 wib.

“Pelaku kita tangkap dikediamannya Desa Kace Kecamatan Mendo Barat Kabupaten Bangka tanpa perlawanan,” pungkasnya. (RN)

Jadi Narasumber Pelatihan KIPAN, Adet Ingatkan Jangan Menjadi Generasi Bermental Narkoba

WARTABANGKA, PANGKALAN BARU – Ketua Komisi II DPRD provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Adet Mastur bakar semangat pemuda-pemudi yang tergabung dalam Kader Inti Pemuda Anti Narkoba (Kipan), saat menjadi narasumber Pelatihan Kipan 2021 Generasi Emas Tanpa Narkoba, di Hotel Soll Marina Pangkalan Baru, Rabu (13/10).

“Seperti yang pernah dikatakan Soekarno ‘Berikan aku sepuluh pemuda, maka akan kuguncangkan dunia’. Ini mengindikasikan begitu dahsyatnya kekuatan yang dimiliki pemuda/i ini,” tegasnya.

Lebih jauh anggota DPRD provinsi Kepulauan Bangka Belitung Dapil Bangka Tengah itu menyampaikan, bahwa masa depan Indonesia khususnya Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ke depan berada di tangan generasi muda saat ini.

Karena di tangan merekalah yang akan mengisi pembangunan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Maju atau mundurnya suatu daerah itu tergantung pada diri kita sendiri.

“Ditangan kalianlah perubahan-perubahan ini akan terjadi, apakah akan berjalan ke arah yang lebih baik atau ke arah sebaliknya. Karena generasi muda inilah agen perubahan,” tegasnya kembali.

Ia mengajak selalu melakukan kegiatan yang positif.

Tetapi sebaliknya, jika kita menginginkan kehancuran, maka lakukanlah tindakan-tindakan yang negatif.

Di hadapan puluhan peserta yang hadir dirinya pun mewanti-wanti agar generasi muda tidak terjerumus dalam Narkoba.

“Jangan sampai nantinya generasi muda Bangka Belitung ini menjadi generasi yang bermental Narkoba. Karena kalau generasi muda sudah terjerumus kedalam narkoba, maka masa depan diri kita, keluarga, bangsa dan negara akan menghasilkan generasi yang bobrok,” jelasnya.

Anggota DPRD lima periode ini pun membagikan pengalamannya semasa kecil hingga dirinya berhasil menyandang gelar anggota DPRD termuda se-Indonesia pada masa itu.

Lahir dari keluarga yang kurang mampu, di sebuah desa yang sepi tepatnya Desa Keretak, ayahnya seorang penjual ikan dan ibu bekerja sebagai pengambil upah di kebun milik orang lain, tidak menyurutkan niatnya untuk tetap menimba ilmu.

Semasa duduk di bangku SMK pun dirinya tetap semangat, meski jarak yang ditempuh dari rumahnya ke sekolah cukup jauh saat itu karena berada di Kota Pangkalpinang.

Pukul 04.00 WIB pagi dirinya sudah berangkat menuju sekolah menggunakan mobil truk ikan yang menuju Pangkalpinang.

Bahkan tuturnya, pernah suatu waktu dirinya tiba dirumah pukul 20.00 WIB karena harus berjalan kaki pulang dari sekolahnya STM Negeri (sekarang SMK 2) pangkalpinang ke rumahnya, dikarenakan kendaraan yang lewat sudah tidak ada.

Di tengah keterbatasan ekonomi keluarganya selama sekolah, politisi PDIP ini juga hanya mempunyai seragam sekolah dua setel saat itu yang digunakannya selama tiga tahun.

Satu untuk seragam utama (putih/abu-abu) dan satu lagi seragam praktek.

Tempaan hidup yang keras inilah akhirnya mengantarkan Adet untuk tidak pernah putus asa dan semangat.

Hingga akhirnya di usianya yang masih 22 tahun dirinya pun sudah menduduki sebuah jabatan mentereng sebagai anggota DPRD Kabupaten Bangka yang saat itu masih menjadi bagian dari Provinsi Sumatera Selatan.

“Itulah sedikit pengalaman masa muda saya yang bisa menjadi motivasi adik-adik kedepan mau menjadi seperti apa,” tutupnya. (*/Publikasi Setwan DPRD Babel)

Tim Cobra Polres Bangka Tengah Ringkus Komplotan Pencuri Spare Part Ekskavator

WARTABANGKA, KOBA – Tim Cobra Polres Bangka Tengah (Bateng) meringkus komplotan pencuri spesialis spare part ekskavator. Penangkapan pelaku dilakukan polisi hingga ke daerah Mangga Besar Jakarta Barat.

Kasat Reskrim Polres Bateng, AKP Rais Muin mengatakan komplotan pencuri spare part alat berat ini, bernama Vincent Lay alias Achan, Ayong alias Jawe, Ahyung dan Bong Kwet Fu alias Abing alias Markus.

“Achan dan Jawe terlebih dahulu berhasil ditangkap Tim Cobra Polres Bateng di wilayah Bateng dan Bangka Selatan. Kemudian dilakukan pengembangan, hingga terungkap penadahnya Ahyung,” kata AKP Rais, Rabu (13/10).

Pengakuan Ahyung, spare part tersebut ia jual kembali ke Markus di Mangga Besar Jakarta Barat. Melalui jalur darat dari Bateng, Tim Cobra Polres Bateng mendatangi kediaman pelaku pada Rabu (29/9). Kedatangan Tim Cobra sempat tercium pelaku dan selama empat hari pelaku melarikan diri.

“Tim Cobra Polres Batengpun terus menelusuri keberadaan pelaku di Mangga Besar tersebut. Upayanya membuahkan hasil, Markus tertangkap di perumahan Malibu Jakarta Barat,” kata Rais.

Menurut Rais, setelah menunjukan surat perintah penangkapan, tim cobra melakukan penggeledahan di kediaman Markus dan mendapatkan barang bukti tersisa.

“Barang bukti yang berhasil diamankan Tim Cobra, yakni 2 unit monitor ekskavator merek Kobelco, 1 unit control pam ekskavator merek Kobelco, 1 unit control pam ekskavator merek Hitachi, 1 unit control pompa ekskavator merek Hitachi, 1 unit control pompa ekskavator merek Kobelco dan 2 unit ECM merek Hitachi,” ungkapnya.

Para pelaku, kata Rais telah mengakui perbuatannya mencuri sparepart ekskavator di 6 Tempat Kejadian Perkara (TKP), tersebar di Kabupaten Bangka Tengah, Kota Pangkalpinang dan Kabupaten Basel.

TKP pertama, bulan Juli tahun 2020 di Basel, mereka mencuri kontroler dan monitor ekskavator merek Komatsu. Kedua, TKP Basel juga mereka mencuri kontroler, monitor, ecu, box skring ekskavator merk Kobelco. Lalu TKP ketiga di Kecamatan Lubuk besar kabupaten Bateng, mereka mencuri 2 kontroler, 2 monitor ekskavator merek Hitachi.

Bulan Mei tahun 2021, komplotan ini melakukan aksinya kembali dengan mencuri 2 kontroler, 2 monitor ekskavator merek CAT di Basel. Lanjut Juli 2021, mereka mencuri monitor ekskavator mini merek Hitachi di Kota Pangkalpinang. Kemudian TKP terakhir bulan yang sama, mereka mencuri monitor ekskavator mini merek Hitachi di Pasir Putih Kota Pangkalpinang.

“Modusnya sama, Achan dan Jawe mencurinya. Lalu hasil curian dijual ke Ahyung, dan Ahyung menjualnya kembali ke Markus di Jakarta Barat. Akibat perbuatan komplotan ini, para korban menderita kerugian materil dengan total mencapai Rp100 juta,” sebut Rais.

Rais menegaskan komplotan ini akan di jerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dan pasal 480 KUHP tentang penadahan. Pasal itu akan dijerat sesuai dengan peran masing-masing.

“Ancaman kurungan penjara menanti mereka di atas 5 tahun,” pungkasnya. (RN)

Sempat Kabur ke Tangerang, Pencuri HP Diringkus Tim Cobra Polres Bangka Tengah

WARTABANGKA, KOBA – Robby Hebat (33) dicokok Tim Cobra Polres Bangka Tengah, Senin (4/10) sekira pukul 16.30 Wib. Pelaku pencurian handphone ini diamankan polisi di sebuah rumah di Kota Tangerang, Provinsi Banten.

Kasat Reskrim Polres Bangka Tengah, AKP Rais Muin mengatakan Robby Hebat warga Kelurahan Teladan Kecamatan Toboali ini menjalankan modusnya dengan berpura-pura sebagai pembeli di konter seluler milik Joy di Jalan Kenanga Koba pada Sabtu (15/5) sekira pukul 15.26 Wib.

Pelaku ketika itu menanyakan HP Vivo Y20 S warna hitam kepada Joy, dan HP yang masih bersegel itupun ditunjukkan kepada pelaku. Setelah melihat HP itu, pelaku kemudian berpura-pura menelpon saudaranya dengan posisi agak menjauhi konter Joy.

“Saat Joy lengah, pelaku dengan cepat kembali ke konter dan membawa kabur HP Vivo Y20 S tersebut,” kata AKP Rais, Selasa (12/10).

Robby kemudian dengan menggunakan satu unit motor menuju ke arah Pangkalpinang. Joy yang mengetahui HP nya dicuri sempat berteriak, namun tidak dapat mengejar.

“Merasa dirugikan, malam harinya sekira pukul 19.30 Wib, Joy langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Bangka Tengah,” ungkap Rais.

Selama buron, AKP Rais melalui Tim Cobra terus mencari keberadaan pelaku, dan informan Tim Cobra Polres Bangka Tengah memberikan informasi bahwa Robby Hebat berada di Jalan Masekal Suryadarma Nomor 115, RT 006 Kelurahan Sanjaya Kecamatan Neglasari Kota Tangerang Provinsi Banten.

Senin (4/10) sekira pukul 16.30 Wib, Tim Cobra Polres Bangka Tengah mendatangi alamat yang dimaksud dan berhasil menangkap Robby Hebat saat mandi.

“Alhasil, Robby hebat sudah dibawa Tim Cobra ke Mapolres Bangka Tengah. Robby hebat mengakui perbuatannya. Dan dalam pengakuannya juga, selain mencuri HP milik Joy juga pernah mencuri satu unit HP merk Redmi di laci motor dengan Tempat Kejadian Perkara Pasar Lama Jalan Jenderal Sudirman Toboali Bangka Selatan,” ungkap Rais.

Dia menegaskan Robby hebat merupakan residivis dalam kasus yang sama. Ia akan dijerat dengan pasal 362 KUHP tentang pencurian, ancaman kurungan penjara di atas 5 tahun.

“Robby Hebat saat diminta menunjukkan TKP sempat berkelit-kelit, dan ada upaya melarikan diri hingga harus menerima hadiah timah panas di kakinya dari tim Cobra Polres Bangka Tengah,” pungkas Rais. (RN)