pdiperjuangan

Dapat Nomor Urut 2, Begini Tanggapan Calon Bupati Bateng Didit Srigusjaya 

WARTABANGKA, PANGKALANBARU – Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bangka Tengah (Bateng), Didit Srigusjaya-Korari Suwondo mendapatkan nomor urut 2 setelah dilakukan pengundian pada rapat pleno terbuka yang diselenggarakan oleh KPU Kabupaten Bateng di Ballroom Novotel Hotel & Convention Center, Kamis (24/9).

“Bagi saya itu nomor urut 1 atau 2 biasa saja, tidak ada hal yang spesial mengenai nomor urut, yang penting saya mohon doanya, mudah-mudahan saya sukses,” kata Calon Bupati Bangka Tengah, Didit Srigusjaya kepada wartawan usai rapat pleno.

Dia berpesan, baik paslon nomor urut 1 maupun 2 jangan mau diadu domba oleh pihak-pihak manapun yang tidak bertanggung jawab.

“Karena ada indikasi orang yang tidak suka sama Pak Ibnu Saleh (Paslon nomor urut 1), dan nggak suka sama saya itu sudah muncul juga,” ujarnya.

“Saya juga sempat bicara sama Bang Herry Erfian (Paslon nomor urut 1), hati-hati, jangan sampai kita diadu domba, karena bagaimanapun dalam pertarungan politiknya sesaat tapi silahturahmi, kekompakan mesti dijaga,” tambahnya.

Selain itu, Politikus PDI Perjuangan ini meminta pihak keamanan, baik TNI, Polri maupun Bawaslu harus bertindak tegas apabila terjadi pelanggaran protokol Covid-19 pada saat kampanye nanti.

“Misalnya ada 50 orang ikut kampanye, kalau bisa itu dibubarkan saja, karena jujur saja, yang diutamakan itu menjaga keselamatan masyarakat, itu yang lebih penting,” ujarnya.

Menurut Didit, banyak cara atau metode lain untuk kampanye yang lebih aman daripada mengumpulkan massa yang dapat berisiko penyebaran Covid-19.

“Door to door (dari pintu ke pintu-red) bisa, lewat media sosial bisa saja, tapi karena sudah ada PKPU, ya terserah saja, tapi kami tetap menjaga sebuah komitmen untuk mematuhi protokol Covid-19 ini,” pungkasnya. (*/DEI)

Pardi: Hasil Verifikasi Berkas Administrasi Paslon Diumumkan 14 September

WARTABANGKA.COM, MUNTOK – Hasil verifikasi berkas administrasi bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Bangka Barat pada Pilkada 2020 akan diumumkan tanggal 14 September 2020.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangka Barat, Pardi saat memberikan arahan kepada paslon dan partai politik di Kantor KPU Bangka Barat, Jumat (4/9) sore.

Setelah berkas verifikasi diumumkan, kata Pardi, paslon akan melakukan pemeriksaan kesehatan pada 8 hingga 9 September 2020 di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto di Jakarta.

Menurut Pardi, ada beberapa jenis pemeriksaan kesehatan yang akan dilakukan oleh paslon diantaranya pemeriksaan fisik, psikiatri jiwa, pemeriksaan psikologis rohani dan pemeriksaan bebas narkoba.

“Jadi nanti bisa berangkatnya tanggal 7 nanti disampaikan. Nanti KPPU akan mengawal bersama Bawaslu di RSPAD. Pemeriksaan pada jam 07.00 Wib karena ini jadwalnya padat bukan bukan hanya kita Bangka Barat,” jelas Pardi.

Selanjutnya, kata dia, paslon juga akan melakukan test swab. Apabila hasilnya negatif, maka paslon bisa langsung berangkat ke RSPAD.

Namun, apabila hasilnya positif, maka paslon tersebut diwajibkan untuk isolasi dulu selama 14 hari baru kemudian diswab lagi sampai hasilnya negatif.

“Baru kita lanjut kan tahapan pemeriksaan kesehatan nya. Setelah lengkap tahapan pemeriksaan sudah, administrasi dokumen sudah lengkap, syarat pencalonan dan syarat calon lengkap baru lah kami bisa menetapkan sebagai calon bupati dan wakil bupati Bangka barat,”katanya. (*/IBB )

PDIP Umumkan 75 Paslon di Pilkada Serentak, Termasuk Markus-Badri di Bangka Barat

WARTABANGKA.COM, MUNTOK – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengumumkan rekomendasi calon kepala daerah dan wakil kepala daerah di kabupaten dan kota yang akan bertarung dalam Pilkada Serentak 2020. 

Pengumuman 75 paslon jagoan PDIP ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarno Putri saat memimpin rapat partai calon kepala daerah tahap ketiga secara live di akun Facebook PDIP, Selasa (11/8).

Logo PDI Perjuangan

Untuk Kabupaten Bangka Barat, DPP PDIP merekomendasikan nama Markus sebagai calon bupati, sedangkan H. Badri Syamsu yang sekarang menjabat Ketua DPRD Babar menjadi calon wakil bupati.

Dikonfirmasi, H. Badri Syamsu membenarkan ia  akan maju bersama Markus dalam Pilkada Bangka Barat 2020. 

“Benar, nanti ya saya kabarkan lagi,” ujar Badri kepada wartawan via telepon, Selasa siang (11/8).

Badri mengatakan belum bisa berbicara banyak terkait hal tersebut dikarenakan masih ada rapat internal partai.

“Sekarang masih rapat sama ketua,” pungkasnya. (*/)