Kesehatan

Satu Lagi Pasien Positif Covid-19 Asal Muntok Meninggal Dunia

WARTABANGKA.COM, MUNTOK – Satu orang pasien positif Covid-19 di Kabupaten Bangka Barat meninggal dunia. Ny. KS ( 55 ), warga Dusun Pait Jaya, Desa Belo Laut meninggal dunia di RSUD Sejiran Setason tadi malam.

Almarhumah dimakamkan tim Satgas Covid di TPU Kebon Nanas, Kelurahan Sungai Daeng, Kecamatan Muntok, Rabu (7/7 ) pagi.

Kepala Puskesmas Muntok, Harianto menyebutkan Ny. KS baru tiga hari dirawat di RSUD Sejiran Setason, namun kondisinya kesehatannya menurun dengan cepat. Almarhumah diketahui juga mengidap penyakit hipertensi.

Selain itu, kata Harianto, fenomena pandemi sekarang benar – benar harus diwaspadai. Kendati belum pasti, diperkirakan mutasi virus Corona varian baru sudah masuk ke Bangka Barat.

Sebab, rata – rata pasien yang terkonfirmasi positif sekarang ini semuanya bergejala. Meskipun begitu, hal ini masih harus dikaji terlebih dahulu.

” Kepada masyarakat betul – betul penguatan APD 5M dimana pun berada karena sepertinya mutasi virus sudah beralih ke daerah kita, rata – rata yang positif dan terkonfirmasi itu bergejala. Kalau dulu kita masih 80 persen tanpa gejala, namun sekarang yang terkonfirmasi adalah bergejala,” ungkapnya.

Harianto melanjutkan saat ini di RSUD Sejiran Setason terdapat 8 orang pasien Covid yang menggunakan oksigen dan 2 orang lagi mengalami pernafasan tidak stabil.

Sedangkan di Dusun VI Pait Jaya, sudah 2 pasien yang meninggal dunia dan 13 orang sudah terpapar. Namun dirinya belum bisa memastikan apakah riwayat penularan berasal dari klaster pernikahan seperti kabar yang beredar di masyarakat.

” Klaster pernikahan masih dalam kajian kami tapi tampaknya penularan dalam satu RT ini luar biasa cepat. Nanti siang kami akan melakukan pengecekan kembali swab, PCR maupun antigen kepada keluarga yang kita makamkan ini,” tukas Harianto. ( IBB )

481 Karyawan PT MSP Jalani Vaksinasi Covid-19

WARTABANGKA.COM, SUNGAILIAT – PT Mitra Stania Prima (MSP) yang berlokasi di kawasan industri Jelitik Sungailiat menggelar vaksinasi bagi karyawan. Sebanyak 481 karyawan akan dilakukan vaksin mulai hari ini (6/7).

Manager PT MSP Agung Kurniawan mengatakan, vaksinasi sebagai upaya membantu pemerintah. “Kami berupaya menyukseskan program vaksinasi yang dijalankan pemerintah untuk pemulihan ekonomi dan mengatasi pandemi Covid-19,” kata Agung.

Bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan BPBD Kabupaten Bangka, vaksinasi kata Agung tidak hanya diberikan kepada karyawan yang ada di pabrik. Melainkan juga bagi karyawan yang ada di tambang Mapur, Kecamatan Riau Silip.

“Terima kasih kepada dinas terkait atas permohonan dan pelaksanaan vaksinasi ini,” sambungnya.

Bupati Bangka, Mulkan yang ikut hadir meninjau pelaksanaan vaksin mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kesediaan dan terwujudnya pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

“Bagi yang sudah di vaksin tolong jangan percaya diri. Tetap jaga dan patuhi protokol kesehatan. Mulai dari mencuci tangan hingga tetap menggunakan masker,” harapnya. (Zen)

ODGJ di RSJ Babel Jalani Vaksinasi Covid-19

WARTABANGKA.COM, SUNGAILIAT – Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsi Bangka Belitung (Babel) menjalani vaksinasi Covid-19. Vaksinasi ini dilaksanakan secara bertahap mulai pekan lalu.

“ODGJ dalam kondisi stabil kita utamakan vaksin. Bagi kondisi kejiwaan belum stabil tetap kita akan vaksin hingga keadaan kejiwaannya stabil. Semua yang bakal divaksin juga lolos skrining dan mendapatkan persetujuan dari keluarga,” kata Direktur RSJ Babel, dr. Bahrun Siregar Sutrisno, Senin (5/7).

Data terakhir, kata bahrun ODGJ yang telah divaksin sinovac dengan dosis 0,5 mg sebanyak 30 orang. Dia menargetkan seluruh ODGJ yang dirawat di RSJ Babel akan divaksin. Hal demikian dilakukan dalam rangka menekan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di area RSJ Babel.

“RSJ merupakan tempat umum, yang sering keluar masuk keluarga pasien berkunjung. Kami ingin menjaga kekebalan tubuh ODGJ, sehingga mereka tidak menjadi objek terpapar maupun memaparkan Covid-19,” ulasnya.

Agar ODGJ tidak terpapar Covid-19, kata Bahrun pihaknya juga melaksanakan protokol kesehatan bagi pengunjung yang ingin membesuk ODGJ di RSJ Babel.

“Yang besuk harus menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak saat berkunjung. Semoga Covid-19 segera berlalu, dan kita semua kembali menjalankan aktivitas normal biasa,” tutup Bahrun. (RN)

Ketua DPRD Dukung Puteri Muslimah Babel ke Tingkat Nasional

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Herman Suhadi, menyambut baik dan mendukung keikutsertaan Puteri Muslimah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam pemilihan Puteri Muslimah Nusantara 2021.

Kedatangan dan saat audiensi Chief Executive Officer (CEO) Puteri Muslimah Babel, Rizky Pratama, langsung disambut baik Ketua DPRD Bangka Belitung, Herman Suhadi, di ruang kerjanya, Selasa (15/6).

Sedikitnya, tujuh orang finalis Puteri Muslimah Provinsi bangka belitung yang akan mewakili Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengikuti Pemilihan Puteri Muslimah Nusantara 2021 yang akan diselenggarakan oleh Ichal Management, yang akan digelar di Samarinda Kalimantan Timur.
 
Ketua DPRD Babel, Herman Suhadi mengatakan, setiap kegiatan yang bersifat positif dan mengharumkan nama baik Provinsi Babel akan selalu didukung, baik secara pribadi maupun secara lembaga DPRD Babel

Menurutnya, dengan melalui dukungan ini diharapkan dapat mengharumkan nama baik dan pariwisata Bangka Belitung di tingkat nasional.

“Diharapkan untuk setiap peserta, agar selalu mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan,” pesan Herman.
 
Pada saat audiensi, Chief Executive Officer (CEO) Puteri Muslimah Babel, Rizky Pratama, mengatakan, meminta dukungan Pemerintah Provinsi Bangka Belitung melalui DPRD Bangka Belitung.

“Tujuh orang yang masuk final Pemilihan Puteri Muslimah Nusantara 2021, mohon dukungan dari DPRD, agar kita lebih semangat membawa nama Bangka Belitung bersaing dengan 34 provinsi lainnya,” jelasnya. (*/rls)

Kasus Positif Covid-19 di Bangka Barat Capai 2.309 Orang

WARTABANGKA.COM, MUNTOK – Kasus pasien terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Bangka Barat per tanggal 6 juni 2021 berjumlah 2.309 kasus. Rincinannya adalah 24 orang meninggal dunia, 2.025 pasien dinyatakan sembuh dan 260 masih dalam proses penyembuhan.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Bangka Barat, M. Putra Kusuma menjelaskan untuk orang yang terpapar Covid-19 meninggal dunia berjumlah 24 orang atau case fatality rate sebesar 1,03 persen.

“Dalam satu minggu terakhir terlaporkan dua orang yang terpapar Covid-19 meninggal dunia,” ujar Putra dalam pers releasenya, Senin (7/6).

Selanjutnya, terkait kasus konfirmasi covid-19 pada bulan April berjumlah 827 kasus atau 38,80 persen dari kasus komulatif.

Sedangkan pada bulan mei berjumlah 873 atau 35,81 persen dari kasus komulatif dan minggu pertama pada bulan juni berjumlah 95 kasus konfirmasi.

Menurut Putra, di Bangka barat sendiri rata-rata kasus pasien terpapar covid-19 perbulan nya adalah sebanyak 177 kasus atau 7,6 persen dari kasus komulatif. Adapun desa/kelurahan tertinggi kasus aktifnya dalam 7 hari terakhir yaitu kelurahan Sungai Daeng dengan 14 orang kasus aktif.

“Untuk data testing pada 1 minggu terakhir berjumlah 683 test dengan rincian test PCR 241 dan test antigen 442 test. Karena keterbatasan di berbagai hal satgas covid-19 belum dapat melaksanakan test secara terbuka di tempat – tempat umum untuk meningkatkan skala testing,” jelasnya.

Sementara itu, kata Putra, perkembangan PPKM mikro di kabupaten Bangka Barat sudah berjalan baik tetapi memang masih perlu perbaikan di beberapa sisi serta evaluasi berkala.

Sesuai dengan Inmendagri Nomor 12 Tahun 2021 terkait perpanjangan penerapan PPKM Mikro dapat disampaikan bahwa PPKM mikro ini adalah upaya memperbaiki kesiapsiagaan dan strategi penanggulangan Covid-19 di tingkat level terendah ( Desa/Rt/Rw).

Melalui PPKM mikro, setiap desa/kelurahan didorong untuk mendirikan dan mengaktifkan Posko integrasi pengendalian Covid-19 yang berperan sebagai pendamping tenaga kesehatan dan fasilitas pelayanan kesehatan serta petugas surveilans dan tim penyelidikan epidemiologi dalam pengendalian penyebaran Covid-19.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh desa/kelurahan yg sdh berperan aktif dalam PPKM Mikro sehingga telah banyak ambil bagian dalam pengendalian pandemi di kabupaten bangka barat yang kita cintai ini. Sekecil apapun peran itu tentunya di maknai sebagai suatu semangat kebersamaan dalam upaya akselerasi mengatasi pandemi Covid- 19,”ujarnya.

Untuk itu, Putra menghimbau kepada masyarakat untuk selalu disiplin dalam menerapkan Protokol Kesehatan 5M yakni menggunakan masker, menjaga jarak dan sebisa mungkin menghindari kerumunan/keramaian, serta mencuci tangan dengan sabun/hand sanitizer dan mengurangi mobilitas. ( IBB )

Hari Ini, Tiga Warga Bangka Meninggal Akibat Covid-19

WARTABANGKA.COM, SUNGAILIAT – Tiga warga Kabupaten Bangka, Jumat (28/5) meninggal dunia akibat Covid-19. Dengan penambahan tiga kasus ini kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Bangka Boy Yandra, total sudah 65 orang warga Kabupaten Bangka yang meninggal dunia.

“Tiga orang hari ini masing-masing inisial Zz (68) perempuan dan Loa (1,5) laki-laki keduanya asal Kecamatan Sungailiat meninggal di rumah sakit Depati Bahrin Sungailiat serta inisial Ma (52) laki-laki asal Kecamatan Mendo Barat meninggal dunia di rumah sakit provinsi,” kata Boy.

Sementara kasus positif tambah Ka diskominfotik Bangka ini terjadi penambahan sebanyak 52 orang. Sehingga total kasusnya sebanyak 3.872 orang. “Sementara angka kesembuhan hari ini 24 orang,” jelasnya.

Peningkatan kasus Covid- 19 di Kabupaten Bangka diakui Boy sangat signifikan. Hanya dalam kurun waktu 12 hari terakhir ini saja sebanyak 478 orang dinyatakan positif Covid 19.

“Ini memang untuk prokes Covid kendor dan kooperatif dari masyarakat sangat turun sekali, kenapa seketika dia kontak dengan yang positif dia sudah mulai ketakutan, maka tim kesehatan untuk melakukan tracking agak susah,” katanya.(Zen)

Ketua DPRD Bagikan Masker ke Jamaah Masjid Baitul Hasanah

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Upaya pencegahan dan sosialisasi penyebaran Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), tak henti-hentinya dilakukan oleh seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Babel.

Hal ini dimaksudkan guna menekan angka penyebaran virus Corona dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam penerapan potokol kesehatan di Babel.

Kali ini, giliran masjid Baitul Hasanah, kel. Air Mawar, Pangkalpinang yang menjadi tujuan sosialisasi, Jumat (28/5). Bersama Kapolda Babel Irjen Pol. Drs. Anang Syarif Hidayat, Ketua DPRD Provinsi Kep. Babel Herman Suhadi membagikan ratusan masker kepada masyarakat dan jamaah masjid.

Selain membagikan masker Ketua DPRD dan Kapolda bersama warga Air Mawar juga melaksanakan sholat jumat berjamaah.

Dalam kesempatan tersebut politisi PDIP ini juga tampak menyapa beberapa jamaah masjid dan masyarakat sekitar seraya membagi-bagikan masker. Ia juga menghimbau masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan seperti mencuci tangan dan memakai masker.

“Kesehatan adalah hal yang utama, kalau sehat kita beraktivitas dan bekerja, ekonomi bangkit dan kesejahteraan akan tercapai,” ujar Herman.

Sosialisasi penerapan protokol kesehatan seperti ini akan terus dilakukan guna meningkatkan kesadaran masyarakat dimasa pandemi. (*/rls)

Satgas Covid-19 Karya Makmur Pasang Stiker di Rumah Warga Isolasi Mandiri

WARTABANGKA.COM, SUNGAILIAT – Satuan Gugus Tugas Covid-19 Desa Karya Makmur Kabupaten Bangka memasang striker di rumah pasien Covid-19 yang sedang melakukan isolasi mandiri. Hal ini dikatakan Ketua Satgas Covid-19 Desa Karya Makmur, Yusni Thamrin demi memberikan layanan yang lebih baik.

“Desa Karya Makmur saat ini sedang melakukan PPKM skala mikro. Setiap rumah yang sedang melakukan isolasi mandiri kita pasang atau tempel stiker,” kata Yusni, Senin (24/5).

Dikatakan Yusni, pemasangan stiker juga dalam hal ini di lakukan dalam upaya menekan laju peningkatan penyebaran Covid-19. Saat ini kata dia, masih terdapat masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Yusni mengatakan, dengan diketahui para pasien yang melakukan isolasi mandiri, lingkungan sekitar mereka dapat memahami serta memberikan bantuan dan dukungan bersama untuk mempercepat kesembuhan.

“Imbauan terus di lakukan kepada seluruh warga masyarakat untuk tetap selalu disiplin protokol kesehatan. Kapan pun dimana pun dan dalam aktifitas apapun tolong terapkan protokol kesehatan,” ingatnya.

Sementara, Kapolsek Pemali IPTU Joniarto menjelaskan, siap membantu desa melakukan PPKM skala mikro. Selain Karya Makmur kata kapolsek, Desa Air Ruay juga ditetapkan Kabupaten untuk menjalankan PPKM.

“Kita siap membantu dari kepolisian. Sinergi sangat dipentingkan. Apalagi kasus Covid-19 di Kecamatan Pemali terus bertambah,” ujarnya. (ZEN)

Wali Kota Molen Tak Terima Pangkalpinang Digeneralkan Jadi Wilayah Zona Merah Covid-19

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG – Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) tidak terima jika Kota Pangkalpinang disebut-sebut masuk pada zona merah kasus Covid-19. Menurutnya, penetapan zona haruslah sesuai klaster.

Molen memperingatkan jika penetapan zona merah Covid-19 pada satu kelurahan, tak lantas menjadi tolok ukur penetapan zona yang sama pada tingkat kota secara umum.

“Karena saya rasa tidak sesuai. Jangan gara-gara satu zona merah kelurahan, kita semua sebut Pangkalpinang zona merah, jangan seperti itu, jadi kita mengkluster dulu,” katanya, Kamis (6/5).

Penyebutan Pangkalpinang sebagai zona merah katanya, masih terlalu dini, yang justru hanya akan memberikan dampak negatif bagi masyarakat, dan aktivitas perekonomian. “Kalau semuanya sudah zona merah baru kita nyatakan zona merah,” katanya.

Meski demikian, ia sangat berharap Pangkalpinang dapat kembali ke zona kuning, atau bahkan zona hijau. Untuk itu perlunya kesadaran masyarakat.

“Kesadaran masyarakat kita semakin tinggi, sebenarnya percuma kalau kita lakukan ini namun masyarakat tidak sadar. Kuncinya masyarakat sadar, karena ini kepentingan semua,” tegasnya.(*)

Pemkab Bangka Tiadakan Kegiatan Takbir Keliling

WARTABANGKA.COM, SUNGAILIAT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka memastikan tidak adanya takbir keliling. Hal ini disampaikan Bupati Bangka, Mulkan saat Rapat Koordinasi terkait Penegakan Protokol Kesehatan dan Penanganan Covid – 19 menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H , Rabu (5/5).

“Untuk takbir keliling pada tahun ini ditiadakan agar tidak menambah masalah penyebaran virus Covid-19 di wilayah kita,” kata Mulkan.

Sedangkan mengenai pelaksanaan salat Idulfitri, harus diatur masyarakat dalam pelaksanaan ibadah agar tidak terjadi penyebaran Covid-19. Untuk wilayah desa harus lebih diatur oleh para kapolsek dan camat.

Sementara, Waka Polres Bangka Kompol Faisal Fatsey meminta kepada semua untuk dapat menginformasikan bahwa pelaksanaan takbir keliling ditiadakan dan dapat dipatuhi oleh masyarakat.

“Sesuai arahan pak bupati maka pelaksanaan takbir keliling ditiadakan. Mohon diinformasikan ke masyarakat,” pintanya. (zen)