Pilkada

Ketua KPU Bateng Harap Pemungutan Suara 9 Desember 2020 Berlangsung Lancar

WARTABANGKA, KOBA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) memberikan Bimbingan Teknis (Bimtek) kepada Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Bimtek diselenggarakan selama 3 hari, mulai tanggal 4 hingga 6 Desember 2020 di Gedung Serba Guna di 6 kecamatan se-Bateng.

Ketua KPU Bateng, Rusdi mengatakan penyelenggaraan bimtek memenuhi protokoler kesehatan di tengah pandemi virus Corona (Covid-19). Selain itu, peserta turut menjalani rapid test. “Seluruh anggota KPPS se-Bangka Tengah nonreaktif,” ungkapnya.

Rusdi mengatakan peserta bimtek mendapatkan pengetahuan terkait cara pemungutan suara yang dilaksanakan pada tanggal 9 Desember 2020.

Semua petunjuk teknis (juknis), katanya, harus dipahami sesuai aturan pemilu. Sejumlah narasumber turut dihadirkan pada kesempatan tersebut.

“Dengan menambahnya ilmu pengetahuan anggota KPPS se-Bangka Tengah ini, kita berharap pemungutan suara tanggal 9 Desember 2020 berjalan lancar,” harapnya. (RN)

Ini Tiga Kategori Pemilih dalam Pilkada Serentak 2020

WARTABANGKA, MUNTOK – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020 akan digelar serentak pada Rabu 9 Desember. KPU menetapkan 3 kategori bagi masyarakat yang dapat menggunakan hak pilihnya pada saat pemungutan suara.

Divisi Perencana, Data dan Informasi KPU Bangka Barat, Henny Afriana mengatakan tiga kategori tersebut yakni pertama adalah pemilih yang masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT), Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) dan Daftar Pemilih Pindahan (DPPh).

“Kategori kan pemilih itu ada tiga kategori. Di awal kita sudah tetapkan bahwa pemilih yang masuk kategori terdaftar dalam pemilih tetap DPT itu sejumlah 134.414. pemilih,” kata Heni saat konferensi pers di Cafe Pal 2 Muntok, Sabtu (5/12) sore.

Dia menjelaskan untuk kategori pemilih yang masuk Daftar Pemilih Pindahan, pihaknya saat ini sedang melakukan proses merekap pemilih yang melakukan pindah memilih.

“Karena apa? setidaknya mereka menggunakan form atau surat keterangan pindah memilih yakni A5,” ujar Heni.

Heni melanjutkan ada beberapa daftar pemilih yang melakukan pindah memilih diantaranya warga binaan lapas, rumah sakit, pusat pelayanan kesehatan yang memang melaksanakan rawat inap.

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan tim GTPPC-19 Babarterkait pendataan berapa banyak pemilih yang diisolasi di Wisma Karantina.

“Tindak lanjut dari kami (KPU-red ) akan menerbitkan A5, bahwasanya mereka masih punya hak pilih dengan menggunakan A5 ini di tempat yang mereka saat ini, apakah tahanan lapas, apakah rumah sakit, Puskesmas ataupun tadi di balai karantina covid,” jelas Heni.

Sedangkan untuk kategori DPTb, yaitu pemilih yang menggunakan KTP elektronik atau E-KTP yang datang saat hari H pada pukul 12.00 Wib sampai dengan pukul 13.00 Wib.

Heni menjelaskan KPU bisa mengakomodir dengan ketentuan daftar pemilih yang terdaftar dalam DPT maupun DPPh. Sedangkan pemilih yang terdaftar masuk kategori DPTb adalah pemilih yang tidak terdaftar baik di DPT maupun di DPPH.

” Jadi ada beberapa pemilih di lapas yang bisa kita akomodir untuk A5 dan ada yang tidak bisa kita akomodir karena apa mereka belum terdaftar di DPT dan DPPh. Jadi pemilih dengan kriteria DPTb baik itu di rumah sakit, di Lapas maupun yang di Balai Karantina Covid, ini mereka tetap seperti regulasi menyesuaikan dengan alamat KTP sesuai dengan domisili mereka,” ungkapnya.

” Setidaknya pihak KPU akan menerbitkan A5 sampai saat ini berdasarkan alamat KTP asal dan ditujukan di TPS tujuan yakni yang tertera di A5. Kami dari data fokus untuk penerbitan A5 surat keterangan pindah memilih pemilih yang akan melakukan pindah memilih,” imbuhnya. (*/IBB)

PTPS se-Bateng Ikuti Simulasi Pengawasan di TPS

WARTABANGKA, KOBA – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) bersama seluruh Panwaslu Kecamatan di 6 kecamatan memantapkan kesiapan seluruh Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) dalam mengawasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada hari pungut hitung pada 9 Desember 2020 mendatang.

Hal ini dilakukan dengan menggelar simulasi pengawasan pemungutan dan penghitungan suara di TPS dengan kondisi yang sesungguhnya. Kegiatan yang dilaksanakan secara serentak di 6 kecamatan se-Kabupaten Bateng pada Kamis (3/12) ini diikuti oleh seluruh Panwaslu Kelurahan/Desa dan Pengawas TPS se-Kabupaten Bateng.

Ketua Bawaslu Bateng, Robianto mengatakan tujuan dilaksanakan kegiatan ini dalam rangka memantapkan kesiapan pengawasan pada hari pemungutan dan penghitungan suara tanggal 09 Desember 2020.

Melalui simulasi ini PTPS diberikan pemahaman agar mendapatkan gambaran tentang pelaksanaan pemungutan dan penghitungan nantinya.

“Seluruh jajaran PTPS se-Kabupaten Bangka Tengah hari ini (Kamis-red) diberikan simulasi tentang pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara di TPS, termasuk penerapan protokol Kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 yang menjadi tugas pengawasan tambahan jajaran pengawas,” ujarnya.

Ia melanjutkan, dalam pelaksanaan simulasi bagi PTPS ini dilaksanakan di seluruh kecamatan di Kabupaten Bateng secara serentak. Dengan adanya simulasi ini, ia pun berharap seluruh PTPS se-kabupaten dapat meningkatkan kompetensi dalam mengawasi harin pungut hitung nantinya.

“Pelaksanaan simulasi pemungutan dan penghitungan ini dilaksanakan di 6 Kecamatan, yakni di Gedung Serba Guna Kecamatan Lubuk Besar, Gedung Serba Guna Desa Nibung Kecamatan Koba, Gedung Serba Guna Kecamatan Namang, Hotel Grand Vella Kecamatan Pangkalan Baru, Gedung Serba Guna Kecamatan Simpangkatis dan Gedung Serba Guna Kecamatan Sungaiselan”, lanjutnya.

“Simulasi ini penting sekali untuk kami berikan kepada jajaran PTPS. Karena mereka adalah tulang punggung pengawasan kami di garda terdepan. Seluruh rangkaian pengawasan yang telah kami lakukan sejak tahapan persiapan Pilkada ini, muaranya tentu pada hari pungut hitung,” tambahnya.

Anggota Bawaslu Kabupaten Bateng, Muhamad Utoyo menerangkan bahwa dalam pelaksanaan simulasi ini PTPS diberikan sebuah skenario permasalahan yang mungkin saja dapat terjadi nanti di TPS untuk ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Kami memberikan beberapa skenario kepada jajaran PTPS akan permasalahan yang mungkin saja terjadi berdasarkan kerawanan-kerawanan yang telah dipetakan sebelumnya”, ungkapnya.

Muhamad Utoyo menambahkan dengan diberikannya simulasi tentang permasalahan yang mungkin saja terjadi di TPS, jajaran PTPS mampu memberikan sikap yang tepat akan permasalahan tersebut.

“Saat melaksanakan tugas mengawasi di TPS jajaran PTPS mungkin saja menemui berbagai permasalahan untuk itu dengan dilaksanakannya simulasi ini jajaran PTPS berani memberikan sikap dan saran perbaikan ,” imbuhnya.

“Selain itu juga saya mengingatkan kepada jajaran PTPS agar selau mengedepankan upaya pencegahan dan membangun koordinasi yang baik dengan KPPS agar tidak terjadi kesalahpahaman nanti antara PTPS dengan KPPS, “tegasnya.

Seusai pelaksanaan simulasi yang berlangsung dari pagi hingga sore hari, seluruh PTPS langsung diberikan tanda pengenal dan seragam pengawasan, serta APD yang terdiri dari masker kain, masker medis, sarung tangan karet, hand sanitizer, face shield, dan vitamin C penambah daya tahan tubuh.

Sebelumnya pada tanggal 28 November 2020 kemarin, seluruh PTPS telah menjalani rapid tes dan hasilnya semuanya terbebas dari paparan Covid-19. Hal ini dilakukan sebagai bentuk kesiapan pengawasan Pilkada Serentak Tahun 2020 yang dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19. (Humas Bawaslu Bateng)

Bawaslu Babel Minta PTPS Tegas Awasi Mekanisme Tungsura di TPS

WARTABANGKA, TUKAKSADAI – Menjelang pelaksanaan tahapan pemungutan dan penghitungan suara (Tungsura) Pilkada Tahun 2020 Kabupaten Bangka Selatan, Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) di setempat menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Simulasi Pemungutan Suara kepada Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS).

Salah satu Panwascam yang melaksanakan bimtek dan simulasi pemungutan suara adalah Kecamatan Tukak Sadai Kabupaten Bangka Selatan. Anggota Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Firman T.B. Pardede hadir dalam pelaksanaan bimtek dan simulasi tersebut.

Dalam kesempatan itu, Firman berharap PTPS harus tegas dan ketat dalam menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 saat berlangsung proses Tungsura.

“Keselamatan manusia lebih penting dari segalanya, jadi jangan sampai momen ini menjadi klaster baru dalam penyebaran Covid-19,” ujar Firman saat mengunjungi lokasi bimtek, Kamis (3/12).

Kunjungan Firman ke Panwascam Tukak Sadai ini dimanfaatkan jajaran Panwascam Tukak Sadai untuk berdiskusi dan bertanya mengenai permasalahan yang seringkali terjadi saat berlangsung proses Tungsura di TPS, diantaranya terkait pemilih disabilitas yang didampingi saat datang ke TPS.

“Jika karena situasi yang tidak memungkinkan pemilih menggunakan hak pilihnya sendiri maka ia bisa didampingi sesuai mekanisme yang ada,” ungkap Firman.

Dia menyempatkan memberikan motivasi kepada seluruh PTPS se-Kecamatan Tukak Sadai dan mengajak seluruh PTPS untuk berani mengeluarkan pendapat apabila saat pelaksanaan Tungsura di TPS ada ditemukan mekanisme yang tidak sesuai dengan regulasi.

“Kita pengawas pemilihan harus berani menyampaikan kepada Ketua KPPS kalau ada hal-hal yang janggal melanggar ketentuan, sampaikan saja,” tegas Firman.

Lebih lanjut ia berpesan agar jajaran Bawaslu senantiasa berdoa agar pelaksanaan Pilkada Tahun 2020 berjalan aman, lancar dan selamat serta terhindar dari paparan Covid-19.

Pantauan Tim Humas Bawaslu Babel, proses simulasi Tungsura dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat serta dengan keadaan pemungutan suara yang sebenarnya, hal ini dilakukan dalam rangka antisipasi agar PTPS yang bertugas terbiasa dengan suasana dan kondisi saat Tungsura berlangsung.

Penulis dan Foto : Jazzkyanda

Editor : Hilton Tampubolon

Jelang Pilkada, Tiga Bawaslu Kabupaten di Babel Gelar Rapid Test Serentak

WARTABANGKA, PANGKALPINANG – Ketua Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Edi Irawan menyebutkan digelarnya rapid test bagi seluruh jajaran pengawas jelang Pilkada Serentak 9 Desember mendatang sebagai upaya untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat yang ingin menggunakan hak suaranya.

“Artinya ini (rapid test-red) tahapan yang memang tidak ada di dalam mekanisme tahapan pemilu, tapi ini (rapid test-red) penting dilakukan terkait pandemi saat ini,” kata Ketua Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Edi Irawan kepada wartabangka.com, Sabtu (28/11).

Dia menambahkan, pemeriksaan rapid test ini dilakukan serentak di tiga kabupaten yang menyelenggarakan pilkada, yakni Kabupaten Bangka Tengah, Bangka Selatan, dan Belitung Timur, sementara Kabupaten Bangka Barat sudah terlebih dahulu menggelar rapid test.

“Alhamdulillah di Kabupaten Bangka Barat itu semua pengawas TPS yang di rapid test itu tidak ada yang reaktif, terus di Kabupaten Belitung Timur itu kami mendapat laporan hari ini, dimana pelaksanaan rapid test nya ada dua petugas TPS kita yang reaktif,” ungkapnya.

“Hal ini sudah dikoordinasikan kawan-kawan dari Bawaslu Belitung Timur dengan Satgas Penanganan Covid-19 untuk dilakukan test swab, PCR ini nanti menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, kami juga berterima kasih kepada pemerintah daerah yang sudah memfasilitasi terkait dengan test swab, PCR untuk petugas TPS kita yang reaktif,” imbuhnya.

Untuk Kabupaten Bangka Tengah dan Bangka Selatan, dia menuturkan, pihaknya belum menerima laporan resmi terkait hasil kegiatan rapid test ini.

“Namun untuk di Bangka Tengah, kegiatan rapid test nya sedikit berbeda dengan tiga kabupaten lain, karena sampel darahnya harus di cek di laboratorium sehingga membutuhkan waktu sedikit agak lama,” terangnya. (*/DEI)

Bawaslu Bateng Gelar Raker Persiapan Pungut Hitung dan Rapid Test untuk Pengawas TPS

WARTABANGKA, KOBA – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) menggelar rapat kerja (raker) persiapan pengawasan pungut hitung bagi seluruh pengawas TPS dan turut diikuti oleh panwaslu kelurahan/desa.

“Kegiatannya diselenggarakan oleh Panwaslu kecamatan di kecamatan masing-masing,” kata Ketua Bawaslu Bateng, Robianto kepada wartabangka.com, Sabtu (28/11).

Dia menyebutkan, jumlah pengawas TPS yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 383 orang ditambah petugas panwaslu kelurahan/desa sebanyak 63 orang.

Bersamaan dengan kegiatan ini, Bawaslu juga melakukan rapid test untuk seluruh pengawas TPS, sehingga nanti pada saat pungut hitung, para pengawas TPS itu memang benar-benar dinyatakan bebas dari Covid-19.

“Dalam rangka untuk mendukung rasa aman dan rasa nyaman masyarakat ketika menggunakan hak pilih pada 9 Desember mendatang,” ujarnya.

“Nah kalau dari hasil rapid test nya ini diketahui ada yang reaktif, maka kami sudah berkoordinasi dengan Tim Satgas Covid Bangka Tengah untuk dilakukan tindakan lebih lanjut, yaitu, test swab yang akan dilakukan hari Senin kalau ada hasilnya yang reaktif,” timpalnya.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, pihaknya telah berkoordinasi untuk meminta pengawalan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Tengah dalam proses Pilkada Serentak ini yang diselenggarakan ditengah pandemi Covid-19.

“Jadi hasil test swab itu dipercepat, sehingga nanti kalaupun ada hal-hal yang perlu kami tindaklanjuti dapat kami tindaklanjuti dengan cepat, dan itu sudah disanggupi oleh Dinas Kesehatan dalam hal ini sebagai Satgas Covid-19,” terangnya. (*/DEI)

Bawaslu Bangka Barat Gelar Rapid Test Serentak Bagi Jajaran Pengawas Pilkada

WARTABANGKA, MUNTOK– Bawaslu Kabupaten Bangka Barat melalui Panwaslu Kecamatan melakukan rapid test untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 bagi jajaran pengawas pemilihan di daerah itu selama tahapan Pilkada 2020.

Pelaksanaan rapid test dilakukan di Kantor Bawaslu Bangka Barat dan juga digelar serentak di masing-masing kecamatan, pada Jum’at (27/2).

Adapun jumlah pengawas yang mengikuti Rapid Test sebanyak 553 orang dengan rincian, jajaran Bawaslu Bangka Barat meliputi ketua, anggota dan pegawai sekretariat sebanyak 21 orang.

Sedangkan pelaksanaan rapid test di Panwaslu Kecamatan Mentok diikuti sebanyak 124 orang, Simpangteritip, 84 orang, Jebus, 86 orang, Parittiga, 86 orang, Kelapa, 92 orang dan Kecamatan Tempilang sebanyak 80 orang.

Pelaksanaan rapid tes ini merupakan kerja sama antara Bawaslu Bangka Barat, RSUD Kabupaten serta Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Barat. Rapid yang dilakukan ini merupakan bentuk komitmen Bawaslu dalam proses penegakan protokol Kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Selain dilakukan rapid, jajaran Bawaslu juga dibekali dengan Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker, face shield dan hand sanitizer, serta sarung tangan karet yang dapat digunakan pada saat melakukan pengawasan tahapan kampanye dan pemungutan dan penghitungan suara.

Sementara itu, di Sekretariat Bawaslu dan Panwaslu juga diberlakukan pencegahan Covid-19 melalui 3M, mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker. Sebelum memasuki kantor, setiap pegawai dan tamu kantor diperiksa suhu tubuhnya dengan menggunakan thermo gun. Jika suhu tubuh mencapai lebih dari 37,3 derajat, maka yang bersangkutan tidak diperbolehkan memasuki kantor.

Untuk memantau pelaksanaan rapid di Kabupaten Bangka Barat, Bawaslu Provinsi melakukan monitoring untuk memastikan pelaksanaan rapid test berjalan dengan lancar.

Monitoring ini merupakan dukungan moril untuk jajaran pengawasan agar siap dan selalu sigap dalam melakukan pengawasan pilkada di masa pandemik. Berdasarkan hasil monitoring seluruh peserta yang dijadwalkan ikut rapid seluruhnya dapat mengikuti kegiatan dengan baik di wilayah masing-masing, dan pelaksanaan rapid tidak ada kendala sama sekali.

Sampai dengan berita ini diturunkan belum ada peserta rapid yang dinyatakan reaktif, sehingga merupakan bentuk kelegaan. Kalaupun ada peserta yang reaktif akan langsung diswab pada saat itu juga, untuk selanjutnya jika positif akan dikarantina pada tempat yang telah ditentukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Barat. (rls)

Amankan Pilkada Serentak, Polres Bangka Barat Terjunkan 292 Personel

WARTABANGKA, MUNTOK – Kapolres Bangka Barat, AKBP Fedriansah menegaskan pihaknya siap melaksanakan tugas pengamanan dalam menghadapi Pilkada Serentak 2020. Sebanyak 292 personel diterjunkan untuk mengamankan pesta demokrasi yang akan berlangsung pada Desember mendatang.

“Kami siap menerjunkan sebanyak 292 personel polres dan polsek jajaran dan akan diperbantukan personel BKO dari Polda Bangka Belitung,” sebut kapolres saat Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Pilkada serentak Tahun 2020 di Gedung OR I Setda Kabupaten Bangka Barat, Jumat ( 27/11) .

Dalam kesempatan tersebut, kapolres juga menjelaskan sebelum melakukan pengamanan, tiap-tiap personel harus di cek terlebih dahulu kesehatannya sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19.

” Sebelum melaksanakan pengamanan Pilkada serentak 2020 Bangka Barat, saya harap personel pengamanan harus dicek dulu kesehatannya dan di fasilitas APD kesehatan, agar masyarakat yang datang ke TPS merasa aman,” tutupnya. (*/IBB)

Algafry Siap Bangun Akses Jalan Sungaiselan-Tanjung Pura

WARTABANGKA, SUNGAISELAN – Calon Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman siap membangun jalan yang menghubungkan Sungaiselan dengan Tanjung Pura, Kecamatan Sungaiselan.

Hal itu ditegaskan Politisi Partai Golkar tersebut dalam pertemuan dengan masyarakat Desa Tanjung Pura, sebelum menyambangi warga Dusun Pulau Nangka beberapa waktu lalu.

“Ini janji saya akan turun langsung ke bapak ibu ketika nanti diamanahkan menjadi bupati Bangka Tengah,” katanya.

Menurutnya, masyarakat Desa Tanjung Pura juga akan diupayakan mendapat akses jalan menuju Sungaiselan jika ia terpilih nanti. Kedekatan dengan Gubernur Babel membuat hal ini akan lebih mudah terealisasi.

“Dengan kedekatan kita ke pak Gubernur, kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi akan mudah merealisasikan sejumlah program yang kita canangkan,” kata mantan ketua DPRD Bangka Tengah itu.

Algafry menyampaikan sejumlah program dalam kampanye dialogis itu yakni membekali anak siswa sekolah dengan pendidikan yang layak, memberikan beasiswa dan meningkatkan ketrampilan agar mempunyai skill dan siap kerja.

“Bidang kesehatan kita maksimalkan puskesmas dengan pelayanan 24 jam, dengan menyediakan ambulans standby, antar jemput pasien. Ini harus mulai kita gerakkan,” ucapnya.

Sebagai calon bupati akan dia membuktikan yang terbaik kepada semua orang. Jika ada pertimbangan lain untuk memilih pasangan calon lain dipersilahkan. Tetapi jangan bertengkar dan harus saling menjaga hubungan baik.

“Silakan ada pilihan lain, tetapi jangan bertengkar. Kita harus baik semua. Jangan sekecil hati pun menjelekkan orang lain,” pungkasnya. (*/)

Bawaslu Bateng Jalin Kerja Sama Pengawasan Partisipatif dengan PC NU dan STIH Pertiba

WARTABANGKA, KOBA – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) menandatangani nota kesepahaman dengan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bateng dan STIH Pertiba Pangkalpinang.

Penandatanganan nota kesepahaman terkait program pengawasan partisipatif pada Pilkada Serentak Tahun 2020 ini dilakukan pada Senin (9/11) di Homepage Cafe Koba.

Hadir dalam kesempatan tersebut Anggota Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Andi Budi Yulianto, Ketua Bawaslu Kabupaten Bateng Robianto bersama Anggota Muhammad Utoyo dan Wahyu Tri Buwono, Wakil Ketua I STIH Pertiba Pangkalpinang Yandi, Ketua PCNU Bateng Ustadz Maftuh Ali, serta Ketua Panwaslu Kecamatan se-Kabupaten Bateng.

Adapun nota kesepahaman yang ditandatangani bersama PCNU Kabupaten Bateng ini berkaitan dengan pelaksanaan program Safari Pengawasan Goes To Masjid. Sedangkan nota kesepahaman yang ditandatangani bersama STIH Pertiba Pangkalpinang berkaitan dengan pelaksanaan program Gardu Pengawasan Partisipatif.

Kedua program unggulan Bawaslu Kabupaten Bateng ini dilaksanakan di seluruh kecamatan di Kabupaten Bateng.

Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Bateng, Robianto menyampaikan apresiasi dan ungkapan terima kasihnya kepada PCNU Bateng dan STIH Pertiba Pangkalpinang yang telah bersedia menjalin kerjasama dengan pihaknya.

Dikatakannya, hal ini menunjukkan semangat yang luar biasa dari organisasi keagamaan dan pihak Perguruan Tinggi dalam mendukung secara nyata upaya Bawaslu Kabupaten Bateng dalam memerangi politik uang dan hoaks pada Pilkada Tahun 2020 ini.

“Kepedulian yang ditunjukkan oleh PCNU Bateng dan STIH Pertiba Pangkalpinang ini menandakan bahwa politik uang dan hoaks pada Pilkada Kabupaten Bateng Tahun 2020 ini merupakan musuh kita bersama yang harus kita perangi bersama dalam mewujudkan Pilkada Kabupaten Bateng Tahun 2020 yang demokratis, bermartabat, dan berintegritas,” ujarnya.

Dengan adanya jalinan kerjasama dalam pelaksanaan kedua program ini, menurut Robianto tentu sangat membantu pihaknya dalam optimalisasi pelaksanaannya. Apalagi dalam realisasinya, program ini akan bersentuhan langsung dengan masyarakat di lapangan.

“Ini salah satu upaya yang kita lakukan untuk menciptakan Pilkada Bateng Tahun 2020 yang demokratis dan berintegritas melalui kerjasama dengan stakeholder,” ungkapnya.

Ketua PCNU Kabupaten Bateng, Ustaz Maftuh Ali menyatakan pihaknya menyambut baik adanya jalinan kerjasama ini. Menurutnya, jalinan kerjasama seperti ini baru pertama kali dilaksanakan pihaknya dalam mendukung pengawasan partisipatif di Pilkada maupun Pemilu.

“Terimakasih untuk Bawaslu Bateng yang sudah menggandeng kami dalam program ini. Insya Allah kami akan membantu semaksimal mungkin untuk menyampaikan pesan anti politik uang dan anti hoaks dalam Pilkada Bateng Tahun 2020 ini,” ucapnya.

Senada, Wakil Ketua I STIH Pertiba Pangkalpinang, Yandi menyampaikan jalinan kerjasama seperti ini sangat penting dilakukan agar semua pihak memiliki semangat yang sama dalam menciptakan Pilkada yang demokratis, bermartabat, dan berintegritas di Kabupaten Bateng tahun 2020 ini.

“Program yang diinisiasi Bawaslu Kabupaten Bateng ini tentu sangat baik. Makanya, kami pun menyambut baik jalinan kerjasama ini,” imbuhnya.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Provinsi Kepulauan Babel, Andi Budi Yulianto mengatakan program yang melibatkan stakeholder seperti ini sangat penting. Untuk itu, menurutnya Bawaslu Provinsi Kepulauan Babel menyambut baik kerjasama yang dijalin oleh Bawaslu Kabupaten Bateng dengan dua lembaga ini.

“Mudah-mudahan dengan banyaknya pola pengawasan partisipatif yang dilakukan ini, dapat semakin mendorong terciptanya Pilkada Kabupaten Bateng yang demokratis,” harapnya. (*/Humas Bawaslu Bateng)