ASN

Kasus Corona Melonjak, Erzaldi Tak Mau ASN Dianggap Sebagai Pembawa Virus

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Angka kasus positif Corona virus Disease 2019 (Covid-19) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) terus meningkat. Masyarakat yang terpapar pun dari berbagai kalangan, mulai ASN hingga masyarakat biasa dengan banyak klaster seperti klaster perkantoran, hingga keluarga.

Gubernur Babel, Erzaldi Roesman menegaskan, pihaknya sudah melakukan upaya pencegahan penularan dengan penerapan pendisiplinan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 dan penegakkan perda mengenai prokes tersebut.

“Perda sudah ada dan penegakkannya semakin ketat, kalau bandel dan keterlaluan akan dikenakan sanksi, pemimpin atau kepala perkantoran atau usaha dikenakan sanksi hingga Rp10 juta, masyarakat ada denda Rp200.000 jika tidak disiplin, tergantung jenis pelanggarannya,” kata Erzaldi, Kamis (14/1).

Disinggung masyarakat yang merasa selalu disalahkan sementara para pejabat dan ASN yang terus bebas melakukan perjalanan dinas ke luar daerah saat pandemi, Erzaldi menyebutkan bahwa sebelum keluar masuk, para ASN sudah menjalani pemeriksaan.

“ASN dipastikan setiap keluar masuk sudah rapid antigen, malah banyak ASN yang nggak mau kalau ditugaskan dinas ke luar, mereka minta ikut kegiatan virtual saja, jangan anggap ASN sebagai pembawa virus, ” tegasnya.

Hingga kemarin, angka total kasus positif di Babel 3.220 kasus, dimana 2.479 orang yang sudah sembuh, dan angka kematian 56 orang.

Pasien yang masih positif terbanyak di Kota Pangkalpinang 478 pasien, di kabupaten Bangka 79 orang, Bangka Tengah 56 orang, Bangka Barat 27 orang, Bangka Selatan 20 orang, Belitung 16 orang dan Beltim 9 orang.

“Tetap disiplin dalam mematuhi prokes covid-19, menggunakan masker, menjaga jarak dan selalu mencuci tangan, upaya-upaya ini merupakan langkah untuk mencegah agar terhindar dari terpaparnya virus Corona, ” imbaunya. (*/two)

Kecamatan Pemali Jadi Pelopor Pembentukan IPSM

WARTABANGKA, PEMALI – Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka menjadi pelopor pembentukan Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM). Launching dan pengukuhan IPSM Kecamatan Pemali digelar di GSG Kecamatan Pemali, Selasa (12/1).

Camat Pemali, Achmad Suherman menjelaskan IPSM Kecamatan Pemali merupakan IPSM pertama yang ada di Provinsi Bangka Belitung (Babel).

“IPSM bertugas untuk membantu masyarakat kurang mampu, terkena bencana dan lainnya. Bersifat berkesinambungan. Tidak hanya satu kali saja dalam membantu masyarakat,” kata Suherman.

Dijelaskan Suherman, beragamnya permasalahan kesejahteraan sosial yang ada, maka keberadaan IPSM sangat strategis dan sangat dibutuhkan mendukung program pemerintah.

Kasie Pemberdayaan Sosial Perorangan, Keluarga dan Kelembagaan Masyarakat Dinas Sosial Provinsi Babel, Doddy Dirnadi mengapresiasi pembentukan IPSM Kecamatan Pemali.

“IPSM ini menjadi wadah bagi PSM untuk koordinasi. Nanti akan digelar bimbingan teknis bagi PSM serta sertifikasi,” kata dia.

IPSM tambah dia, memiliki tugas utama melaksanakan penyelenggaraan kesejahteraan sosial. Baik yang bersifat pembinaan dan pengembangan kesejahteraan sosial maupun pelayanan kesejahteraan sosial dengan mengindahkan kebijaksanaan Pemerintah di bidang kesejahteraan sosial.

Senada, Sekretaris Komisi I DPRD Kabupaten Bangka Marianto ikut mengapresiasi pembentukan IPSM Kecamatan Pemali.

Menurut Marianto, IPSM Kecamatan Pemali ini menjadi pionir bagi lainnya. Sebab, di Kabupaten Bangka belum terdapat IPSM.

“Ini menjadi langkah besar untuk penanggulangan kemiskinan dan kesejahteraan masyarakat. Kita apresiasi pembentukan IPSM Kecamatan Pemali,” kata dia.

Komisi I DPRD Bangka tambah dia, siap mensuport dan berkolaborasi terkait hal ini. Ia berharap, tidak ada lagi masyarakat yang sakit atau tidak bisa bersekolah hanya karena persoalan kesejahteraan masyarakat.

“Ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Memastikan jangan sampai ada masyarakat yang sakit. Tidak bisa bersekolah. Kita siap berkolaborasi,” tutupnya.

Dalam kegiatan ini juga diberikan bantuan sembako dan kursi roda bagi masyarakat kurang mampu yang berasal dari para donatur serta PT Refined Bangka Tin (RBT).(*/zen)

Sekda Berharap Ombudsman Dapat Bersinergi dengan Pemkot Pangkalpinang

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Sekda Kota Pangkalpinang, Radmida Dawam mengikuti Zoom Meeting acara serah terima jabatan Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel, Shulby Yozar Ariadhy masa jabatan 2021 – 2025.

Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Senin (11/1). Dalam kesempatan itu, Radmida menyampaikan ucapan selamat kepada Shulby Yozar Ariadhy yang sudah diangkat menjadi Kepala Perwakilan Ombudsman RI Babel.

Radmida berharap kedepannya Ombudsman Babel dapat bersinergi dengan Pemkot Pangkalpinang dalam pengawasan pelayanan publik di Kota Pangkalpinang.

“Tentunya harapan kita, untuk Kota Pangkalpinang, kami bisa berkoordinasi dan bekerjasama dalam hal bagaimana bisa memberikan pelayanan terbaik khususnya bagi masyarakat di Kota Pangkalpinang ini,” kata Radmida.(*)

Resmi Dilantik Jadi Bupati Bateng, Yulianto : Saya Merasa Tetap Jadi Wakil

WARTABANGKA, PANGKALPINANG– Yulianto Satin resmi dilantik menjadi Bupati Bangka Tengah (Bateng) sisa masa jabatan 2016-2021, Jumat (8/1). Kurang lebih satu bulan, Yulianto akan menduduki jabatan sebagai bupati, sebelum nantinya diisi oleh bupati yang baru hasil Pilkada Serentak tahun 2020.

Meskipun hanya satu bulan menjabat, Yulianto menegaskan tetap akan melaksanakan tugas dengan maksimal, dan menuntaskan apa yang menjadi cita-cita almarhum Ibnu Saleh, Bupati sebelumnya, yang meninggal pada 4 Oktober 2020 lalu karena penyakit Coronavirus Disease 2019 (Covid -19).

“Saya merasa tetap menjadi wakil bupati, bagi kami bupati adalah almarhum Ibnu Saleh, dan program beliau seratus persen saya tuntaskan di akhir 2020 lalu, ” katanya kepada wartawan usai dilantik.

Yulianto menambahkan, ia akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait dan forkopimda di Bateng dan siap berkoordinasi dengan Pemprov Babel, dalam melaksanakan sisa masa jabatan tersebut.

Untuk diketahui, Yulianto yang merupakan kader partai Demokrat ini, dilantik sebagai Wakil Bupati menggantikan Ibnu Saleh, yang naik menjadi Bupati menggantikan Erzaldi, yang menang pilkada sebagai gubernur.

Sementara, Gubernur Babel, Erzaldi Roesman, meminta, meskipun masa jabatan Yulianto sangat singkat, namun bukan alasan untuk tidak bekerja maksimal.

“Agar saudara dapat melaksanakan pekerjaan dengan sebaik-baiknya pelantikan ini menggantikan almarhum Ibnu Saleh, sekalipun sisa masa jabatan tinggal beberapa waktu, saya yakin dapat melaksanakan tugas seoptimal mungkin, apa yang menjadi tanggungjawab dan harapan masyarakat bisa dilaksanakan,” pesannya.

Pelantikan dan jabatan ini, terangnya menjadi sejarah, bermakna dan menjadi kenangan bagi Yulianto, masyarakat Bateng dan juga bagi provinsi Babel.

Pelantikan yang dilaksanakan di ruang Pasirpadi Kantor Gubernur Babel ini, dihadiri oleh Plt Ketua DPRD Babel, unsur forkopimda, dan instansi terkait. (*/two)

Tujuh Orang Terpapar Covid-19, Kantor DPRD Bangka Ditutup Sementara

WARTABANGKA, SUNGAILIAT -Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka mulai hari ini, Rabu (6/1) ditutup sementara hingga 10 hari ke depan.

Penutupan tersebut berdasarkan keputusan bersama dari Ketua DPRD Bangka dan Sekretaris Dewan yang disampaikan Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra, Rabu (6/1) sore.

Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kantor DPRD Bangka awalnya hanya ada 2 orang. Namun setelah dilakukan tracking ada 21 orang yang dilakukan tes swab dan diantaranya ada 5 orang yang dinyatakan positif pada Selasa (5/1) malam.

“Sehingga dengan penutupan sementara ini dapat mempercepat dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19,terutama di Kantor DPRD Kabupaten Bangka ini,” katanya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangka juga akan melakukan penyemprotan disinfektan di semua ruangan yang ada di kantor DPRD.

“Kita juga meminta kepada orang yang berpergian dan pulang dari dinas luar untuk dapat melakukan isolasi mandiri selama 10 hari. Dan dihari ke 10 dapat melakukan pemeriksaan rapid Antigen,” ucapnya.

Selain DPRD Bangka, sebelumnya penutupan juga dilakukan di Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan SDM Kabupaten Bangka. BKPSDMD juga menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) menyusul bertambah jumlah pegawai terkonfirmasi positif Covid-19 menjadi 8 orang.(*/zen)

Wali Kota Pangkalpinang Serahkan 151 SK CPNS Formasi Tahun 2019

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil (Molen) menyerahkan 151 Surat Keputusan (SK) CPNS di lingkup Pemerintah Kota Pangkalpinang formasi tahun 2019. Kegiatan berlangsung di halaman Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Senin (4/1).

Dalam amanatnya, Molen menyampaikan menjadi ASN adalah melayani masyarakat, oleh karenanya para ASN harus paham betul tugas pokok dan fungsinya.

“Jangan sampai ada ASN yang ditemukan sedang main gaple atau santai-santai, jika ditemukan maka akan saya tegur dan dikenakan sanksi,” ujarnya.

Molen juga mengingatkan para ASN yang sudah menerima SK CPNS untuk berlaku baik dan segera menyesuaikan diri serta tidak berperilaku menyombongkan diri.

“Apalagi di tahun 2021 ini, pemkot mengalami masa-masa sulit. Segera menyesuaikan diri dan pandai-pandai membawa diri,” pungkasnya.(*/)

Pemkot Pangkalpinang Urungkan Kegiatan Belajar Mengajar Tatap Muka

WARTABANGKA,PANGKALPINANG – Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil (Molen) menegaskan kemungkinan besar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka di tingkat SD dan SMP tidak dilaksanakan pada 11 Januari mendatang.

Penegasan ini disampaikan Molen menyusul tingginya angka positif Covid-19 di Kota Pangkalpinang.

“Kemungkinan besar tidak jadi dilaksanakan KBM tatap muka untuk di Kota Pangkalpinang, mengingat kondisi Covid-19 semakin meningkat,” kata Molen, Senin (4/1).

Molen menambahkan dari respon masyarakat juga ditemukan banyak kontra atas kebijakan ini, maka dengan demikian disimpulkan pula untuk menunda KBM tatap muka.

“Respon masyarakat juga banyak kontra, sehingga dengan demikian kita tegaskan untuk menunda KBM tatap muka ini,” pungkasnya.(*/)

Molen Lantik Empat Pejabat Eselon II di Tugu Titik Nol Kilometer

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil (Molen) melantik empat pejabat eselon II di Tugu Titik Nol Kilometer, Jumat (1/1). Meskipun 1 Januari adalah hari libur tak menyurutkan semangat Molen untuk melantik keempat pejabat tersebut.

Adapun 4 pejabat eselon II yang dilantik yakni Yan Rizana sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal PTSP dan Tenang Kerja, Eddy Supriadi sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Manto sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga dan Samri sebagai Kepala Dinas Pangan Pertanian.

“Pertama tahun 2021 ini tidak ada yang bakal berfikir dan menyangka bahwa kita akan berdiri di sini menghadiri pelantikan sekaligus meresmikan salah satu tugu yang baru dibangun. Mungkin tidak terpikirkan oleh kita, ada lokasi titik nol di sini, dan mungkin empat orang di depan saya tidak pernah berfikir bahwa akan dilantik di sini,” ujar Molen saat memberikan sambutannya.

Molen berpesan kepada pejabat yang dilantik untuk dapat menyesuaikan diri dan memegang filosofi bahwa pemimpin adalah bukanlah kekuasaan melainkan sebagai perubahan.

Oleh karena itu, lanjut Molen para pejabat hendaknya dapat melakukan inovasi sehingga tugas utama pelayanan kepada masyarakat dapat diimplementasikan dengan manajemen yang terbaik.

“Saya tunggu perubahan-perubahan itu kepada bapak-bapak sekalian,” pinta dia. (*/)

Cegah Klaster Perkantoran, Pemprov Babel Wajibkan ASN dan Honorer Jalani Tes Antigen

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) meminta kepada kepala perangkat daerah agar memerintahkan seluruh pegawai pada OPD masing-masing untuk melakukan tes rapid antigen.

Hasil test itu nantinya disampaikan kepada gubernur dan sekretaris daerah (sekda) serta ditembuskan kepada kepala BKPSDM, kepala dinas kesehatan, dan kepala harian BPBD Babel.

Pernyataan tersebut tercantum dalam Surat Edaran Nomor : 800/3116/BKPSDM/2020 yang ditandatangani oleh Sekda Babel tertanggal 28 Desember.

“Sesuai arahan Pak Gubernur bahwa para PNS dan honorer harus menjaga kesehatan masing-masing dalam rangka menghindari pandemi Covid-19. Jadi pemerintah provinsi akan melakukan swab, rapid antigen kepada para PNS dan honorer di lingkungan pemprov, swab akan dilakukan di Labkesda,” kata Sekda Babel, Naziarto kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (29/12).

Lebih lanjut, sekda juga akan membuat surat pemberitahuan kepada para ASN dan honorer terkait pemeriksaan kesehatan ke Labkesda Provinsi Babel. Kebijakan ini diambil sebagai antisipasi untuk menghindari timbulnya klaster perkantoran.

“Sekarang kita menyiapkan surat pemberitahuan tersebut kepada para PNS dan honorer kita disini untuk segera melakukan itu kalau merasa dirinya tidak enak badan dan lain-lainnya untuk segera periksa ke Labkesda,” ujarnya.

Selain itu, sekda menambahkan, kebijakan ini juga bertujuan untuk menghilangkan rasa ketakutan dari ASN dan honorer itu sendiri pada saat berada di lingkungan atau tempat kerja.

“Kemudian untuk menghilangkan rasa ketakutan mereka dalam bekerja, antar satu ASN dengan ASN lainnya, jadi kita lakukan itu, dan ini segera akan kita lakukan, mungkin awal Januari 2021 sudah kita terapkan,” tandasnya. (DEI)

Sekda Bateng Perketat Pemberian Cuti Bagi ASN di Akhir Tahun

WARTABANGKA, KOBA – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), Drs. Sugianto memperketat pemberian cuti bagi aparatur sipil negara (ASN) di akhir tahun ini.

“Iya, benar di akhir tahun ada ASN Pemkab Bangka Tengah mengajukan cuti akhir tahun dan kita selektif memberikan cuti akhir tahun tersebut,” kata Sugianto, Selasa (22/12).

Menurut Sugianto, cuti merupakan hak dari ASN, namun dalam rangka mencegah terjadinya perluasan paparan Covid-19 di lingkungan Pemkab Bateng pihaknya harus lebih selektif.

“Kami prioritaskan kebutuhan yang sangat urgen bagi ASN yang mengajukan cuti. Bagi yang tidak kami rekomendasikan cuti, kami berikan pengertian bahwa sekarang potensi penyebaran Covid-19 cukup tinggi,” ungkapnya.

“Upaya ini adalah langkah kami memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Karena kita yang merupakan pegawai harus menjadi garda terdepan memutus rantai penyebaran Covid-19 tersebut, dengan mengurangi aktivitas keluar masuk Provinsi Babel,” imbuhnya.

Sugianto berharap ASN memahami kondisi yang terjadi saat ini. Dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19, ia juga meminta agar ASN Pemkab Bateng terus mematuhi protokol kesehatan.

“Ingat, saat berada dilingkungan Pemkab Bateng hingga berinteraksi dengan masyarakat umum, kita harus menggunakan masker, menjaga jarak dan selalu mencuci tangah,” imbaunya. (*/RN)