Pilkada

Robianto: Politik Uang Adalah Racun dalam Demokrasi


WARTABANGKA.COM, LUBUK BESAR – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng), Robianto menegaskan praktik-praktik politik uang dalam Pemilu maupun Pemilihan merupakan racun dalam kehidupan demokrasi. Karena hal ini bisa merusak sendi-sendi kehidupan bermasyarakat.

Untuk itu, ia pun menekankan pentingnya peranan masyarakat dalam pengawasan partisipatif pada pelaksanaan Pemilu/Pemilihan agar setiap tahapan Pemilu/Pemilihan berjalan sesuai dengan asas yang telah ditetapkan, yaitu Luber dan Jurdil.

Hal ini disampaikannya ketika menjadi nara sumber dalam kegiatan sosialisasi pendidikan pemilih daerah potensi pelanggaran Pemilu tinggi dan rawan konflik yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bateng pada Selasa (22/6) di Gedung Kesenian Desa Batu Beriga Kecamatan Lubuk Besar.

Hadir dalam kesempatan tersebut Anggota KPU Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Guid Cardi, Ketua KPU Kabupaten Bateng Rusdi bersama seluruh Anggota Hendra Sinaga, Marhaendra, Apit dan M. Panjitiana, Sekretaris KPU Kabupaten Bateng Mirfandi beserja pejabat struktural, Kepala Desa Batu Beriga Abdul Gani bersama perangkat desa, Ketua BPD Batu Beriga Adi, tokoh masyarakat dan tokoh agama desa setempat.

“Politik uang itu bisa kita ibaratkan seperti racun untuk demokrasi kita. Karena dampak dari politik uang itu sangat luas dal kehidupan bermasyarakat,” ujar Robianto.

Dalam kesempatan itu, ia juga memaparkan bahwa setiap kali penyelenggaran Pemilu/Pemilihan, Bawaslu selalu merilis Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) yang berorientasi pada 4 dimensi, yaitu konteks sosial dan politik, Pemilu yang bebas dan adil, kontestasi, serta partisipasi.

“Dalam dimensi-dimensi ini terbagi lagi dalam sub dimensi. IKP ini merupakan hasil riset yang dilakukan oleh Bawaslu dengan melibatkan 4 lembaga di setiap kabupaten/kota,” ungkapnya.

“Dari hasil IKP ini, tentunya dapat menjadi gambaran untuk pengambilan kebijakan di daerah agar potensi kerawanan-kerawanan yang telah dipetakan tidak terjadi. Misalnya, IKP di daerah kita untuk dimensi kontestasi kerawanannya tinggi, maka kami akan gencar sosialisasi kepada peserta Pemilu/Pemilihan agar potensi kerawanan ini dapat kita tekan,” terangnya panjang lebar.

Menurutnya, dalam pengawasan Pemilu/Pemilihan, Bawaslu tidak bisa berdiri sendiri untuk mengawasi seluruh tahapan. Untuk itu, ditekannya peran aktif dari masyarakat melalui pengawasan partisipatif dengan cara aktif mengawasi, melaporkan dan mencegah terjadinya praktik-praktik kecurangan, atau menyampaikan informasi kepada Bawaslu terhadap dugaan pelanggaran yang terjadi.

“Bawaslu saat ini sangat aktif dalam membangun dan menggerakkan pengawasan partisipatif. Salah satu upayanya, melalui kegiatan Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP) bagi pemilih pemula. Di tahun 2021 ini, kebetulan Bateng menjadi tuan rah kegiatan SKPP yang digagas oleh Bawaslu RI ini yang insya Allah akan dilaksanakan pada tanggal 24-26 Juni 2021 dengan peserta dari kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” imbuhnya.

“Para peserta SKPP tahun 2021 ini kami harapkan dapat menjadi mitra yang baik dalam membangun pengawasan partisipatif di Pemilu Serentak Tahun 2024 mendatang,” harapnya.

Kegiatan sosialisasi inipun diakhiri dengan tanya jawab dan dialog dari para peserta. (Humas Bawaslu Kabupaten Bangka Tengah)

Melalui Program Kulat Pelawan, Bawaslu Bateng Ciptakan Kader Pengawasan di Pemilu 2024


WARTABANGKA, KOBA – Dalam rangka menciptakan kader-kader pengawasan pada Pemilu Serentak Tahun 2024 mendatang, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) bersama Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melaksanakan sosialisasi pengawasan bagi pelajar SLTA sederajat di Kota Koba Kabupaten Bateng.

Sosialisasi ini dilakukan pada Kamis (1/4) di Aula Pertemuan SMAN I Koba melalui program yang bertajuk ‘Kulat Pelawan’ (Kuliah dan Pelatihan Pengawasan serta Pengenalan Wawasan Kepemiluan).

Kegiatan yang bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada pelajar SLTA Sederajat ini diikuti oleh 50 orang siswa-siswi dari 5 sekolah yang ada di Kecamatan Koba dan Kecamatan Lubuk Besar, yaitu SMAN I Koba, MA Al Muhajirin Simpang Perlang, SMKN I Koba, SMKN 2 Koba dan SMAN I Lubuk Besar. Kegiatan sosialisasi ini dibuka langsung oleh Anggota Bawaslu Provinsi Kepulauan Babel, Dewi Rusmala.

Turut hadir dalam kegiatan ini oleh Kabag Pengawasan dan Humas Bawaslu Babel Hilton Tampubolon, Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Bangka Tengah, Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Bateng Win Iskandar, Kepala SMAN 1 Koba Yunisfu serta Alumni Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP) Bawaslu RI, Rani Puspa Dewi.

Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Kabupaten Bateng, Robianto mengatakan bahwa program Kulat Pelawan ini merupakan langkah awal untuk mempersiapkan kader pengawas pemula yang difokuskan kepada siswa-siswi yang nantinya akan menjadi Pemilih Pemula pada gelaran Pemilu tahun 2024. “Kami yakin dan percaya kepada siswa-siswi yang mengikuti program Kulat Pelawan kali ini yang nantinha akan memiliki hak pilih pada Pemilu 2024, melalui program ini akan mendapatkan gambaran secara lengkap dan jelas apa itu pengawas pemilu dan pengawasan pemilu, sehingga nantinya diharapkan memberikan dampak positif bagi kemajuan demokrasi di Kabupaten Bangka Tengah”, ujarnya.

Lebih lanjut Robianto menambahkan, program Kulat Pelawan ini diharapkan dapat menjadi pemicu semangat bagi pelajar SLTA Sederajat di Kabupaten Bateng untuk ambil andil dalam program pengawasan partisipatif yang digagas oleh Bawaslu, seperti Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP). “Kami juga berharap kepada peserta program Kulat Pelawan untuk nanti dapat mengikuti program Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP) yang akan diselenggarakan oleh Bawaslu RI dan dapat menjadi salah satu peserta terbaik Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP) sebagai perwakilan untuk mengikuti pelatihan dari Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP) di tingkat Nasional karena kedepannya tongkat estafet penegakan demokrasi ini akan dilaksanakan oleh adik-adik yang berstatus pelajar saat ini”, harapnya.

Kepala SMAN 1 Koba, Yunisfu menyampaikan terimakasih kepada Bawaslu Provinsi Kepulauan Babel dan Bawaslu Kabupaten Bateng dengan dilaksanakannya program Kulat Pelawan tersebut di sekolah yang dipimpinnya. Ia pun berharap program ini dapat bermanfaat bagi para siswa-siswi dalam mengenali pengawasan Pemilu. “Bagi para pelajar tentu kita harapkan dapat mengikuti kegiatan ink dengan sebaik mungkin untuk berpartisipasi, sehingga kedepannya bisa mengikuti program Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP) dari Bawaslu RI dan menjadi yang terbaik sebagai perwakilan di tingkat kabupaten, provinsi hingga tingkat nasional”, harapnya.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Provinsi Kepulauan Babel Dewi Rusmala menyampaikan tindak lanjut dari program Kulat Pelawan ini nantinya bermuara pada Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif (SKPP). Untuk itu, ia berharap para pelajar dapat mengikuti kegiatan ini sebaik mungkin. “Program Kulat Pelawan ini merupakan program yang baru kita canangkan dan di Bateng ini merupakan pelaksanaan yang pertama kali. Setelah ini program Kulat Pelawan dilanjutkan di 6 kabupaten/kota lainnya di Babel”, imbuhnya.

“Kami juga berharap akan ada kerjasama antara Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung maupun Bawaslu Kabupaten Bangka Tengah dengan sekolah-sekolah SLTA sederajat yang ada di Kabulaten Bangka Tengah untuk memberikan keilmuan pemilih pemula agar bisa menjadi pemilih dan pengawas karena demokrasi tidak hanya mnjadi tanggung jawab Bawaslu saja, tetapi juga menjadi tanggung jawab masyarakat yang memiliki hak pilih”, tambahnya. (Humas Bawaslu Bangka Tengah)

Bawaslu Babel Raih Tiga Kategori Penghargaan Penilaian Keuangan

WARTABANGKA, MALANG – Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) berhasil meraih tiga penghargaan sekaligus dalam 3 kategori penilaian, yakni peringkat ke-2 penilaian Pengendalian Intern Atas Pelaporan Keuangan (PIPK), peringkat ke-2 Pengelolaan Anggaran di bawah Rp 40 miliar dan peringkat ke 4 Laporan Keuangan Tahun 2020.

Raihan penghargaan ini diperoleh Bawaslu Babel saat jajaran Sekretariat Bawaslu Babel menghadiri Konsolidasi Penyusunan Laporan Keuangan Bawaslu Tahun 2020 di The Singhasari Resort Malang, Provinsi Jawa Timur pada 15 hingga 17 Februari 2021.

“Alhamdulilah, Babel hari ini berhasil raih tiga penghargaan sekaligus, bahkan untuk laporan keuangan Babel naik lima peringkat dari semester satu tahun 2020 yang hanya peringkat ke sembilan,” terang Kepala Sekretariat Bawaslu Babel, Roy melalui pesan WhatsApp, Rabu (17/2).

Atas raihan ini Kepala Sekretariat Bawaslu Babel menyampaikan apresiasi dan terimakasihnya kepada pimpinan Bawaslu Provinsi Babel dan Bawaslu kabupaten/kota di Babel beserta jajaran struktural dan pengelolan keuangan atas kinerja dan kerja keras jajaran Sekretariat Bawaslu di Babel.

“Saya ucapkan terimakasih kepada bapak ibu pimpinan Bawaslu provinsi hingga kabupaten dan kota, kepala sekretariat dan koordinator sekretariat Bawaslu kabupaten/kota, Kabag dan Kasubag serta teman-teman atas dukungan dan kerjasamanya terkhusus pengelola keuangan yang sudah bekerja dengan baik,” ujarnya.

Diketahui sebelumnya Bawaslu Babel juga berhasil meraih penghargaan sebagai lembaga informatif dalam Keterbukaan Informasi Publik dan peringkat ketiga penggunaan aplikasi Silawaslu dari Bawaslu se-Indonesia.

Dengan raihan sejumlah penghargaan ini menambah prestasi Bawaslu Babel dalam pengelolaan tata kelola organisasi sebagai Lembaga Pengawas Pemilu di Bangka Belitung.(rls)

Ketua KPU Bantah Isu Pemecahan Dapil 1 Kecamatan Muntok-Simpang Teritip

WARTABANGKA, MUNTOK – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka Barat membantah isu pemecahan Daerah Pemilihan (Dapil) 1, Kecamatan Muntok – Simpang Teritip.

Ia menjelaskan selama Undang – Undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilu tidak direvisi, maka syarat pembentukan dapil tidak akan berubah.

DPR RI, kata dia, juga menolak merevisi undang-undang tersebut. Dengan tidak berubahnya syarat – syarat pembentukan dapil, ia melihat kemungkinan pemisahan dapil sangat kecil.

“Syarat pembentukan dapil yang pertama adalah dia bisa satu kecamatan atau menggabungkan dua kecamatan atau lebih, kemudian syarat satu dapil maksimal tiga sampai 12 kursi, kemudian tidak boleh ada pemecahan antara kecamatan misalnya ambil sedikit disini sedikit disana, itu tidak boleh, harus digabung,” ujar Pardi, Selasa (16/2 ).

Perlu diketahui, Kabupaten Bangka Barat dibagi dalam tiga dapil. Satu dapil terdiri dari gabungan dua kecamatan. Dapil 1 Kecamatan Muntok – Simpang Teritip, dapil 2 Kecamatan Jebus – Parittiga dan dapil 3 Kecamatan Kelapa – Tempilang.

Dapil 1 mendapat jatah sebanyak 10 kursi, dapil 2 sebanyak 7 kursi dan dapil 3 sebanyak 8 kursi dengan jumlah total 25 kursi.

Pardi menuturkan bila terjadi pertambahan penduduk dan ada kemungkinan penambahan 5 kursi pun, pihak KPU masih harus menunggu data dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil ).

“Cuman isu yang mengatakan mau pecah atau tidak, ini kan kita masih menunggu. Menunggu apa? Data Capil-nya dulu tentang kependudukan. Berapa penduduk Bangka Barat, apakah lebih dari 200 ribu jiwa, kalau dia lebih dari itu sesuai UU Pemilu maka penduduk yang 200 sampai 300 ribu ini bisa menambah 5 kursi lagi,” kata Pardi.


Dengan penambahan 5 kursi, jumlah anggota DPRD Bangka Barat ke depan akan menjadi 30 orang. Namun harus dicermati pula penyebaran pertambahan penduduknya, apakah di Kecamatan Muntok atau di kecamatan – kecamatan lain. Menurut Pardi hal itu tidak bisa diduga – duga.

Bila pertambahan penduduk hanya terjadi di Kecamatan Muntok, maka jumlah kursi yang semula 10 jika ditambah 5 jumlahnya 15, dengan kata lain sudah melebihi angka 12 sebagai syarat pembentukan dapil.

” Misalnya penambahnya hanya di Muntok, 5 semuanya di Muntok, berarti otomatis 10 kemarin tambah 5 jadi 15, ini kan lebih dari 12 , kalau lebih dari 12 boleh kita mecah dapil Muntok. Tapi kalau dia nggak sampai 12 atau sama dengan 12, ya nggak akan pecah Dapil,” sebutnya. ( IBB/Rls )

Bawaslu Bateng Gelar Rakor Evaluasi Pengawasan Pilkada 2020

WARTABANGKA, PANGKALANBARU – Bawaslu Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) menggelar rapat koordinasi dengan stakeholders dalam rangka evaluasi pengawasan Pilkada 2020 di Hotel Soll Marina, Kecamatan Pangkalanbaru, Senin pagi (15/2).

Rakor ini dihadiri pihak Bawaslu Babel, KPU Babel, KPU Bateng, DPRD, Kapolres, Kejari Bateng, Dandim, Kejari, para kepala OPD, Kepala PN Koba, akademisi dan Rektor UBB DR. Ibrahim, Danramil, kapolsek, utusan parpol, kades, ormas dan awak media.

Ketua Bawaslu Bateng, Robianto dalam sambutannya mengatakan tujuan digelarnya rakor evaluasi pengawasan bersama para stakeholder ini diharapkan dapat memberikan sumbangsi nyata bagi Bawaslu dalam rangka penyempurnaan dalam pengawasan Pemilukada di masa mendatang.

“Melalui rakor evaluasi ini, kami berharap masukan, kritik dan saran dalam rakor evaluasi untuk lebih baik ke depan,” katanya.

Robianto bersyukur karena Pilkada Serentak 2020 di Kabupaten Bateng, telah dirampungkan dengan kondusif dan berlangsung demokratis. Pilkada 2020 ini, katanya, sangat berbeda, karena diselenggrakan di tengah Pandemi Covid-19.

“Alhamdulillah Pilkada 2020 di Bangka Tengah berjalan dengan aman, kondusif tanpa gangguan apapun hasilnya, luber dan jurdil sesuai dengan asas demokrasi. Kami ucapkan terimakasih atas kehadiran semua stakeholder dalam kegiatan rakor dan evaluasi hasil Pemilukada 2020 di Kabupaten Bangka Tengah,” katanya.

Sementara itu, Bupati Bateng Yulianto Satin diwakili Kepala Dindukcapil, Drs Julhasnan M dalam sambutannya menyampaikan, kinerja Bawaslu Bateng pada gelaran Pilkada lalu patut diapresiasi karena sudah bekerja keras hingga berdarah-darah dalam mengawal dan mengawasi gelaran pilkada serentak terberat karena di tengah Pandemi Covid-19.  

“Alhamdulillah Pilkada Bangka Tengah 2020 telah terselenggara dengan aman, lancar, kondusif dan bermartabat. Juga pihak Bawaslu telah mempertanggungjawabkan tanah hibah dari Pemda Bangka Tengah,” katanya.

Senada disampaikan Ketua Bawaslu Babel, Edi Irawan. Katanya, ada empat kabupaten di Babel menyelengarakan Pilkada Serentak 2020 dan diantaranya Kabupaten Bateng yang telah terselenggara dengan aman dan lancar.

“Alhamdulillah dalam penyelenggaraan Pilkada serentak 2020 di empat kabupaten se-Babel, tidak ada perselisihan hasil yang sampai ke MK sehingga hasilnya dapat ditetapkan secara cepat,” katanya.

Dalam rakor dan evaluasi ini, lanjut Edi, pihaknya meminta masukan dari semua stakeholder terkait kinerja Bawaslu dalam pengawasan, kendati menurutnya  penyelenggara telah bekerja dengan maksimal. Sehingga kedepan, kinerja Bawaslu lebih baik lagi.

“Kami ucapkan terimakasih kepada semua Bawaslu di Kabupaten yang telah bekerja dengan maksimal, terimakasih juga kepada pemda yang telah mendukung baik secara fasilitas hingga anggaran yang harus dipertanggungjawabkan sesuai mekanisme, kemudian ucapan terimakasih kepada polres dalam mendukung pengamanan, hingga peran media dan masyarakat,” katanya.

Acara rakor evaluasi dilanjutkan dengan pemaparan materi dari tiga orang narsum yakni Ketua Bawaslu Bateng Robianto, Ketua KPU Bateng Rusdi, dan Akademisi dari UBB DR Ibrahim MSi yang dipandu moderator Luna SSos MA. Kemudian disambung dengan diskusi terbuka, memberikan masukan kepada penyelenggara pemilu agar penyelenggaraan Pemilukada semakin lebih baik ke depan. (RN)

KPU Bangka Tengah Update Data Pemilih Per Triwulan

WARTABANGKA, KOBA – KPU Kabupaten Bangka Tengah tetap melakukan pemutakhiran atau update data pemilih pasca digelarnya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) beberapa waktu lalu.

“Tahapan Pilkada Bateng tahun 2020 telah berakhir. Kendati demikian, kami tetap melaksanakan kegiatan rutin update data pemilih per triwulan,” ungkap Ketua KPU Bangka Tengah, Rusdi, Senin (8/2).

Rusdi mengaku saat ini pihaknya telah melakukan pembongkaran kotak suara dan mengambil C1 daftar hadir pemilih tambahan. Kemudian, katanya, akan dihitung dan diinvetarisir sesuai data Daftar Pemilih Tetap (DPT).

“Kalau sudah ada dalam DPT, tidak kami input. Karena yang kami input hanya pemilih tambahan yang tidak ada dalam DPT. Kami update langsung ke Aplikasi KPU RI, sebagai dasar pemilihan umum mendatang,” ungkapnya.

Agar update data pemilih berjalan lancar, Rusdi menyebut pihaknya juga segera berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil). Sinkronisasi data seperti pemilih pemula dan purnawirawan TNI/Polri juga harus diupdate.

“Update 3 per triwulan ini juga akan kita plenokan,” ulasnya.

Rusdi berharap ke depan pihak terkait termasuk masyarakat proaktif memberikan informasi penambahan data pemilih. Kedepan jangan sampai ada masyarakat yang tidak terdaftar di DPT.

“Alhamdulillah partisipasi pemilih Pilkada Bateng mencapai 77,85 persen, melampaui target. Kedepan kami tingkatkan lagi partisipasinya,” pungkas Rusdi (RN)

Koalisi BERIMAN Ajak Masyarakat Bangun Bangka Tengah Bersama Algafry Rahman-Herry Erfian

WARTABANGKA, KOBA – Tim Koalisi BERIMAN bersama Algafry Rahman-Herry Erfian mengajak masyarakat di wilayah itu untuk bersama-sama membangun Kabupaten Bangka Tengah bersama Bupati dan Wakil Bupati terpilih periode 2021-2026 Algafry Rahman dan Herry Erfian.

Hal itu disampaikan Partai Koalisi BERIMAN dalam konferensi pers di Warung Kopi Gumbet Koba, Senin (25/1). Hadir dalam acara itu, Ketua Tim Koalisi H. Mulyadi dari Nasional Demokrat (Nasdem), Ketua Tim Pemenangan Subandri dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Tasmin Tamsil dari Golongan Karya (Golkar), Ivan Rosadi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Abdi Anshori dari Partai Amanat Nasional (PAN), Suprimadani dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Andi Kurniawan dari Parta Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Bangka Tengah atas dukungan penuh dalam Pilkada Serentak Tahun 2020. Tidak ada lagi kosong satu dan kosong dua, yang ada adalah kemenangan kita semua. Mari kita bergandengan tangan seluruh partai politik membangun Bangka Tengah menjadi lebih baik,” ujar H. Mulyadi, Ketua Tim Koalisi BERIMAN.

Dikatakannya, koalisi BERIMAN Insya Allah tidak akan berubah sampai lima tahun kedepan dan siap mengawal proses pembangunan di Bangka Tengah.

“Berterima kasih kepada keluarga Almarhum karena koalisi BERIMAN ini ditentukan oleh mereka. Insya Allah kedepan, koalisi BERIMAN lima tahun kedepan tidak akan berubah. Terima kasih juga kepada pimpinan koalisi dan relawan karena mencapai kemenangan ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan, Subandri menambahkan kemenangan BERIMAN sudah ditetapkan pada Sabtu (23/01/2021) pekan kemarin di Soll Marina, Pangkalan Baru.

“Kami BERIMAN mengucapkan terima kasih atas partisipasinya. Kemenangan ini bukan kemenangan siapa pun, tapi kemenangan masyarakat Bangka Tengah, tidak ada 01 dan 02. Terkait tujuh partai koalisi ada empat partai pendukung bukan masalah BERIMAN dan siapa pun, tapi dukungan masyarakat Bangka Tengah,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh partai Koalisi BERIMAN bersama Algafry Rahman-Herry Erfian dan Koalisi BERDIKARI bersama Didit Sri Gusjaya-Korari Suwondo untuk bersama-sama membangun Bangka Tengah yang lebih baik ke depan.

Ia menambahkan dalam mewujudkan program Bupati dan Wakil Bupati Algafry Rahman dan Herry Erfian perlu satu visi dan misi.

“Dalam membangun Bangka Tengah perlu satu visi dan misi yakni gabungan partai politik, pemerintah daerah, insan pers, dan seluruh elemen masyarakat,” tuturnya.

Terpisah, Abdi Anshori dari PAN menambahkan program untuk rakyat Bangka Tengah selaku didukung sepenuhnya.

“Kita akan berkonsultasi dengan beliau dan melakukan musyawarah. Makanya, ada semacam sharing kepada Bupati dan Wakil Bupati Bangka Tengah untuk merealisasikan program tersebut,” tambahnya. (rls/RN)

KPU Bangka Barat Tetapkan Sukirman-Bong Ming Ming Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

WARTABANGKA, MUNTOK – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka Barat melakukan rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati Bangka Barat terpilih tahun 2020 di Hotel Pasadena Muntok, Jumat (22/1).

Dalam rapat pleno ini, KPU menetapkan H. Sukirman dan Bong Ming Ming sebagai bupati dan wakil Bupati Bangka Barat. Pasangan nomor urut dua dengan jargon ” Bersanding ” ini mendapatkan perolehan suara sebanyak 44.977 atau 45,6 persen dari total suara sah.

“SK KPU Bangka Barat menetapkan pasangan calon bupati dan wakil bupati terpilih dalam pemilihan bupati dan wakil bupati Bangka Barat tahun 2020 adalah sebagai berikut. Nama calon bupati, H. Sukirman, nama Wakil Bupati Bong Ming Ming, nomor urut 2, perolehan suara 44.977 atau 45,6 persen dari total suara sah. Parpol pengusul NasDem, PKS dan Perindo,” kata Ketua KPU Bangka Barat, Pardi.

Bupati Bangka Barat terpolih, H. Sukirman mengatakan ia akan membawa Bangka Barat ke arah yang lebih kondusif. Menurutnya, pilkada telah usai dilaksanakan dan tidak ada persaingan politik lagi karena semua adalah satu.

“Kita bawa Bangka Barat ini tambah kondusif karena apa? Karena kita satu. Masa teman jadi lawan dan lain – lain tapi demi Allah kawan adalah tetap kawan. Juga Pak Eddy tidak mungkin Pemda bisa bergerak tanpa ada pengusaha. Politik sudah selesai penetapan sudah terjadi, peran parpol tidak bisa kita lupakan karena tanpa parpol tidak pernah ada yang mengusung kami,”katanya.

“Jadi terima kasih mudah – mudahan bisa bekerja sama karena Bangka barat ini tidak bisa dikelola oleh kita berdua. Jadi move on, kita sama – sama membangun, bukan soal kalah menang. Ayo bantu kami juga,” tutupnya. ( IBB )

KPU Bateng Segera Tetapkan Algafry-Erfian Jadi Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

WARTABANGKA, KOBA – Bangka Tengah (Bateng) tidak masuk dalam daftar perkara perselisihan hasil Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota tahun 2021 berdasarkan Surat Penetapan Pasangan Calon Terpilih Pemilihan serentak tahun 2020 dengan nomor : 60/PL.02.7-SD/03/KPU/I/2021 tanggal 20 Januari 2021.

Dengan demikian pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih yakni Algafry rahman dan Herry erfian bakal dilantik paling lambat 17 Februari 2021.

Ketua KPU Bateng, Rusdi membenarkan Surat KPU RI tersebut sudah disampaikan kepada KPU Bateng pada Rabu (20/1). Isinya menindaklanjuti Surat Panitera Mahkamah Konstitusi (MK) RI nomor : 165/PAN.MK/01/2021 tanggal 20 januari 2021 prihal keterangan Perkara PHP-Gub/Kab/Kot tahun 2021 yang diregiatrasi di MK beserta lampirannya.

“Dalam surat tersebut disebutkan KPU telah menerima salinan Permohonan untuk masing-masing KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota yang telah dicatat dalam Buku Registrasi Perkara Konstitusi (e-BRPK) melalui email tanggal 19 januari 2021,” ungkap Rusdi, Jum’at (22/1).

Lantaran Bateng tidak masuk dalam daftar Perkara Perselisihan Pemilihan Bupati dan wakil Bupati tahun 2021. Maka, pihaknya akan menyelenggarakan penetapan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bateng terpilih nomor urut 1, yakni Algafry rahman – Herry Erfian lima hari setelah pemberitahuan MK ke KPU RI ini.

“Segera kita tindaklanjuti dengan Pleno penetapan, sesuai jadwal hari Sabtu tanggal 23 januari 2021,” kata Rusdi.

Hasil penetapan KPU Bateng, menurut Rusdi segera disampaikan ke DPRD Kabupaten Bateng, lalu Mentri Dalam Negri (Mendagri) akan mengesahkan pengangkatan Bupati dan wakil Bupati Bateng terpilih berdasarkan usulan Gubernur Provinsi Kepulauan Babel.

“Paling lambat pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Bateng terpilih tanggal 17 Februari 2021, sesuai dengan Surat Keputusan (SK) masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Bateng sebelumnya berakhir,” ungkap Rusdi.

Pada kesempatan ini, Rusdi mengucapkan terimakasih kepada pihak-pihak terkait telah berpartisipasi menjaga kondusifitas selama tahapan Pilkada Bateng 2020.

“Alhamdulillah sejauh ini, pelaksanaan Pilkada di Bateng berjalan kondusif. Mudah-mudahan keamanan dan kelancaran ini kita rasakan hingga pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Bateng terpilih,” harapnya. (RN)

Kapolda Bersyukur Pilkada Bateng Berjalan Aman dan Kondusif

WARTABANGKA, KOBA – Kapolda Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Irjen Anang Syarif Hidayat bersyukur pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Serentak di Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) tahun 2020 berjalan kondusif.

“Alhamdulillah pelaksanaan pilkada serentak di Bangka Tengah dan seluruh kabupaten dan kota di Bangka Belitung berjalan kondusif,” kata Irjen Anang, usai Apel Konsolidasi TNI/Polri pasca pengamanan Pilkada Serentak tahun 2020 di Mapolres Bateng, Jum’at (8/1).

Ia juga mengapresiasi TNI/Polri di Babel yang berupaya semaksimalmungkin mengamankan pelaksanaan pilkada di Babel. Semua petugas sudah menjalankan tugas-tugasnya dengan baik.

“Selain berakhir aman, partisipasi masyarakat memilih juga meningkat hingga 75 persen lebih,” ungkapnya.

Ia menganggap hal ini merupakan kemenangan petugas pengamanan pilkada serentak se Babel. Ia berharap kemenangan ini akan menggairahkan pembangunan di Babel semakin baik, dan masyarakatnya semakin makmur dan maju.

“Mudah-mudahan kita semua merasakan dampak daripada pembangunan ini,” pungkasnya.

Ditempat yang sama, Danrem 045/Gaya, Brigejen TNI, M Jangkung widyanto mengapresiasi TNI/Polri yang ada di Bateng, karena sudah berhasil mengamankan Pilkada serentak tahun 2020.

“Ke depan masih banyak tugas yang lebih berat, terutama di masa pandemi Covid-19 saat ini,” kata M Jangkung.

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada Penyelenggara Pemilukada serentak tahun 2020 dan masyarakat yang sudah terlibat menjaga keamanan di Bateng.

“Pemilukada Bateng sudah berjalan aman dan lancar, kami ucapkan terimakasih,” pungkasnya. (RN)