Kesehatan

Wakil Rakyat Babel Jaring Aspirasi, Siap Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Guna Mewujudkan Keadilan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, gerak cepat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) secara serentak mendengar, menjaring, menyerap, menghimpun serta menindaklanjuti aspirasi masyarakat dengan turun gunung melalui masa Reses.

Reses merupakan amanah konstitusi yang dilaksanakan wakil rakyat di luar masa sidang terhadap konstituen di Daerah Pemilihan (Dapil) masing-masing. Hasil reses yang akan dituangkan sebagai bahan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD di dalam pelaksanaan pembangunan serta menentukan arah kebijakan pembangunan kedepan, sesuai dengan kewenangan yang ada di Pemerintah Provinsi Babel.

Pentingnya pelaksanaan Reses yang dilaksanakan seluruh pimpinan serta anggota DPRD dalam rangka menjalankan tugas dan fungsinya antara lain, Legislasi, Anggaran dan Pengawasan. Reses tahun sidang III masa sidang I dilaksanakan terhitung sejak tanggal 11-16 Oktober 2021.

Dengan mengusung tema “Rela Menjadi Jembatan Penyambung Aspirasi Rakyat Bangka Belitung”, Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Herman Suhadi, S. Sos, bertekad dan berjuang untuk memastikan terakomodirnya aspirasi masyarakat dalam keberlangsungan pembangunan daerah dan negara.

“Jangan khawatir, negara hadir di sini untuk memberikan solusi bagi masyarakat agar semua persoalan itu nantinya dapat di atasi dan terealisasi,” kata Politisi PDI Perjuangan Dapil Bangka itu.

Reses dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota se-Babel, terwujudnya kerja yang lebih efisien dan efektif terus digencarkan para wakil rakyat Babel.

Terbukti, pelaksanaan reses berhasil menghimpun berbagai aspirasi dari masyarakat. Antara lain, peningkatan pembangunan infrastruktur, sektor perekonomian, sektor pertanian dan perkebunan, sektor pendidikan, sektor kelautan perikanan hingga sektor pariwisata.

Tak hanya itu, berbagai aspirasi yang diharapkan masyarakat dihadapan wakil rakyatnya, seperti bantuan bibit untuk pertanian dan perkebunan.

Selain itu juga, bantuan pembiayaan modal usaha, fasilitas pendidikan, kesejahteraan guru, kesejahteraan masjid serta pembangunan akses jalan, peningkatan jalan, lampu penerang jalan serta pembangunan sarana dan prasarana publik.

Ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung, Herman Suhadi, Sos, memandang penting perhatian dari pemerintah terhadap sektor Pertanian dan perkebunan didalam pemulihan perekonomian masyarakat pasca pandemi covid-19, seperti bantuan bibit sawit untuk masyarakat.

“Sawit sangat berpotensi besar terhadap Peningkatan ekonomi dan hari ini alhamdulillah dengan harga yang cukup baik. Kita DPRD sangat mendukung. sehingga Insyaallah kita akan memperjuangkan aspirasi ini di APBD Provinsi Babel,” terangnya.

Wakil Ketua II DPRD Bangka Belitung, Muhammad Amin, SE, berharap dan terus memotivasi pemuda agar dapat menjadi ujung tombak disektor pertanian dan sebagai pelopor pembangunan dalam meningkatkan perekonomian daerah.

“Seorang petani milenial dapat menjadi agen perubahan. Dengan semangat dan jiwa muda yang dimiliki serta cakap dalam penggunaan teknologi. Kedepan kita yakin generasi milenial ini dapat membangun desa menjadi lebih maju,” tandas Politisi Gerindra Dapil Bangka Selatan itu.

Sektor Pendidikan menjadi perhatian serius Wakil Ketua III DPRD Bangka Belitung, Amri Cahyadi, ST. MM.

Pasalnya, Pendidikan mempunyai peranan penting dalam melahirkan generasi yang berkarakter, handal dan berdaya saing dalam menatap kehidupan kedepan yang lebih baik.

Saat melaksanakan Reses, berbagai aspirasi yang ditampung dan akan ditindaklanjuti, antara lain, terkait Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB) 2021 pada sistem zonasi, sistem pembelajaran secara daring (online), fasilitas sarana dan prasana pendidikan maupun kesejahteraan para guru.

“Aspirasi tersebut akan diperjuangkan, yang pastinya ini akan menjadi pokok -pokok pikiran DPRD yang akan diparipurna dan disingkronkan dengan hasil Musrenbang desa, kemudian menjadi kebijakan daerah di APBD kita,” pungkas Politisi PPP Dapil Bangka itu.

Ketua Komisi I DPRD Babel, Hellyana, SH, menerangkan bahwa, segala aspirasi masyarakat yang menjadi kewenangan Provinsi akan di perjuangkan dan akan dijadikan sebagai bahan Pokok-Pokok pikiran DPRD.

“Kami akan memperjuangkan apa yang telah di aspirasikan kepada kami, juga akan kami pilah mana yang masuk ranahnya provinsi dan mana ranah kabupaten. Bila ada aspirasi yang ternyata wewenangnya ada dikabupaten akan kami sampaikan kepada kawan-kawan DPRD kabupaten,” terang Hellyana, Legislator PPP, Dapil Belitung dan Belitung Timur itu.

Ketua Komisi II DPRD Bangka Belitung, Adet Mastur, SH, MH, akan terus memperjuangkan aspirasi masyarakat demi tercapainya kemakmuran dan kesejahteraan bersama.

“Kami telah berusaha memperjuangkan anggaran-anggaran provinsi, untuk tahun ini ada pembuatan DED (detail enginering desain) pemandian Air Keretak dan Insyallah, juga pembangunan dan pengerukan alur air Desa Keretak ini sudah masuk ke dalam APBD tahun 2022 sebesar tiga miliar rupiah,” pungkas Politisi PDI Perjuangan Dapil Bangka Tengah itu.

Ketua Komisi III DPRD Bangka Belitung, Efredi Effendy menjelaskan, bahwa mitra komisi III antara lain, Dinas PUPR, Dinas Perhubungan, BUMN (termasuk pertamina dan PT Timah) hingga Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Untuk itu dia mengarahkan kepada peserta reses untuk menyampaikan berkaitan dengan pembangunan sesuai mitra kerja.

“Ditahun sebelumnya di Semabung Lama, ada yang mengusulkan perbaikan jalan setapak, Alhamdulillah bisa diakomodir tetapi tidak semua, karena memang tidak bisa dari TAPD, dengan alasan sebagian jalan bukan kewenangan provinsi tetapi kota,” jelas legislator Dapil Kota Pangkalpinang itu.

Ketua Komisi IV DPRD Babel, H. Jawarno, mengatakan, semua usulan yang didapatkan akan tetap ditampung, namun nanti dalam tindakannya akan diseleksi kembali menurut skala prioritas.

“Karena motivasi kita di DPRD untuk terus memajukan sektor pendidikan di Bangka Belitung. namun nanti dalam tindakan menyangkut dana anggaran, kita akan lihat menurut skala prioritas, mana yang lebih penting, mana yang belum,” imbuh, Legislator Gerindra Dapil Bangka itu. (*/adv)

DPC Hanura Bangka Gelar Vaksinasi Massal Bagi Masyarakat Umum

WARTABANGKA, SUNGAILIAT – DPC Partai Hanura Kabupaten Bangka menggelar vaksinasi massal bagi masyarakat umum, Selasa (12/10). Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian Hanura untuk membentuk herd imunity.

Ketua DPC Hanura Bangka Magrizan menjelaskan, vaksinasi ini merupakan bentuk kontribusi Hanura dalam mendukung program pemerintah untuk membentuk kekebalan kelompok atau herd immunity masyarakat.

“Target kita 300 dosis vaksin Covid-19 untuk masyarakat umum,” katanya ditemui di DPC Partai Hanura Bangka.

Magrizan menyampaikan, vaksinasi ini diharapkan bisa membentuk kekebalan tubuh terhadap virus dan Hanura akan terus mengawal dan berkontribusi dalam menyukseskan program ini.

“Kita juga terus koordinasi dengan Polres, Dinkes, BPBD Bangka untuk pelaksanaan vaksinasi ini. Hari ini kita siapkan vaksin pertama pfizer dan kedua sinovac,” tambahnya.

Magrizan yang juga anggota Komisi I DPRD Bangka ini juga menilai, Pemkab Bangka sudah berusaha keras dalam menangani Covid-19. Dinkes kata dia, cukup pro aktif dan memiliki kinerja baik dalam penanganan pandemi Covid-19.

Terkait persentase vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bangka yang masih dibawah 50 persen, Magrizan menyampaikan perlu kerjasama semua pihak. Termasuk dari partai politik, tokoh masyarakat dan lainnya agar pencapaian bisa lebih maksimal.

“Saya kira perlu pencapaian kerjasama dengan semua pihak. Saya bertemu dengan masyarakat, ada yang acuh tak acuh terhadap vaksin. Ini perlu kerjasama semua pihak. Parpol, tokoh masyarakat dan lainnya sehingga pencapaian harus koordinasi. Tidak mudah yakinkan seseorang untuk divaksin,” ucapnya. (zen)

Polres Bangka Barat Gelar Vaksinasi Keliling di Desa Simpang Tiga

WARTABANGKA, MUNTOK – Polres Bangka Barat menggelar vaksinasi Covid-19 keliling atau door to door di Desa Simpang Tiga, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat, Rabu (6/10).

Kapolres Bangka Barat, AKBP Agus Siswanto mengatakan vaksin door to door ini diberikan kepada 30 warga. Hal ini dilakukan guna meningkatkan minat masyarakat agar mau divaksin.

” Sentra vaksinasi kan sudah banyak dilakukan tidak hanya oleh Polri tapi juga oleh Pemda, oleh rekan-rekan TNI juga. Namun ada masyarakat yang terkendala untuk mendapatkan akses yang sudah disentralisasi tersebut, namun ada masyarakat yang tidak sempat hadir karena terkendala waktu yang enggak pas, kalangan Lansia dan lain sebagainya, jadi kami laksanakan secara door to door,” kata kapolres.

Kapolres melanjutkan vaksin keliling atau door to door yang dilakukan oleh pihaknya ini juga mendapatkan apresiasi positif dari masyarakat Desa Simpang Tiga.

“Jadi sasaran yang kita sentuh langsung kita datangi, mereka cukup dirumah saja kan kita pendataan lewat Bhabinkantibmas siapa saja yang bisa dijadikan sasaran. Alhamdulillah, kami juga banyak mendapat apresiasi positif dari masyarakat,” ungkapnya.

Untuk itu, kapolres mengimbau kepada warga masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap aktifitas serta menjadikannya sebagai sebuah kebiasaan baru untuk mencegah penyebaran Covid-19.

” Pandemi Covid-19 ini belum selesai, mari kita sama-sama sukseskan penanganan ini dengan keterlibatan kita masing-masing, partisipasi aktif kita masing-masing, yang pertama dengan menerapkan 5M. Jadikan 5M itu menjadi sebuah kebudayaan baru yang harus kita laksanakan dalam setiap aktifitas kita,” tukas Kapolres. ( IBB )

Peringatan HUT ke-76 TNI, Ketua DPRD Babel Apresiasi Peran Besar TNI Bagi Babel

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Herman Suhadi, S.Sos mengapresiasi peran besar TNI, dalam mejaga kedaulatan Negara Republik Indonesia dan membantu pembangunan terutama dalam penangan pandemi Covid-19 di Bumi Serumpun Sebalai

“Kita bangga pada TNI yang terus selalu hadir dalam membangun provinsi tercinta kita ini. Seperti halnya beberapa waktu lalu, TNI melalui program TMMD-nya telah membuka akses jalan menuju pelabuhan Tanjung Ular Mentok serta fasum yang ada disana,” ungkap Herman Suhadi di Markas Komando Resor Militer (Makorem) 045 Garuda Jaya, Selasa (5/10).

Lebih lanjut sekretaris DPD PDIP Babel ini mengungkapkan, bahwa dalam penanganan pandemi Covid-19, TNI selalu aktif berperan bersama pemerintah provinsi dan unsur Forkopimda Kepulauan Bangka Belitung.

Hal itu dibuktikan dengan turut sertanya TNI dalam setiap kegiatan operasi penanganan medis, pengamanan (jalur logistik dan penegakkan disiplin protokol kesehatan) dan dukungan (penyaluran bantuan alat kesehatan dan bantuan logistik ke masyarakat).

“Terimakasih TNI yang selalu ada dan siap membantu dalam penanganan pandemi Covid-19 di provinsi yang kita cintai ini. Dirgahayu TNI ke-76 Bersatu, Berjuang Kita Pasti Menang,” tambahnya.

Dalam upacara peringatan HUT ke-76 TNI, juga dihadiri Gubernur Babel dan unsur Forkopimda Babel yang dilangsungkan secara virtual dan terbatas. (*/)

Kabupaten Bangka Terima 46.800 Dosis Vaksin dari Kemenkes

WARTABANGKA, SUNGAILIAT – Pemerintah Kabupaten Bangka menerima pasokan vaksin Covid-19 buatan Pfizer sebanyak 46.800 dosis dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka Boy Yandra mengatakan, pasokan vaksin tersebut akan digunakan untuk memvaksinasi warga yang belum mendapat suntikan vaksin Covid-19.

Dengan tambahan pasokan vaksin dari pemerintah pusat, ia mengatakan, pemerintah kabupaten akan berupaya mempercepat peningkatan cakupan vaksinasi supaya bisa mencapai 70 persen dari target sebanyak 255.161 orang pada akhir tahun 2021.

“Kita menggelar pelayanan vaksinasi massal bekerja sama dengan TNI, Polri, dan organisasi kemasyarakatan serta mendekatkan layanan vaksinasi kepada warga dengan menerapkan sistem jemput bola,” kata Boy, Senin (4/10).

Ia menjelaskan bahwa di Kabupaten Bangka warga yang sudah menjalani vaksinasi dosis pertama sebanyak 109.927 orang atau sekitar 43,08 persen dan warga yang sudah mendapat suntikan dua dosis vaksin sebanyak 60.624 orang orang atau 23,76 persen.

Selain itu, ia melanjutkan, penyuntikan dosis ketiga vaksin sudah dilakukan pada 2.273 orang atau sekitar 75 persen dari tenaga kesehatan yang menjadi sasaran vaksinasi dosis ketiga.

“Saya minta masyarakat usia wajib vaksin yang belum menerima layanan vaksin segera mendaftar di pusat kesehatan atau datang langsung ke gerai vaksinasi terdekat dengan membawa dokumen KTP,” kata Boy. (Zen)

Masyarakat Antusias Ikuti Gebyar Vaksinasi DPRD Babel

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Sebagai bentuk kepedulian dan perhatian DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) terhadap kesehatan masyarakat beserta seluruh pegawai, Sekretariat DPRD Babel menggelar Gebyar Vaksinasi, di halaman parkir Gedung DPRD Babel, Jumat ( 1/10).

Kegiataan yang diinisiasi DPRD Babel ini merupakan bentuk atas kepedulian dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di masyarakat dan mempercepat target vaksinasi di Babel.

Gebyar Vaksinasi yang dilakukan pun berjalan lancar dan sukses.

Terbukti, sejak pukul 08.00 wib, tampak ratusan masyarakat beserta pegawai sekretariat DPRD antusias mengikuti vaksinasi tersebut dengan 300 dosis vaksin yang disiapkan.

Ketua DPRD Babel Herman Suhadi, bersama Kepala Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Percepatan Vaksinasi Brigjen Pol Umar Dani, Danrem 045/Garuda Jaya, Brigjen TNI M Jangkung Widyanto dan Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Babel, dr Andri Nurtito dan Wakil Ketua DPRD Babel Amri Cahyadi, melakukan peninjauan langsung ke tempat proses vaksinasi dan memberi semangat kepada masyarakat  yang mengikuti vaksin dan petugas kesehatan.

“Ini bentuk peduli kita terhadap keberadaan Covid -19 di Bangka Belitung ini, sehingga kita ikut membantu masyarakat, dengan penyediaan fasilitas (gerai) vaksinasi. Paling tidak minimal masyarakat di lingkungan sekretariat pemprov ini mendapat pelayanan vaksinasi,” ujar Ketua DPRD Bangka Belitung, Herman Suhadi, S. Sos.

Politisi PDIP ini berharap, berharap bahwa seluruh pegawai di sekretariat DPRD, baik ASN, tenaga honor, baik tenaga ahli, staf ahli dewan, maupun masyarakat di lingkungan sekretariat DPRD, agar dapat menjadi Pelopor dalam vaksinasi.

Sehingga kegiatan Gebyar Vaksinasi DPRD dalam mendukung upaya pemerintah tercapainya percepatan vaksinasi di masyarakat Bangka Belitung segera terwujud.

Menurutnya, dalam memutuskan mata rantai penyebaran Covid 19 ada dua cara yang pertama, ikuti proses dan yang kedua vaksinasi.

“Target kita 300 dosis, terima kasih kepada pak kepala dinas kesehatan yang sudah menyediakan vaksinator. Seandainya yang datang melebihi target, kita akan berkoordinasi untuk meminta vaksin tambahan,” katanya.

Lebih jauh ia menjelaskan, berdasarkan data yang didapatkan, hingga hari ini, tingkat vaksinasi di Bangka belitung telah mencapai 49,91 persen.

Sedangkan, untuk kabupaten kota yang terbaik Kota Pangkalpinang berada di titik 68 persen, kemudian untuk tingkat level PPKM Bangka Selatan berada di level 2, sementara Kabupaten Bangka induk berada di level 4 dan kabupaten kota lainnya berada di level 3.

“Target 300 tercapai berarti kalau di sini dapat 300, target kita mengejar 50 persen untuk Babel tercapai pada hari ini. Bapak/ibu setelah pulang dari kegiatan ini setelah sampai di rumah mohon sampaikan kepada masyarakat bahwa vaksinasi itu baik,” harapnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Percepatan Vaksinasi Brigjen Pol Umar Dani, sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan Sekretariat DPRD Babel dalam mempercepat cakupan vaksinasi di Babel.

“Provinsi Babel sudah menduduki peringkat 5 secara nasional untuk capaian vaksinasi. Namun, kita harus bekerja keras terus untuk mencapai 70 persen populasi penduduk di Bangka Belitung. Target yang harus divaksin di Babel yaitu 1.137.228 orang. Insyaallah hari ini sudah bisa 50 persen,” kata Brigjen Pol Umar Dani.

Tak hanya itu, Kepala Satgassus juga mengingatkan pentingnya vaksinasi, sehingga agar masyarakat tak ragu untuk divaksinasi.

Sebab, katanya, vaksin aman, halal dan menyehatkan.

“Bagi keluarganya, tetangganya, kerabatnya yang belum divaksin, mohon disampaikan, diajak vaksinasi, segera mengunjungi gerai vaksin yang telah disediakan,” harapnya.

Pelaksanaan Gebyar Vaksinasi Oleh DPRD Bangka Belitung, bertepatan dengan Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2021.

Di kesempatan tersebut, Wakil Ketua DPRD Babel, Amri Cahyadi, mengatakan bahwa Kesaktian Pancasila penting.

Sehingga katanya, momen peringatan Hari kesaktian Pancasila dapat dijadikan sebagai pemicu semangat.

Dan mengajak kepada seluruh pihak dan masyarakat untuk bersama-sama dan bergotong royong dalam memerangi dan penanganan pengaruh akibat pandemi Covid -19, salah satunya dengan vaksinasi.

“Semangat dari Pancasila itu salah satunya gotong-royong kita untuk bekerja sama menuntaskan pengaruh Pandemi Covid-19. Artinya tidak bisa diselesaikan hanya oleh pemerintah saja tapi seluruh lapisan masyarakat. Salah satunya DPRD harus mendukung program itu, hari ini kita laksanakan,” ungkapnya.

Salah satu peserta Gebyar Vaksinasi yang diselenggarakan oleh Sekretariat DPRD Babel yakni, Anggota DPRD Babel, Toni Mukti beserta istri sangat mengapresiasi kegiatan tersebut dan saat dilakukan vaksin tidak merasakan apa-apa.

“Tidak ada gejala apa-apa, biasa saja. Seperti suntik biasa, malah saya merasakan enjoy lebih tenang, lebih yakin merasa lebih terlindungi,” jelasnya.

Ia mengimbau, kepada seluruh masyarakat untuk ikut vaksinasi.

Pasalnya, vaksin sangat baik bagi kesehatan dalam melindungi dan pencegahan penyebaran Covid-19.

“Ini upaya atau ikhtiar. Buktinya kondisi saya sakit seperti ini saja saya vaksin. Paling tidak ini pencegahan memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19,” ungkapnya. (*/Publikasi Setwan DPRD Babel)

Wujudkan Pencapaian Target Nasional, Sekretariat DPRD Babel Gelar Vaksinasi Gratis

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Sekretariat DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), bakal menggelar vaksinasi gratis, Jumat (1/10) mendatang. Vaksinasi dilakukan sejak pukul 08.00 wib hingga selesai, di pelataran parkir Gedung DPRD Babel.

Wakil Ketua DPRD Babel, Amri Cahyadi mengatakan, vaksinasi gratis dilaksanakan guna mendukung percepatan vaksinasi secara nasional, khususnya di Babel.

“Antusiasnya memang kurang, ini bisa dilihat dari kegiatan yang sempat dilakukan partai kami, serta organisasi lainnya,” kata Amri usai rapat Badan Anggaran, Rabu (29/9).

Amri menyampaikan, kurangnya minat masyarakat ini tidak hanya di Kota Pangkalpinang atau daerah lainnya disebabkan beberapa hal, seperti ketakutan akan efek setelah suntik yang diterima masyarakat selama ini.

“Ketakutan akan halal atau tidak vaksin yang disuntikkan, lalu beranggapan tidak penting sertifikat vaksin sebab tidak bepergian. Waktu itu di partai saja di Pangkalpinang, dari 1000 hanya tercapai 600 orang, itu pun bukan dari Pangkalpinang tapi daerah sekitarnya seperti Kace, Bakam dan lainnya,” tuturn Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Babel itu.
 
“Hal ini yang harus dihilangkan pemahamannya, vaksin ini penting untuk menjaga diri sendiri dan orang lain, terutama orang di dekatnya. Jika sudah vaksin ada kekebalan tubuh, agar tidak mudah terpapar Covid-19,” imbuhnya.

Ia pun menegaskan, tidak ada efek buruk yang terjadi usai dilakukan vaksin.

“Contohnya saya sudah dua kali vaksin tidak apa-apa. Jadi angan percaya berita yang sumbernya tidak jelas. Kalau kehalalan itu kan sudah ada fatwa dari MUI. Jika warga tidak lagi percaya MUI, mau percaya siapa lagi,” tanyanya.

Kendati demikian lanjutnya, kedepan vaksinasi ini wajib dilakukan dengan sistem Door to Door, agar pencapaian target dapat terealisasi.

Selain itu, warga yang tadinya tidak mau atau takut bisa ikut vaksinasi tanpa banyak keraguan.

“Kami saja pas di partai dengan sistem Door to Door, lumayan ada 40 orang yang mau vaksin,” jelas legislator daerah pemilihan Kabupaten Bangka itu.

“Kami mengimbau kepada masyarakat ikut vaksinasi dimana saja jika ada yang melaksanakannya. Ini demi kebaikan bersama,” tukasnya. (*/ryu)

Pemulihan Ekonomi di Babel, Adet Usulkan Pengembangan UMKM

WARTABANGKA, PANGKALANBARU – Arah kebijakan pembangunan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) di Tahun 2022, akan difokuskan pada pemulihan perekonomian.

Kendati belum berakhirnya Pandemi covid-19, namun Pemprov. Babel tetap berupaya, salah satunya dengan mendorong kemitraan antara koperasi dengan pelaku usaha.

Ketua komisi II DPRD Babel Adet Mastur, SH. MH, menjelaskan, DPRD mempunyai  tiga fungsi, yakni antara lain, Pertama, Anggaran, kedua, Legislasi berkaitan dengan pembentukan peraturan daerah dan ketiga yakni Pengawasan atau Controling.

“Pemulihan ekonomi, jika berbicara anggaran. pemulihan ekonomi banyak sektor yang harus kita giatkan, terkhusus nya pengembangan usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Babel yang harus kita berikan kebijakan-kebijakan di dalam pembahasan anggaran,” ungkap Adet Mastur, saat menjadi narasumber pada Kegiatan Temu Usaha Koperasi, di Hotel Soll Marina, Senin (27/9).

Kegiatan Pemberdayaan dan Perlindungan Koperasi keanggotaannya Lintas Daerah kabupaten/kota dalam satu daerah Provinsi, dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM (KUKM) Prov Kep Bangka Belitung, Yulizar Adnan. Kegiatan yang diikuti sebanyak 64 peserta. menghadirkan narasumber antara lain, Ketua komisi II DPRD Babel Adet Mastur, Kepala BI Perwakilan Prov Kep Babel dan Direktur PT. Jamkrida Babel.

Lebih jauh Adet menjelaskan, terkait dengan regulasi yakni Legislasi berkaitan dengan pembentukan peraturan daerah.

Terkait dengan perekonomian, di Bangka belitung telah memiliki Perda Nomor 9 Tahun 2018 Tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif.
 
“Perda tersebut, ada jaminan untuk para pelaku usaha, Untuk mempermudah berinvestasi di Bangka Belitung,  baik investasi besar maupun investasi kecil, jadi akan dipermudah untuk investasi yang ingin masuk ke Babel, Khususnya pengembangan UMKM yang mesti harus kita galakkan,” kata Ketua Fraksi PDIP itu.

Selain itu, DPRD juga akan menjalankan fungsi yang ketiga yaitu pengawasan atau kontrol terhadap koperasi yang ada di Bangka Belitung.

Hal itu dilakukan, sebagai upaya untuk melakukan verifikasi koperasi yang dikategorikan sehat, koperasi yang sedang sakit dan koperasi yang akan disehatkan.

Sebab menurutnya, masih banyaknya koperasi yang ada di Bangka Belitung terkesan sakit.

“Karena di suasana pandemi ini, untuk menumbuh kembangkan ekonomi di Babel lewat wadah koperasi inilah salah satu wadah yang akan meningkatkan ekonomi. Karena di koperasi inilah pusat dari ekonomi level bawah, karena akan mengakomodir pelaku usaha untuk tergabung dalam koperasi,” tegasnya.

Untuk itu, ia mengingatkan, bahwa di Tahun 2022 mendatang akan ada verifikasi terhadap koperasi di Bangka Belitung.

Untuk itu ia berharap, agar Dinas Koperasi dan UKM (KUKM) Provinsi Kep Bangka Belitung dapat menyampaikan data koperasi yang ada di Bangka Belitung.

“Karena jangan sampai koperasi di Babel tumbuh apabila adanya bantuan-bantuan. Saya menyebutkan ini adalah koperasi merpati, kenapa koperasi merpati, karena burung merpati itu jika ada makanan jagung, burung merpati pasti datang. Tetapi jika tidak ada jagung tidak tahu arahnya ke mana,” pungkasnya. (*/rls)

PPP Babel Sukses Gelar Vaksinasi Kepada Masyarakat

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Bangka Belitung sukses gelar vaksinasi dosis pertama kepada masyarakat.

Antusiasme warga terlihat usai menerima edukasi manfaat vaksin dari pengurus partai dan tampak ratusan warga sejak pukul 7.30 WIB telah memadati halaman kantor PPP.

“Peserta vaksinasi di kantor DPW PPP ini base on data, artinya pengurus terlebih dulu melaksanakan masa pendaftaran selama seminggu lebih bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi atau mau ikut vaksin,” ungkap Ketua DPW PPP Babel, Amri Cahyadi kepada media, Sabtu (25/9).

Tercatat sebanyak 400 ratus lebih warga telah mendaftarkan diri sebagai penerima vaksin dan kepada warga yang telah terdaftar tersebut diutamakan sebagai penerima vaksin.

Adapun jenis vaksin yang diberikan dalam kesempatan baik itu yakni Vaksin Sinovac sebanyak 1000 dosis hasil kerja sama antara PPP Babel bersama Polda Babel.

“Kita juga mengucapkan terimakasih banyak kepada Polda Bangka Belitung, dalam hal ini melibatkan kita merealisasikan vaksinasi kepada masyarakat, acara vaksinasi di PPP berkonsep gebyar vaksin, warga yang mendaftar akan menerima doorprize hasil undian, nanti akan diumumkan oleh pengurus, tapi kepada warga yang mendaftar jangan mengharapkan hadiahnya, tapi harus mengharapkan kesehatannya,” terang Wakil Ketua DPRD Babel itu.

Kendati menggunakan mekanisme pendaftaran, namun tidak menutup kesempatan bagi warga lain yang belum mendaftar dapat datang langsung ke kantor DPW PPP Babel hingga Minggu, (26/9) dan panitia terus sigap membantu.

Dalam momentum itu, Kapolda Irjen Pol, Anang Syarif turut menghadiri pembukaan vaksinasi di kantor PPP Babel. 

Dia menyampaikan, vaksinasi harus mencapai target sehingga kekebalan tubuh di Bangka Belitung tercapai. 

Apalagi, setiap aktivitas masyarakat harus menunjukkan sertifikat vaksin.

“Kita didukung PPP bisa melaksanakan vaksinasi dan setelah vaksinasi sampaikan pada sanak saudara agar pentingnya vaksinasi sehingga saat ini semua aktivitas harus bersertifikat vaksinasi,” jelasnya. 

Lebih lanjut, program vaksinasi ini pun tidak hanya berlaku bagi warga pangkalpinang saja, tetapi berlaku bagi siapa saja asalkan membawa KTP atau Kartu Keluarga dan sebagian besar target bagi warga yang belum divaksin sehingga harapannya semua bisa sehat dan kembali normal. (*/rls)

DPRD Babel Sahkan APBD Perubahan TA 2021

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Tujuh Fraksi DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), yang disampaikan melalui juru bicara fraksi. Yakni, Fraksi Gerindra yang disampaikan oleh Jawarno, Juru Bicara Fraksi Nasdem Mansah, Juru Bicara Fraksi PKS Dodi Kusdian, Fraksi Demokrat Ranto Sendhu, Fraksi PPP Dede Purnama Alzulami, Fraksi Golkar Harianto dan Fraksi PDI-P Adet Mastur.

Menyatakan menerima dan menyetujui terhadap RAPBD Perubahan TA 2021, untuk ditetapkan sebagai APBD Perubahan TA 2021. Dengan berbagai saran, catatan dan masukan tersebut, antara lain berkenaan dengan, pemulihan perekonomian, kesehatan penanganan Covid-19, pembangunan infrastruktur dan pertambangan.

Rapat Paripurna yang dipimpin langsung ketua DPRD Babel, Herman Suhadi, S. Sos, didampingi Wakil Ketua I Hendra Apollo, wakil Ketua II Muhammad Amin dan Gubernur Babel Erzaldi Rosman, di ruang Paripurna DPRD Babel, Jumat (17/9).

“RAPBD Perubahan TA 2021 dibahas secara khusus dimulai dari tingkat komisi bersama mitra terkait,  yang dilanjutkan dengan rapat badan anggaran DPRD bersama TAPD Pemprov Babel” jelas, Ketua DPRD Babel, Herman Suhadi.

Adapun Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Perubahan Tahun Anggaran 2021 adalah sebagai berikut :

1). Target Pendapatan Daerah yang dianggarkan dalam rancangan perubahan APBD tahun anggaran 2020 sebesar Rp. 2.551.590.249.215,00 atau turun sebesar 0.65 persen.

2). Belanja daerah dianggarkan sebesar Rp. 2.843.516.230.217,00 atau turun sebesar 8,53 persen.

3). Pembiayaan daerah dianggarkan sebesar Rp. 291.925.981.002,00 atau turun 45,98 persen. Pembiayaan daerah terdiri dari Silpa tahun sebelumnya sebesar Rp. 49.536.738.602,00. Dan Penerimaan pinjaman daerah sebesar Rp. 245.296.000.000,00. Khusus untuk penerimaan daerah yang untuk membiayai infrastruktur rumah sakit dan alat kesehatan akan dianggarkan kembali pada tahun anggaran 2022.

“APBD Perubahan TA 2021, diminta kepada eksekutif untuk segera memproses lebih lanjut sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” pungkas Herman Suhadi.

Kemudian dilanjutkan penyampaian RAPBD Perubahan TA 2021, yang disampaikan oleh Sekretaris DPRD Babel, M Haris, AR. AP.

Ketua DPRD Babel, Herman Suhadi, menjelaskan, empat Raperda akan di proses, dibahas dan dikaji oleh Pansus,  akan dijadwalkan di rapat anggaran kegiatan DPRD Babel bulan depan.

“Rancangan KUA dan PPAS APBD TA 2022 akan segera dibahas Badan anggaran DPRD bersama TAPD dalam rapat anggaran yang akan dilaksanakan pada tanggal 27-29 September 2021 mendatang,” terangnya.

Tiga Raperda inisiatif DPRD Babel, yang disampaikan langsung oleh Ketua Bapemperda (Badan Pembentukan Peraturan Daerah) DPRD Babel, Nico Plamonia Utama. Antara lain, Raperda Tentang Keanekaragaman Hayati, Raperda tentang Pengendalian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Raperda tentang Rencana Induk usaha Perikanan Budidaya.

Adapun, Satu di antara empat Rancangan Peraturan Daerah yang diinisiasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yakni Raperda tentang penambahan modal Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada PT. Jamkrida Babel.

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Bangka Belitung, Nico Plamonia Utama, mengatakan, Pembentukan raperda terkait pelestarian keanekaragaman hayati sangat penting, sebab Bangka Belitung merupakan daerah sebagai penghasil timah terbesar di Indonesia bahkan dunia.

Berdasarkan, Data dari Dinas Kehutanan Babel bahwa pada tahun 2018 luas kawasan hutan di Babel adalah 657.378 Ha, dengan luas kerusakan 41.789 Ha. Kondisi lingkungan hidup di Babel sangat memprihatikan.

“Dampak tersebut tidak hanya berpengaruh terhadap kehidupan manusia, tetapi juga berpengaruh terhadap sumber kelestarian hayati. Beberapa satwa seperti Mentilen atau Tarsius yang menjadi fauna identitas Babel kini berstatus sangat rentan”, Jelas, Ketua Bapemperda Nico Plamonia Utama.

Hadirnya Raperda tentang Pengendalian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, diharapkan dapat memberikan ruang seluas-luasnya bagi masyarakat dalam proses memutuskan kebijakan dan implementasi pengendalian kependudukan dan pembangunan keluarga di Bangka Belitung.

Raperda tentang Rencana Induk usaha Perikanan Budidaya, Raperda tersebut dipandang penting, dimana Provinsi Kepulauan Bangka Belitung merupakan daerah Kepulauan.

“Salah satu upaya melakukan akselerasi tersebut adalah dengan mendorong investasi di sektor kelautan dan perikanan,baik tangkap, budidaya, maupun pengolahan hasil perikanan sebagai sektor sekunder serta wisata bahari,” Nico.

Sementara itu, Gubernur Babel Erzaldi Rosman,  menyampaikan rasa Terima kasih kepada DPRD Babel atas telah disepakati dan disetujui nya APBD Perubahan TA 2021.

Dan menerima atas segala saran, catatan dan masukan yang disampaikan Fraksi DPRD tersebut, untuk segera ditindaklanjuti, sehingga kebijakan yang telah disepakati dapat memberikan manfaat bagi pembangunan dan kesejahteraan Masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Alhamdulillah, hari ini APBD perubahan telah disetujui oleh DPRD Bangka Belitung, sehingga kita harus bergerak cepat untuk merealisasikan dan mengimplementasikan anggaran ini, di seluruh sektor,” ungkap Erzaldi. (*/adv)