Headline

Fitra Apresiasi Lobi Gubernur ke Pusat Untuk Pengembangan Pelabuhan Pangkalbalam

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Anggota DPRD Bangka Belitung (Babel), Fitra Wijaya menyambut gembira kabar pelaksanaan pengembangan pelabuhan Pangkalbalam Pangkalpinang yang akan dilakukan pada tahun ini.

Hebatnya, kata Fitra, pengembangan pelabuhan sebagai salah satu urat nadi perekonomian masyarakat ini tanpa menggunakan anggaran daerah. “Ini luar biasa, kita patut berikan apresiasi kepada pak Gubernur dan jajarannya,” kata Fitrah, Selasa (12/1/2021).

Diakui Fitra, ia sedikit mengikuti perkembangan upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel dalam melobi pihak Kementerian Perhubungan (Kemenhub), khususnya Gubernur Erzaldi Rosman sejak tahun 2017 atau saat baru dilantik sebagai gubernur. “Kerja keras pak Gubernur akhirnya membuahkan hasil,” ulasnya.

Anggota Komisi IV dapil Kabupaten Bangka Tengah ini juga mengamini bahwa terbangunnya pelabuhan baru Pangkalbalam ini akan meningkatkan pertumbuhan perekonomian daerah, khususnya masyarakat. “Semoga pelabuhan dapat segera terbangun dan dapat memberi banyak manfaat kepada masyarakat,” ungkap Fitra.

Sebelumnya diketahui, kepastian dilaksanakannya pengembangan pelabuhan Pangkalbalam tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Babel, KA Tajuddin setelah mengkonfirmasi langsung dengan Direktur Kepelabuhanan Kemenhub RI, Subagyo.

Tajuddin mengatakan, didapat penjelasan bahwa pengembangan pelabuhan Pangkalbalam atas arahan Menteri Perhubungan tetap dilaksanakan dengan skema pembiayaan melalui APBN murni pada tahun anggaran 2021 sebesar Rp150 Miliar dan akan dilanjutkan lagi pada Tahun 2022. “Jadi rencana pengembangan pelabuhan Pangkalbalam tersebut bersifat multiyears,” ujar Tajuddin. (*/ryu)

Gubernur Babel Lantik Yulianto Satin Menjadi Bupati Bangka Tengah Definitif

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman resmi melantik dan mengambil sumpah Yulianto Satin, sebagai Bupati Bangka Tengah Definitif Sisa Masa Jabatan Tahun 2016-2021, di Ruang Rapat Pasir Padi Kantor Gubernur Kepulauan Babel, Jumat (8/1).

Pelantikan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan  Menteri Dalam Negeri Nomor 131.19-4711 Tahun 2020 tentang Pengesahan Pengangkatan Bupati dan Pengesahan Pemberhentian Wakil Bupati Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Babel, tanggal 21 Desember 2020.

Yulianto menggantikan Alm. Ibnu Saleh, yang sebelumnya menjabat sebagai Bupati Bangka Tengah dengan masa jabatan tahun 2016-2021. Dalam sambutannya, Gubernur Erzaldi Rosman mengucapkan selamat kepada Yulianto Bupati Bangka Tengah yang baru dilantik.

“Semoga dalam sisa masa jabatan ini, bisa menjalankan tugas dengan amanah. Saya yakin, walaupun dalam waktu yang singkat, bapak dapat melakukan tugas-tugas yang menjadi kewenangan bupati dengan baik. Semoga harapan masyarakat dapat diwujudkan. Karena dengan mampu memberi manfaat besar dalam waktu singkat itu menjadi hal yang luar biasa,” ujarnya.

Lebih lanjut, Gubernur Erzaldi mengatakan, sinergi dan koordinasi dapat terus terjalin untuk kemajuan Bangka Belitung.

“Khusus dalam penanggulangan penyebaran Covid-19 yang semakin meluas akhir-akhir ini, diperlukan langkah yang lebih intensif lagi. Karenanya perlu sinergi yang melibatkan semua pihak,” tegasnya. 

Atas kondisi tersebut pula, Gubernur Erzaldi mengatakan, bahwa pelaksanaan pelantikan dan pengambilan sumpah Bupati Bangka Tengah hari ini dilakukan dengan sederhana.

“Mengingat jumlah kasus positif Covid-19 semakin bertambah akhir akhir ini, pelantikan ini dilakukan dengan sederhana dengan mengedepankan protokol Covid-19. Saya harap tidak mengurangi maknanya,” ujarnya.

“Alhamdulilah, saya dilantik sebagai Bupati Bangka Tengah dengan sisa masa jabatan yang tinggal beberapa bulan lagi. Dimasa yang singkat ini, saya akan melaksanakan tugas, serta memastikan 100 persen program yang telah dijalankan oleh Almarhum Ibnu Saleh akan kami tuntaskan.  Saat ini kami fokus pada penanganan Covid-19. Sebagaimana kita ketahui kasus Covid-19 khususnya di Bangka Tengah mulai meningkat,” ungkap  Yulianto.

Disampaikannya juga, bahwa mulai hari pertama sebagai Bupati Bangka Tengah, dirinya akan langsung melakukan koordinasi dengan dinas terkait, sebagai langkah awal penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Bangka Tengah.

“Sebenarnya semua kegiatan ini sudah kami lakukan sebelumnya. Saat ini kami sedang menyiapkan rumah karantina tambahan dan kami juga menyiapkan mesin Polymerase Chain Reaction (PCR). Dengan memiliki PCR sendiri kami berharap hasil swab dapat segera diketahui sehingga pasien tidak menumpuk di rumah karantina,” pungkasnya.(Adv/RN)

Diprotes Warga, Makam Jenazah Pasien Covid-19 di Sungailiat Dibongkar

WARTABANGKA, SUNGAILIAT – Makam jenazah positif Covid-19 yang baru selesai dimakamkan di Lingkungan Senang Hati, Kelurahan Srimenanti Sungailiat, Kabupaten Bangka terpaksa dibongkar karena mendapat protes dari salah satu warga setempat.

Juru Bicara (Jubir) Satgas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra membenarkan hal tersebut saat dikonfirmasi, Jumat (8/1).

Menurut Boy, hal tersebut terjadi misskomunikasi saja antara pihak yayasan perkuburan dengan pemilik rumah salah satu warga yang kebetulan dekat dengan tempat pemakaman tersebut.

“Dimana almarhum RR (63) warga Kampung Jawa Sungailiat yang meninggal terkonfirmasi positif Covid-19 pada pagi 7 Januari 2021 ini dimakamkan didekat tembok pembatas lahan milik salah satu warga setempat.
Karena pemakaman tersebut tidak ada izin dengan tetangga pemilik lahan setempat. Sehingga tetangga tersebut meminta untuk dilakukan pemindahan pemakaman yang agak jauh sedikit dari tembok pembatas tempat yang bersangkutan,” katanya.

Dikatakannya, pembongkaran dan pemindahan pemakaman tersebut pun disiapkan alat PC dari tetangga lahan salah satu warga setempat untuk penggalian pemakaman baru di tempat yang agak jauh.

“Pihak keluarga almarhum RR (63) pun menerima dengan baik pembongkaran dan pemindahan pemakaman tersebut. Dan proses pembongkaran dan pemindahan nya berjalan dengan baik dan lancar hingga selesai sore hari,” ujarnya.

Boy menghimbau, setiap pemangku Kecamatan dan desa mohon bantuannya, seketika ada warga ataupun masyarakatnya yang meninggal dunia terkonfirmasi positif Covid-19 untuk dapat mempersiapkan tempat pemakaman dengan baik. Sehingga proses pemakaman dilapangan nantinya tidak ada permasalahan, baik itu lingkungan maupun tempat dikebumikan.

“Jadi total kasus terkonfirmasi positif covid-19 yang meninggal dunia di Kabupaten Bangka sudah mencapai 10 orang. Yakni 4 orang dari Kecamatan Belinyu, 2 orang dari Kecamatan Mendobarat, 1 orang dari Kecamatan Pemali dan 3 orang dari Kecamatan Sungailiat,” tutupnya.(*/zen)

Polisi Ringkus Dua Pemuda Pelaku Pengrusakan Plang Giri Sasana Menumbing

WARTABANGKA, MUNTOK – Tim Unit reskrim-Intel Polsek Muntok meringkus dua orang yang diduga merusak plang tulisan Giri Sasana Menumbing yang ada di kawasan Bukit Menumbing, Kecamatan Muntok. Keduanya yakni Hengki Kurniawan dan Wahyu yang berasal dari Lubuk Linggau dan Lampung.

Dua orang pelaku pengrusakan plang tulisan “Giri Sasana Menumbing” di bukit Menumbing dibekuk Tim Unit reskrim-Intel Polsek Muntok. Kedua pelaku adalah Hengki Kurniawan dan Wahyu yang berasal dari Lubuk Linggau dan Lampung.

Kanit Reskrim Polsek Muntok Polres Bangka Barat, Ipda Intan Diputra mengatakan pengungkapan kasus pengerusakan tersebut berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan terduga pelaku berada di seputaran Kampung Kemang Masam Desa Air Putih Kecamatan Muntok.

“Selanjutnya anggota Unit Reskrim-Intel Polsek Muntok yang dipimpin langsung oleh saya melakukan lidik,” kata IPDA Intan Diputra, Rabu (6/1).

Selanjutnya, dijelaskan Ipda Intan, pihaknya berhasil menangkap kedua pelaku di kontrakan orang tua Hengky di Kampung Kemang Asam pada Rabu (6/1) sekira pukul 01.30 Wib.

“Kemudian anggota Unit Reskrim-Intel Polsek Muntok langsung bergerak dan berhasil mengamankan kedua pelaku dan pelaku dibawa ke Mapolsek Muntok guna proses lebih lanjut,”katanya.

Polisi, menurut Ipda Intan akan menjerat tersangka dengan pasal 170 KUHP Subs Pasal 406 KUHP tentang Pengrusakan. (*/IBB )

Tujuh Orang Terpapar Covid-19, Kantor DPRD Bangka Ditutup Sementara

WARTABANGKA, SUNGAILIAT -Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka mulai hari ini, Rabu (6/1) ditutup sementara hingga 10 hari ke depan.

Penutupan tersebut berdasarkan keputusan bersama dari Ketua DPRD Bangka dan Sekretaris Dewan yang disampaikan Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra, Rabu (6/1) sore.

Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kantor DPRD Bangka awalnya hanya ada 2 orang. Namun setelah dilakukan tracking ada 21 orang yang dilakukan tes swab dan diantaranya ada 5 orang yang dinyatakan positif pada Selasa (5/1) malam.

“Sehingga dengan penutupan sementara ini dapat mempercepat dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19,terutama di Kantor DPRD Kabupaten Bangka ini,” katanya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangka juga akan melakukan penyemprotan disinfektan di semua ruangan yang ada di kantor DPRD.

“Kita juga meminta kepada orang yang berpergian dan pulang dari dinas luar untuk dapat melakukan isolasi mandiri selama 10 hari. Dan dihari ke 10 dapat melakukan pemeriksaan rapid Antigen,” ucapnya.

Selain DPRD Bangka, sebelumnya penutupan juga dilakukan di Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan SDM Kabupaten Bangka. BKPSDMD juga menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) menyusul bertambah jumlah pegawai terkonfirmasi positif Covid-19 menjadi 8 orang.(*/zen)

Bertambah Satu, Pasien Positif Covid-19 Meninggal di Kabupaten Bangka

WARTABANGKA, SUNGAILIAT – Satu lagi pasien positif Covid-19 di Kabupaten Bangka, meninggal dunia. Adalah S, warga lingkungan Cokro, Kecamatan Sungailiat harus kehilangan nyawa akibat virus corona, Selasa (5/1).

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bangka Boy Yandra menjelaskan, pria 43 tahun itu masuk ke IGD rumah sakit daerah setempat, tadi malam. Adapun penyakit bawaan pasien adalah diabetes dan sesak nafas.

“Meninggal dunia pukul 01.45 WIB dan hasil swab keluar pukul 05.30, terkonfirmasi positif Covid-19,” kata Boy Yandra, Selasa (5/1).

Dengan penambahan ini, total ada 8 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 meninggal dunia. Rinciannya 3 orang Kecamatan Belinyu, 2 orang Mendo Barat, 2 orang asal Kecamatan Sungailiat dan 1 orang Kecamatan Pemali.

“Dengan penambahan ini kita minta masyarakat tidak tugil dan selalu menerapkan 3M,” pintanya.

Boy Yandra mengatakan, selain S warga Sungailiat, pasien yang meninggal dunia akibat terkonfirmasi Covid-19 lainnya terjadi kemarin Senin (4/1) inisal S (60) laki-laki asal Kecamatan Belinyu.

Sampai dengan sekarang jumlah kumulatif kasus COVID-19 di Kabupaten Bangka terdata 756 orang terkonfirmasi positif, 671 orang sudah dinyatakan sembuh, delapan orang pasien meninggal dunia serta 276 orang masih menunggu hasil tes usap dari laboratorium di provinsi.(*/zen)

Dikawal Ketat Polisi, 6.280 Vaksin Covid-19 Tiba di Babel

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Sebanyak 6.280 vaksin Sinovac Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) yang dikemas dengan empat koli, didatangkan dari Jakarta, tadi siang sudah tiba di Bandara Depati Amir, pukul 11.08 Wib, menggunakan pesawat Lion Air JT 0616.

Vaksin ini, dikawal ketat oleh aparat keamanan di pintu keluar terminal cargo Bandara Depati Amir, diangkut oleh dua mobil cargo dan langsung dibawa menuju cold room Dinas Kesehatan Pemprov Babel.

“Empat koli vaksin dengan jumlah 6.280, sudah tiba dan sudah disimpan dalam ruangan pendingin dengan suhu 2 derajat, dijaga oleh aparat keamanan, ” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemprov Babel, Mulyono, Senin (5/1/2021).

Vaksin ini, rencananya akan disuntikkan untuk sekitar 3.100 orang, yang diprioritaskan untuk gubernur dan forkopimda, dan tenaga kesehatan (nakes).

Untuk jadwal penyuntikan vaksin, ditegaskan Mulyono masih menunggu arahan dari pemerintah pusat, dan berdasarkan jadwal akan dilakukan pada 14-15 Januari 2021 mendatang.

Vaksin tahap kedua, diprediksi tiba dalam pada bulan ini juga sebanyak 4.000 vaksin. Babel direncanakan akan menerima sebanyak 22.234 vaksin Sinovac.

Vaksin ini, akan disuntikkan untuk penduduk usia produktif 18-59 tahun di Provinsi Babel.

Tampak hadir Kalakhar BPBD Babel, Mikron Antariksa, Kepala Balai Karantina Pangkalpinang, dr. Bangun dan personel Brimob Polda Babel yang melakukan pengawalan. (*/two)

Update Covid-19 di Bangka: 1 Meninggal, 16 Positif, 11 Orang Sembuh

WARTABANGKA, SUNGAILIAT – Kabar duka datang dari Kabupaten Bangka. Satu pasien positif Covid-19 meninggal dunia pada Senin (4/1). Hal tersebut berdasarkan informasi yang diterima dari Juru Bicara (Jubir) Satgas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra.

Boy mengungkapkan, pasien meninggal berinisial S (60), berjenis kelamin laki-laki. Almarhum, katanya, tidak mempunyai riwayat perjalanan dan berkategori suspek serta memiliki penyakit penyerta atau komorbit. Pasien S kata Boy sebelumnya dirawat di Ruang Garuda RS Depati Bahrin

“Pemakaman S akan dilaksanakan sesuai prosedur penanganan pasien meninggal dikarenakan Covid-19. Pemakaman juga dibantu Satgas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Bangka,” kata Boy kepada wartawan, Senin (4/1).

Selain pasien S kata dia, update penambahan adalah sejumlah 16 orang yang terkonfirmasi positif serta 11 orang dinyatakan sembuh dari Covid-19. Yakni Er (39) berjenis kelamin perempuan, K (44) perempuan, kategori suspek, Vf (4) perempuan, S (41) perempuan, Abf (19) laki-laki, Gz (42) laki-laki, OTG, F (53) perempuan, OTG, Ms (8) laki-laki, OTG, Aa (10) perempuan, dengan gejala (DG).

Juga Wh umur 49 tahun laki-laki, kategori dengan gejala. M (37), perempuan, OTG, Sd (56), perempuan, OTG, Z (24), berjenis kelamin perempuan, berkategori suspect dan anosmia, W (58), perempuan, pasien dengan gejala, S (58), laki-laki, OTG dan Ak (28) perempuan, OTG.

Sementara, untuk rilis pasien dinyatakan sembuh, hari ini berjumlah 11 orang lainnya dinyatakan sembuh itu. Masyarakat diminta melaksanakan 3M dengan baik dan benar dengan sebenar-benarnya, agar dapat terhindar dari Covid-19.

“Pasien yang hasil swab keduanya belum keluar, isolasi mandiri di rumah. Ini demi memutus mata rantai Covid-19,” pungkasnya.(*/zen)

Kapolres Bangka Positif Covid-19, Begini Kondisinya

Boy Yandra

WARTABANGKA, SUNGAILIAT – Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bangka Boy Yandra membenarkan kabar Kapolres Bangka terkonfirmasi positif Covid-19. Dia menjelaskan, sebelum dinyatakan positif Covid-19, kapolres memiliki gejala seperti demam dan sakit tenggorokan.

“Dan (kapolres-red) semalam langsung di rapid antigen hasilnya positif. Maka dilakukan swab dengan TCM dan langsung kita bawa ke RSUD Depati Bahrin Sungailiat,” kata Boy kepada wartawan, Senin (4/1).

Saat ini dipaparkan Boy, kondisi pasien saat ini sudah membaik dan menjalani isolasi di RSUD Depati Bahrin.

“Untuk anggota yang kontak erat di Polres Bangka sudah kita swab tadi pagi dan besok swab kedua,” jelasnya.

Boy mengatakan, dengan ada penambahan positif Covid-19, saat ini total keseluruhan adalah 745 orang dengan 622 orang sembuh. “Yang isolasi saat ini berjumlah 123 orang dan 7 orang meninggal dunia,” ujarnya.

Selain kapolres, katanya, ada belasan lainnya yang terkonfirmasi positif Covid-19. Yakni berinisial Er (39) Kecamatan Sungailiat, K (44) perempuan asal Kecamatan Belinyu, Vf (41) perempuan asal Kecamatan Sungailiat.

Kemudian S (41) perempuan asal Kecamatan Sungailiat, Abf (19) laki-laki asal Kecamatan Sungailiat, Gz (42) laki-laki asal Puding Besar, F (53) perempuan asal Mendo Barat, Ms (8) laki-laki berdomisili di Kecamatan Sungailiat, Aa (10) perempuan asal Kecamatan Sungailiat.

“Wh laki-laki asal Kecamatan Sungailiat, M (37) perempuan asal Kecamatan Sungailiat, Sd (56) perempuan asal Sungailiat, Z (24) perempuan asal Kecamatan Belinyu, W (58) perempuan asal Kecamatan Sungailiat, S (58) laki-laki asal Kecamatan Sungailiat serta Ak (28) perempuan asal Kecamatan Sungailiat,” jelas Boy.

Dia mengatakan belasan warga yang dinyatakan positif Covid-19 sudah dilakukan isolasi di tempat yang sudah ditentukan dan sebagian besar tidak memiliki riwayat perjalanan dari luar Pulau Bangka.(*/zen)

Erzaldi Siap Jadi Orang Pertama yang Divaksin Covid-19 di Babel

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Vaksin Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) dipastikan besok akan tiba di Bandara Depati Amir, Pangkalpinang. Selanjutnya, vaksin tahap satu ini akan diprioritaskan untuk disuntikkan ke tenaga medis yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

“Untuk vaksin, melihat kondisi sekarang saya minta sekalipun sudah ada road map, jadwal sudah ada, kalau bisa harus cepat disuntikkan, jangan menunggu jadwal tanggal 14,bila perlu saya yang pertama, saya siap, ” ungkapnya, saat memberikan arahan dalam rapat penanganan covid-19 di Kota Pangkalpinang, yang tersambung melalui video conference, Senin (4/1).

Ia meminta, dinas kesehatan untuk melakukan koordinasi dengan pihak terkait, termasuk pendataan dan lainnya.

“Siapa yang akan di vaksin, nakes, dokter perawat bidan, pejabat, jadwalkan untuk dilakukan tanggal 7 pun, jangan nunggu tanggal 14 misalnya, dan tenaga sudah siap, siapa terdaftar, lakukan persiapan, ” pintanya.

Setelah Kota Pangkalpinang yang diprioritaskan, menyusul Kabupaten Bangka dan Belitung untuk mendapatkan vaksin tersebut, baru kemudian kabupaten lain yang dilihat dari tingkat kasus positif.

“Belitung dan Bangka, harus dilaksanakan serentak, baru lainnya sesuai tingkat terpapar sehingga kita dalam melaksanakan tugas tidak ragu lagi,” ingatnya.

Informasi dari Kalakhar BPBD Babel, Mikron Antariksa, bahwa vaksin ini diangkut menggunakan pesawat Lion Air JT 0616 yang diperkirakan tiba di bandara pukul 11.00 Wib.

“Kami sudah siapkan tim yang akan mengawal vaksin ini, nanti akan dibawa ke Dinas Kesehatan Pemprov Babel, ” ujarnya.

Sesuai jadwal, vaksin ini akan didatangkan dalam tiga tahap, tahap pertama ini akan menyasar tenaga medis dan diawali dengan penyuntikan untuk kepala daerah, serentak secara nasional, yang juga akan diterima oleh Presiden RI. (*/two)