Pemerintahan

120 Warga Desa Nibung Terima Zakat dari ASN Pemprov Babel

WARTABANGKA, PUDINGBESAR – Sebanyak 120 orang penerima zakat dari ASN Pemprov. Babel terdiri dari para lansia, para janda, dan anak yatim. Pembagian zakat ini di berikan secara simbolis di wakili 5 orang saja oleh gubernur, guna menghindari kerumunan massal di masjid.

Dalam upaya meningkatkan syiar Islam di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Gubernur Erzaldi Rosman pada hari ke-23 ibadah puasa Ramadan 1442 H, melaksanakan kegiatan Safari Ramadan di Masjid Nurul Iman Desa Nibung Kecamatan Puding Besar Kabupaten Bangka, Rabu (05/05/21).

Rangkaian kegiatan Safari Ramadan kali ini di awali dengan salat Zuhur bersama masyarakat setempat, dilanjutkan dengan penyerahan santunan zakat dari ASN Pemprov. Babel yang dikumpulkan melalui BAZNAS Babel, diserahkan langsung oleh gubernur.

Kedatangan gubernur dan rombongan disambut hangat oleh para ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat serta warga setempat di Masjid Nurul Iman dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan.

Orang nomor satu di Babel ini dalam arahannya menyebutkan bahwa, dirinya sangat senang bisa bersilaturahmi dengan warga desa, sehingga bisa melihat secara langsung kondisi masyarakat di desa tersebut.

“Saya bersyukur sekali bisa ketemu dengan warga di sini, karena selaku kepala pemerintah daerah di Babel saya harus mengetahui keadaan warga di sini, dengan demikian kita bisa menyerap aspirasi masyarakat,” ungkapnya.

Menurut gubernur, kegiatan Safari Ramadan ini merupakan kegiatan rutin Pemprov. Babel yang selama ini di lakukan pada malam hari. Namun karena adanya wabah Covid-19, maka dilakukan di siang hari guna menghindari terjangkitnya Covid-19.

“Untuk itu, Protokol Kesehatan harus ditingkatkan, karena orang yang terjangkit Covid-19 tiap hari cenderung meningkat. Makanya harus pakai masker, jaga jarak, hindari kerumunan massal. Oleh karena itu, kami adakan Safari Ramadan di siang hari,” tuturnya.

Bang ER (panggilan akrab gubernur) menuturkan, kedatangan dirinya selain untuk bersilaturahmi, juga untuk menyerahkan santunan zakat kepada masyarakat yang berhak menerimanya.

“Uang zakat ini per orangnya dapat Rp500.000, uang ini jangan dibelanjakan pada hal yang tidak penting, belanjakan untuk kebutuhan sehari-hari,” tegas bang ER.

Sementara itu, ketua masjid yang bernama Zulham mengucapkan terima kasih kepada gubernur yang telah meluangkan waktunya untuk bersilaturahmi dengan masyarakat, karena kehadiran orang nomor satu di Babel ini sangat diharapkan warga.

“Terima kasih bapak gubernur datang ke desa kami, karena kehadiran gubernur sudah di nanti-nantikan oleh warga. Dengan kehadiran gubernur, banyak hal yang ingin kami sampaikan di antaranya, minta bantuan rehab masjid. Karena masjid sudah bocor dan minta bantuan lainnya,” ungkapnya.

Salah seorang penerima zakat bernama Hamid mengucapkan terima kasih kepada gubernur dan jajarannya atas santunan zakat tersebut.

“Terima kasih pak, saya senang dapat zakat ini. Zakat ini untuk meringankan beban keluarga saya, saya ini sudah tua, kalau dikasih bantuan tentu senang sekali, apalagi di bulan Ramadan seperti ini,” ujarnya. (Diskominfo Babel)

Gubernur Babel Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Menumbing 2021

WARTABANGKA.COM, PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Menumbing 2021 di Lapangan Mapolda Babel, Rabu (5/5).

Sebanyak puluhan personel gabungan TNI-Polri mengikuti apel gelar pasukan yang bertemakan “Melalui Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2021, kita tingkatkan sinergi Polri dengan Instansi terkait dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada perayaan Idul Fitri 1442 H”. Selain melibatkan TNI dan Polri, gelar pasukan ini diikuti unsur Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Pemadam Kebakaran (Damkar), Senkom Mitra Polri, Pramuka hingga Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).

Gubernur sebagai Inspektur Upacara membacakan Amanat Kapolri, Jendral Drs Listyo Sigit Prabowo dimana Apel gelar pasukan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2021 dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1442 H, baik pada aspek personel maupun sarana prasarana, serta keterlibatan unsur terkait seperti TNI, pemerintah daerah (Pemda), dan mitra keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Dikatakan, menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 H tren kasus Covid-19 di Indonesia mengalami kenaikan sebesar 2,03%. Hal ini disebabkan karena adanya peningkatan aktifitas masyarakat khususnya menjelang akhir bulan suci Ramadhan dan hari raya Idul Fitri.

“Berkaitan dengan hal tersebut, Pemerintah telah mengambil kebijakan larangan mudik pada Hari Taya Idul Fitri 1442 H,” ujarnya.

Gubernur mengatakan berkaca pada gelombang penyebaran Covid-19 yang terjadi di luar negeri. Sebagai contoh di India, terjadi penambahan kasus baru hingga mencapai 400.000 kasus dan angka kematian mencapai 3.500 kasus dalam sehari. Hal ini disebabkan kelengahan masyarakat terhadap protokol kesehatan.

“Menyikapi hal tersebut, Indonesia tidak boleh lengah, terlebih dengan adanya varian baru Covid-19 dari sejumlah negara yang masuk ke Indonesia seperti B.1.1.7 asal Inggris, B.1.617 asal India, dan B.1.351 asal Afrika Selatan,” ungkapnya.

Untuk mengatasi hal itu, Polri akan menyelenggarakan Operasi Ketupat 2021 yang akan dilaksanakan selama 12 hari, mulai dari tanggal 6 sampai dengan 17 Mei 2021 melalui penyekatan dan penegakan terhadap protokol kesehatan. Prioritaskan langkah-langkah preemtif dan preventif secara humanis, sehingga masyarakat betul-betul mematuhi protokol kesehatan.

“Laksanakan penegakan hukum sebagai upaya terakhir “ultimum remedium” secara tegas dan profesional terhadap pelanggar protokol kesehatan yang sudah berulang kali serta oknum-oknum masyarakat yang menimbulkan dampak negatif kesehatan secara luas dan menciptakan klaster baru Covid-19,” ungkap Gubernur saat membacakan Amanat Kapolri.

Sementara itu ditemui usai menggelar rapat bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) selepas Apel Gelar Pasukan. Gubernur mengatakan dirinya bersama Forkopimda yang lain sudah memutuskan akan mengeluarkan Keputusan Bersama berkenaan Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/949/V/Ops.2./2021 tentang upaya mencegah terjadinya peningkatan penyebaran Covid-19 menjelang, pada saat, dan pasca Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

Diantaranya mendirikan posko terpadu bersama Satgas Covid-19 yang memiliki kelengkapan pemeriksaan Swab Antigen dan ruang isolasi sementara di sentra ekonomi dan pariwisata; melakukan koordinasi dengan Satgas Covid-19 dan pengelola gedung untuk membatasi jumlah pengunjung maksimal 50% dari kapasitas yang ada; serta memutuskan semua moda transportasi penumpang dari Bangka ke Belitung dan sebaliknya akan dilakukan penyekatan.

“Apabila melanggar, dan tertangkap petugas akan kami isolasi selama 5 hari,” pungkasnya. (Diskominfo Babel)

Wagub Abdul Fatah: Peningkatan SDM Berbasis Teknologi Diperlukan untuk Pembangunan

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Musyawaran Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) 2021 digelar secara virtual disaksikan oleh seluruh kepala daerah provinsi dan kabupaten/kota, kegiatan ini mengingatkan bahwa pandemi Covid-19 belum usai.

Pada pembukaan Musrenbangnas tersebut, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa pandemi Covid-19 telah memberikan pelajaran luar biasa terhadap pembangunan nasional. Untuk itu, dalam membuat perencanaan yang baik maka harus siap terhadap perubahan secara cepat.

Presiden Jokowi juga menekankan bahwa tujuan utama pembangunan tidak berubah yakni untuk mensejahterakan rakyat dan memajukan bangsa. Meskipun kondisi Covid-19 membuat realisasi perencanaan pembangunan menjadi sangat dinamis.

“Tetapi caranya sering kali harus berubah, karena tantangan dan peluangnya setiap saat bisa berubah-ubah,” ujar Presiden Jokowi saat membuka Musrenbangnas 2021 di Istana Presiden, Jakarta, Selasa (04/05).

Permasalahan kesehatan dan pemulihan ekonomi menjadi perhatian yang serius yang perlu diperhatikan. Penerapan protokol kesehatan dan melakukan kebijakan 3T yakni Testing (pengujian), Tracing (pelacakan) dan Treatment (perawatan) pun membutuhkan dukungan dari semua pihak, mulai dari jajaran pemerintah pusat hingga daerah.

Tidak hanya itu, produktivitas industri kecil hingga besar untuk memproduksi alat kesehatan dan obat-obatan serta dukungan dari negara lain juga diperlukan, kata Presiden Jokowi.

Berbagai kegiatan telah mengalami perubahan cepat yang memengaruhi berbagai bidang seperti: pendidikan, kesehatan, layanan pemerintahan, dan ekonomi yang saat ini jadi sangat mengandalkan teknologi.

Dalam menanggapi arahan Presiden RI, Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Abdul Fatah mengatakan bahwa berbagai perubahan yang membutuhkan dan mengandalkan teknologi diberbagai bidang mentransformasi perilaku masyarakat. Untuk itu, dirinya berharap masyarakat tidak hanya sebagai pengguna teknologi.

Karena itu, Wagub Abdul Fatah mendorong peningkatan sumber daya manusia agar dapat sejalan dengan arahan Presiden RI dalam pengembangan teknologi untuk membangun bangsa dalam menghadapi perubahan yang sangat cepat.

“Sudah saatnya kita bukan hanya sekedar sebagai pemanfaat atau pengguna teknologi dari smart teknologi digital, tetapi sudah saatnya kita sebagai pencipta atau pembuat smart teknologi digital kedepannya,” tutupnya. (Diskominfo Babel)

Pemkot Pangkalpinang Kembali Raih Predikat WTP

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI kembali memberikan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang.

Predikat WTP ini diberikan setelah BPK RI menilai Pemkot tepat dalam menyusun laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) tahun anggaran 2020.

Predikat WTP ini pula merupakan kali keempat yang diberikan BPK kepada Pemkot Pangkalpinang.

Kepala BPK RI perwakilan Bangka Belitung, Ida Farida mengatakan sangat mengapresiasi raihan WTP yang diterima Pemkot Pangkalpinang. Menurutnya, Pemkot sangat cepat melakukan perbaikan perbaikan yang diminta BPK.

” Berdasarkan pemeriksaan kami atas laporan keuangan daerah Pemkot Pangkalpinang, maka BPK RI memberikan predikat WTP,” kata Ida di Kantor BPK RI perwakilan Babel, Senin (3/5/2021).

Predikat WTP ini pula diserahkan langsung Ida ke Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil didampingi Ketua DPRD Pangkalpinang, Abang Hertza, Kepala Bakeuda dan Kepala Inspektorat Pangkalpinang.(*)

Molen: Kesejahteraan Tenaga Pendidik Jadi Skala Prioritas

WARTABANGKA,PANGKALPINANG- Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil (Molen) mengatakan kesejahteraan tenaga pendidik di daerah itu menjadi skala prioritasnya.

Hal ini disampaikan Molen saat menjadi narasumber webinar peringatan Hari Pendidikan Nasional, di Rumah Dinas Wali Kota Pangkalpinang, Senin (3/5).

Dalam webinar tersebut, wali kota yang didampingi kepala dinas pendidikan kota Pangkalpinang, Eddy Supriadi menjelaskan Pangkalpinang sebagai ibukota Provinsi Babel merupakan barometer segala kemajuan termasuk dalam hal pendidikan.

Oleh karenanya, pemkot akan terus berupaya meningkatkan kesejahteraan para pendidik, kualitas sumber daya manusia serta menunjukkan kepastian tenaga pengajar ditengah mewabahnya pandemi Covid-19.

” Tentu saja kami akan berupaya agar siswa menjadi pintar, dan bisa bersaing untuk kedepannya. Tentunya hal ini harus didukung oleh tenaga pendidik yang berkualitas,” kata Molen.

Disamping itu, kata Molen, dalam pemenuhan tenaga pendidik yang berkualitas maka yang diperlukan adalah kerjasama yang baik antara akademisi dan praktisi.

“Pemkot juga saat ini memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada guru-guru untuk meningkatkan kapasitasnya melalui diklat-diklat khusus maupun lembaga universitas,” tuturnya.

“Termasuk saat ini kami juga sedang berupaya merealisasikan 20 persen anggaran untuk kesejateraan 2144 guru yang ada di kota Pangkalpinang,” pungkasnya.(*)

Pemprov Babel Ikut Rakor Penanganan Covid-19, Prokes Jangan Sampai Kendor

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Pemerintah pusat terus memantau sekaligus mengingatkan pemerintah daerah agar dapat menahan laju penyebaran Covid-19, salah satunya dengan mengedepankan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

Demikian rapat koordinasi penegakan disiplin prokes dan penanganan Covid-19 di daerah secara virtual melalui Aplikasi Zoom Meeting. Rakor yang dipimpin Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian diikuti Wakil Gubernur Babel, Abdul Fatah.

Pada kesempatan itu, Tito mengungkapkan, kondisi tersebut merupakan atensi khusus dari Presiden RI Joko Widodo dan dirinya meminta secara khusus menyampaikan kewaspadaan terutama menjelang hari besar keagamaan yang mengundang aktivitas masyarakat.

“Intinya prokes jangan sampai kendor, sebaliknya harus diperketat. Dan kita minta betul kepala daerah untuk mengindahkan larangan mudik yang ditetapkan oleh pemerintah,” kata Tito.

Rakor juga memaparkan kondisi kasus saat ini berikut berkenaan masuknya virus varian baru yang telah menelan banyak korban jiwa.

Menanggapi arahan pemerintah pusat, Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Babel, Mikron Antariksa memastikan pihaknya tetap akan menegakkan protokol lesehatan secara ketat di setiap daerah.

“Penegakan protokol kesehatan tetap kita laksanakan. Untuk memutus rantai penyebarannya, kita juga melakukan penanganan lainnya yakni dengan menerapkan Posko Kampung Tegap Mandiri di desa-desa di Babel guna mengendalikan Covid-19, ” pungkasnya. (Diskominfo Babel)

Pemkab Bangka Raih Opini WTP Lima Kali Berturut-turut

WARTABANGKA.COM – Pemkab Bangka kembali meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan untuk Pengelolaan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2020.

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Kepala Perwakilan BPK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dr. Ida Farida, SE, MM., Ak, CSFA,CA kepada Bupati Bangka, Mulkan di Ruang Pertemuan BPK di Pangkalpinang, Senin (3/5). Predikat WTP ini diterima, dimana sebelumnya Pemkab Bangka juga mendapatkannya di tahun 2017, 2018, 2019 dan 2020.

Bupati Bangka, Mulkan, menyatakan penghargaan WTP dari BPK merupakan pernyataan profesional pemeriksa mengenai kewajaran informasi keuangan Pemkab Bangka Tahun 2020 yang disajikan dalam laporan keuangan yang didasarkan pada empat kriteria. Yakni kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintahan, kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, dan efektivitas sistem pengendalian intern.

“Kami mendapatkan WTP karena laporan keuangan yang kami sajikan dianggap memberikan informasi yang akuntabel berdasarkan bukti-bukti audit yang dikumpulkan. Pemkab Bangka telah menyelenggarakan prinsip akuntansi yang berlaku umum dengan baik, dan kalaupun ada kesalahan, kesalahannya dianggap tidak berpengaruh signifikan terhadap pengambilan keputusan,” kata Mulkan.

Bupati Bangka menyampaikan terimakasih kepada seluruh OPD yang telah berkerja keras, bekerja cerdas dan bekerja cermat dalam mengelola APBD 2020. Bupati berharap kinerja ini bisa terus ditingkatkan dalam pengelolaan keuangan tahun-tahun berikutnya.

Wakil Bupati Bangka, Syahbudin, menegaskan bahwa WTP memang merupakan target kami. Misi “Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang bersih dan berbasis IT” adalah sandarannya. WTP yang diraih harus dapat menjadi pendorong untuk terus membangun budaya pengelolaan keuangan secara lebih transparan dan akuntabel dan tentu saja harus berorientasi pada hasil.

“Kejujuran dan keikhlasan harus menjadi prinsip utama bagi siapa pun yang terlibat dalam pengelolaan keuangan. Dengan kejujuran dan keikhlasan, pengelolaan keuangan akan berada pada jalurnya dan terhindar dari kesalahan pengelolaan keuangan daerah,” ucapnya.(adv/Zen)

THR untuk ASN, Pemkab Bateng Siapkan Anggaran Rp13 Miliar

WARTABANGKA, KOBA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Tengah (Bateng) telah menyiapkan anggaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga pegawai kontrak kegiatan (PKK) atau honorer. Khusus ASN anggaran yang disiapkan mencapai Rp13 miliar.

“Untuk PNS atau ASN ini kita masih menunggu Peraturan Pemerintah (PP), namun kita sudah siapkan anggara Rp13 miliar untuk THR ASN ini,” kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bateng, Cherlini, Kamis (29/4).

Sementara untuk tenaga pegawai kontrak kegiatan atau honorer,  pihaknya juga, kata dia, telah menyiapkan anggaran THR kurang lebih Rp2,3 miliar.

“Untuk PKK ini ada 2.245 orang yang menerima termasuk didalamnya Guru Tidak Tetap atau GTT yang menerima THR ini, di mana tahun ini besaran yang diterima sebesar Rp 1 Juta ,” ungkap Cherlini.

Dia memastikan THR bagi ASN dan PKK ini akan dibagikan serentak pada awal bulan Mei mendatang.

“Insya Allah rencanaya THR ini akan kita bayarkan secara serentak dengan gaji di awal bulan Mei nanti. Dan untuk SK-nya ini sudah kami bikin dan sudah intruksi ke organisasi perangkat daerah,”ucapnya.

Sesuai peraturan menteri keuangan, ia mengimbau kepada seluruh ASN dan PKK ini untuk memanfaatkan dana THR ini sebaik-baiknya.

“Jadi kita berharap THR ini dimanfaatkan sebaik-baiknya agar juga perekonomian juga bisa berjalan dan berputar,” pungkasnya (RN)

Pemkab Bangka Lakukan Monitoring dan Evaluasi APBDes

WARTABANGKA, SUNGAILIAT – Pemerintah Kabupaten Bangka melakukan monitoring dan evaluasi terhadap APBDes Rebo, Kecamatan Sungailiat di Aula Kantor Kecamatan Sungailiat, Kamis (29/4).

Monitoring dan evaluasi dilakukan untuk melihat sejauh mana progres kegiatan atau program pembangunan sudah dilaksanakan di desa tersebut.

“Di Desa Rebo dana desa cukup besar. Saat ini sudah mencapai Rp2,2 miliar. Jangan sampai Silpa dari hasil kegiatan yang tidak dilaksanakan, sebab hal ini tidak baik bagi program pembangunan,” kata Mulkan.

Untuk itu, pihaknya terus mendorong desa-desa untuk terus melaksanakan program pembangunan yang telah direncanakan. Jangan sampai nanti pemerintah pusat menilai Pemkab Bangka tidak pernah memberikan pembinaan dan kisi-kisi untuk melakukan program pembangunan di desa-desa.

Lantas bagaimana APBDes Rebo? Kata orang nomor satu di Kabupaten Bangka ini, untuk Desa Rebo terhadap pelaksanaan APBDes TA 2020 ini sudah cukup baik.

Pada Tahun 2019 Silpa APBDes Rebo mencapai Rp25 jutaan dan Tahun 2020 ini Silpa sedikit lebih baik progressnya hanya  meninggalkan Silpa Rp9,5 jutaan.

“Hal ini menunjukkan adanya progress yang baik setelah dilakukan pembinaan dan dorongan dari Kecamatan dan Pemkab Bangka,” ujar Mulkan.(Zen)

Erzaldi Yakin Bangka Barat Akan Berkembang Dalam Waktu Dua Tahun ke Depan

WARTABANGKA, MUNTOK – Kabupaten Bangka Barat adalah suatu daerah yang luar biasa. Apalagi di Kecamatan Muntok akan dibangun Pelabuhan Tanjung Ular dan Pabrik CPO.

Hal ini diungkapkan oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan saat acara Serah Terima Jabatan dari Plh. Bupati Babar ke Bupati Bangka Barat Terpilih.

” Terus dalam waktu dekat akan dikembangkan lagi pelabuhan beserta parbrik revenery palm oil. Pal oil itu tidak saja untuk menampung CPO dari daerah Bangka Belitung tapi juga mengambil CPO dari wilayah Sumatera,” ungkap Erzaldi pada acara yang digelar di Rumah Dinas Bupati Babar, Rabu (28/4).

Dia sangat yakin, dalam waktu satu atau dua tahun, Bangka Barat akan berkembang sangat pesat.

” Kita sebagai pemerintah jangan tertinggal apa yang sudah kita pancing dengan menarik investor ini tidak bisa ditunggu, tetapi kita harus terus berkonsolidasi dan bersinergi. Tidak saja antara kabupaten dan provinsi tetapi dengan para investor yang memang sudah menginvestasikan apa – apa yang akan mereka kerjakan,” jelas Erzaldi.


Maka dari itu, Erzaldi berharap agar pemerintah dapat memberikan kemudahan kepada investor. Jika dimudahkan, ia optimis bakal ada kelanjutan investasi yang didatangkan para investor untuk perkembangan daerah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

” Karena dengan kita berikan kemudahan kepada mereka akan ada turunan yang lain lagi yang akan mereka datangkan untuk dikembangkan di daerah kita,” imbuh Erzaldi.

Erzaldi melanjutkan Bangka Barat adalah titik dimana perjuangan kemerdekaan Indonesia diadakan. Sekalipun bukan awal, tetapi Bangka Barat adalah awal perjuangan merebut kemerdekaan.

Tentunya banyak sekali peninggalan bangunan-bersejarah di Bangka Barat khususnya kota Muntok. Peninggalan ini harus terus digali dan diperbaiki seperti Wisma Ranggam, Pesanggrahan Menumbing dan lain sebagainya.

” Insya Allah tahun depan ketika terjadi kerja sama dengan antara Provinsi dan Kabupaten karena itu aset kabupaten kita akan garap lebih baik lagi. Dan Insya Allah bulan Mei ini kita sengaja mengundang ahli budaya, ahli seni, ahli heritage. Nanti saya minta kesempatan untuk ketemu Pak Bupati khusus untuk mengelola Wisma Ranggam, Menumbing, Rumah Mayor dan lain sebagainya. Heritage Bangka Barat ini harus dikembangkan,” tutup Erzaldi.(ibb)