Pemerintahan

DLH Babel Serahkan 50 Penghargaan Proper

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menyerahkan penghargaan sertifikat ketaatan dalam pengelolaan lingkungan hidup (Proper) periode 2019/2020 kepada 50 industri/ kegiatan usaha yang meliputi bidang perkebunan dan pabrik pengolaha kelapa sawit, industri pertambangan energi , migas dan manufaktur.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Babel, Eko Kurniawan di ruang kerjanya, Senin (1/3).

“Berdasarkan penilaian Proper periode 2019/2020 kelimapuluh perusahaan tersebut, terdapat satu perusahaan yang masuk dalam kategori Emas, 1 perusahaan kategori Hijau, 47 perusahaan masuk kategori Hijau dan 1 perusahaan masuk dalam kategori Merah, “ tuturnya.

Eko menjelaskan bahwa penghargaan Proper merupakan upaya pemerintah untuk mendorong perusahaan agar taat kepada pengelolaan lingkungan hidup. Untuk itu, perusahaan dituntut untuk melakukan inovasi dalam kinerja pengelolaan lingkungan.

“ Untuk memperoleh penghargaan program PROPER ini ada beberapa aspek yang dievaluasi antara lain, aspek dokumen lingkungan/ izin lingkungan, aspek pengendalian pencemaran air dan udara, aspek pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) dan khusus untuk industri kegiatan pertambangan mineral aspek pengendalian kerusakan lahan pertambangan.

Eko menuturkan DLH Provinsi Kepulauan Babel terus aktif mendorong perusahaan/ industri dalam mendukung program penghargaan yang diberikan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.

“ Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) ini merupakan program dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI yang dilaksanakan setiap tahun. Penilaiannya dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup RI dan tim PROPER tingkat provinsi melalui aplikasi SIMPEL ( Sistem Pelaporan Secara Elektronik), kemudian ditetapkan sebagai hasil kinerja pengelolaan lingkungan hidup masing-masing perusahaan, “ pungkasnya (Diskominfo Babel)

Jadi Penyumbang Devisa Hasil Ekspor Terbesar, PT Timah Raih Penghargaan dari Bea Cukai Pangkalpinang

WARTABANGKA, PANGKALPINANG– PT Timah Tbk menyabet dua penghargaan Customs Award Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C (KPPBC TMP) Kota Pangkalpinang Tahun 2021.

Emiten TINS Ini meraih penghargaan dalam kategori Penyumbang Bea Masuk Terbesar dan Penyumbang Devisa Hasil Ekspor Terbesar. Ada lima katagori apresiasi yang diberikan yakni Penyumbang Bea Masuk Terbesar yang diraih oleh PT Timah, Inisiator Ekspor Komoditi Perdana yang diraih PT Budi Agri Sejahtera, kategori Penyumbang Devisa Hasil Ekspor Terbesar diraih PT Timah Tbk. Kategori Pengguna Jasa Terpatuh di Bidang Kepabeanan diraih PT Fajar Berseri, dan kategori Pengguna Jasa Terpatuh di Bidang Cukai yang diraih PT Sentosa Abadi Semesta.

Dikutip dalam Facebook Bea Cukai Pangkalpinang, Kepala Bea Cukai Pangkalpinanng, Yetty Yulianti mengatakan, Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepada pengguna jasa yang telah memberikan kontribusi positif bagi intitusi kepabeanan dan cukai di lingkup pelayanan dan pengawasan bea cukai Pangkalpinang.

“Sesuai arahan dari pimpinan di Pusat, bhawa kami akan terus berkomitmen dan bekerja sama dengan para pengguna jasa dalam suatu kerjasama yang disebut dengan stakeholder engagement akan kami laksanakan terus,” katanya dalam acara penyerahan Customs Award Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C (KPPBC TMP) Kota Pangkalpinang Tahun 2021, di Aula KPPBC TMP C Pangkalpinang, Rabu (24/2).

“Dan kami juga (Bea Cukai Pangkalpinang) juga membuka saluran seluas-luasnya untuk menerima keluhan dan masukan dari bapak-bapak dan ibu-ibu (pengguna jasa) semua, jangan sungkan bila ada yang ingin disampaikan kepada kami,” ungkap Yetty dalam sambutannya.

Ia berharap, apresiasi dan penghargaan ini dapat meningkatkan motivasi dan menjadi inspirasi bagi seluruh pengguna jsa untuk terus berkembang dan berperan dalam membantu menggerakkan roda perekonomian negara.

“Bea Cukai Pangkalpinang mengucapkan selamat kepada seluruh nominator dan pemenang Customs Award KPPBC TMP C Pangkalpinang 2021,” tutupnya. (rls)

Satpol PP Bangka Musnahkan Ratusan Botol Minuman Beralkohol

WARTABANGKA, SUNGAILIAT – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bangka memusnahkan ratusan botol minuman beralkohol, Senin (1/3). Minuman beralkohol tanpa izin ini merupakan hasil sitaan Satpol PP di sejumlah tempat.

Kabid Penegakan Perundang undangan Daerah Doddy Fitri Diansah,S.STP seizin Kasatpol Kusyono Aditama,SH menerangkan, dalam pelaksanaan Perda No 10 tahun 2013 tentang izin tempat penjualan minuman beralkohol didapati sejumlah ratusan botol minol gol A dan minol jenis arak.

“Barang bukti yang kita musnahkan ini kita dapati disejumlah tempat. Termasuk petak toko Taman Kota Pasar Mambo. Ada ratusan botol dan tiga jerigen arak yang kita musnahkan,” kata Doddy.

Dia berharap minuman beralkohol tidak dijual sembarangan dan harus memiliki izin. Apalagi menurutnya, minol sering dijual ke anak dibawah umur yang berstatus pelajar dan mahasiswa.

“Minol ini merupakan awal mula pintu masuknya narkoba. Maka dari itu kami terus melakukan pengawasan agar tidak merusak generasi muda kita. Kita Satpol PP sering menemukan anak-anak nongkrong sambil mengkonsumsi minol jenis arak yang kadar alkoholnya sangat tinggi. Otomotasi sangat merusak kesehatan dan mengganggu ketertiban dan ketentraman masyarakat,” sesalnya.

Pihaknya sendiri masih kata Doddy akan terus mengencarkan patroli dan razia terhadap tempat-tempat yang menjual minol tanpa izin. Jika masih kedapatan akan diproses sesuai aturan yang berlaku.

“Untuk tempat yang sudah mengantongi izin penjualan minuman beralkohol juga harus mentaati aturan yang tercantum dalam perda Kabupaten Bangka. Kalau melanggar kita akan cabut izin,” tutupnya.(zen)

14 Pegawai Terima SK PPPK Pemkab Bangka

WARTABANGKA, SUNGAILIAT – Empat belas orang pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka resmi menerima Surat Keputusan pengangkatan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Senin (1/3).

Penyerahan tersebut dilaksanakan di ruang OR Bangka Setara Kantor Bupati Bangka dan diserahkan langsung Bupati serta Wakil Bupati Bangka.

Sebelumnya, para penerima SK pengangkatan tersebut telah menjalani rangkaian tes dengan sistem CAT. Dari 44 orang yang menjalani tes tersebut sebanyak 14 orang berhasil dan lulus untuk diangkat menjadi PPPK.

Empat belas orang yang menerima SK tersebut merupakan tenaga penyuluh pertanian serta pendidik di lingkungan Pemkab Bangka. Sembilan orang diantaranya merupakan penyuluh pertanian serta lima orang merupakan tenaga pendidik.

Bupati Bangka, Mulkan menyampaikan ucapan selamat atas telah diterimanya SK terkait pengangkatan menjadi PPPK. Dengan telah diterimanya SK tersebut menjadikan suatu bukti kejelasan dalam mendapatkan atas hak dan kewajiban sebagai pegawai.

“Selamat kepada para pegawai kita yang telah dilantik menjadi Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja. Tentunya ini merupakan momen sejarah karena kali pertama dilaksanakan di Kabupaten Bangka,” ujar Mulkan.

Disamping itu, dirinya menekankan kepada seluruh pegawai di lingkungan Pemkab Bangka untuk bekerja secara optimal. Sehingga segala program program pemerintah baik pusat maupun daerah dapat terlaksana dengan baik dan cepat.

“Tujuan pemerintah mengangkat pegawai baik ASN, PPPK, ataupun tenaga kontak yaitu agar mempercepat program program kerja. Sehingga tidak ada lagi keterlambatan atau kegagalan dalam program pemerintah,” pungkas Mulkan.(Zen)

Debby Jamro, Perempuan Pertama di Babel yang Jadi Wakil Bupati

WARTABANGKA, PANGKALPINANG — Debby Vita Dewi, perempuan pertama di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) yang berhasil duduk sebagai pemimpin suatu daerah, Debby merupakan Wakil Bupati mendampingi pasangannya, Riza Herdavid sebagai Bupati Bangka Selatan, yang terpilih dalam pilkada serentak tahun 2020.

Riza dan Debby, dilantik oleh Gubernur Babel, Erzaldi Roesman, Jumat (26/2). Kiprah Debby, menjadi pendobrak kaum hawa untuk tak lelah berjuang menyetarakan kedudukan dengan kaum laki-laki, menunjukkan bahwa perempuan juga bisa berkarya dan memimpin.

“Saya sangat bersyukur dan berterimakasih kepada Allah, hari ini kami dilantik dan tentu banyak tugas yang menanti, tanggungjawab ini harus direalisasikan dan sudah ditunggu masyarakat,” ujarnya, sesaat sebelum dilantik.

Debby menyadari bahwa perjuangannya, merupakan bukti bahwa perempuan bisa maju dan berdaya, ia juga optimis bisa memberikan nuansa baru.

“Saya ingin buktikan, keterwakilan perempuan bisa memberi warna baru, berikan perubahan besar untuk kabupaten saya khususnya, Kabupaten Bangka Selatan,” tukasnya.

Ia pun menyebutkan, akan berbagi tugas segala porsinya dengan Bupati, sehingga nantinya empat program yang menjadi unggulan selama kampanye bisa terwujud dan direalisasikan untuk kemajuan Bangka Selatan.

“Program sudah ada, akan kami realisasikan dan buktikan bahwa ada pemimpin yang amanah dan bisa berikan kesejahteraan, ” imbuh perempuan kelahiran 13 Agustus 1982 ini.

Untuk diketahui, Debby merupakan istri dari mantan Bupati Bangka Selatan, Jamro. H. Jalil periode 2010-2015, ia menikah dengan Jamro pada 30 Agustus 2012 silam.

Tak heran, jika ia berhasil meraup suara dalam pilkada ini, karena sebelumnya, warga Basel juga sudah mengenal dan dekat dengan Debby, ketika menjabat sebagai Ketua TP PKK Basel, pada masa itu. (*/two)

Apin Tersanjung Kelurahan Koba Dikunjungi Komisi I DPRD Bangka Barat

WARATABANGKA, KOBA – Komisi 1 DPRD Kabupaten Bangka Barat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Kelurahan Koba, Kabupaten Bangka Tengah, Rabu (24/2). Rombongan disambut Plt Lurah Koba, Sapril. Turut hadir Bhabinkamtibmas Koba dan Babinsa setempat.

Plt Lurah Koba, Sapril mengaku tersanjung pihaknya mendapat kunjungan dari wakil rakyat Kabupaten Bangka Barat.

Ia mengatakan kunjungan tersebut selain dalam rangka silaturahmi, juga berdiskusi tentang pemberdayaan masyarakat termasuk karang taruna di Kelurahan Koba yang berhasil mengelola bioflok dan beternak puyuh.

“Kami merasa tersanjung karena dikunjungi oleh anggota DPRD Bangka Barat, intinya kita sama-sama belajar tentang pemberdayaan masyarakat di kelurahan. Dalam pertemuan tersebut diskusi difokuskan tentang sistem pengelolaan bioflok,” ungkap pria yang akrab disapa Apin ini usai pertemuan.

Sementara, pendamping anggota Komisi I DPRD Bangka Barat, Arso menyampaikan bahwa kunjungannya ke Kelurahan Koba untuk menambah ilmu dan wawasan, serta mengetahui sejauh mana pelayanan dan pemberdayaan masyarakat oleh Kelurahan Koba.

Dia mengungkapkan bahwa hasil dari kunjungan tersebut nantinya akan menjadi bahan untuk pengembangan di Kabupaten Bangka Barat.

“Ada beberapa hal yang kita pelajari tadi, seperti pengelolaan kelompok-kelompok tani dan bidang-bidang lainnya yang mungkin di daerah kami belum ada. Misalnya di sini ada ternak puyuh, nah di sana kan belum ada, mungkin itu bisa diterapkan di Bangka Barat,” pungkasnya.(RN)

Mulkan Pimpin Apel di Dinas Lingkungan Hidup, Singgung Soal Kinerja

WARTABANGKA, SUNGAILIAT – Bupati Bangka, Mulkan memimpin apel pagi pegawai di Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Rabu (24/02). Apel dilakukan guna melihat atas sejauhmana kesadaran akan kehadiran kepegawaian, terutama tenaga kerja kontrak maupun ASN di lingkungan Pemkab Bangka.

Mulkan mengakui jika sebelumnya sudah memberikan pembinaan terhadap para Sekretaris di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dengan harapan Sekretaris merupakan leader ataupun motor dalam pengerak di OPD tersebut.

“Sehingga kita hari ini kroscek langsung dilapangan apakah ditindak lanjuti ataukah tidak oleh sekretaris ataupun kepala dinas nya,” katanya, Rabu (24/2).

Dikatakannya, hasil sidak ini ada beberapa tenaga kerja honorer yang belum hadir. Ia menyerahkan kepada kepala dinas untuk menegur dan memberi sanksi.

“Apabila tidak juga diindahkan, otomatis kita akan berhentikan. Karena ini adalah suatu pembelajaran akan ketaatan kepegawaian di suatu tempat pekerjaan. Dan kami sebagai pemimpin akan terus memantau,” ucpanya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka, Meina Lina mengatakan siap memberikan teguran dan sanksi kepada tenaga kontrak yang tidak hadir.(*/zen)

Tenaga Pendidik Babel Siap Divaksin Covid-19 Tahap II

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Pelaksanakan vaksinasi coronavirus disease (covid-19) tahap II di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung siap dilaksanakan. Sasaran penerima vaksin covid-19 tahap II ini adalah untuk petugas publik.  Salah satunya adalah bagi tenaga pendidik, antara lain guru dan dosen.

“Vaksin tahap I  diperuntukkan bagi sumber daya manusia kesehatan,  sedangkan sasaran penerima vaksin covid-19 tahap II ini adalah untuk petugas publik.  Salah satunya adalah bagi tenaga pendidik, antara lain guru dan dosen,”

Demikian penjelas Kepala Seksi Promosi Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Dinkes Babel), Rita Agustina dalam sosialisasi mengawali pelaksanakan vaksinasi Covid-19 tahap II, di SMA Negeri 2 Pangkalpinang, Selasa (23/02).

Rita Agustina juga menjelaskan bahwa pelaksanaan vaksinasi covid-19 tahap I ditargetkan selesai pada Februari ini. Untuk pelaksanaan vaksinasi tahap II vaksinasi yang direncanakan tiba hari ini akan langsung didistribusikan ke fasilitas pelayanan kesehatan melalui Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota.

“Vaksin ini sangat penting, selain untuk melindungi diri sendiri dengan memberikan kekebalan, vaksin juga bertujuan untuk membentuk herd immunity atau kekebalan kelompok guna memutuskan mata rantai penularan,” tegasnya.

Untuk itu semua elemen masyarakat harus mendukung program pemerintah dalam penanganan covid-19.

“Vaksin ini dipastikan aman dan halal. Tidak perlu khawatir dan ragu. Kami sebagai sumber daya manusia kesehatan sudah divaksin. Sampai saat ini, belum ada laporan efek samping yang serius,” pungkasnya.

Sementara perwakilan Bidang Kedokteran Kesehatan Kepolisian Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dokter Intan, menjelaskan bahwa vaksin covid-19 yang digunakan pemerintah bernama Sinovac.

“Pemerintah menetapkan petugas publik sebagai sasaran vaksin covid-19 tahap II,  yang akan segera dimulai pada Maret ini,” ujar Intan.

Penyuntikan vaksin akan dilakukan oleh tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi, seperti dokter, perawat,  ataupun bidan.

Adapun area penyuntikan dilakukan di lengan kiri sebanyak dua kali, dengan interval jarak antara penyuntikan satu dan dua  adalah empat belas hari.

Sebelum divaksin, peserta vaksin akan diskrining dengan menjawab tiga belas pertanyaan. Berdasarkan jawaban tersebut, akan ditentukan apakah yang bersangkutan akan lanjut divaksin ataukah akan ditunda.

“Yang paling penting, setelah menerima vaksin, kita masih wajib melakukan dan menjaga protokol kesehatan, yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, diserahkan perlengkapan pendukung pelaksanaan protokol kesehatan dari Dinkes Babel kepada para tenaga pendidik berupa master,  hand sanitizer, face shield, dan brosur. (Diskominfo Babel)

Direktur PT THEP Tak Hadiri Undangan DPRD Babel, Audiensi Ditunda

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Direktur PT Tata Hamparan Eka Persada (THEP) tidak memenuhi undangan DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk menghadiri rapat audiensi terkait tindak lanjut aspirasi puluhan karyawan perusahaan yang dimutasi secara sepihak.

Ketua DPRD Babel, Herman Suhadi mengatakan ketidakhadiran pimpinan PT THEP dengan alasan belum mendapatkan surat undangan secara resmi. Padahal diutarakan dia, surat undangan tersebut sudah diantar langsung ke alamat perusahaan yang berlokasi di Desa Penyampak, Kabupaten Bangka Barat.

“Kami dapat informasi dari HRD PT. THEP bahwa beliau (direktur-red) belum mendapatkan surat (undangan-red) secara resmi. Namun saya mendapatkan bukti bahwa surat itu memang sudah disampaikan oleh Pak Allani (Perwakilan karyawan PT THEP-red), tetapi hanya ke satpam perusahaan, mungkin juga satpam nya belum menyampaikan ke HRD,” kata Herman di Gedung DPRD Babel, Selasa (23/2).

Oleh karena itu, dia mengungkapkan, pihaknya bersama Ketua DPRD Bangka Barat, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) provinsi dan kabupaten sepakat akan melakukan penjadwalan ulang agenda rapat audiensi bersama pimpinan dan manajemen PT. THEP di ruang banmus DPRD Babel.

“Hanya kapan penjadwalan audiensi itu akan dilaksanakan, kita menyesuaikan dengan jadwal banmus DPRD Babel yang akan dilaksanakan pada tanggal 28 Februari, jadi jadwal audiensi itu nanti kita serahkan hasil dari banmus nanti, sesuai dengan kegiatan-kegiatan yang ada di lembaga ini,” terangnya.

Sebelumnya, puluhan karyawan PT THEP mendatangi gedung DPRD Babel guna menyampaikan aspirasi terkait mutasi karyawan yang dilakukan oleh manajemen perusahaan secara sepihak, Rabu (17/2) lalu.

“Di PT. THEP ini terjadi mutasi yang tidak sesuai aturan. Jadi ada 20 orang karyawan yang terdampak sejak tanggal 16 Februari ini. Sebelumnya ini sudah banyak karyawan-karyawan PT THEP yang dipecat secara sepihak, dengan alasan pengunduran diri,” kata perwakilan karyawan PT. THEP, Allani usai rapat audiensi.

Oleh karena itu, dia menyampaikan tiga tuntutan kepada DPRD Babel agar dapat ditindaklanjuti, tuntutan pertama, yakni, meminta pihak manajemen perusahaan agar tidak melanggar aturan yang telah disepakati.

“Tuntutan kedua, meminta DPRD Babel memanggil pihak manajemen PT THEP untuk menggelar audiensi dengan pihak-pihak terkait, dan tuntutan ketiga, seandainya pimpinan perusahaan PT THEP ini tidak bisa bersosialisasi dengan masyarakat Babel, kalau bisa diganti aja pimpinan perusahaan tersebut,” ujarnya. (DEI)

Kejari Bangka Tengah Ingatkan Kades Hati-Hati Gunakan APBDes 2021

WARTABANGKA, KOBA – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka Tengah (Bateng) mengimbau Kepala Desa (Kades) di daerah itu untuk berhati hati menggunakan APBDes tahun 2021.

“Ya, APBDes itu bersumber dari uang rakyat, harus digunakan sebaik-baiknya juga untuk kepentingan rakyat,” ungkap Kasi Intel Kejari Bateng, Fauzan, Selasa (23/2).

Menurutnya, di desa saat ini ada pendamping desa, sebaiknya setiap menggunakan APBDes selalu berkomunikasi dengan pendamping desa dan dimusyawarahkan melibatkan masyarakat.

“Perlu dipahami, satu rupiah uang APBDes harus ada pertanggungjawabannya dimata hukum,” ulas Fauzan.

Menurut dia, pihaknya tetap memantau setiap penggunaan APBDes oleh perangkat desa se-Bangka Tengah. Penekanan kata dia ditujukan kepada kades, karena kades merupakan pengguna APBDes.

“Yang nama uang rakyat yang dikelolah oleh pemerintah tetap kami awasi. Lalu kami tindaklanjuti sesuai ketentuan hukum, ketika ada laporan masyarakat sesuai fakta,” tegasnya.

Dia meningatkan kades untuk menghindari pelanggaran hukum dalam penggunaan APBDes. Fauzan juga mengatakan pihaknya, membuka lebar pintu bagi desa yang ingin berkonsultasi terkait payung hukum.

“Dikantor kita juga ada ruang khusus berkonsultasi masalah hukum, kami layani siapapun yang datang. Selain penindakan, kami juga mengedepankan pencegahan terjadinya penyalahgunaan APBDes,” pungkasnya. (RN)