pdiperjuangan

Beredar Video Hoaks Cabup Reza Herdavid Pindah Agama, Tim Bappilu PDIP Babel Tempuh Jalur Hukum

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Tim Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai PDI Perjuangan Bangka Belitung (Babel) memberikan klarifikasi atas beredarnya video hoaks di media sosial terkait Calon Bupati Bangka Selatan, Reza Herdavid yang berpindah keyakinan.

“Terkait dengan isu atau informasi yang menafsirkan potongan video dan beredar dari mulut ke mulut, aplikasi pesan dan media sosial yang menyatakan Calon Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid berpindah keyakinan (agama) atau telah di Baptis, dengan ini PDI Perjuangan selaku partai pengusung utama menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar atau hoaks,” kata Ketua Bapilu Babel, Imam Wahyudi saat jumpa pers di Pangkalpinang, Kamis (22/10) malam.

Hasil penelusuran tim hukum PDIP Babel terhadap kasus informasi tersebut, diutarakan Imam, saat ini telah ditemukan bukti adanya penyebaran isu SARA. Oleh karena itu, ditambahkan dia, kasus tersebut telah dibuat laporan pengaduan ke aparat penegak hukum pada Senin (19/10) lalu.

“Kami menyerahkan proses hukum kepada Polda Babel. Kami sangat mempercayai profesionalitas aparat penegak hukum dan berharap penyebaran berita bohong dan ujaran kebencian yang merugikan calon dari PDI Perjuangan segera diungkap hingga aktor intelektual di belakangnya,” ujarnya.

Imam mengungkapkan, pelaku pembuat dan penyebar video hoaks itu diketahui berinisial SL yang merupakan mantan kader PDIP yang telah dipecat oleh partai, dan atas beredarnya video tersebut, ditegaskan dia, secara politik elektoral PDI Perjuangan merasa dirugikan, mengingat saat ini sudah mulai masuk satu bulan menjelang Pilkada.

“Maka pengusutan secara tuntas kasus ini, tidak hanya mengarah pada pelanggaran tindak pidana pemilu, tapi juga pelanggaran pidana umum. Kami tidak ingin menduga-duga bahwa isu SARA sengaja dijadikan alat untuk mengalahkan calon yang diusung PDI Perjuangan pada Pilkada 9 Desember mendatang oleh oknum-oknum secara sistematis, masif dan terstruktur karena telah menjadi bahan perbincangan masyarakat di Bangka Selatan. Sekali lagi semuanya kami serahkan pada proses hukum yang berlaku,” bebernya.

Dia mengimbau kepada semua pejuang partai, kader, simpatisan, dan pendukung PDIP di Bangka Selatan agar tetap tenang dan jaga kondusifitas.

“Terus fokus bekerja menyapa masyarakat untuk meyakinkan mereka memilih paslon dari PDI Perjuangan adalah pilihan terbaik, dan berdoa selalu agar Pilkada 9 Desember 2020 dapat kita menangkan,” pungkasnya. (*/DEI)

DPP PDIP Resmi Keluarkan SK PAW Didit Srigusjaya dan Rina Tarol

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Pergantian Antarwaktu (PAW) jabatan Ketua DPRD Babel yang sebelumnya dijabat oleh Didit Srigusjaya dan Anggota DPRD Babel, Rina Tarol yang telah dikeluarkan dari anggota partai.

“SK itu tadi sudah saya antar ke kantor DPD, Pak Didit digantikan oleh Ibu Evi, dan Rina Tarol akan digantikan PAW nya itu Ibu Susi,” kata Bendahara DPP PDIP, Rudianto Tjen kepada wartawan di Pangkalpinang, Senin (19/10).

Selain itu, dia mengatakan, DPP PDIP juga telah mengeluarkan SK PAW Anggota DPRD Kabupaten Bangka Tengah, Korari Suwondo dan Badri Syamsu yang sebelumnya menjabat Ketua DPRD Kabupaten Bangka Barat.

“Untuk PAW Korari itu saya lupa namanya, kalau Pak Badri itu PAW nya Yuli Sandra itu juga SK sudah selesai dan saya kasih kan ke DPD. Jadi untuk PAW ini sudah bisa segera diproses dan kalau bisa segera dilantik,” ujarnya.

Selain itu, Rudi mengungkapkan, pihaknya masih menunggu nama-nama kandidat pengganti ketua DPRD Provinsi Babel dan DPRD Kabupaten Bangka Barat secara definitif dari DPD PDIP.

“Ini lah yang sedang kita mintakan suratnya ke DPD dan DPC untuk mengusulkan tiga nama, tetapi sampai minggu kemarin, DPP belum menerima nama-nama itu, mungkin masih dalam proses pengiriman,” ungkapnya.

Jika surat rekomendasi usulan nama-nama tersebut telah diterima, maka disampaikan dia, DPP PDIP akan segera melakukan proses sesuai dengan aturan yang ada untuk melakukan seleksi.

“Tentu saja PDI Perjuangan mah mencari yang terbaik untuk menjadi ketua DPRD, jadi kita ada proses fit and proper test oleh DPP, kita akan interview lagi, kemudian ada juga psikotes, kita lihat psikologisnya, kita melakukan kerjasama dengan Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi) untuk melakukan tes yang betul-betul objektif,” terangnya. (*/DEI)

Jika Ditunjuk DPP PDIP, Herman Suhadi Mengaku Siap Jabat Ketua DPRD Babel

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Herman Suhadi mengaku siap mengemban tugas dan amanah jika ditunjuk oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan untuk menggantikan Didit Srigusjaya sebagai Ketua DPRD Babel.

“Sebagai kader partai itu kita harus siap, yang penting bekerja sebaik mungkin, mengurus partai sebaik mungkin,” kata Herman Suhadi saat dibincangi wartawan di gedung DPRD Babel, Kamis (1/10).

Dia menyebutkan, Didit Srigusjaya merupakan sosok yang dapat dijadikan contoh dan panutan sebagai Ketua DPRD Babel yang tegas, amanah dan kritis.

“Paling tidak, kita sudah ada guru besar, Pak Didit Srigusjaya itu guru besar kita, kita akan mengikuti langkah-langkah beliau dalam memimpin, konsultasi ke beliau, bertanya dan belajar kepada beliau,” ujarnya.

Menurut dia, aspirasi masyarakat perlu menjadi prioritas utama dan segera ditindaklanjuti, karena legislatif merupakan wadah segala keluh kesah masyarakat.

“Tentunya yang menjadi prioritas untuk kesejahteraan rakyat pasti kita utamakan, kita nomor satu kan dan saya siap tidak banyak dinas luar (DL-red), ucapnya.

Kendati demikian, Sekretaris DPD PDIP Babel ini mengungkapkan, dirinya menyerahkan sepenuhnya hasil keputusan tersebut kepada DPP PDIP.

“Yakin dan percaya saja kepada DPP, DPP pasti akan memilih yang baik dari yang terbaik, karena kewenangan mutlak itu ada di DPP,” tuturnya.

Diketahui sebelumnya, Herman Suhadi masuk ke dalam tiga nama kandidat yang diusulkan oleh DPD PDIP Babel untuk menggantikan posisi Didit Srigusjaya sebagai Ketua DPRD Babel. (*/DEI)

Dapat Nomor Urut 2, Begini Tanggapan Calon Bupati Bateng Didit Srigusjaya 

WARTABANGKA, PANGKALANBARU – Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bangka Tengah (Bateng), Didit Srigusjaya-Korari Suwondo mendapatkan nomor urut 2 setelah dilakukan pengundian pada rapat pleno terbuka yang diselenggarakan oleh KPU Kabupaten Bateng di Ballroom Novotel Hotel & Convention Center, Kamis (24/9).

“Bagi saya itu nomor urut 1 atau 2 biasa saja, tidak ada hal yang spesial mengenai nomor urut, yang penting saya mohon doanya, mudah-mudahan saya sukses,” kata Calon Bupati Bangka Tengah, Didit Srigusjaya kepada wartawan usai rapat pleno.

Dia berpesan, baik paslon nomor urut 1 maupun 2 jangan mau diadu domba oleh pihak-pihak manapun yang tidak bertanggung jawab.

“Karena ada indikasi orang yang tidak suka sama Pak Ibnu Saleh (Paslon nomor urut 1), dan nggak suka sama saya itu sudah muncul juga,” ujarnya.

“Saya juga sempat bicara sama Bang Herry Erfian (Paslon nomor urut 1), hati-hati, jangan sampai kita diadu domba, karena bagaimanapun dalam pertarungan politiknya sesaat tapi silahturahmi, kekompakan mesti dijaga,” tambahnya.

Selain itu, Politikus PDI Perjuangan ini meminta pihak keamanan, baik TNI, Polri maupun Bawaslu harus bertindak tegas apabila terjadi pelanggaran protokol Covid-19 pada saat kampanye nanti.

“Misalnya ada 50 orang ikut kampanye, kalau bisa itu dibubarkan saja, karena jujur saja, yang diutamakan itu menjaga keselamatan masyarakat, itu yang lebih penting,” ujarnya.

Menurut Didit, banyak cara atau metode lain untuk kampanye yang lebih aman daripada mengumpulkan massa yang dapat berisiko penyebaran Covid-19.

“Door to door (dari pintu ke pintu-red) bisa, lewat media sosial bisa saja, tapi karena sudah ada PKPU, ya terserah saja, tapi kami tetap menjaga sebuah komitmen untuk mematuhi protokol Covid-19 ini,” pungkasnya. (*/DEI)

Pardi: Hasil Verifikasi Berkas Administrasi Paslon Diumumkan 14 September

WARTABANGKA.COM, MUNTOK – Hasil verifikasi berkas administrasi bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Bangka Barat pada Pilkada 2020 akan diumumkan tanggal 14 September 2020.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangka Barat, Pardi saat memberikan arahan kepada paslon dan partai politik di Kantor KPU Bangka Barat, Jumat (4/9) sore.

Setelah berkas verifikasi diumumkan, kata Pardi, paslon akan melakukan pemeriksaan kesehatan pada 8 hingga 9 September 2020 di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto di Jakarta.

Menurut Pardi, ada beberapa jenis pemeriksaan kesehatan yang akan dilakukan oleh paslon diantaranya pemeriksaan fisik, psikiatri jiwa, pemeriksaan psikologis rohani dan pemeriksaan bebas narkoba.

“Jadi nanti bisa berangkatnya tanggal 7 nanti disampaikan. Nanti KPPU akan mengawal bersama Bawaslu di RSPAD. Pemeriksaan pada jam 07.00 Wib karena ini jadwalnya padat bukan bukan hanya kita Bangka Barat,” jelas Pardi.

Selanjutnya, kata dia, paslon juga akan melakukan test swab. Apabila hasilnya negatif, maka paslon bisa langsung berangkat ke RSPAD.

Namun, apabila hasilnya positif, maka paslon tersebut diwajibkan untuk isolasi dulu selama 14 hari baru kemudian diswab lagi sampai hasilnya negatif.

“Baru kita lanjut kan tahapan pemeriksaan kesehatan nya. Setelah lengkap tahapan pemeriksaan sudah, administrasi dokumen sudah lengkap, syarat pencalonan dan syarat calon lengkap baru lah kami bisa menetapkan sebagai calon bupati dan wakil bupati Bangka barat,”katanya. (*/IBB )

PDIP Umumkan 75 Paslon di Pilkada Serentak, Termasuk Markus-Badri di Bangka Barat

WARTABANGKA.COM, MUNTOK – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengumumkan rekomendasi calon kepala daerah dan wakil kepala daerah di kabupaten dan kota yang akan bertarung dalam Pilkada Serentak 2020. 

Pengumuman 75 paslon jagoan PDIP ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarno Putri saat memimpin rapat partai calon kepala daerah tahap ketiga secara live di akun Facebook PDIP, Selasa (11/8).

Logo PDI Perjuangan

Untuk Kabupaten Bangka Barat, DPP PDIP merekomendasikan nama Markus sebagai calon bupati, sedangkan H. Badri Syamsu yang sekarang menjabat Ketua DPRD Babar menjadi calon wakil bupati.

Dikonfirmasi, H. Badri Syamsu membenarkan ia  akan maju bersama Markus dalam Pilkada Bangka Barat 2020. 

“Benar, nanti ya saya kabarkan lagi,” ujar Badri kepada wartawan via telepon, Selasa siang (11/8).

Badri mengatakan belum bisa berbicara banyak terkait hal tersebut dikarenakan masih ada rapat internal partai.

“Sekarang masih rapat sama ketua,” pungkasnya. (*/)