Headline

Tiga Raperda Disetujui DPRD Bangka Barat

WARTABANGKA, MUNTOK – Tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) telah disetujui oleh DPRD Kabupaten Bangka Barat dalam Rapat Paripurna Pengesahan Raperda 2021 di Gedung Mahligai Betason II, Jumat (14/1).

Ketiga Raperda tersebut adalah Raperda Tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Kearsipan, Raperda Tentang Keolahragaan serta Raperda Tentang Penerapan Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid – 19.

Paripurna ini dihadiri oleh Bupati Bangka Barat, H. Sukirman, Ketua DPRD Bangka Barat, Marudur Saragih selaku pimpinan rapat, wakil ketua 1, H. Oktorazsari, Wakil Ketua II, Miyuni Rohantap, anggota dewan, Forkopimda dan segenap tamu undangan lainnya.

Ketua Panitia Khusus DPRD Kabupaten Bangka Barat saat membacakan laporan kerja Pansus mengatakan Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Bangka Barat Tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2014 tentang Kearsipan, Panitia Khusus disusun dalam rangka penyesuaian perubahan Susunan Organisasi Tata Kerja ( SOTK ) dan perwujudan pelayanan yang optimal di bidang kearsipan.

Menurutnya, Peraturan Daerah Kabupaten Bangka Barat Nomor 6 Tahun 2014 tentang Kearsipan belum mengakomodir lembaga Pendidikan dan Pemerintahan Desa sebagai objek pelayanan dalam rangka pelaksanaan tugas, fungsi dan wewenang Lembaga Kearsipan Daerah dalam penyelenggaraan kearsipan sehingga perlu menetapkan Peraturan Daerah tentang Perubahan Atas Peraturan daerah Kabupaten Bangka Barat Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Kearsipan.

“Arsip adalah rekaman kegiatan atau peristiwa dalam berbagai bentuk dan media sesuai dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang dibuat dan diterima oleh Jembaga negara, pemerintahan daerah, lembaga pendidikan, perusahaan, organisasi politik, organisasi kemasyarakatan, dan perseorangan dalam pelaksanaan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” kata Marudur.

Dirinya menjelaskan arsip memiliki peranan penting sebagai sumber informasi dan alat pengawasan yang dibutuhkan sebuah organisasi dalam melakukan perencanaan, analisis data, pengembangan, perumusan kebijakan hingga pengambilan keputusan.

“Tujuan kearsipan yaitu agar arsip terpelihara dengan baik, teratur dan aman, jika dibutuhkan bisa ditemukan dengan cepat dan tepat, menghemat waktu dan tenaga, menghemat tempat penyimpanan, menjaga rahasia arsip, menjaga kelestarian arsip dan menyelamatkan pertanggungjawaban perencanaan pelaksanaan penyelenggaraan kegiatan kemasyarakatan,” jelas Marudur.

Sedangkan untuk Raperda tentang Keolahragaan, berdasarkan latar belakang yang telah dijelaskan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bangka Barat memandang perlu menyusun Raperda Kabupaten Bangka Barat tentang Keolahragaan, yang dalam pentahapan perancangannya dibutuhkan kajian yang mendalam dan komprehensif.

Dari hasil pembahasan pansus dengan OPD terkait adalah beberapa draft yang mengalami panambahan.

“Bagian kedua pasal 45, membuat aturan yang jelas tentang perpindahan atlet ke daerah lain, Bab XIV pasal 90 penghargaan bagi atlet yang beprestasi dengan memberi kemudahan untuk mendapatkan pekerjaan di perusahaan-perusahaan swasta,” jelasnya.

Lalu, Raperda Tentang Penerapan Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid – 19 yang dibacakan oleh anggota Komisi III, M. Ali Purwanto mengungkapkan tahun 2020, masyarakat diseluruh dunia dikejutkan oleh wabah Covid-19 yang menewaskan banyak orang.

Penyebaran kasus virus Covid-19 di dunia dan khususnya Negara Indonesia mengalami peningkatan yang sangat signifikan dan dampak kematian dari virus ini terus meningkat. Kekacauan terjadi di setiap daerah yang ada di Indonesia, mulai dari masyarakat yang kehilangan.

“Berangkat dari hal tersebut di tahun 2021 telah diajukan rancangan peraturan daerah tentang penerapan protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid 19, diharapkan dengan adanya peraturan daerah ini pencegahan dan pengendalian Covid 19 di Kabupaten Bangka Barat dapat berjalan dengan lancar dan lebih baik lagi,” ujar Ali.

Lanjut kata Ali, adapun raperda sebagaimana yang dimaksud sudah dilakukan beberapa kali pembahasan oleh Pansus termasuk juga melalui tahap evaluasi oleh biro hukum provinsi dan hanya mencantumkan tindakan terhadap pelanggar protokol kesehatan sanksi pidana denda. Memasukan ketentuan pengenaan sanksi administrasi terlebih dahulu bagi pelanggar protokol kesehatan sebelum mengenakan sanksi pidana. Memasukan pengaturan mengenai aplikasi peduli lindungi dalam pengawasan dan pengendalian Covid-19. Hasil pembahasan lebih lanjut dan rincinya terlampir dalam leporan panitia khusus ini.

Sementara itu, Bupati Bangka Barat, H. Sukirman mengucapkan terima kasih kepada DPRD yang telah bekerja keras membahas dan selanjutnya menyetujui tiga Raperda tersebut.

” Saya menyampaikan ucapan terima kasih, karena apa yang kawan-kawan ajukan ke istana rakyat ini sudah diterima, kemudian semua pemikiran kita sudah diterima dan disahkan, mudah-mudahan yang kurang-kurang bagus bisa kita perbaiki bersama-sama,” tukas Sukirman. ( IBB/ADV )

Beliadi Kecam Persekusi Terhadap Aktivis Lingkungan di Belitung Timur

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Beliadi mengecam aksi persekusi ratusan penambang terhadap Yudi Amsoni, aktivis lingkungan asal Belitung Timur (Beltim).

Dia meminta para pelaku diproses hukum sesuai aturan yang berlaku.

“Kita mengecam aksi yang dilakukan ratusan penambang kepada Yudi Amsoni. Tidak boleh negara diurus dengan cara barbar, tidak boleh lagi ada masyarakat yang menyuarakan pelestarian lingkungan diintimidasi  oleh preman-preman yang mengatasnamakan masyarakat,” kata Beliadi, Jumat (7/1).

Anggota DPRD daerah pemilihan (dapil) Pulau Belitung ini juga meminta surat pernyataan Yudi Amsoni untuk meninggalkan Pulau Belitung juga segera dicabut.

Menurut dia, tinggal dimanapun adalah hak warga negara dan itu juga berlaku untuk Yudi Amsoni.

“Ini karena ada tekanan dari penambang itu dan saya minta Bang Yudi untuk mencabut surat pernyataan itu. Tapi dari penjelasan Bang Yudi, surat itu sudah diserahkan ke kawan-kawan yang mengerti tentang hukum,” ungkapnya.

Beliadi menambahkan, jika para penambang yang ingin protes terhadap Yudi Amsoni seharusnya melaporkan ke pihak kepolisian bukan melakukan aksi main hakim sendiri. 

“Laporkan Yudi ke pihak berwajib jika ia salah. Bukan hukum rimba apalagi main hakim sendiri,” katanya.

Ketua Fraksi Partai Gerindra itu juga meminta, Pemerintah Kabupaten Beltim dapat bersikap di tengah permasalahan seperti ini.

“Pemerintah itu hadir harus hadir melindungi masyarakat, membina dan mengayomi, jangan sampai kejadian seperti ini terulang lagi kepada yang lainnya. Selain itu wajib semua profesi saling mendukung dan menghormati. Semua orang yang peduli lingkungan juga harus dapat tetap eksis,” katanya. (*/ryu)

Bupati Letakkan Batu Pertama Pembangunan Rumah Layak Huni di Belinyu


WARTABANGKA, BELINYU – Bupati Bangka, Mulkan, S.H, M.H, melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah layak huni bagi kediaman Ibu Rusni, Sabtu (27/11) di Kelurahan Belinyu, Kecamatan Belinyu.

Pembangunan yang bersumber dari program CRS PT. Timah ini juga dinilai tepat sasaran atas kondisi terakhir kondisi melihat tempat tinggal penerima manfaat yang dinilai dapat membahayakan keselamatan.

“Penerima manfaat di Jalan Berok ini adalah Ibu Rusni, yang dianggap rumah ini tidak bergitu layak dan dikhawatirkan nanti dapat membahayakan keselamatan keluarga,” tuturnya.

Tak lupa dirinya mengucapkan terimakasih serra menyampaikan apresiasi kepada pihak PT. Timah atas program CRS ini. Menurutnya hal ini merupakan bentuk sinergitas akan hubungan baik yang selalu terjalin selama ini.

“Terimakasih kepada PT. Timah yang telah memberikan bantuan pembangunan rumah ini dari yang tidak layak huni menjadi layak huni. Inilah merupakan bentuk sinergitas kita selama ini, kalau hubungan kita tidak baik maka tidak mungkin ada bantuan seperti ini,” katanya.

Lebih lanjut dirinya mengimbau agar para seluruh pihak berkepentingan untuk melakukan pendataan, peninjauan langsung, mengkroscek serta menindaklanjuti apabila memang keluarga yang membutuhkan uluran tangan Pemerintah.

“Dengan adanya BUMD, BUMD dan forum CSR ini yang akan menangangi masyarakat kita, terutama kedepan kalau ada yang memerlukan bantuan yang sifatnya mendesak,” pungkas Mulkan.

Pada kesempatan ini pula dirinya menyalurkan bantuan sembako kepada segenap warga setempat yang diharapkan dapat meringankan kebutuhan harian.

Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua TP PKK Kabupaten Bangka, Yusmiati Mulkan, SE, beserta segenap Kepala OPD di lingkungan Pemkab Bangka.(adv/Zen)

Resmikan Masjid Apung, Mulkan Harapkan Bisa Jadi Tempat Ibadah Wisatawan


WARTABANGKA, BELINYU – Masjid Al-Kautsar atau yang lebih dikenal dengan sebutan Masjid apung yang berada di Kelurahan Mantung, Belinyu kini telah diresmikan. Peresmian dilakukan langsung Bupati Bangka dengan menandatangi prasasti serta pengguntingan pita pada kawasan tersebut, Sabtu (27/11).

Pada kesempatan ini, Bupati Bangka, Mulkan, S.H, M.H, berharap keberadaan Masjid Al-Kautsar ini dapat menjadi tempat ibadah para wisatawan yang mengunjungi kawasan tersebut.

“Semoga keberadaan Masjid apung ini selain menjadi tempat wisata juga dapat mempermudah wisatawan menunaikan ibadahnya,” tuturnya.

Ditambahkan Mulkan, eksistensi Masjid apung yang kini sudah dikenal oleh khalayak ramai juga dapat mendongkrak sektor pariwisata di Kecamatan Belinyu.

“Ini membuat nilai lebih serta merupakan salah satu sensasi untuk dikenal masyarakat halayak ramai penunjang pengembangan sektor pariwisata khususnya di Belinyu,” imbuhnya.

Dirinya pun mengucapkan terimakasih dan menyampaikan apresiasi mendalam kepada pihak yang membangun Masjid ini. Menurutnya hal ini adalah upaya dalam menyatukan antara kegiatan berwisata dengan religi yang sangat bermanfaaat.

Pada kesempatan ini pula dirinya menyalurkan bantuan sembako kepada segenap warga setempat dan diharapkan dapat meringankan kebutuhan harian.(adv/Zen)

Bangka Raih Penghargaan Bergengsi Perencanaan Terbaik se-Indonesia

WARTABANGKA, SUNGAILIAT – Prestasi paling bergengsi di tingkat nasional diraih Kabupaten Bangka dengan predikat perencanaan pembangunan terbaik pertama di Indonesia tahun 2021. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Bangka juga menjadi satu-satunya kabupaten di Indonesia yang menerima trofi dan piagam penghargaan perencanaan terbaik secara berturut-turut tingkat nasional.

Penyerahan trofi dan piagam penghargaan tersebut diserahkan oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional pada hari Kamis Tanggal 25 November 2021 di Ruang DH 1-5 Bappenas kepada Bupati Bangka.

Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) yang diraih Kabupaten Bangka kategori perencanaan dan pencapaian terbaik selama dua tahun berturut-turut yaitu tahun 2020 dan tahun 2021. Pada tahun 2020, Pemerintah Kabupaten Bangka meraih penghargaan perencanaan terbaik ketiga tingkat nasional dan pada tahun 2021 Kabupaten Bangka meraih penghargaan terbaik pertama tingkat nasional. Penghargaan tersebut diberikan kepada provinsi dan kabupaten/kota di seluruh Indonesia setiap tahunnya oleh Bappenas.

Bupati Bangka, Mulkan merasa bangga atas keberhasilan capaian yang luar biasa di raih oleh Kabupaten Bangka di bidang perencanaan pembangunan terbaik secara berturut-turut.

“Penetapan Kabupaten Bangka sebagai Kabupaten terbaik ketiga dan pertama se-Indonesia di bidang Perencanaan Pembangunan Daerah (PPD) tahun 2020 dan 2021 memberikan keyakinan bagi kami selaku bupati dan aparatur pemerintah serta para pemangku kepentingan bahwa arah kebijakan dan pelaksanaan pembangunan telah berada pada jalur yang tepat (on the track) serta terjadinya keserasian dan keselarasan pembangunan antara Pemerintah Kabupaten Bangka dengan Pemerintah Pusat,” ungkap dia, Kamis (25/11).

Di tengah kondisi pandemi Covid 19 tahun 2020 dan 2021, Pemerintah Kabupaten Bangka mampu menyelesaikan problematika mendasar pembangunan. Selama tahun 2019 dan 2020, indikator makro pembangunan peningkatan sangat membanggakan.

Pertumbuhan ekonomi tahun tahun 2020 hanya mengalami kontraksi sebesar -0,73. Angka ini lebih baik dibandingkan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan nasional yang mengalami kontraksi masing-masing sebesar -2,30 dan -2,07. Penurunan angka kemiskinan dari dari 4,92 % tahun 2019 dan menurun tahun 2020 menjadi 4,51%. Perbaikan gini ratio dari 0,269 tahun 2019 menurun pada tahun 2020 menjadi 0,262.

Peningkatan indeks pembangunan manusia dari 72,39 tahun 2019 meningkat menjadi 72,40 tahun 2020. Penurunan angka stunting dari 8,90 tahun 2019 dan tahun 2020 menurun menjadi 1,96%. Peningkatan indeks kepuasan masyarakat pada tahun 2019 sebesar 74,07 menjadi 78,07 tahun 2020.

Penghargaan ini menunjukkan kualitas perencanaan pembangunan telah berdampak secara impelementatif menyelesaikan berbagai persoalan mendasar pembangunan terutama masalah pemerataan pendapatan, penanggulangan kemiskinan, menekan angka pengangguran, pemerataan pembangunan infrastruktur, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Kami meyakini bahwa salah satu faktor yang sangat menentukan keberhasilan pembangunan harus dimulai dengan penyusunan perencanaan dengan baik. Karena gagal dalam merencanakan berarti merencanakan kegagalan pembangunan. Keberhasilan capaian pembangunan di Kabupaten Bangka saat ini berkat adanya sistem perencanaan yang cerdas serta kerja keras dengan menggunakan pendekatan pentahelix yaitu melibatkan semua pemangku kepentingan,” tambah Mulkan.

Ke depan, Kabupaten Bangka masih menghadapi tantangan yang sangat serius di tengah kondisi pandemi yang masih penuh dengan ketidakpastian yang berpengaruh dengan kondisi keuangan nasional dan global. Tentunya, ini harus direspons dengan melakukan langkah-langkah perbaikan perencanaan pembangunan yang matang dan terukur.

“Tentunya, beberapa capaian makro ekonomi dan sosial saat ini masih memerlukan kerja keras dan langkah strategis ke depan. Target indikatif yang tertuang dalam rpjmd yang akan berakhir tahun 2023 masih menjadi target serius dan ambisius. Sehingga memerlukan langkah kebijakan dan perbaikan program secara tepat, “katanya.(adv/Zen)

Tim Proliga Bank SumselBabel Promosikan Objek Wisata Bangka Tengah, Bupati Algafry Ucapkan Terima Kasih

WARTABANGKA, KOBA – Selain memberikan hiburan kepada masyarakat, Atlet Proliga Bank SumseBabel berpartisipasi mempromosikan pariwisata Bumi Selawang Segantang. Pariwisata yang dipromosikan antara lain wisata kuliner dan wisata Danau Kaolin.

Demikian diungkapkan setelah tim Proliga Bank SumselBabel di Koordinir langsung oleh Direktur Keuangan Bank Sumselbabel, Samiluddin mengunjungi rumah makan gale-gale, tempat pembuatan kerupuk atau getas Desa Kurau hingga objek wisata kulong biru sebelum melakukan Friendly Match dengan Persatuan Bola Voli Bangka Tengah di pertandingan Final Bupati Bangka Tengah Cup Bola Voli, Minggu (21/11) malam di Gedung Olah Raga Indoor Bangka Tengah.

Dalam ajang Friendly Match tersebut, Tim Proliga Bank Sumselbabel menang 3 set langsung melawan Persatuan Bola Voli Bangka Tengah. Usai bertanding Tim Proliga Bank Sumselbabel, di banjiri permintaan foto bersama dari masyarakat termasuk sesama pemain Voli.

Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman mengucapkan terimakasih kepada Bank Sumselbabel telah mengunjungi Bumi Selawang Segantang bersama Tim Proliganya. Kunjungan dalam rangka Friendly Match ini telah menghibur masyarakat Bangka Tengah.

“Mudah-mudahan setelah melihat Tim Proliga bertanding, kedepan muncul atlet-atlet berbakat di Bangka Tengah. Dan semoga pemuda-pemudi kita termotivasi untuk selalu latihan bermain voli,” ungkap Algafry, Senin (22/11).

Pada kesempatab ini, Algafry sekali lagi mengucapkan terimakasih, karena Bank Sumselbabel berpartisipasi memperkenalkan pariwisata Bumi Selawang Segantang ke publik terutama orang-orang Sumatera Selatan.

“Kita berharap setelah kunjungan Tim Proliga Bank Sumselbabel, wisawatan lokal juga berbondong-bondong mengunjungu Bumi Selawang Segantang,” harap Algafry.

Direktur Keuangan Bank Sumselbabel, Samiluddin juga mengucapkan terimakasih atas sambutan yang diberikan Bupati Algafry kepada mereka. Sebelum bertanding voli, Bupati Algafry menjemput langsung tim proliga dan rombongan ke Bandara Depati Amir Pangkalpinang kemudian menjamu secara khusus di Pondoponya.

“Luar biasa sekali Bupati Algafry, ia melayani kami dengan sangat baik,” ungkap Samiluddin.

Menurut Samiluddin, Olahraga Bola Voli ini telah mempererat tali silaturahmi antara Bank Sumselbabel dengan Pemerintahan Kabupaten Bangka Tengah. Dengan ini, Bank Sumselbabel akan selalu komitmen memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan daerah di Sumsel dan Babel.

“Termasuk kepariwisataan. Kami juga siap berpartisipasi memperomosikannya melalui akun-akun media sosial, ataupun tatap muka langsung kemasyarakat,” ungkapnya sembari menyebut ia bersama rombongan sebelum melaksanakan Friendly Match telah mengujungi wisata kuliner rumah makan gale-gale, pembuatan kerupuk dan getas kurau serta danau kaolin Nibung.

“Pariwisata di Bumi Selawang Segantang sangat menarik untuk dikunjungi, kami rekomendasikanlah untuk masyarakat terutama wong Pelembang jika mau ke Bangka Belitung jangan lupa ke danau kaolin nibung, makan di rumah makan gale-gale dan pulangnya bawa oleh-oleh getas cumi, ikan, udang dari Kurau,” ajak Samiluddin.

Pantauan awak media, Tim Proliga Bank Sumselbabel, tiba di Bangka Tengah pada hari Sabtu (20/11/2021), menginap di Novotel Bangka Tengah, bertanding voli pada hari Minggu (21/11/2021) malam di GOR Indoor Bangka Tengah dan bertolak ke Palembang Sumatera Selatan pada hari Senin (22/11/2021). (ADV/Diskominfosta Bateng/RN)

Bupati Algafry Terima Penghargaan Integrated Data Information System Indonesia Awards Tahun 2021

WARTABANGKA, JAKARTA – Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman terima penghargaan Indonesia Awards Tahun 2021 kategori Digital Transformation dengan penghargaan Integrated Data Information System (Sistem Informasi Satu Pintu), bertempat di iNews Tower, Jakarta Pusat, Rabu (24/11).

Penghargaan ini diberikan langsung oleh Erick Thohir selaku Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia kepada Pemerintah Bangka Tengah melalui Bupati Algafry Rahman.

“Alhamdulillah hari ini Bangka Tengah mendapat apresiasi berupa penghargaan Integrated Data Information System, khususnya di masa pandemi Covid-19, yang mana ini merupakan sebuah bentuk penghargaan kepada kami semuanya, masyarakat Bangka Tengah yang benar-benar telah berusaha dan bekerja keras dalam mengatasi permasalahan pandemi Covid-19,” ujar Algafry kepada wartabangka.com.

“Penghargaan ini menunjukan kerja sama semua pihak yang telah berupaya berinovasi di tengah pandemi, bukan hanya saat ini saja, namun kerja keras sebelumnya juga patut untuk diapresiasi dan sekali lagi penghargaan ini adalah milik kita semua,” lanjutnya.

Kata Algafry, proses penilaian yang dilakukan oleh MNC Group ini menggambarkan hasil kerja keras Pemda Bangka Tengah dalam menanggani Covid-19 di wilayahnya.

“Proses ini menggambarkan hasil kerja keras kami (Pemda Bateng – red), yang diberikan penilaian oleh tim MNC Group, melalui tahapan interview yang membahas penanganan Covid-19 di Bangka Tengah, yang mana hari ini kami merasakan bahwa komunikasi yang terjalin dengan pihak penyelenggara membuahkan hasil penilaian yang baik,” terangnya.

Ia pun berharap prestasi yang baik ini dapat terus dipertahankan, bahkan semakin baik setiap tahunnya.

“Tentunya kita berharap prestasi ini dapat kita pertahankan dan tetap layani masyarakat dengan baik,” ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfosta) Bangka Tengah, Erwin David mengatakan penghargaan ini merupakan hadiah terindah untuk Pemkab Bangka Tengah.

“Kami sangat bangga sekali dengan penghargaan ini dan terimakasih kepada Pak Bupati Algafry yang telah mensupport Diskominfosta Bangka Tengah dan yang paling terpenting bagi saya ini adalah kado bagi Diskominfosta Bangka Tengah

“Untuk itu terimakasih bagi tim dan mari terus berkarya dan semoga prestasi ini bisa kita pertahankan di tahun mendatang,” pungkasnya. (ADV/Diskominfosta Bateng/RN)

DPRD Bangka Barat Gelar Rapat Paripurna Penetapan Propemperda Tahun 2022

WARTABANGKA, MUNTOK – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka Barat menggelar rapat paripurna Penyampaian Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda ) tahun 2022 di Gedung Mahligai Betason II, Selasa ( 23/11).

Rapat ini dihadiri oleh Ketua DPRD, Marudur Saragih, wakil ketua I, H. Oktorazsari dan wakil ketua II, Miyuni Rohantap, segenap anggota dewan DPRD Sekda Bangka Barat, Muhammad Soleh, segenap Kepala OPD serta tamu undangan lainnya.

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD Bangka Barat, Syahbandar mengatakan ada sebelas Raperda dalam Propemperda tersebut. Selain itu, juga ada dua Raperda Inisiatif DPRD Babar yakni Raperda Tentang Tata Cara Penyelenggaraan Program Pembentukan Peraturan Daerah dan Raperda Tentang Retribusi Persetujuan Pembangunan Gedung.

Berikut sebelas Raperda yang disetujui dalam aklamasi :

  1. Raperda Tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2016 Tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Bangka Barat.
  2. Raperda Tentang Pembentukan Perseroda Bangka Barat Sejahtera.
  3. Raperda Tentang Penyelenggaraan Pengembangan Perumahan.
  4. Raperda Tentang Bangunan Gedung.
  5. Raperda Tentang Pokok – Pokok Pengelolaan Keuangan Daerah.
  6. Raperda Tentang Pedoman Penataan dan Pembinaan Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern.
  7. Raperda Tentang Rencana Pembangunan Industri Kabupaten.
  8. Raperda Tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal.
  9. Raperda Tentang Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah.
  10. Raperda Tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2011 Tentang Pajak Daerah.
  11. Raperda Tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2011 Tentang Retribusi Pelayanan Pasar.

Maka dari itu, Syahbandar menghimbau agar semua perangkat daerah dapat saling berkoordinasi dalam mengajukan Raperda yang akan dibahas dan ditetapkan bersama DPRD.

” Upaya ini dilakukan agar tidak terdapat lagi pengajuan Raperda yang tidak terkoordinir dan tidak terencana dengan baik, yang pada akhirnya akan menimbulkan permasalahan di kemudian hari,” sebut Syahbandar.

Sementara itu, Bupati Bangka Barat yang diwakili Sekretaris Daerah, Muhammad Soleh menjelaskan Propemperda tahun 2022 ini memuat juga daftar rancangan peraturan daerah komulatif terbuka.

” Raperda tentang anggaran pendapatan belanja dan daerah tahun 2023, Raperda tentang perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun 2022 dan Raperda tentang pertanggungjawaban anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2021,” kata Soleh.

Selain itu, kata Sekda, daftar usulan 11 rancangan peraturan daerah yang disampaikan kepada DPRD merupakan inisiatif Pemerintah Kabupaten Bangka Barat ini dapat dibahas bersama dengan sebaik-baiknya sehingga melahirkan peraturan daerah yang dapat dilaksanakan, berkeadilan, mengedepankan kepentingan umum serta memiliki kepastian hukum sehingga tujuan yang diinginkan dapat terwujud.

” Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi – tingginya kepada DPRD Kabupaten Bangka Barat. Kami mohon kiranya kepada dewan yang terhormat dapat mengkaji usulan Raperda yang telah kami sampaikan serta memproses sesuai dengan mekanisme peraturan perundang-undangan sehingga pada akhirnya menghasilkan rancangan peraturan daerah yang berkualitas, partisipatif dan akomodatif terhadap kebutuhan masyarakat yang akan dijadikan sebagai payung hukum bagi masyarakat dan pembangunan daerah,” tutup Soleh. ( IBB/Adv )

Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan, Pemkab Bangka Serahkan Bantuan 5 Unit Kapal

WARTABANGKA, SUNGAILIAT – Pemerintah Kabupaten Bangka menyerahkan lima unit kapal bagi kelompok nelayan yang berlangsung di Dinas Perikanan Kabupaten Bangka, Senin (22/11). Bantuan tersebut diberikan guna meningkatkan kesejahteraan para nelayan khususnya di Kabupaten Bangka.

Dikatakan Bupati Bangka, Mulkan, bantuan tersebut sesuai dengan misi dari Kabupaten Bangka dalam mewujudkan ekonomi daerah yang berdaya saing tinggi. Mengingat sektor perikanan tangkap menjadi salah satu pusat perekonomian masyarakat khsusunya daerah pesisir.

“Dengan bantuan inilah pemerintah berupayan membantu dan mendorong perekonomian di daerah. Karena masih banyak nelayan di kabupaten bangka ini yang belum memiliki sarana dan prasarana dalam melakukan pencarian ikan,” ujar Mulkan.

Setiap tahun Pemerintah Kabupaten Bangka juga telah menganggarkan bantuan bagi para nelayan Kabupaten Bangka. Tentunya bantuan tersebut dilaksanakan secara bertahap agar merata di setiap kecamatan.

Disamping itu bupati Bangka juga berpesan kepada masyarakat penerima untuk memanfaatkan bantuan sebaik mungkin. Mulai dari pemeliharaan dan perawatan hingga tidak menjadiaknnya alih fungsi.

“Harapan kami dengan adanya bantuan sarana dan prasarana ini agar dimanfaatkan sebaik mungkin, jangan sampai dialih fungsikan. Karena kami menginginkan memberi suatu kesejahteraan bagi para nelayan,” tutup Mulkan.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bangka, Safarudin menyampaikan kelima kapal tersebut diserahkan bagi kelompok nelayan yang ada di Desa Kotawaringin dan Desa Deniang. Selain kapal diserhakan juga mesin kapal tempel serta alat tangkap dan alat keselamatan lainnya.

“Kapal-kapal ini dibagikan bagi kelompok nelayan, tiga diantaranya di Desa Kotawaringin dan dua di Desa Deniang. Kedepannya bantuan akan diupayakan ke daerah atau kecamatan lainnya,” ungkap Safarudin.(adv/Zen)

Wabup Bangka Buka Kejuaraan Pencak Silat, 133 Pesilat Beradu Teknik

WARTABANGKA, SUNGAILIAT – Sebanyak 133 atlet pencak silat dari 13 perguruan ikut serta dalam Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup tahun 2021.

Pembukaan kejuaraan yang digelar di GOR Orom, Senin (21/11) malam ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Bangka Syahbudin. Syahbudin meresmikan pembukaan kejuaraan itu dengan tiga pukulan gong.

Hadir dalam kegiatan pembukaan, Ketua KONI Bangka Mercy Yudha, Ketua IPSI Babel terpilih Syarli Nopriansyah, Ketua IPSI Bangka Erlan Hadi Susanto, Ketua KONI Bangka Selatan Akbar Alfaddjeri serta lainnya.

Kejuaraan ini dimaksudkan untuk mencari bibit, meningkatkan bakat serta minat para atlet yang tersebar di berbagai penjuru desa/kelurahan di Kabupaten Bangka. Selain itu juga, melalui momentum ini dimaksudkan menjaring atlet handal sebagai perwakilan Kabupaten Bangka di ajang Porprov 2023 di Bangka Barat nanti.

“Pencak silat dapat memaksimalkan kemampuan kita dalam pertahanan diri. Diharapkan melalui kegiatan ini menciptakan talenta yang hebat dan membawa Kabupaten Bangka ke level internasional,” harapnya.

Syahbudin menambahkan, inilah upaya konkret Pemkab Bangka memfokuskan perhatiannya pada bidang olahraga di daerah. Dirinya berkomitmen, pembinaan yang dilakukan secara sistematis dapat memberi kontribusi positif bagi kemajuan olahraga khususnya cabor pencak silat.

“Prestasi olahraga harus kita dukung dan tingkatkan, lewat proses pembinaan yang sistematis dan berkelanjutan. Inilah upaya Pemkab Bangka sebagai bentuk pembinaan Pencak silat,” imbuhnya.

Untuk itu dirinya berharap seluruh pihak terlibat dapat bersinergi bahu-membahu serta menjunjung sportifitas dengan baik.

“Saya tidak pernah bosan mengajak masyarakat hidup sehat salah satunya lewat olahraga. Tingkatkan peran dan fungsinya melalui tanggungjawab dan kesadaran serta menjaga stabilitas kesatuan dan persatuan antar atlet Pencak Silat di Kabupaten Bangka,” tutupnya.

Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia atau IPSI Bangka, Erlan Hadi Susanto mengatakan dalam kejuaraan ini pihaknya membuka dua kategori yakni remaja dan dewasa.

“Kejuaraan kali ini diikuti seluruh perguruan dari Kabupaten Bangka, seluruhnya berpartisipasi. Kita buka kategori remaja sekalian sebagai untuk persiapan Porprov Bangka Barat nanti,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan cabang olahraga silat bangka merupakan juara umum pada Porprov sebelumnya sehingga harus tetap dipertahankan.(adv/Zen)