Bangka

11 Pejabat Daerah Kabupaten Bangka Disuntik Vaksin Covid-19

WARTABANGKA, SUNGAILIAT – Sebelas pejabat Kabupaten Bangka, Jumat (15/1) mulai disuntik vaksin Covid-19 tahap pertama. Mulai dari Bupati Bangka Mulkan, Kejari Bangka Farid Gunawan, Wakapolres Bangka Kompol Faisal, Jubir Covid-19 Bangka Boy Yandra dan lainnya.

“Hari ini terdapat 11 pejabat daerah yang tergabung dalam forkopimda menerima suntik vaksin Covid-19 Sinovac yang pertama oleh tim medis di Rumah Sakit Depati Bahrin Sungailiat,” kata Mulkan, saat membuka pencanangan vaksinasi Covid-19.

Mulkan berharap, dengan dimulainya vaksinasi Covid-19 yang diikuti sejumlah pejabat daerahnya lainnya, hendaknya pula masyarakat dapat menerima pemberian vaksin sesuai tahapannya.

“Saya minta masyarakat nantinya dapat atau mau disuntik vaksin Covid-19 guna kepentingan kesehatan baik untuk dirinya, keluarga dan orang lain,” harapnya.

Mulkan menerangkan, terhitung sejak Maret 2020 sampai dengan sekarang, wilayah Kabupaten Bangka yang tersebar di delapan kecamatan terdata 912 kasus Covid-19 positif, 833 kasus sudah selesai isolasi serta 12 pasien Covid-19 meninggal dunia.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Bangka, dr Then Suyanti mengatakan vaksinasi ini guna mencapai kekebalan di kelompok masyarakat dan melindungi masyarakat dari penyebaran Covid-19. Sehingga tetap produktif, baik sosial maupun ekonomi dalam menjalani aktivitas kesehariannya.

“Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 ini menyasar pada pelayanan tenaga kerja kesehatan sebanyak 3364 orang. Dimana sasaran utama yakni tenaga kesehatan, tenaga penunjang dan pelayanan kesehatan. Sasaran kedua petugas pelayanan publik yakni TNI, Polri, aparat hukum, petugas Bandara, perbankan dan sebagainya,” katanya saat membacakan laporan.

Dikatakannya, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bangka dimulai pada 15 Januari 2021 dan akan dimulai di 12 puskesmas dan 4 rumah sakit yakni RSUD Depati Bahrin, RS Soekarno, RS Medika Stannia dan RS Arsani.(*/zen)

Plt Ketua DPRD Babel Ajak Masyarakat Dukung Vaksinasi Covid-19

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Plt Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Amri Cahyadi ikut disuntik vaksin Covid-19 Sinovac bersama gubernur, forkompimda, para tokoh agama serta tokoh masyarakat di Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Ir. Soekarno, Jumat (15/1) pagi.

“Alhamdulillah kami sudah melakukan vaksinasi awal, kick off pelaksanaan vaksin ini bersamaan dengan Kota Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka, kemudian disusul dengan kabuparen lainnya,” kata Amri kepada wartawan di gedung DPRD Babel, Jumat (15/1).

Vaksinasi awal ini, diutarakan Amri, sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo bahwa setiap pimpinan daerah wajib memberikan teladan kepada masyarakat untuk membuktikan bahwa vaksin itu aman dan teruji.

“Kita ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa vaksin ini jangan ditakutkan, selain itu, vaksin ini juga akan diberikan kepada para tenaga kesehatan (nakes) kita,” ujarnya.

Oleh karenanya, dia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung program vaksinasi ini, agar pandemi Covid-19 ini dapat segera berakhir.

“Jadi ini (vaksinasi-red) wajib kita dukung, tidak perlu lah kita perdebatkan, karena sudah ada fatwa dari MUI yang menyatakan vaksin ini halal, kemudian keampuhannya juga sudah diuji oleh BPOM,” jelasnya.

“Sekali lagi, program ini adalah upaya dari pemerintah untuk sesegera mungkin kita dapat keluar dari pandemi Covid-19, dan memperbaiki kehidupan bangsa kita, salah satunyanya sektor ekonomi kita yang terpuruk,” pungkasnya. (DEI)

Tim Gabungan Evakuasi Korban Banjir di Kabupaten Bangka

WARTABANGKA, SUNGAILIAT – Tim gabungan dari Polres Bangka, Satpol PP dan BPBD mengevakuasi puluhan orang korban banjir di sejumlah lokasi di daerah tersebut, Rabu (13/1). Evakuasi diutamakan bagi warga lanjut usia, anak-anak dan ibu hamil.

Wakapolres Bangka, Kompol Faisal mengatakan, tim gabungan sebanyak 50 personel berhasil mengevakuasi korban banjir yang terjadi di sejumlah tempat.

“Kami mengutamakan evakuasi bagi anak-anak orang lanjut usia dan ibu hambil untuk diamankan di tempat yang aman dari banjir,” jelas Faisal.

Menurut dia, tim gabungan juga membantu warga menyelamatkan barang berharga seperti kendaraan roda dua dan sejumlah barang yang dianggap penting lainnya.

Dia mengatakan, terdapat sejumlah lingkungan yang banjir seperti Parit Pekir, Lingkungan Nelayan dan Air Anyut. Banjir terjadi tidak hanya karena curah hujan namun juga akibat pasang air laut.

Faisal berharap banjir yang merendam rumah penduduk dapat segera surut serta masyarakat tetap memperhatikan kondisi lingkungan agar terjaga kebersihan.

Sementara, Pemerintah Kabupaten Bangka menyalurkan ratusan paket sembako bagi warga korban banjir.

Penyaluran sembako dimulai bagi korban warga banjir di Lingkungan Parit Pekir sebanyak 347 paket dilanjutkan dengan penyaluran bantuan yang sama di lingkungan lain dengan jumlah yang disesuaikan.

“Ratusan paket sembako disalurkan kepada warga korban banjir disejumlah tempat guna meringankan beban kebutuhan pangan keluarga korban,” kata Bupati Bangka, Mulkan.

Bupati mengakui, banjir yang terjadi disejumlah tempat seperti di Lingkungan Nelayan, Parit Pekir, Air Anyut dan Lingkungan Sidodadi merupakan daerah rawan banjir yang hampir setiap tahun terjadi.(*/zen)

Jelang Suntik Vaksin Covid-19, Bupati Bangka Diambil Darah

WARTABANGKA, SUNGAILIAT – Sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka, Rabu (13/1) mulai diambil darah menjelang suntik vaksin Covid-19. Penyuntikan vaksin Covid-19 direncanakan digelar Jumat (15/1).

Selain Bupati Bangka Mulkan, juga diambil darah yakni Sekda Bangka Andi Hudirman, Kajari Bangka Farid Gunawan, Wakapolres Bangka Kompol Faisal dan lainnya.

Kepada sejumlah wartawan, Mulkan mengatakan pengambilan darah guna mendeteksi adanya 16 penyakit di tubuh. Pasalnya, jika terdapat penyakit maka tidak boleh di vaksin.

“Tes darah ini kan guna melihat ada tidak penyakit. Ini akan dilihat per orang,” kata Mulkan.

Selain dirinya kata Mulkan, terdapat pejabat lain dalam jajaran Forkompinda yang disuntik vaksin. Termasuk juga Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bangka, Muhammadiyah dan lainnya.

“Kita harus siap. Beri contoh ke masyarakat,” ucapnya.

Mulkan sendiri bersedia menjadi orang pertama disuntik vaksin Covid-19 guna meyakinkan masyarakat kalau vaksin tersebut cukup aman. Uji klinis dengan standar kesehatan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kata dia, juga telah dilakukan untuk vaksin Covid-19.

“Saya minta masyarakat hendaknya juga bersedia di vaksin guna keamanan kesehatan baik untuk dirinya sendiri, keluarga maupun lingkungan,” kata dia.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka, dr Then Suyanti mengatakan, terdapat 10 orang pimpinan di daerah itu yang akan divaksin Covid-19 tahap awal termasuk dengan tenaga kesehatan.

Dia mengatakan, jumlah tenaga kesehatan di daerahnya tercatat sebanyak tiga ribu orang tersebar di rumah sakit maupun di pusat pelayanan kesehatan masyarakat.(*/zen)

Kecamatan Pemali Jadi Pelopor Pembentukan IPSM

WARTABANGKA, PEMALI – Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka menjadi pelopor pembentukan Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM). Launching dan pengukuhan IPSM Kecamatan Pemali digelar di GSG Kecamatan Pemali, Selasa (12/1).

Camat Pemali, Achmad Suherman menjelaskan IPSM Kecamatan Pemali merupakan IPSM pertama yang ada di Provinsi Bangka Belitung (Babel).

“IPSM bertugas untuk membantu masyarakat kurang mampu, terkena bencana dan lainnya. Bersifat berkesinambungan. Tidak hanya satu kali saja dalam membantu masyarakat,” kata Suherman.

Dijelaskan Suherman, beragamnya permasalahan kesejahteraan sosial yang ada, maka keberadaan IPSM sangat strategis dan sangat dibutuhkan mendukung program pemerintah.

Kasie Pemberdayaan Sosial Perorangan, Keluarga dan Kelembagaan Masyarakat Dinas Sosial Provinsi Babel, Doddy Dirnadi mengapresiasi pembentukan IPSM Kecamatan Pemali.

“IPSM ini menjadi wadah bagi PSM untuk koordinasi. Nanti akan digelar bimbingan teknis bagi PSM serta sertifikasi,” kata dia.

IPSM tambah dia, memiliki tugas utama melaksanakan penyelenggaraan kesejahteraan sosial. Baik yang bersifat pembinaan dan pengembangan kesejahteraan sosial maupun pelayanan kesejahteraan sosial dengan mengindahkan kebijaksanaan Pemerintah di bidang kesejahteraan sosial.

Senada, Sekretaris Komisi I DPRD Kabupaten Bangka Marianto ikut mengapresiasi pembentukan IPSM Kecamatan Pemali.

Menurut Marianto, IPSM Kecamatan Pemali ini menjadi pionir bagi lainnya. Sebab, di Kabupaten Bangka belum terdapat IPSM.

“Ini menjadi langkah besar untuk penanggulangan kemiskinan dan kesejahteraan masyarakat. Kita apresiasi pembentukan IPSM Kecamatan Pemali,” kata dia.

Komisi I DPRD Bangka tambah dia, siap mensuport dan berkolaborasi terkait hal ini. Ia berharap, tidak ada lagi masyarakat yang sakit atau tidak bisa bersekolah hanya karena persoalan kesejahteraan masyarakat.

“Ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Memastikan jangan sampai ada masyarakat yang sakit. Tidak bisa bersekolah. Kita siap berkolaborasi,” tutupnya.

Dalam kegiatan ini juga diberikan bantuan sembako dan kursi roda bagi masyarakat kurang mampu yang berasal dari para donatur serta PT Refined Bangka Tin (RBT).(*/zen)

Ketua IPSI Babel Terpilih Apresiasi PPS Rajawali

WARTABANGKA, MERAWANG – Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Provinsi Bangka Belitung terpilih Syarli Nopriansyah memberikan apresiasi kepada Perguruan Pencak Silat (PPS) Rajawali Kabupaten Bangka.

Hal ini disampaikan Syarli dihadapan puluhan siswa PPS Rajawali saat menggelar ujian kenaikan tingkat di Pantai Takari, Sungailiat, Minggu (10/1).

Syarli menerangkan, tidak mudah mengajak anak anak untuk bisa berlatih pencak silat. Saat ini anak anak kita, lebih senang dengan gadget, youtube dan lainnya.

“Mengajak mereka (anak anak) untuk latihan pencak silat ini susah. Saya merasakan. Tapi di PPS Rajawali ternyata yang ikut latihan banyak. Luar biasa,” ujar Syarli.

Syarli menegaskan, harus ada kebanggan masyarakat akan pencak silat. Sebab, pencak silat adalah salah satu budaya bangsa ini yang harus dipertahankan.

“Kalau melihat semangat ini kita optimis pencak silat semakin dikenal dan meluas. Kita siap bersinergi untuk kemajuan pencak silat,” ujar Camat Belinyu ini.

Senada, Ketua IPSI Kabupaten Bangka Erlan Hadi Susanto mengatakan, apa yang dilakukan PPS Rajawali dapat menjadi contoh bagi lainnya. Semua kata dia bersama-sama, berkumpul untuk pencak silat.

“Hari ini hadir tidak hanya PPS Rajawali saja tapi ada Padepokan Buyut Banten, Karang Lintang, PSHT, Persinas Asad, Pulau Kelapa, Merpati Putih dan lainnya,” ujar dia.

Selain itu, pencak silat sebagai tradisi juga masih dipertahankan di PPS Rajawali. Ini patut untuk diberikan apresiasi.

Sementara, Ketua PPS Rajawali Abdul Wahab menerangkan, ada 85 siswa yang ikut ujian kenaikan tingkat. Dari sabuk putih, biru, kuning, cokelat, hijau hingga merah.

“Sebelum dinyatakan naik tingkat para siswa harus melewati berbagai ujian. Mulai dari fisik hingga kepada pemahaman dan ketangkasan menggerakkan jurus perguruan hingga jurus dan peraturan pertandingan IPSI,” tutupnya.(*/zen)

Diprotes Warga, Makam Jenazah Pasien Covid-19 di Sungailiat Dibongkar

WARTABANGKA, SUNGAILIAT – Makam jenazah positif Covid-19 yang baru selesai dimakamkan di Lingkungan Senang Hati, Kelurahan Srimenanti Sungailiat, Kabupaten Bangka terpaksa dibongkar karena mendapat protes dari salah satu warga setempat.

Juru Bicara (Jubir) Satgas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra membenarkan hal tersebut saat dikonfirmasi, Jumat (8/1).

Menurut Boy, hal tersebut terjadi misskomunikasi saja antara pihak yayasan perkuburan dengan pemilik rumah salah satu warga yang kebetulan dekat dengan tempat pemakaman tersebut.

“Dimana almarhum RR (63) warga Kampung Jawa Sungailiat yang meninggal terkonfirmasi positif Covid-19 pada pagi 7 Januari 2021 ini dimakamkan didekat tembok pembatas lahan milik salah satu warga setempat.
Karena pemakaman tersebut tidak ada izin dengan tetangga pemilik lahan setempat. Sehingga tetangga tersebut meminta untuk dilakukan pemindahan pemakaman yang agak jauh sedikit dari tembok pembatas tempat yang bersangkutan,” katanya.

Dikatakannya, pembongkaran dan pemindahan pemakaman tersebut pun disiapkan alat PC dari tetangga lahan salah satu warga setempat untuk penggalian pemakaman baru di tempat yang agak jauh.

“Pihak keluarga almarhum RR (63) pun menerima dengan baik pembongkaran dan pemindahan pemakaman tersebut. Dan proses pembongkaran dan pemindahan nya berjalan dengan baik dan lancar hingga selesai sore hari,” ujarnya.

Boy menghimbau, setiap pemangku Kecamatan dan desa mohon bantuannya, seketika ada warga ataupun masyarakatnya yang meninggal dunia terkonfirmasi positif Covid-19 untuk dapat mempersiapkan tempat pemakaman dengan baik. Sehingga proses pemakaman dilapangan nantinya tidak ada permasalahan, baik itu lingkungan maupun tempat dikebumikan.

“Jadi total kasus terkonfirmasi positif covid-19 yang meninggal dunia di Kabupaten Bangka sudah mencapai 10 orang. Yakni 4 orang dari Kecamatan Belinyu, 2 orang dari Kecamatan Mendobarat, 1 orang dari Kecamatan Pemali dan 3 orang dari Kecamatan Sungailiat,” tutupnya.(*/zen)

Polsek Pemali Bersih-Bersih Masjid Al Ikhlas Penyamun

WARTABANGKA, PEMALI – Polsek Pemali, Kabupaten Bangka melakukan aksi bersih-bersih Masjid Al Ikhlas yang ada di Dusun Tutut, Desa Penyamun, Kecamatan Pemali, Jumat (8/1). Aksi bersih-bersih masjid ini dipimpin Kapolsek Pemali IPTU Joniarto bersama anggotanya.

Disampaikan kapolsek, apa yang dilakukan dalam rangka Jumat Barokah sekaligus Polri hadir di tengah masyarakat, dengan ikut membantu membersihkan masjid sebelum persiapan salat Jumat.

“Kita bersihkan area masjid seperti tempat wudhu agar tidak licin dan kotor saat masyarakat akan berwudhu.
Selain itu juga dilakukan pembersihan di area dalam masjid dengan cara menyapu, mengepel dan mengelap kaca supaya masjid terlihat lebih bersih dan indah guna memberikan kenyamanan kepada jamaah yang melaksanakan ibadah,” kata kapolsek.

“Bahwa kegiatan bersih-bersih tempat ibadah masjid merupakan salah satu kegiatan rutin yang kami laksanakan setiap hari Jumat pagi dengan maksud dan tujuan yaitu untuk meningkatkan sikap gotong royong di masyarakat, menguatkan tali silaturahmi dengan masyarakat, meningkatkan rasa kepedulian akan kebersihan lingkungan agar terhindar dari Covid-19,” lanjutanya.

Dijelaskannya, membersihkan masjid bukan hanya tugas pengurusnya, siapapun selama memiliki niat yang baik dan cinta kebersihan. Hal itu dapat dilakukan demi terwujudnya lingkungan masjid yang bersih dan nyaman, agar warga yang melaksanakan sholat akan lebih khusyuk dalam ibadah.

Lanjut kapolsek, kegiatan sterilisasi bersih-bersih masjid ini juga bertujuan guna mencegah penyebaran wabah Covid-19 (virus corona) di area masjid yang berada di wilayah hukum Polsek Pemali.

“Selain itu pun kegiatan tersebut guna memberikan pelayanan untuk kenyamanan masyarakat yang hendak melaksanakan ibadah, karena kembali pada hakikatnya kebersihan sebagaian dari iman,” tutupnya.(*/zen)

Polsek Pemali Ringkus Seorang Pencuri yang Beraksi di 8 TKP

WARTABANGKA, PEMALI – Polsek Pemali, Kabupaten Bangka berhasil meringkus ID (16), pelaku pencurian yang beraksi di 8 lokasi. Tersangka, kata Kapolsek Pemali IPTU Joniarto diamankan pihaknya di salah satu toko di kawasan Air Ruay, Kecamatan Pemali.

“Berdasarkan pengakuan pelaku saat kita interogasi, sudah melakukan pencurian di 8 TKP,” kata kapolsek, Rabu (6/1).

Meski demikian tambah kapolsek, baru satu TKP yakni di Jalan Riau, Desa Karya Makmur yang diterima pihaknya. Pihaknya, jelas dia masih menunggu laporan-laporan lainnya dari korban.

“Kita masih menunggu laporan lain. Untuk laporan di Jalan Riau tercatat di Laporan Polisi Nomor : LP / B – 02 / Res.7.4 /I / 2021 / Res / Babel / Res Bangka / Sek Pemali, tanggal 4 Januari 2021,” bebernya.

Menurut kapolsek, sebelum diamankan ID terlebih dahulu beraksi di rumah Wiwin Efrizal, Jalan Riau, Desa Karya Makmur, 29 Desember 2020. Di rumah PNS tersebut, ID mencuri satu unit mesin rumput.

“Pelaku masuk perkarangan rumah korban bagian belakang yang pada saat itu tidak berada di rumah. Kemudian pelaku mengambil mesin rumput warna oranye yang terletak di teras belakang rumah korban. Kejadian tersebut baru diketahui oleh korban pada Selasa tanggal 29 Desember 2020 sekira pukul 07.00 Wib,” bebernya.

Atas kejadian korban mengalami kerugian sebesar Rp1.400.000 dan langsung melapor ke Polsek Pemali.

“Pelaku sekarang sudah kita amankan di Polsek Pemali berikut barang bukti. Kasus ini masih terus kita kembangkan,” ucapnya.

Kapolsek mengingatkan kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati atas aksi kriminalitas. Bagi yang menemukan hal mencurigakan dapat melapor ke aparat keamanan baik Bhabinkamtibmas atau langsung ke Polsek Pemali.

“Kita selalu siaga dan siap sedia memberikan pelayanan terbaik terhadap masyarakat,” pungkasnya.(*/zen)

Tujuh Orang Terpapar Covid-19, Kantor DPRD Bangka Ditutup Sementara

WARTABANGKA, SUNGAILIAT -Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka mulai hari ini, Rabu (6/1) ditutup sementara hingga 10 hari ke depan.

Penutupan tersebut berdasarkan keputusan bersama dari Ketua DPRD Bangka dan Sekretaris Dewan yang disampaikan Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra, Rabu (6/1) sore.

Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kantor DPRD Bangka awalnya hanya ada 2 orang. Namun setelah dilakukan tracking ada 21 orang yang dilakukan tes swab dan diantaranya ada 5 orang yang dinyatakan positif pada Selasa (5/1) malam.

“Sehingga dengan penutupan sementara ini dapat mempercepat dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19,terutama di Kantor DPRD Kabupaten Bangka ini,” katanya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangka juga akan melakukan penyemprotan disinfektan di semua ruangan yang ada di kantor DPRD.

“Kita juga meminta kepada orang yang berpergian dan pulang dari dinas luar untuk dapat melakukan isolasi mandiri selama 10 hari. Dan dihari ke 10 dapat melakukan pemeriksaan rapid Antigen,” ucapnya.

Selain DPRD Bangka, sebelumnya penutupan juga dilakukan di Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan SDM Kabupaten Bangka. BKPSDMD juga menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) menyusul bertambah jumlah pegawai terkonfirmasi positif Covid-19 menjadi 8 orang.(*/zen)