Pangkalpinang

Tingkatkan Mutu Pendidikan, Pemprov Babel Siap Terapkan PISA

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman menyatakan kesiapannya untuk menerapkan Programmer for Internasional Student Assessment (PISA).

Pemprov Babel mengusulkan untuk menjadi salah satu provinsi yang bisa menerapkan PISA ini. Dengan PISA, hasil proses belajar menjadi lebih terukur.

Diketahui dari 34 provinsi di Indonesia, hanya 4 provinsi yang mengusulkan penerapan PISA diantaranya, DKI Jakarta, DI Yogyakarta, Bangka Belitung, dan Bali. Namun, Provinsi Bali mengundurkan diri.

“Kita menyambut baik adanya kegiatan ini, karena program ini tidak hanya saja menilai, tapi juga memandu kita. Dengan PISA, hasil belajar para siswa lebih konsisten ke arah yang baik, karena standarnya jelas. Apa pun yang kita dapatkan dari skor PISA ini akan menunjuk kemampuan para siswa dalam menyerap ilmu yang didapat,” jelas Gubernur Erzaldi dalam Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Peran dan Fungsi Dewan Pendidikan, di Ruang Pasir Padi, lantai 2 Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Air Itam, Pangkalpinang, Jumat (15/01).

“Dengan PISA kita dapat meningkatkan pembangunan ekonomi berbasis potensi daerah, meningkatkan sumber daya manusia yang unggul dan handal. Khususnya bertujuan meningkatkan kemampuan SDM Bangka Belitung menjadi SDM yang handal, kuat, dan berkarakter,” ungkapnya.

Menurutnya, setiap tingkatan pendidikan dapat memberikan hasil akhir yang berbeda.

“Dengan PISA, kita dapat memberikan warna yang berbeda sebagai output bagi siswa kita dari SD sampai dengan Sekolah Menengah Atas,” ujarnya.

Kemunculan PISA sebelumnya telah dikaji dan memberikan pandangan yang berbeda dengan metode yang digunakan saat ini. Penggunaan teknologi dalam metodenya menjadikan segala sesuatu menjadi lebih praktis dan aman.

Dengan produk pendidikan yang berstandar baik, akan melahirkan produk pendidikan yang baik pula, sesuai dengan standar yang telah ditentukan.

Untuk PISA tingkat SMA sedang dipersiapkan. Hal ini dimaksudkan agar guru maupun siswa dapat lebih fokus, mampu disemua mata pelajaran, dan mendorong guru untuk terus memperbarui diri melalui assessment kompetensi. Teknologi ini juga mampu meminimalisir kemungkinan kecurangan.

Harapannya organisasi PISA Babel dapat terbentuk, agar program PISA berjalan sesuai harapan.

“Nanti kita rancang organisasi PISA untuk Babel, supaya program PISA dapat benar-benar dijalankan dengan sebagaimana mestinya. Di sini kita membutuhkan peran Dewan Pendidikan untuk memonitoring dan evaluasi,” ujarnya.

Gubernur Erzaldi juga berencana untuk memberikan penghargaan untuk assessment kompetensi PISA.

“Insyalllah, kita akan memberikan penghargaan berkenaan assessment kompetensi siswa dan assessment kompetensi guru Babel. Puncaknya pada lomba inovasi pembelajaran sains teknologi inilah,” ucapnya.

Dalam rapat ini juga hadir Plt. Ketua DPRD Babel, Amri Cahyadi; Ketua Dewan Pendidikan Babel, Bustami Rahman; Kepala Dinas Pendidikan; dan para undangan dari kabupaten/kota. (Diskominfo Babel)

DPRD Babel Usulkan Anggaran Rp15 Miliar untuk Belanja Tak Terduga

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengusulkan kepada Pemprov Babel untuk menganggarkan belanja tidak terduga sebesar Rp15 miliar dari APBD tahun 2021.

Plt Ketua DPRD Babel, Amri Cahyadi mengatakan, anggaran sebesar Rp15 miliar ini salah satunya dapat digunakan untuk membantu ekonomi masyarakat, khususnya bagi masyarakat tidak mampu yang terpapar Covid-19.

“Misalkan, kemarin ada aspirasi dari masyarakat yang terindikasi positif, namun tidak memiliki gejala, kemudian mereka cukup di-isolasi mandiri, kan isolasi mandiri itu 14 hari, jadi mereka tidak dapat bekerja, kalau masyarakat kita itu mendapatkan upah penghasilan bulanan, itu tidak masalah,” kata Amri kepada wartawan kepada wartawan usai divaksin Covid-19 di RSUP Ir. Soekarno, Jumat (15/1).

“Namun bagi masyarakat kita yang tidak bekerja atau buruh harian, kalau di isolasi mandiri 14 hari, kasihan biaya hidup mereka, oleh karena itu, saya sebagai Pimpinan DPRD kemarin, mengimbau kepada pemerintah daerah, gubernur, agar diberikan bantuan kepada masyarakat kita yang di isolasi mandiri,” tambahnya.

Terkait besaran bantuan yang akan disalurkan, dia mengungkapkan, secara teknisnya akan dibahas kembali dalam rapat bersama pihak eksekutif.

“Nanti anggaran cost nya masuk ke Bakeuda, tinggal nanti Dinas Sosial mengajukan ke gubernur, gubernur acc, kemudian memberitahukan kepada DPRD Babel, sudah lanjut,” terangnya. (DEI)

Plt Ketua DPRD Babel Ajak Masyarakat Dukung Vaksinasi Covid-19

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Plt Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Amri Cahyadi ikut disuntik vaksin Covid-19 Sinovac bersama gubernur, forkompimda, para tokoh agama serta tokoh masyarakat di Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Ir. Soekarno, Jumat (15/1) pagi.

“Alhamdulillah kami sudah melakukan vaksinasi awal, kick off pelaksanaan vaksin ini bersamaan dengan Kota Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka, kemudian disusul dengan kabuparen lainnya,” kata Amri kepada wartawan di gedung DPRD Babel, Jumat (15/1).

Vaksinasi awal ini, diutarakan Amri, sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo bahwa setiap pimpinan daerah wajib memberikan teladan kepada masyarakat untuk membuktikan bahwa vaksin itu aman dan teruji.

“Kita ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa vaksin ini jangan ditakutkan, selain itu, vaksin ini juga akan diberikan kepada para tenaga kesehatan (nakes) kita,” ujarnya.

Oleh karenanya, dia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung program vaksinasi ini, agar pandemi Covid-19 ini dapat segera berakhir.

“Jadi ini (vaksinasi-red) wajib kita dukung, tidak perlu lah kita perdebatkan, karena sudah ada fatwa dari MUI yang menyatakan vaksin ini halal, kemudian keampuhannya juga sudah diuji oleh BPOM,” jelasnya.

“Sekali lagi, program ini adalah upaya dari pemerintah untuk sesegera mungkin kita dapat keluar dari pandemi Covid-19, dan memperbaiki kehidupan bangsa kita, salah satunyanya sektor ekonomi kita yang terpuruk,” pungkasnya. (DEI)

Disuntik Vaksin Covid-19, Ini yang Dirasakan Gubernur Erzaldi

WARTABANGKA, MERAWANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman menjadi orang yang pertama disuntik vaksin Covid-19 Sinovac di Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) HC. Ir. Soekarno, Jumat (15/1) pagi.

“Alhamdulillah saya telah disuntik sebagai yang pertama, dan sudah melakukan observasi selama 30 menit pertama, kondisi aman dan baik-baik saja,” kata Erzaldi saat jumpa pers di RSUP Soekarno.

Vaksinasi Sinovac ini, diutarakan Erzaldi, juga dilakukan serempak di Kota Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka, kemudian disusul oleh kabupaten lainnya.

Meskipun sudah ada vaksin, Erzaldi meminta masyarakat tetap menjaga dan mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

“Jangan karena sudah ada vaksin, lantas kita tidak disiplin melaksanakan Prokes dengan baik,” ujarnya.

Vaksinasi ini, dijelaskan dia, merupakan salah satu cara untuk menekan penyebaran Covid-19. Oleh karenanya, masyarakat wajib di vaksin, karena sudah diatur dalam undang-undang.

“Tetapi ada 16 kriteria yang tidak dapat di vaksin, dan sudah diatur oleh Kementerian Kesehatan, tentunya kita harus mengikuti itu,” terangnya.

“Harapan kita kedepan, kita tetap berharap kepada masyarakat agar menjalankan prokes dengan baik,” harapnya. (DEI)

Vaksin Corona Bukan Akhir dari Pandemi, Erzaldi Minta Masyarakat Tetap Patuhi Prokes

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Roesman menegaskan dengan adanya vaksin bukan berarti Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) hilang atau berakhir. Meskipun sudah mendapatkan vaksin, masyarakat harus tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

“Vaksin ini salah satu upaya untuk bebas dari pandemi, tetapi bukan berarti langsung hilang, kita harus melaksanakan prokes dengan baik, patuhi 3 M. Masyarakat jangan pernah merasa dengan adanya vaksin sudah bebas kembali, tidak,” kata Erzaldi, Kamis (14/1).

Disiplin dalam mematuhi prokes harus tetap dijalankan, menggunakan masker dimana saja ketika berada di luar rumah, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

“Vaksin ini diadakan tapi tetap sebagai masayarakat menjalankan prokes dengan lebih disiplin lagi, tidak ada yang menjamin bahwa vaksin ini berhasil atasi pandemi, tetapi ini upaya untuk mengurangi angka kesakitan dan kematian akibat corona, ” jelasnya.

Ia menegaskan, vaksin sinovac ini sudah mengantongi izin dari BPOM dan dinyatakan halal oleh MUI sesuai dengan fatwa nomor 02 tahun 2021.

Ia mengajak, agar masyarakat untuk tidak takut di vaksin, apalagi pemerintah mewajibkan vaksin sebagai upaya untuk menciptakan kekebalan imunitas di kelompok masyarakat.

“Vaksin khusus corona ini wajib, kalau tidak mau vaksin kita serahkan ke petugas berwenang, dalam UU darurat kebencanaan ada pasal yang menyatakan ketika terjadi darurat kalau ada tindakan pengambilan vaksin, ini wajib, ” tegasnya. (*/two)

Molen Akan Jadi Orang Pertama yang Divaksin Covid-19 di Pangkalpinang

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Program vaksinasi Covid-19 di Kota Pangkalpinang akan dilaksanakan Jumat besok, Jumat (15/1). Wali Kota Pangkalpinang akan menjadi orang pertama yang disuntik vaksin Covid-19.

Setelah itu berturut-turut wakil walikota dan diikuti pejabat utama forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kota Pangkalpinang.

Wali kota Maulan Aklil mengatakan program suntik vaksin kepada forkopimda ini menandakan dan meyakinkan masyarakat bahwa vaksin itu aman dan layak digunakan.

Disamping itu kata dia, vaksin yang akan diterima masyarakat ini sudah mengantongi izin halal dari MUI dan sudah mendapatkan izin dari BPOM.

“Besok Jumat saya bersama Forkompimda kota Pangkalpinang akan pertama kali divaksin di Rumah Sakit Depati Hamzah. Hari ini kami sudah cek kesehatan,” ujar Molen, Kamis (14/1).

Molen sapaan akrab wali kota menegaskan tak perlu takut dengan suntik vaksinasi covid-19 karena dengan segala pertimbangan bahkan Presiden Jokowi saja sudah duluan disuntik vaksin.

“Kalau masalah vaksin kita tanyakan sama orang yang berkompeten dokter yang membidangi vaksin pemerintah yang memang punya tugas itu jadi tolong mumpung kita lagi kumpul di sini terutama para Camat Lurah sampaikan dengan masyarakatnya tidak perlu ditakutkan tetapi kita waspada laksanakan minimal 3M mencuci tangan memakai masker menjaga jarak,” pinta Molen.(*)

4296 KPM di Pangkalpinang Terima Bantuan Sosial Tunai

WARTABANGKA, PANGKALPINANG– Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) menyerahkan Bantuan Sosial Tunai (BST) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Kamis (14/1).

Adapun KPM yang dijadwalkan menerima BST selama dua bulan ini berjumlah 4296 orang dengan nilai BST per KPM Rp400 ribu per bulan.

Molen mengatakan dana BST bersumber pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) kota Pangkalpinang tahun 2021.

Selain itu, Molen menegaskan, status Covid-19 di Pangkalpinang bukan lah zona hitam seperti yang ramai dibicarakan. Disamping itu, dia juga menegaskan untuk tenaga kesehatan sebagai garda terdepan siap untuk divaksin.

“Kami sebagai pimpinan untuk meyakinkan masyarakat maka kami duluan yang divaksin,” tandas Molen.(*)

Kasus Corona Melonjak, Erzaldi Tak Mau ASN Dianggap Sebagai Pembawa Virus

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Angka kasus positif Corona virus Disease 2019 (Covid-19) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) terus meningkat. Masyarakat yang terpapar pun dari berbagai kalangan, mulai ASN hingga masyarakat biasa dengan banyak klaster seperti klaster perkantoran, hingga keluarga.

Gubernur Babel, Erzaldi Roesman menegaskan, pihaknya sudah melakukan upaya pencegahan penularan dengan penerapan pendisiplinan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 dan penegakkan perda mengenai prokes tersebut.

“Perda sudah ada dan penegakkannya semakin ketat, kalau bandel dan keterlaluan akan dikenakan sanksi, pemimpin atau kepala perkantoran atau usaha dikenakan sanksi hingga Rp10 juta, masyarakat ada denda Rp200.000 jika tidak disiplin, tergantung jenis pelanggarannya,” kata Erzaldi, Kamis (14/1).

Disinggung masyarakat yang merasa selalu disalahkan sementara para pejabat dan ASN yang terus bebas melakukan perjalanan dinas ke luar daerah saat pandemi, Erzaldi menyebutkan bahwa sebelum keluar masuk, para ASN sudah menjalani pemeriksaan.

“ASN dipastikan setiap keluar masuk sudah rapid antigen, malah banyak ASN yang nggak mau kalau ditugaskan dinas ke luar, mereka minta ikut kegiatan virtual saja, jangan anggap ASN sebagai pembawa virus, ” tegasnya.

Hingga kemarin, angka total kasus positif di Babel 3.220 kasus, dimana 2.479 orang yang sudah sembuh, dan angka kematian 56 orang.

Pasien yang masih positif terbanyak di Kota Pangkalpinang 478 pasien, di kabupaten Bangka 79 orang, Bangka Tengah 56 orang, Bangka Barat 27 orang, Bangka Selatan 20 orang, Belitung 16 orang dan Beltim 9 orang.

“Tetap disiplin dalam mematuhi prokes covid-19, menggunakan masker, menjaga jarak dan selalu mencuci tangan, upaya-upaya ini merupakan langkah untuk mencegah agar terhindar dari terpaparnya virus Corona, ” imbaunya. (*/two)

Sebelum Divaksin Covid-19, Gubernur Babel Jalani Skrining Awal

WARTABANGKA, PANGKALPINANG -Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Roesman, terlebih dahulu menjalani skrining awal dengan pengambilan sampel darah untuk dilakukan pemeriksaan sebelum menjalani vaksinasi Covid-19.

“Saya barusan diambil darah, ambil darah khusus untuk pelaksanaan vaksin, hasilnya diserahkan ke tim yang akan memverifikasi,” kata Erzaldi kepada wartawan saat konferensi pers di Gedung VIP Bandara Depati Amir, Kamis (14/1).

Ia mengakui, tidak ada persiapan khusus, jelang divaksin yang dijadwalkan dilaksanakan besok (Jumat-red) di RSUP Air Anyir, Bangka.

“Kalau persiapan khusus nggak ada, tetapi yang jelas saya mau yang pertama kali di Babel, malah sebetulnya kemarin mau jadi relawan, ” sebut Erzaldi.

Keinginan dirinya divaksin pertama kali ini, bukan untuk mendapatkan vaksin atau untuk kepentingan pribadi, tetapi ia ingin memberi contoh dan edukasi kepada masyarakat, bahwa vaksin ini aman dan merupakan upaya pemerintah dalam menekan angka kasus corona.

“Sebagai pemimpin, saya ingin memberikan motivasi dan teladan agar menjadi contoh bagi masyarakat, untuk mau divaksin, ” ujar dia.

Ia berharap pelaksanaan vaksin dapat berjalan dengan lancar, dan pemerintah kata dia akan terus memberikan edukasi bahwa vaksin ini aman untuk dilaksanakan.

Erzaldi menyebutkan, kick off pelaksanaan vaksin di Babel, akan dimulai Jumat (15/1) serentak di Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka dan Kabupaten Belitung, yang diawali oleh pimpinan masing-masing kabupaten/kota dan pimpinan forkopimda.

“Pelaksanaan vaksin ini mulai besok hingga April, dan masih berlanjut untuk tahap selanjutnya, ” ulasnya.

Untuk diketahui, jumlah vaksin yang diterima oleh provinsi Babel tahap I sebanyak 10.280 vaksin, yang akan didistribusikan sebanyak 4.760 dosis ke Kota pangkalpinang,
3.560 dosis ke Kabupaten Bangka, dan
1.960 dosis ke Kabupaten Belitung.(*/two)

Waspada! BMKG Tetapkan Babel Status Siaga

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) ditetapkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam kondisi siaga pada Rabu (13/1).

Penetapan kondisi siaga ini setelah terjadinya bencana banjir, banjir rob, dan genangan air di beberapa wilayah di daerah itu. Hal ini disebabkan hujan turun dengan intensitas dan durasi yang cukup lama. Kondisi ini diperparah dengan keadaan air laut yang sedang pasang. Akibatnya, terjadi banjir rob di wilayah pesisir pantai.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Babel, Mikron Antariksa menjelaskan, kerusakan paling parah terdapat di pesisir pantai.

“Kerusakan yang paling parah di daerah bibir pantai seperti Pantai Pasir Padi, Teluk Limau ada rumah yang rusak, serta di Tanjung Pendam terdapat sekitar 200 rumah yang rusak,” jelasnya.

Hujan terjadi sejak Selasa, (12/1/2021) lalu. BPBD Babel sudah mulai menginventarisir kerugian yang dialami oleh korban banjir. Kapal nelayan pun tidak dapat beroperasi karena ombak sedang tinggi. Bantuan yang telah tersedia di BPBD kabupaten/kota diberikan kepada korban banjir.

“BPBD Provinsi Kepulauan Babel telah menyalurkan bantuan dalam bentuk makanan siap saji, paket sembako, dan dapur umum,” ungkapnya.

Kepala BPBD Mikron menyampaikan bahwa, tidak ada kerusakan akses dan telah melakukan antisipasi meluasnya kawasan banjir.

“Akibat dari bencana ini, tidak ada akses yang terputus, namun menimbulkan kemacetan di beberapa titik dan pihak kami juga sudah membangun tanggul buatan, supaya kawasan banjir tidak meluas,” tambahnya.

Untuk itu, masyarakat diimbau agar tetap waspada. Sebab, besok diprediksi masih akan terjadi hujan dengan intensitas yang sama disertai air laut pasang.

Berdasarkan laporan rekap sementara BPBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kejadian Bencana Banjir, Banjir Rob Dan Genangan Air Di Bangka Belitung Rabu 13 Januari 2021 Terinci sebagai berikut :

Kota Pangkalpinang

  1. Pantai Pasir Padi Kel. Air Itam Kec.Bukit Intan Pangkalpinang (Banjir Rob)
  2. Opas Indah RT 01, 02,dan 04, Kec. Taman Sari Kota Pangkalpinang ( Banjir Rob )
  3. Rejosari RT 09 RW 03 Kec. Pangkal Balam Kota Pangkalpinang (Genangan Air)
  4. Jembatan Selindung Kota Pangkalpinang (Banjir Rob)
  5. Pasir Putih RT 006 RW 002 Kec. Bukit Intan Pangkalpinang sebanyak -+/70 rumah terendam dengan ketinggian air -+/15-30
  6. Kelurahan Gedung Nasional Kampung Sebrang Kec. taman sari RT 007Rw 002 sebanyak -+/80 rumah terendam dengan ketinggian air -+/15-40 cm
  7. Kampung Sumberjo Rt.08 RW.03, Kelurahan Rejosari Kec. Pangkal Balam Pangkalpinang. Sebanyak -+ 70 rumah terendam dengan ketinggian air -+/15-30 cm
  8. Rt.08 Rw.02 ,Kampung Seberang, Kelurahan Gedung Nasional, Kecamatan Taman Sari. Sebanyak -+ 125 rumah terendam dengan ketinggian air -+/15-40 cm.

Kabupaten Bangka Tengah

  1. Guntung Kec. Koba Kab. Bangka Tengah (banjir rob)
  2. TPI Batu Belubang Kec. Pangkalan Baru Kab. Bangka Tengah (banjir rob)
  3. Arung Dalam Kec. Koba Bangka Tengah (banjir rob)

Kabupaten Bangka

  1. Air Hanyut RT. 01, 02, 03 dan 04 sebanyak 154 rumah dengan ketinggian air 60 cm
  2. Parit Pekir, Pelabuhan Sungailiat RT.04 dan 05 sebanyak 60 rumah dengan ketinggian air 70 cm
  3. Sri Menanti belakang SD Setia Budi Sungailiat Kab.Bangka
  4. Kampung Jawa Kec. Sungailiat Kab. Bangka
  5. Nelayan II Kec. Sungailiat Kab. Bangka
  6. Nelayan I Sungailiat Bangka

Kabupaten Bangka Barat

  1. Dusun Pala desa Teluk Limau Kec. Parittiga Kab. Bangka Barat (banjir rob)

Kabupaten Belitung

  1. Kelurahan Parit Rt 009 Rw 004, Tanjung Pendam Kec. Tanjung Pendam Belitung sebanyak 65 KK (Banjir Rob)
  2. Kelurahan Parit Rt 011 Rw 004, Tanjung Pendam Kec. Tanjung Pendam Belitung sebanyak 90 KK (Banjir Rob)
  3. Kelurahan Kp Damai Rt 006 Rw 002 Tanjung Pendam Kec. Tanjung Pendam Belitung sebanyak 30 KK (Banjir Rob)
  4. Kelurahan Kota Rt 018, Tanjung Pendam Kec. Tanjung Pendam Belitung sebanyak 21 KK (Banjir Rob)

Kabupaten Belitung Timur

  1. Desa Baru Kec. Manggar Kab. Belitung Timur (Banjir Rob)

Sumber : Diskominfo Babel