Pangkalpinang

Gubernur Babel Sambut Kedatangan Ketua Bawaslu RI

WARTABANGKA, PANGKALANBARU – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman menyambut kehadiran Ketua Bawaslu RI, Abhan beserta rombongan dalam kunjungannya ke Babel. Dalam suasana santai, Gubernur Erzaldi membawa para undangan menikmati hidangan khas Babel di RM Gale-gale sambil beramah-tamah, Jumat (25/9).

Selepas jamuan makan siang, Gubernur Erzaldi membawa tamu beserta rombongan menuju Ruang Pantai Pasir Padi Kantor Gubernur Kepulauan Babel guna menghadiri deklarasi pemilukada damai, berintegritas, dan patuh pada protokol pencegahan Covid-19 dalam pemilihan bupati dan wakil bupati se-Provinsi Kepulauan Babel 2020.

Disampaikan oleh Ketua KPU Babel, bahwa pada tanggal 23 september yang lalu sudah ditetapkan sebanyak 11 pasangan calon bupati dan wakil bupati se-Provinsi Kepulauan Babel. Nomor urut pasangan calon pun sudah ditetapkan oleh KPU. Sehingga diharapkan pada musim kampanye yang akan segera dimulai pada tanggal 26 September sampai dengan 5 Desember 2020 berjalan tertib.

11 pasangan calon bupati dan wakil bupati di empat kabupaten tersebut, beberapa waktu lalu juga telah menandatangani pakta integritas terkait komitmen melaksanakan pilkada dan kampanye dengan menggunakan protokol Covid-19.

KPU RI saat ini telah mengatur regulasi terkait pelaksanaan pilkada 2020 PKPU No 13 tahun 2020 dikeluarkan oleh KPU RI untuk memenuhi standar protokol Covid-19 di antaranya, segala konser dilarang, sedangkan pertemuan tatap muka dibatasi hanya sebanyak 50 orang.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Kajati I Made Suarnawan mengatakan penandatanganan antara Kapolda Provinsi Babel, Ketua Bawaslu Provinsi Kepulauan Babel, dan Kajati Kepulauan Babel terkait pelaksanaan pada pilkada. Apabila terjadi pelanggaran akan ditangani oleh sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) tingkat provinsi.

“Terkait dengan pelanggaran-pelanggaran, mudah-mudahan tidak terjadi, seandainya ada pelanggaran akan ditangani oleh sentra gakkumdu di tingkat provinsi, namun pelaksanaan persidangannya akan dilaksanakan di pengadilan negeri yang bersangkutan,” ungkapnya.

Sebagai penegak hukum, sudah sepatutnya untuk bersikap netral tanpa memihak kepada siapa pun. Sehingga Kajati Babel pun berpesan kepada kajari di masing-masing daerah harus bersikap netral. Hal ini sesuai dengan instruksi Jaksa Agung.

Selain itu, imbauan juga disampaikan agar mengedukasi masyarakat untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan dalam pelaksanaan pilkada mengingat tidak menutup kemungkinan pada masa pilkada ini akan menimbulkan penyebaran virus dengan klaster baru.

“Kami mengharapkan sama-sama kita mengedukasi masyarakat mulai dari keluarga, kemudian ke RT/RW, desa, lurah, kecamatan, kabupaten, dan provinsi. Kalau itu sudah bisa kita laksanakan mudah-mudahan pelaksanaan pilkada dapat berjalan dengan lancar dan aman,” ungkapnya.

Tampak hadir Danrem 045 Garuda Jaya M. Jangkung Widyanto, Kapolda Irjen Pol Anang Syarif Hidayat, Kajati I Made Suarnawan, Kepala Kesbangpol Babel, Kepala Bappeda Babel, dan seluruh forkopimda. (Diskominfo Babel)Penulis : KhalimoFoto : OktariadyEditor : Listya

Pemprov Babel Fokuskan Pengembangan UMKM

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman secara resmi membuka sosialisasi KUR super mikro untuk pelaku UMKM yang berlangsung di Rumah Dinas Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Jumat (25/9).

Gubernur Erzaldi Rosman memberikan dukungan kepada pelaku UMKM untuk memanfaatkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) super mikro dari Bank BRI untuk mengembangkan usaha di era pandemi Covid-19 dengan harapan perekonomian masyarakat lebih baik. UMKM merupakan pejuang ekonomi yang terkena dampak pandemi.

Diakuinya bahwa, di era wabah Covid-19 yang melanda dunia termasuk di Babel, UMKM inilah yang masih dapat diandalkan menjadi kekuatan ekonomi masyarakat daerah maupun nasional, sehingga pemerintah pusat maupun daerah terus memperjuangkan UMKM agar tetap tumbuh.

“UMKM ini bukan orang tidak mampu, tetapi kalau dia harus berkembang, memang harus dibantu, dipandu, didukung, dan jangan dilepas,” ungkap Gubernur Erzaldi.

Untuk itu, KUR super mikro menjadi salah satu langkah yang tepat bagi pelaku UMKM untuk mendapatkan pinjaman modal usaha dengan bunga rendah untuk mengembangkan usahanya.

Oleh sebab itu, Gubernur Erzaldi menyarankan kepada pelaku usaha kecil dan menengah harus banyak melakukan inovasi agar produksi usahanya maju, selain itu UMKM harus terus belajar, ulet, dan memanfaatkan teknologi digital di dalam pengembangan usaha.

“Usahanya tidak akan maju apabila tidak berinovasi, misalnya tidak membuat kemasan yang bagus, tidak higienis. UMKM ini harus dibimbing dinas koperasi sehingga sosialisasi perlu dilakukan secara berlanjut,” ungkapnya.

Gubernur Erzaldi menyambut baik dengan diluncurkannya KUR super mikro yang dikhususkan untuk mengatasi permodalan UMKM dan berharap pelaku UMKM dapat memanfaatkan kesempatan ini.

“Saya berpesan, ambil peluang ini, tidak ada tawaran lagi. Apalagi saat ini ada keringanan selama tiga bulan ke depan tidak dikenakan bunganya,” ungkapnya.

Sementara Kepala Cabang BRI Pangkalpinang, Yerri Chandra mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Kepulauan Babel yang telah mendukung sepenuhnya program KUR super mikro.

“Gubernur minta kepada kami agar selalu fokus terus pada UMKM, karena di saat ini UMKM sangat merasakan dampak pandemi,” ujarnya

Hingga Agustus 2020 dana KUR sudah tersalurkan sebanyak 320,3 miliar rupiah. Bagi debitur yang dapat pinjaman saat ini, akan dikenakan bunga dihitung mulai Januari 2021, untuk itu inilah kesempatan bagus bagi UMKM mendapatkan pinjaman melalui KUR.

“Pinjaman sebesar 10 juta rupiah tidak perlu jaminan, syaratnya hanya tidak ada pinjaman yang lain,” pungkasnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh Gubernur Babel, Erzaldi Rosman; Ketua Dekranasda Provinsi Kepulauan Babel, Melati Erzaldi; Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Elfiyena; Kepala Cabang BRI Sungailiat, Yerri Chandra; pelaku UMKM; dan tamu undangan lainnya. (Diskominfo Babel)

Penulis : Hasan. A. M
Foto : Umar
Editor : Listya

Pemprov Babel Beri Pembekalan kepada Calon Pensiunan ASN

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Abdul Fatah menghadiri kegiatan pembekalan Aparatur Sipil Negara (ASN) prapurnabakti yang akan memasuki masa purnabakti (pensiun) di Lingkungan Pemprov Babel periode Juni hingga September 2020 dan prapurnabakti periode tahun 2021.

Pembekalan ini berlangsung di Gedung Mahligai Rumah Dinas Gubernur Babel, Kamis (24/9).

Wagub Abdul Fatah atas nama Pemprov Babel mengucapkan terima kasih kepada para ASN prapurnabakti yang akan maupun yang telah memasuki masa purnabakti.

Pemprov Babel memberikan penghargaan yang setinggi – tingginya atas pengabdian para ASN selama bertugas dalam melayani masyarakat dengan baik, hingga akhir masa tugasnya.

Masa pensiun bagi sebagian ASN dianggap sebagai keadaan yang sulit. Karena dalam menjalani masa pensiun, ASN sering tidak tahu harus berbuat apa, akibat tidak memiliki kemampuan, keahlian, keterampilan sehingga menyebabkan hilangnya kepercayaan diri.

Oleh karena itu, ASN menjelang pensiun akan dibekali dengan beragam kemampuan dan keterampilan, sehingga dapat berwiraswasta.

“Hasil riset mencatat, orang yang telah pensiun 49% mengantungkan hidup dengan orang lain, hal seperti ini harus dihindari, sehingga di masa prapensiun harus mulai membekali diri. Setelah menjalankan masa pensiun sudah ada kegiatan yang dikerjakan nantinya dan tidak bergantung dengan orang lain,” ungkapnya.

Dengan memiliki beragam keterampilan dia yakin, ASN yang telah pensiun dapat berkarya, agar bermanfaat untuk diri sendiri maupun untuk keluarga dan masyarakat.

Dia meminta, masa pensiun hendaknya dijadikan agar lebih leluasa dan bebas untuk mengembangkan diri dalam berkarya. Menjadi pensiunan, kata dia, bukan untuk disesali, namun harus disyukuri karena menjadi pensiun pasti dialami semua ASN atau karyawan.

“Oleh sebab itu, pelu memanfaatkan masa pensiun dengan berbagai kegiatan yang positif, baik kegiatan sosial, keagamaan, serta kegiatan lainnya,” ujarnya.

Dia menilai, kegiatan pembekalan bagi para ASN yang akan memasuki masa pensiun ini penting dilakukan karena, melalui kegiatan seperti ini para pensiunan memiliki bekal keterampilan untuk mengisi hari – hari masa tua yang bermanfaat.

Untuk itu saya atas nama Pemprov Kepulauan Babel maupun pribadi mengucapkan, terima kasih kepada Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Babel, para pejabat di jajaran Pemprov Babel, pimpinan PT Taspen, pimpinan Bank Mandiri Taspen, serta para ASN yang telah memasuki masa purnabakti, semoga kegiatan ini bermanfaat.

Di akhir kegiatan, Pemprov Babel memberikan bingkisan yang diserahkan langsung oleh Wagub Kepulauan Bangka Belitung, Abdul Fatah; Kepala BKPSDMD Provinsi Kepulauan Babel, Sahirman; dan Kepala PT Taspen. (Diskominfo Babel)

Penulis Hasan. A. M
Poto : Okta.
Editor : Listya

Lepas Jabatan Ketua DPRD Babel, Didit Ngaku Sedih

WARTABANGKA, PANGKALPINANG -Didit Srigusjaya mengaku sedih melepas jabatannya sebagai Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) setelah namanya ditetapkan oleh KPU sebagai peserta Pilkada Serentak pada 9 Desember 2020 mendatang.

Diketahui, DPP Partai PDI Perjuangan telah mengusung Didit Srigusjaya untuk maju menjadi Calon Bupati Bangka Tengah pada Pilkada Serentak 2020. Otomatis, secara aturan dirinya harus melepas jabatannya sebagai ketua DPRD.

“Jujur ada perasaan sedih, ini tidak bicara ruang lingkup yang kecil, ini panggilan moral, tapi dimanapun berada, saya tetap seperti Didit yang dulu, apapun jabatannya, apapun yang terjadi saya seperti dulu itu lah karakter saya,” kata Didit kepada sejumlah wartawan di gedung DPRD Babel, Rabu (23/9).

Dia mengungkapkan, hampir separuh hidupnya dihabiskan duduk di kursi legislatif, mengemban amanah menjadi wakil rakyat dengan banyak melalui tantangan dan permasalahan yang harus dihadapi.

“Bayangkan dari umur 26 tahun sampai sekarang hampir 45 tahun. Jadi setengah hidup saya ada di DPRD, yang membuat sedih kadang-kadang ada yang wa, sms, itu dari honorer, oknum-oknum PNS, ada yang wa, kalau bapak nggak disini lagi siapa yg bela kami, nah yang demikian itu, jujur saja membuat saya sedih,” ungkapnya.

Menurut Didit, momen yang paling berkesan sebagai ketua DPRD, yakni saat dirinya mampu membuktikan bahwa DPRD itu dapat mewujudkan aspirasi masyarakat, setiap aspirasi yang disampaikan langsung ditindaklanjuti.

“Sangat berkesan saat kita bisa menerima masyarakat,memberi saran dan memperjuangkan aspirasi mereka. Masyarakat juga banyak menanyakan, apakah kelak ruang ketua DPRD akan seperti dulu akan menerima siapa saja, serta tokoh- tokoh masyarakat Babel yang menyampaikan perhatiannya, Pak Ketua kalo bisa tolong pengawasannya harus bener – bener dijaga kedepannya, kami harapkan penganti ketua DPRD Babel hampir sama lah dengan Pak Didit,” pungkasnya (*/DEI)

Pemprov Babel Ikuti Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah

WARTABANGKA, PANGKALPINANG- Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Abdul Fatah berkesempatan mengikuti rapat kerja nasional (rakernas) akuntansi dan pelaporan keuangan pemerintah tahun 2020, Selasa (22/9).

Rakernas yang berlangsung secara virtual melalui teleconference ini bertemakan “Tantangan Akuntabilitas Keuangan Negara dalam Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional”. Hadir mendampingi Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, yakni Kelapa Badan Keuangan Daerah (Bakuda) Babel, Fery Afrianto.

Berbagai hal dan masukan strategis dibahas dalam talkshow itu. Seperti yang disampaikan kepala badan kebijakan fiskal, berdasarkan situasi dan kondisi Indonesia bagaimana pemerintah merespon kebijakan fiskal dalam rangka penanganan Covid-19.

“Logika kebijakan pemerintah ini sangat tertantang, terbatasnya mobilitas masyarakat karena keterbatasan perekonomian masyarakat. Bagaimana fiskal, pemerintah selalu menjaga defisit fiksal, pemerintah hadir merubah dalam kebijakan fiksalnya,” ungkap Kepala Badan Kebijakan Fiskal Febrio Nathan.

Sementara itu, dirjen pembendaharaan menyampaikan tentang strategi dan langkah-langkah pemerintah dalam mengeluarkan kebijakan bisa tereksekusi secara cepat dalam program pemulihan ekonomi nasional, penyelesaian aturan yang menjadi payung hukum, dan petunjuk teknis peran aparat pengawasan intern pemerintah dalam pelaksanaan dan akuntabilitas, penyempurnaan sistem monitoring dan informasi untuk memprogres penanganan, perencanaan, dan penganggaran, koordinasi pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi kerja pelaporan keuangan.

Tampak pula dalam rakernas ini, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Dirjen Pengawasan dan Jaksa Agung Muda Tata Negara Fery Wijaksono, Kepala Badan Kebijakan Fiskal Febrio Nathan, dan Dirjen Pembendaharaan Andin Hadiyanto. (Diskominfo Babel)

Penulis : Irnawati
Foto : Umar
Editor : Listya

Anggota DPRD Babel Ferdiyansyah Beri 7 Tips Hindari Covid-19

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Ferdiyansyah, mengaku prihatin atas meningkatnya pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Berdasarkan data dari Satgas Covid-19per 21 September 2020 pukul 20.00 WIB, data kasus terkonfirmasi positif berjumlah 312, yang selesai diisolasi 268 orang dan meninggal 4 orang. Kemudian, data kasus suspek hingga kini berjumlah 1.581 dan data pemantauan kontak erat berjumlah 4.348.

“Kita turut prihatin atas meningkatnya pasien positif Corona di Bangka Belitung ini. Kita berharap, semoga Pandemi Covid-19 ini cepat selesai dan kehidupan normal kita bisa berjalan kembali seperti sedia kala,” harapnya.

Baca juga: Bertambah 1, Total Ada 24 Kasus Positif Covid-19 di Bangka Barat

Adapun 7 tips agar terhindar dari Covid-19 yakni:

  1. Selalu berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa, memohon perlindungan dari penyakit dan marabahaya serta memohon diberikan kesehatan dan keselamatan
  2. Mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi, terutama sayur-sayuran dan buah-buahan. Karena kedua jenis makanan ini mengandung Vitamin C yang berguna untuk pembentukan imun tubuh.
  3. Mengkonsumsi madu, karena madu baik untuk kesehatan. Apalagi di Babel banyak madu-madu alami, seperti madu hutan, pelawan, kelulut dan yang lainnya.
  4. Rutin berolahraga, terutama di pagi hari. Seperti jalan dan lari pagi, sembari berjemur di sinar matahari pagi yang sangat baik untuk membunuh virus serta kuman-kuman penyakit dan manfaat lainnya dari sinar matahari pagi.
  5. Memakai masker bila keluar rumah atau berpergian ke luar rumah.
  6. Sering mencuci tangan dalam setiap aktvitas yang akan kita kerjakan.
  7. Selalu menjaga jarak (Physical Distancing) dan menghindari kerumunan yang bisa menyebabkan penularan Covid-19.

“Intinya kita harus bisa menjaga kesehatan diri kita dan orang lain. Jangan sampai kita tertular virus Covid-19 ini. Kalaupun kita harus keluar kota melaksanakan pekerjaan-pekerjaan yang tidak bisa kita tinggalkan, kita harus menjaga diri kita. Karena bagaimanapun, selain menjaga kesehatan ekonomi kita juga harus berjalan,” pesan Politisi Partai Gerindra itu lagi.

“Terakhir, marilah kita sama-sama berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa, semoga Pandemi Covid-19 ini cepat selesai dan kehidupan normal kita bisa berjalan kembali. Jadi perekonomian harus jalan dengan standar penerapan protokol kesehatan. Intinya, antara kesehatan dan ekonomi harus saling menguatkan. Insyaallah pandemi ini bisa kita lewati bersama. Insyaallah Babel Bisa,” pungkasnya. (*/ryu)

Wagub Babel Buka Diklat Untuk Kembangkan Potensi Guru

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Abdul Fatah membuka kegiatan diklat Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Berbasis Peserta Didik (PKB BPD) Angkatan II jenjang SD, SMP, dan SMA secara virtual di Ruang Rapat Wagub Kepulauan Babel, Senin (21/9).

Wagub Abdul Fatah yang menyambut baik kegiatan ini menaruh harapan yang tinggi terhadap program ini karena ini menjadi awal untuk mengedepankan profesionalitas guru di Indonesia.

Dalam penjelasannya, hakikat diklat ini adalah meningkatkan layanan mutu pendidikan dan kompetensi guru dalam mengembangkan keterampilan instruksional serta pengetahuan materi guru SD, SMP, dan SMA.

Dirinya menuturkan beberapa faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas pendidikan yang pertama adalah para guru, lingkungan, teknologi, dan sistem pembelajarannya.

“Sistem pembelajaraan saat ini seperti yang kita ketahui terjadi pergeseran. Kita yang berada pada tataran transformasi konvensional yang biasanya belajar melalui tatap muka tapi kemudian bertransformasi menjadi pertemuan virtual,” ungkap Wagub Abdul Fatah.

Menurutnya, jika kompetensi guru tidak menjadi perhatian kita semua, maka nilai tambah tidak akan berkembang. Jika tidak dikembangkan maka, selamanya akan berkutat pada titik tersebut.

“Namun dengan adanya program PKB BPD ini, saya yakin apa yang dimiliki, apa yang sudah dikuasai dan pengetahuan yang dimiliki para guru akan menjadi berkembang,” ungkapnya.

Pada kesempatan ini, dirinya juga menginginkan guru dan tenaga pendidik serta warga satuan pendidikan tetap terlindung dari dampak buruk Covid-19, dengan mencegah penyebaran dan penularan Covid-19 di klaster pendidikan, komunitas guru, dan tenaga kependidikan.

Wagub Abdul Fatah juga menginginkan terpenuhinya dukungan psikososial bagi pendidik dan tenaga kependidikan yang bermuara pada dukungan psikososial peserta didik dan orang tua wali murid yang ada di rumah.

“Mari ambil makna program ini dengan memberikan perhatian khusus dan mencermati. Menyimak berbagai hal-hal yang disampaikan pada webinar ini dengan sebaik-baiknya,” pungkas Wagub Fatah. (Diskominfo Babel)

Penulis : Lisia Ayu
Foto : Iyas Zi
Editor : Listya

Pembahasan Raperda Perubahan Retribusi Jasa Usaha Hampir Final

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Ketua Pansus Raperda Retribusi Jasa Usaha dan Lain Lain Pendapatan Daerah DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Agung Setiawan mengatakan pembahasan Raperda Perubahan Retribusi Jasa Usaha sampai saat ini sudah menuju finalisasi.

“Artinya ada sedikit bahasan lagi daftar inventarisir masalah yang harus kami konsultasikan ke Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri),” kata Agung kepada wartawan di gedung DPRD Babel, Senin (21/9).

Agung menjelaskan, tujuan dari konsultasi ke Kemendagri ini agar Raperda Perubahan Retribusi Jasa Usaha yang dibuat dapat berjalan maksimal sehingga pendapatan asli daerah (PAD) semakin meningkat dan tidak memberatkan masyarakat.

“Misalnya, jalan provinsi ini ada 800 an kilometer, artinya ada retribusi usahanya disana, seperi pemakaian bahu jalan, ini kan dibayar, kita bikin yang murah-murah saja, yang penting masyarakat itu tidak merasa berat, ini semua harus diatur,” jelasnya.

Selain itu, Ketua Fraksi Partai Nasdem ini menambahkan, ruang pertemuan di masing-masing OPD dan Gedung Diklat Babel juga akan diatur sesuai dengan kebutuhan daerah.

“Misalnya di BUMD kita, kita belum punya BUMD agrobisnis yang bisa dikembangkan, kemudian jasa-jasa giro dan lainnya, ini kan menjadi aset-aset kita di Babel, di atur sedemikian rupa sehingga menghasilkan PAD kita,” ulasnya.

“Jadi perubahan-perubahan ini lah kami tampung, khususnya dari segi hukumnya kami diskusikan ke Kemendagri, jadi kondisi ini membuat kami lebih hati-hati,” tandasnya. (*/DEI) 

PT Timah Bantu UMKM Pasarkan Produk di TINS Gallery

WARTABANGKA, PANGKALPINANG– PT Timah Tbk memanfaatkan gedung bersejarah yang dulunya menjadi kediaman Bupati Keresidenan Bangka, Woonhuis Te Pangkalpinang menjadi galeri untuk memasarkan produk UMKM Babel sekaligus tempat menikmati sajian kuliner.

TINS Gallery diresmikan oleh Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil didampingi Dirut PT Timah, Riza Pahlevi dengan penandatanganan prasasti serta pengguntingan pita.

“Kita ingin Pangkalpinang punya sesuatu yang bisa punya arti, gedung ini cagar budaya, kami punya ide bikin galeri, bagaimana bisa memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Dirut PT Timah, Riza Pahlevi saat peresmian TINS Gallery Boutique & Resto, Kamis (17/9).

Dalam galeri ini, terpajang dengan indah produk-produk hasil tangan kreatif UMKM Babel, yang telah mendapat pelatihan dari PT Timah. Gedung ini merupakan showcase bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produknya. “Galeri ini juga, sebagai tempat wisatawan untuk mencari cenderamata dan showcase produk UMKM,” imbuhnya.

Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil (Molen) mengapresiasi PT Timah yang telah memberikan hadiah Hari Jadi ke-263 untuk Kota Pangkalpinang. Tempat ini, kata Molen, merupakan tempat kuliner yang enak dan sekaligus menyediakan produk UMKM.

“Saya pernah coba makan steak salmon, itu enak. Tempatnya juga nyaman, desain taman nya bagus, saya berkesan. Terima kasih PT Timah, kami berharap banyak hal lain yang dipersembahkan oleh PT Timah, ” tukasnya.

Pada kesempatan itu, Molen yang didampingi istri, Monica Haprinda tampak melihat produk UMKM yang ada di galeri, mulai dari kerajinan tangan, pewter hingga kain tenun dan cual.

Meskipun dibuka di tengah pandemi Corona, namun TINS Gallery Boutique & Resto ini tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat. (*/TWO)

Amri Tolak Wacana Pasien Covid-19 yang Dikarantina Dikenakan Biaya 

WARTABANGKA, PANGKALPINANG -Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Amri Cahyadi mengaku tidak setuju soal wacana Pemprov Babel yang akan mengenakan biaya bagi pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang menjalani karantina.

Dia menjelaskan, mengacu pada Permendagri Nomor 64 tahun 2020 tentang pedoman penyusunan APBD tahun 2021, masih difokuskan dalam hal penanganan Covid-19.

“Oleh karenanya, terlepas persoalan APBD kita yang memang tertekan sekarang ini, maka wajib bagi kita untuk mengalokasikan anggaran untuk penanganan Covid-19 dimana pun itu yang kita tetapkan. Dan itu (biaya-red) perawatan menjadi tanggung jawab pemerintah daerah,” kata Amri saat dibincangi wartawan di ruang kerjanya, Rabu (16/9).

Menurutnya, salah satu cara yang paling tepat untuk mengantisipasi dari paparan Covid-19, yakni dengan mematuhi secara ketat protokol kesehatan, seperti penggunaan masker saat beraktivitas diluar rumah, rajin cuci tangan, dan menjaga jarak.

“Maka melalui Inpres Nomor 4 tahun 2020 dan diturunkan di pergub, setelah kita lakukan sosialisasi dan edukasi, ya memang harus ada penindakan kepada masyarakat yang membandel dengan ketentuan tersebut,” terangnya.

“Bagi kami DPRD, tindakan persuasif, sosialisasi, dan edukasi itu mesti terus kita giatkan, tiada hentinya kepada masyarakat, jangan kita menyerah dari masyarakat yang kurang menjalankan aturan itu, ya tetap kita tegur,” imbuh Politikus PPP ini.

Selain itu, adanya wacana sanksi berbayar kepada pasien terkonfirmasi positif yang dirawat agar masyarakat lebih disiplin mematuhi protokol Covid-19, Amri menilai, hal tersebut tidak ada korelasinya.

“Artinya, masyarakat tidak ada yang mau akan terkena paparan Covid-19, nah apakah ada jaminan, orang yang dirawat di Asrama Haji itu tidak mematuhi protokol, pergub yang mengacu kepada inpres itu kan untuk mendisiplinkan masyarakat agar melaksanakan protokol,” jelasnya.

“Kemudian apabila masyarakat kita sudah ketat melaksanakan protokol Covid-19, apakah sudah ada jaminan tidak akan terjangkit? Belum tentu, Maka tidak fair dong kalau misalkan dihukum hanya gara-gara tidak melaksanakan protokol, tidak bisa dijadikan acuan,” tandasnya.

Sebelumnya, Gubernur Babel, Erzaldi Rosman mewacanakan bagi pasien yang menjalani perawatan di Wisma Karantina BKPSDM Babel akan dikenakan biaya.

Kebijakan ini, kata dia, dikarenakan beban APBD Pemprov Babel yang akan semakin tergerus untuk menanggung semua biaya. Apalagi, beberapa hari terakhir, jumlah orang yang dikarantina semakin banyak.

“Kita sedang merumuskan siapa yang dirawat di wisma karantina, berbayar. Kita nggak bisa APBD terus tergerus karena masyarakat tidak disiplin, ” ujarnya, saat berkunjung ke Toboali, belum lama ini.

Ia menilai, peningkatan pasien Covid dikarenakan kedisiplinan masyarakat yang kurang. Apabila prokes Covid dijalankan, ia yakin penyebaran virus bisa dicegah.

“Gunakan masker, jaga jarak, rajin cuci tangan, saya yakin kita akan bisa kembali hijau. Kita harus bersama-sama mem-push agar lebih kuat, melakukan gerakan bersama mendisiplinkan prokes Covid dan upaya pencegahan, ” terangnya.

Diakui Erzaldi, saat ini kondisi wisma karantina BKPSDM sudah penuh oleh pasien positif dan suspek yang dikarantina. Bahkan, Pemprov Babel juga meminjam. Asrama haji untuk menampung pasien terkait Corona.

“Memang beberapa hari terakhir terjadi peningkatan khusus, di Provinsi Babel yang perlu di khawatirkan adalah Kota Pangkalpinang, karena aktivitasnya padat, masyarakatnya banyak, perlu langkah-langkah antisipasi, ” terangnya.

Upaya pendisiplinan masyarakat, lanjut dia telah dilakukan bermacam upaya seperti razia prokes Covid, termasuk pemberian sanksi bagi melanggar. (*/DEI/TWO)